Anda di halaman 1dari 1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Hidung merupakan alat indera manusia yang berfungsi menghirup, menyaring dan
menghangatkan udara pernapasan, serta berperan dalam resonansi suara. Dalam sistem
pernafasan, hidung bisa kita bayangkan seperti perisai yang menyaring udara yang masuk ke
dalam tubuh tersebut itu baik atau tidak. Dalam rongga hidung terdapat rambut dan selaput lendir
yang mengatur kelembaban suhu udara agar sesuai dengan tubuh.1 Rambut dan selaput lendir
tersebut berhubungan dengan sel-sel olfaktorius. Sehingga udara di dalam rongga hidung ini
dapat diidentifikasi sebagi bau yang layak atau tidak layak di cium.2
Hidung merupakan organ vital namun sering kita abaikan kebersihan, kelembaban dan
fungsinya. Hal tersebut menyebabkan gangguan pada hidung, umumnya gangguan tersebut
disebabkan oleh radang atau sakit pilek yang menghasilkan lender sehingga menghalangi bau
mencapai ujung saraf pembau. Gangguan lain juga bisa disebabkan kotoran pada bulu hidung
yang terlalu banyak.1
Menjaga kelembaban dan kebersihan rongga hidung dapat membantu menghindarkan kita
dari gangguan penciuman. Aqua Maris merupakan topical nasal preparation yang berasal dari air
Laut Adriatik yang telah dimurnikan. Digunakan untuk pemeliharaan kebersihan rongga hidung
karena sifatnya yang isotonis dan kaya akan mineral, sehingga dapat meregenerasi mukosa
hidung.1

1.2 Rumusan Masalah


1. Bagaimana sistem anatomi, fisiologi dan histologi hidung ?
2. Apa manfaat air laut, khususnya Laut Adriatik ?
3. Apa fungsi dari Trace Elements atau Oligoelements ?
4. Apa itu Aqua Maris ?

1.3 Tujuan
1. Mengetahui sistem anatomi, fisiologi dan histologi hidung.
2. Mengetahui manfaat air laut, khususnya Laut Adriatik.
3. Mengetahui fungsi dari Trace Elements atau Oligoelements.
4. Mengetahui tentang Aqua Maris.

1.4 Manfaat
Menambah wawasan dan pengetahuan pembaca tentang fungsi dari Aqua Maris dalam
fisiologi organ penciuman (rongga hidung).