Anda di halaman 1dari 3

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL (SPO)

RSUD TRANSFER PASIEN ANTAR RUMAH SAKIT


JAMPANGKULON No. Dokumen No. Revisi Halaman

0 1/3
Ditetapkan :
Direktur RSUD Jampangkulon
PROSEDUR Tanggal Terbit
TETAP
dr.H.Taufik Nopransyah,MM
NIP:196911242005011003
PENGERTIAN Transfer pasien pindah perawatan ke rumah sakit lain adalah
memindahkan pasien dari RS lain untuk pindah perawatan karena
tidak tersedianya fasilitas pelayanan yang dibutuhkan pasien
TUJUAN Agar proses transfer/ pemindahan pasien berlangsung dengan
aman dan lancar serta pelaksanaannya sesuai dengan prosedur
yang telah ditetapkan
KEBIJAKAN
PROSEDUR A. Persiapan
- Resume Keperawatan Pasien
- Hasil Pemeriksaan Penunjang
- Formulir Transfer/ Serah Terima
- Formulir Monitor Pasien
- Peralatan Medis Yang Digunakan Selama Transfer Sesuai
Kondisi Pasien
B.Pelaksanaan
1. Ucapkan Salam
“Selamat Pagi/ Siang/ Malam, Bapak/ Ibu”
2. Informasikan Pada Pasiendan Keluarga Tentang Rencana
Dan Maksud Transfer Yang Akan Dilakukan.
“ Bapak/ Ibu, Sehubungan Dengan Kubutuhan Pelayanan
Bapak/ Ibu Ke RS….(Sehubungan Nama Rumah Sakit
Yang Dituju) Yang Sesuai Dengan Kebutuhan Bapak/ Ibu,
Sebelumnya Kami Kan Siapkan Lebih Dulu Kebutuhan
Yang Diperlukan Untuk Pemindahan”
3. Lakukan Koordinasi Dengan Petugas (Dokter) Rumah Sakit
Yang Dituju Dan Komunikasikan Tentang Rencana
Pemindahan Pasien Yang Meliputi :
- Identitas Pasien (Nama, Umur, Jenis Kelamin)
- Diagnosa Medis Dan Riwayat Penyakit
- Keadaan Umum Pasien

4. Alasan Pasien Dipindahkan Sarankan Pada Pasien/


Keluarga Untuk Mendapatkan Informasi Lebih Lanjut
Kepada Dokter Medical Informasi Klinis (Bila Perlu)
5. Pastikan Adanya Tempat Dan Pelayanan Yang Dibutuhkan
Pasien
6. Pastikan Siapa Yang Akan Menerima Saaat Transfer
Dilakukan
7. Periksa Kelayakan Kondisi Pasien Untuk Ditransfer (Oleh
DPJP/ Dokter Anesthesi? Dokter IGD/ Dokter Ruangan)
8. Tentukan SDM Yang Akan Mendampingi Pasien Selama
Transfer Dengan Ketentuan Sebagai Berikut :
- Pasien Level 0 : Didampingi Oleh TPK/ Petugas
Keamanan Dan Perawat Yang Memiliki Kompetensi
Minimal Kemampuan BLS
- Pasien Level 1 : Didampingi Oleh TPK/ Petugas
Keamanan Dan Perawat Yang Memiliki Kompetensi Dan
Cara Pemberian Oksigen, Sudah Berpengalaman Dalam
Memberikan Obat- Obatan Yang Spesifik, Dapat
Melakukan Suction Bila Memungkinkan.
- Pasien Level 2 : Didampingi Oleh TPK/ Petugas
Keamanan Yang Memiliki Kompetensi BLS Dan Perawat
Yang Mempunyai Kompetensi Seperti Pada Level 1
Ditambah Dengan Kompetensi Mempunyai Pengalaman
Kerja 2 Tahun Merawat Pasien Kritis. Dapat Memberikan
Bantuan Pernafasan Menggunakan Ambu Bag, Dapat
Menggunakan Defibrillator, Dapat Melakukan Perawatan
Cvp.
- Pasien Level 3 : Didampingi Oleh Petugas Yang Memiliki
Kompetensi Seperti Pada Level 2 Ditambah Dengan Dokter
Yang Memiliki Kompetensi ACLS Dan Pengetahuan
Tentang Panduan Monitor Pasien Saat Transfer.
9. Siapkan Peralatan Yang Harus Disertakan Saat Transfer
Pasien, Sesuai Dengan Kondisi Pasien Berdasarkan Kriteria
Level 0 Sampai Dengan Level 3 )
10. Hubungi Petugas Ambulan Dan Informasikan Tentang
Rencana Transfer Pasien.
11. Isi Formulir Transfer/ Serah Terima Dengan Lengkap
12. Observasi Keadaan Umum Dan Tanda- Tanda Vital
Pasien, Sebelum Pasien Di Transfer Oleh Perawat
Pendamping
13. Informasikan Pada Pasien Dan Keluarga Saat Pasien Akan
Di Transfer
14. Antar Pasien Ke Rumah Sakit Yang Dituju
15. Monitor Kondisi Pasien (Keadaan Umum, Kesadaran,
TTV) Selama Transfer
16. Catat Hasil Monitor Kondisi Pasien Pada Format Monitor
Pasien
17. Lakukan Serah Terima Dengan Petugas (Dokter, Perawat
Rumah Sakit Yang Dituju). Hal- Hal Yang Di Serahterimakan
Adalah :
- Identitas Pasien (Nama,Umur,Jenis Kelamin)
- Dokter Yang Merawat
- Diagnosa Medis Dan Riwayat Penyakit
- Keadaan Umum, Kesadaran Dan Hasil Observasi Tanda-
Tanda Vital Pasien
- Tindakan Yang Telah Dilakukan
- Terapi Yang Telah Diberikan
18. Informasi Lain Yang Dianggap Perlu Tandatangani
Formulir Serah Terima
19. Kembalikan peralatan yang telah selesai dipakai saat
transfer ke tempat semula
UNIT TERKAIT 1. Instalasi Gawat Darurat (IGD)
2. Instalasi Rawat Jalan (IRJ)