Anda di halaman 1dari 7
  • A. DASAR PEMIKIRAN

Sebelum melakukan pengendalian terhadap lalat maka perlu dilakukan pengukuran tingkat kepadatannya dimana data ini dapat digunakan untuk merencanakan upaya pengendalian. Demikian pula sesudah pengendalian , pengukuran tingkat kepadatan diperlukan untuk menilai keberhasilan pengendalaian. Untuk menentukan kepadatan lalat, pengukuran lebih tepat terhadap lalat dewasa dari pada larva lalat. Untuk pengukuran tingkat kepadatan lalat dapat dipakai beberapa cara, namun cara yang paling mudah, murah dan cepat serta dapat dipertanggung jawabkan adalah dengan menggunakan Fly Grill (Fly Gryll Survey).

  • B. FLY GRILL SURVEY

Pengukuran

kepadatan

lalat

dengan

menggunakan

alat

Fly grill,

berdasarkan

pada

sifat lalat yaitu kecenderungan untuk hinggap

pada

tepi

-

tepi

atau tempat

yang

bersudut tajam . Alat yang dibutuhkan pada kegiatan praktek ini adalah : FLY

GRILL, Teller Counter,

Stop

Wacth ,

FLY

GRILL

dapat

dibuat dari

bilah – bilah kayu

yang lebarnya 2 Cm dan tebalnya 1 Cm dengan panjang masing – masing 80 Cm

sebanyak

16

-

24 buah.

 

Bilah – bilah yang telah disiapkan dibentuk sejajar dengan

jarak

1 – 2

Cm

pada

kerangka kayu

yang

telah

disiapkan. FLY

GRILL

diletakan

 

pada

tempat – tempat

yang telah ditentukan , jumlah lalat yang hinggap dihitung selama 30 detik.

Pada setiap lokasi yang akan diukur, sedikitnya dilakukan 10 kali penghitungan (10

kali

30

detik).

Dari

10

kali

penghitungan,

diambil

dan dibuat rata – ratanya serta dicatat.

5 penghitugan yang tertinggi

Angka rata – rata ini merupakan index kepadatan lalat dalam suatu lokasi tertentu, karena kepentingan pengendalain lalat adalah berhubungan dengan kesehatan manusia, maka sasaran yang akan diukur kepadatan lalatnya adalah berdekatan dengan kehidupan manusia . Sasaran atau lokasi yang diukur antara lain :

  • 1. Permukiman penduduk

  • 2. Tempat – tempat umum

  • 3. Lokasi TPS yang berdekatan dengan permukiman

Pada tempat kerja :

 

Indeks lalat : maksimal

8

ekor

/

FLY

GRILL

Pada tempat

penyajian makanan :

 

Tidak

boleh

ada

1

ekor

lalatpun

 
  • I. Pokok Bahasan Survei Kepadatan Lalat Dengan Menggunakan Fly Grill

II.

Tujuan

  • 1. Mengukur tingkat frekuensi jumlah lalat pada suatu lokasi.

  • 2. Menganalisa kepekaan bau yang menimbulkan dibagian alat tersebut

antrekten ( umpan ) pada lalat

III.

Alat dan Bahan

  • 1. Fly Grill

  • 2. Stop Watch

  • 3. Teller Counter

  • 4. Buku / kertas

IV.

Mekanisme Kerja

  • 1. Survei tempat awal dimana akan melakukan survey.

  • 2. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan.

  • 3. Tentukan 10 titik pada lokasi tersebut

4.

Letakkan

Fly

Gril pada setiap

titik

selama 30 detik

  • 5. Hitung lalat yang hinggap pada alat tersebut dengan menggunakan teller counter

  • 6. Tentukan jumlah titik yang

tertinggi

kemudian buat rata – rata ..

  • 7. Angka rata – rata menunjukan indeks kepadatan lalat pada lokasi tersebut.

  • V. Interprestasi Data

  • 0 : Rendah / tidak bermasalah

-

2

  • 3 : Sedang perlu pengamanan terhadap perkembangbiakan

-

5

  • 6 : Padat / perlu pengamanan terhadap

-

0

tempat perkembang biakan

dan

> 20

Pengendalian lalat dewasa : Sangat padat / harus ada pengamanan tempat perkembangbiakan dan pengendalian terhadap lalat dewasa

VI.

Hasil Pengamatan

1.

Survey awal sebelum melakukan survey

  • a. Fisik

1)

Lokasi

: TPS Jurusan GIZI

2)

Jenis sampah

: Organik dan Anorganik/campuran

  • b. Biologi Hewan lain/predator : Kucing, Siput

  • c. Sosial Frekuensi lintasan

: Sepi, Ramai

Tabel 1 Jumlah Kepadatan Lalat

Periode

 

Jumlah Lalat Pada Titik Ke-

 

Total

Waktu

 

(ekor)

30

T1

T2

T3

T4

T5

T6

T7

T8

T9

T10

Detik

8

2

0

1

0

1

3

0

0

0

15

Rata - Rata Kepadatan Lalat Dari 5 Titik Dg Jumlah Terbanyak

X

=

T1 + T2 + T4

+

T6 +

T7

=

8 + 2 + 1 + 1 + 3 =

15

=

3

 

5

5

5

 

T1

= 8 – 3 = 5

 

T2

= 2 – 3 = 1

T4

= 1 – 3 = 2

T6

= 1 – 3 =

2

T7

= 3 – 3 = 0

+

Jumlah

= 10

Hitung Kesalahan Presentasi (KP) Hitung Indeks rata-rata KP = Y x 100% Y = 10 =
Hitung Kesalahan Presentasi
(KP)
Hitung Indeks rata-rata
KP
=
Y
x 100%
Y
=
10
=
2 Indeks
X
5
=
2
x 100%
Hitung Kesalahan Relatif (KR)
3
KR
=
X
+
Y
= 66,67 %
=
X
Y
KR 1 =
X
+
Y
KR 1 =
= 5
2
+
3
KR 2 = X – Y
KR 2 = 2 – 3
= 1

VII.

Tempat Kegiatan

  • 1. kepadatan

Survei

lalat

ini

kami

lakukan

di

TPS

Poltekkes

Kemenkes Jakarta

II

Jurusan Gizi.

  • 2. Survei dilakukan pada tanggal 26 Februari 2014

 

VIII.

Kesimpulan

Dari

kegiatan

survey

yang

telah

kami

lakukan

di

TPS

Poltekkes

Kemenkes

Jakarta II Jurusan Gizi dapat diketahui bahwa indeks yang didapat adalah 2.

 

Dengan

demikian

sesuai

dengan

interpretasi data

dapat

diketahui bahwa

tingkat

kepadatan

lalat

pada

lokasi

tersebut

termasuk

Rendah,

dan

tidak

bermasalah.

PENGENDALIAN VEKTOR DAN BINATANG PENGGANGGU – B

“SURVAY KEPADATAN LALAT DENGAN FLY GRILL”

“SURVAY KEPADATAN LALAT DENGAN FLY GRILL” Disusun oleh: Tingkat 2D4 Kelompok 2 1. Fakhry Muhammad 2.

Disusun oleh:

Tingkat 2D4 Kelompok 2

  • 1. Fakhry Muhammad

  • 2. Fathul Fitriyah Rosdiyani

  • 3. Erni Tri Wulandari

  • 4. Indah Nur Abidah

5. Larasati Wijayanti

6. Latri Hidayah

7. Wahyu Widi Santoso

8. Widhy Reza Putra

Kesehatan Lingkungan

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II

2014