Anda di halaman 1dari 15

1

PERPEKTIF ALQUR’AN DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI

“Aktualisasi Alqur’an Dalam Usaha Krtistalisasi Gerakan Anti Korupsi”

Oleh : Sopan Hidayat

Nomor Peserta : 2216

Khafilah : kecamatan Brang Rea

Musabaqah Makalah Ilmiah Al-qur’an (M2IQ)

MUSABAQAH TILAWATIL QUR’AN KE-IX

DI KECAMATAN TALIWANG KABUPATEN SUMABAWA BARAT

2013

2
KATA PENGANTAR

Alhamdulillah hirabbil alamin, puji syukur kehadirat Alllah SWT,


sehingga penulisanM2IQ dengan judul “Aktualisasi Alqur’an Dalam Usaha
Krtistalisasi Gerakan Anti Korupsi” dapat diselesaikan dengan baik.

Salawat sertasalam penulis sampaikan kehariban Nabi


Muhammmad S.a.w, Nabi reformasi yang dapat menggulung tikar-tikar
jahilan dengan membentangkan permedani menuju sebuah peradaban
ilmu pengetahuan.

Terima kasih penulis sampaikan kepada panitia, Dewan hakim


dan seluruh peserta M2IQ, serta semua pihak yag telah memberikan
bantuan, dorongan, dan motivasi, sehingga penulis dapat menyelesaikan
penulisan makalah ilmiah ini.

Mohon maaf yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak


apabila penulis melakukan kekeliruan dan kehilapan selama meyusun
makalah ilmiah ini.Penulis sadri bahwa Makalah Ilmiah ini masih jauh dari
yang diharapkan, olehnya itu saya harapkan kepada seluruh pihak,
khususnya dewan hakim untuk memberikan kritik dan sarannya.

Akhirnya atas izin Allah penulis menyelesaikan makalah ini, dan


semoga Makalah Ilmiah ini bermanfaat bagi orang banyak terutama diri
saya pribadi.Amin ya rabbal ‘alamin.

Taliwang, 26 Juni 2013

3
DAFTAR ISI

JUDUL

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang ........................................................................ 4


B. Rumusan Masalah .................................................................. 5
C. Tujuan Penulis ........................................................................ 5
D. Manfaat Penulis ...................................................................... 5

BAB II PEMBAHASAN

A. Pegertian Korupsi ............................................................ 6


B. Korupsi dalam perspektif islam .......................................... 7
C. Gerakan-gerakan anti korupsi ............................................ 8
D. Al-Qur’an dalam kristalisasi gerakan anti korupsi .............. 9

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan………………………………………………………...13
B. Saran..................................................................................... .13

DAFTAR PUSTAKA

4
BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Salah satu bentuk pelanggaran norma dalam masyarakat yang
marak saai ini adalah korupsi. Kasus korupsi sebagai bentuk penipuan
dan penghianatan terhadap hak public dari hari ke hariterus
menunjukan peningkatan seakan tak pernah ada hentinya.Kasus
korupsi terus bermunculan dalam berbagai elemen masyarakat
seakalipun sebagai jenis hukuman dijatuhkan kepada pelaku
korupsi.Hal ini menimbulkan pandangan bahwa hukuman terhadap
pelaku korupsi sangat lemah dan tidak memberikan efek jera kepada
masyarakat.Korupsi, agaknya telah menjadi persoalan yang amat
koronis.Ibarat penyakit, korupsi dikatakan telah menyebar luas ke
santereo negeri dengan jumlah yang dari tahun ke tahun cenderung
semakin meningkat.
Korupsi merupakan salah satu kejahatan public dan
penghianatan terhadap hak-hak orang lain. Saat ini, korupsi tidak lagi
bersifat individual, tetapi telah teroganisir dengan rapid an berubah
menjadi kejahatan sistemik. Hal ini berakibat pada sulitnya upaya
pemberantasan korupsi. Kejahatan korupsi seakan membentuk suatu
jaringan kompleks, sehingga ketika satu rantai terputus maka muncul
rantai lain yang lebih kokoh.
Jadi saat ini, banyak gerakan yang mengatasnamakan
perjuangan anti korupsi melalui banyak cara tetapi tidak ada yang
benar-benar efektif dan serius memperjuangkan dan menghapus
korupsi di tanah air Indonesia yang kita cintai ini yang berpopulasi
mayaritas islam, dan tidak terduga lagi bahwa yang melakukan praktik
korupsi ini adalah orang islam juga mayoritasnya. Maka perlu ada
solusi baru yang efektif untuk gerakan itu dan Al-Qur’an adalah
jawabannya.

5
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang maka dirumuskan permasalahan dari
makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Apakah yang dimaksud dengan korupsi
2. Bagaimana perspektif islam mengenai korupsi
3. Bagaimana dengan Gerakan-gerakan anti korupsi
4. Bagaimana Al-Qur’an dalam kristalisasi gerakan anti korupsi

C. Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan makalah ilmiah ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui pengertian korupsi secara umumnya.
2. Untuk mengetahui pendekatan Islam terhadap praktek korupsi
3. Untuk mengetahui gerakan anti korupsi di indonesia
4. Untuk mendiskripsikan bahwa Alqur’an dapat mengkristalisasikan
gerakan-gerakan anti korupsi untuk lebih efektif.

D. Manfaat Penulisan
Manfaat yang diharapkan dari penulisan makalah ilmiah ini adalah:
1. Penulisan ini diharapkan memberi konstribusi bagi khasanah
keilmuan dalam upaya memberantas korupsi.
2. Sebagai bahan masukan yang dapat dijadikan sebagai salah satu
sumbangsih pemikiran dalam aktualisasi pemberantasan korupsi.
3. Sebagai refrensi untuk penulisan berikutnya dan keperluan lain yang
terkait.

6
BAB III PEMBAHASAN

A. Pengertian Korupsi

Ditinjau dari sudut Etimologis, kata korupsi sendiri bersal dari


bahasa latin, yaitu corruftio(penyuapan) dan corruptus (merusak).
Secara harfiah kata korupsi dapat diartikan “perbuatan yang buruk,
seperti penggelapan uang, penerimaan uang sogok dan
sebagainya”1.Korupsi juga merupakan perbuatan curang, tindak pidana
yang merugikan keuangan Negara2.

Korupsi sesungguhnya merupakan nama keren dari mencuri,


menyuap, dan mencuri menurut istilah bahasa arab adalah saraqah
(menyembunyikan sesuatu dari tempat semula ketemapat lain yang
bukan miliknya) dan di dalam KUHP disebutkan bahwa mencuri adalah
memindahkan sesuatu dari tempat semula ke tempat kain yang bukan
miliknya. Sedangkan menyuap adalah perbuatan yang sangat dilarang
di dalam islam, dan disepakti oleh para ulama sebagai perbuatan
haram, karena harta yang diperoleh dari hasil menyuap tergolong harta
yang diperoleh melalui jalan yang bathil. Allah SWT berfiman di dalam
Alqur’an surah Al-Baqarah ayat188 menyangkut tentang bagaimana
orang yang memakan harta yang diperoleh melalui jalan yang bathil
sebagai berikut yang artinya: “Dan janganlah sebagian dari kamu
memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang
bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada
hakim, supaya kamu dapat memakan sebagian daripada harta benda
orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.
(Q.S Al-Baqarah : 188). Dan korupsi sepertinya sudah menjadi budaya
sebagian aparat pemerintah kita.Ini kemudian mngakibatkan
melemahnya system penegakan hokum yang adil.Sejak reformasi

1
Menurut W.J.S. Poewardarminta dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia (1976).
2
Penyampaiany oleh Subekti dan Tjitosoeddibio dalam Kamus Hukum: 1996

7
birokrasi bergulir, mental korupftif justru menjangkiti sejumlah aparat
pusat hingga daerah3.

Kesemua istilah memiliki pengertian yang variatif, namun pada


ujungnya merupakan kegiatan illegal yang berlaku diluar system
formal.Pengertian dari beberapa istilah tersebut mnunjukkan adanya
kerusakan yang luar biasa besar terhadap kehidupan suatu bangsa
akibat dari adanya prilaku praktek korupsi.

B. Korupsi dalam perspektif islam


Islam adalah agama sempurna yang memiliki perspektif atau
pendekatan yang jelas untuk semua aspek hokum dalam kehidupan
manusia, termasuk persoalan korupsi. Hal ini dapat ditelusuri melalui
sejarah klasik islam yaitu pada masa Rasullullah sebelum turunnya
surat Ali Imran ayat 161. Saat itu, kaum muslimin kehilangan sehelai
kain wol berwarna merah pasca perang.Kain wol yang sebagai harta
rampasan perang itu pun diduga telah diambil sendiri oleh Rasulullah
Saw. Untuk menghindari keresahan kalangan muslimah saat itu, Allah
pun menurunkan surat Ali Imran ayat 161, “ Tidak mungkin seorang
Nabi berkhianat dalam urusan harta rampasan perang. Barang siapa
yang berkhianat dalam urusan rampasan perang itu, maka pada hari
kiamat ia akan dating membawa apa yang dikhianatinya itu, kemudian
tiap-tiap diri mereka akan diberi pembalasan tentang apa yang ia
kerjakan dengan (pembalasan) setimpal, sedang mereka tidak
dianiaya.”( Qs. Ali’Imran (3) : 161).
Di dalam islam menunjukkan adanya kewajiban menyampaikan
amanat dan memelihara amanat yang telah dibebankan kepada orang
yang dipercayanya sehingga apabila kewajiban yang tidak ditunaikan,
tentunya terdapat keharaman dan hukuman yang mengringinya. Hal
inilah yang menjadi landasan keharaman dari perbuatan korupsi yang
semakin merajalela saat ini. Allah berfirman dalam beberapa ayat
mengenai kewajiban menjalankan amanat, yaitu yang artinya “Hai
3Fikrah
risalah. Dr HM Nurul Irfan, jerat koruptor lewat fikih jinayah. Majalah Gontor untuk
semua golongan momentum hijrah, tekad Islamisasi palemen: hal 72

8
orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghianati Allah dan
Raul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-
amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui
(QS.an-Anfal (8) ; 27)4. Amanat tentunya adalah sebuah kepercayaan
yang wajib untuk dipelihara dan disampaikan kepada yang berhak
menerimanya. Allah SWT berfirman ”Sesungguhnya Allah menyuruh
kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan
(menyuruh kamu) apabila menetapkan hokum di antara manusia
supaya kamu menetapkan denga adil. Sesungguhnya Allah memberi
pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah
adalah Maha mendengar lagi Maha melihat (QS.an-nisa (4) : 58)5.

C. Gerakan-gerakan anti korupsi


Gerakan anti korupsi di reformasi ini yang menjadi tekad
pemerintah menyelenggarakan pemerintah yang baik (good
government) dan pemerintah yang bersih (clean government) yang
sering didengungkan, dan disambut antusisas oleh seluruh lapisan
masyarakat Indonesia yang telah lama mendambakan kesejahteraan
dan keadilan sebagaimana dalam pembukaan UUD 1945 alinie
pertama. Maka terlebih dahulu korupsi dalam segala bentuknya harus
diberantas atau dengan kata lain ditanggulangi, sehingga korupsi tidak
merajarela. Mengendalikan korupsi adalah pemerintah yang kuat,
bersih, terbuka, pemimpin yang tidak otoriter, menegakkan supermasi
hokum, dan berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat6.
Gerakan anti korupsi di Indonesia telah dimulai sejak era
Presiden Soekarno.Kemudian berlanjut di era Soeharto, Abdurrahman
Wahid, Megawati, Soekarno Putri, Hingga Susilo Bambang Yudhoyono.
Tapi anehnya apa yang menjadi fakta real yang bias kita rasakan
bahwa korupsi terus terjadi di mana-mana meski pemerintah telah

4 Alquran dan terjemahannya, wakaf dari pelayanan Dua tanah suci Raja fahd bin Abdul
aziz Al Su’ud.
5
Alquran dan terjemahannya, wakaf dari pelayanan Dua tanah suci Raja fahd bin Abdul
aziz Al Su’ud.
6
Erlangga Masidian, kompas 26 Agustus 1999

9
membentuk Komisi Pmberantasan Korupsi (KPK). Ironisnya, KPK
cenderung diskriminalisasi menyusul perseteruan Cicak vs Buaya7.
Gerakan-gerakan anti korupsi di Indonesia ini, yang mana
banyak di pelopori oleh mahasiswa-mahasiswa dan juga mayarakat,
karyawan dan juga pejabat-pejabat, dan apa yang menjadi tugas-tugas
dari mereka yang menginginkan untuk menghapus Korupsi di Bangsa
Indonesia yang kita cintai ini, akan tetapi bahwa bukti real yang kita
dapatkan dan kita saksikan dengan adanya gerakan-gerakan anti
korupsi itu ternyata tidak bisa dikatakan efektif. Kenapa saya
mengatakan belum efektif karena dari tahun ke tahun praktek korupsi
juga semakin meningkat.

D. Al-Qur’an dalam kristalisasi gerakan anti korupsi


saat ini, banyak gerakan yang mengatasnamakan perjuangan
atau pergerakan anti korupsi yang melalui banyak cara tetapi tidak ada
yang benar-benar efektif dan serius memperjuangkan dan menghapus
korupsi di tanah air Indonesia yang kita cintai ini yang berpopulasi
mayaritas islam, dan tidak terduga lagi bahwa yang melakukan praktik
korupsi ini adalah orang islam juga mayoritasnya. Maka perlu ada
solusi baru yang efektif untuk gerakan itu dan Al-Qur’an adalah
jawabannya.
Terkait korupsi, bagi saya Alqur’an tidak saja mampu
membentuk kesadaran moral manusia untuk tidak rakus memakan
harta rakyat.Al-Quran juga punya perangkat teoritis untuk memberantas
korupsi. Dalam banyak ayat, seringkali terdapat penegasan bahwa
kekuasaan itu cenderung korup (power tends to corrupt)8. Dan Al-
Quran, tidak saja menghadirka penegasan itu, ia juga sekaligus
melarang ummat islam untuk memilih kaum penindas jadi penguasa
(Qs.An-Naml: 34, Al-Kahfi:71, Saba:34-35, Al-Zuhruf:23, Al-Isra: 16,

7
Dr Nurul irfan dalam perdebatan di majalah Gontor untuk semua golongan-Fikrah Risalah “jerat
Koruptor Lewat fikih Jinayah”
8
Sebuah tesis Lord Acton

10
Hud:27). Namun jika mereka terlanjur berkuasa, maka perlu dilakukan
oposisi melawan kaum penindas itu (Qs. Al-Hujurat: 9).
Al-Quran sebagai kitab suci Umat Islam sangat menentang,
mengutuk bahkan mengharamkan tindak korupsi, islam sangat
menentang bentuk-bentuk perbuatan dalam bentuk pengkhianatan,
penyelewengan, mengambil harta orang lain dengan cara tidak benar,
serta segala sesuatu yang merugikan orang banyak. Tindak korupsi,
suap menyuap dan perbuatan yang merugikan orang lain adalah
perbuatan munkar yang harus dicegah dan diberantas.
Kasus korupsi di Indonesia ini merupakan permasalahan yang
sangat besar dan belum ditemukan solusinya. Di zaman globalisasi
kata korupsi samaseperti Virus HIV AIDS, dimana virus tersebut
merupakan viru yang bias menyalur dari satu individu ke individu yang
lain.sehingga mereka menjadi suatu komunitas yang mempunyai motif
besar dan merugikan orang banyak. Begitu juga dengan kasus korupsi
di Indonesia dari tahun ke tahun kasus tersebut bukan semakin
menurun tapi melainkan malah tumbuh semakin subur. Hal ini
disebabkan oleh beberapa faktor dalam berbagai aspek kehidupan ,
anatara lain:
a. Lemahnya spritualitas
Indonesia belakangan ini menjadi sorotan dunia.Bukan karena
prestasi yang telah diukir atau hal-hal lain yang bersifat positif, tapi
justru Indonesia menjadi salah satu Negara paling korup di
Indonesia tentu saja hal ini mengundang pertanyaan besar.Karena
Indonesia merupakan Negara yang mayoritas penduduknya
beragama Islam. Namun menjadi sangat ironis ketika fakta
berbicara, bahwa mayoritas pelaku korupsi adalah beragama
islam, tentunya hal ini dipengaruhi oleh lemahnya kwalitas spiritual
yanitu keimanan dan jauhkan diri dari Al-Qur’an. Ketikan iman kita
baik dan mau mendekatkan dengan menyentuh Al-Qur’an maka
kita akan dekat dengan Allah SWT. Dan pasti kita tidak akan
melakukan apa yang sudah menjadi laranganNya.

11
b. Lemahnya keperibadian pemimpin
Selama ini banyak sekali kekeliruan pemahaman dalam tentang
arti kepemimpinan.Pada umumnya banyak orang yang memahami
pemimpin adalah sebuah kedudukan atau posisi semata.
Akibatnya terjadi pengeroposan keperibadian, sehingga banyak
orang yang mengejar kepemimpinan dengan menhalalkan
berbagai cara, yang halal dijadikan haram dan yang haram
dijadikan remang-remang9. Dan juga dengan menjilat atasan
sampai menyingkut pesaing untuk mendapatkan posisi pemimpin.
Sehingga pemimpin yang muncul dari cara seperti ini hanya akan
menggunakan kepemimpinannya untuk mengarahkan dan
memperalat demi memenuhi kebutuhan dan kepuasan dirinya. Ari
Ginanjar Agustian sebagai hli psikologi islam berpendapat
bahwsannya gaya kepemimpinan yang melanggar garis
demarkasi10 Allah tersebut hanyalah menumbuh suburkan
anrkisme dan keganasan hewaniah11.
c. Kerusakan Akhlak
Indonesia dikenal dunia dengan Negara yang mayoritas
penduduknya beragama islam, Negara yang mempunyai
pengetahuan kuat tantangan ke-islaman. Tentunya hal ini akan
menjadi pertanyaan besar, ketika Indonesia tercatat sebagai salah
satu Negara terkorup. Tapi secara sederhana tindak pidana
korups tidak akan menjadi “wah” ketika penduduk Indonesia telah
terinfeksi virus kerusakan Akhlak, karena pemicu terbesar tindak
korupsi adalah rusaknya Akhlak dan lemahnya iman. Ingatkah kita
bahwa Nabi Muhammad diutus oleh Allah ke dunia ini tidak lain
hanyalah untuk menyempurnakan akhlak manusia seperti hadist
yang diriwayatkan al-bukhari dalam Adabul Mufrod: 273.
Sedangkan peranan iman menjadi sebuah pondasi terbentuknya
akhlak yang mulia.(Qs. Ataubah:33)

9
Ustdz Zainudin MZ ‘ ceramah ramadhan-teman-teman syaitan
10
Sunatullah
11
Ari Ginanjar Agustian “rahasia sukses membangun kecerdasan Emosi dan Spiritual

12
Dari penjelasan diatas, apa yang menjadi dalam pemberantasan
korupsi di Indonesia ini khusunya, sangatlah berat terbukti dengan
segala bentuk percobaan dari membentuk sebuah komunitas
pergerakan anti korupsi di Indonesia yang masih belum efektif.Jadi
untuk memperjuangkan dan menghapus korupsi di tanah air Indonesia
yang kita cintai ini yang berpopulasi mayaritas islam, dan tidak terduga
lagi bahwa yang melakukan praktik korupsi ini adalah orang islam juga
mayoritasnya. Maka perlu ada solusi baru yang efektif untuk bisa
membantu gerakan itu dan Al-Qur’an adalah jawabannya.Banyak
orang yang mengetahui dan bisa membaca Alqur’an tapi tidak banyak
orang yang mau dan bisa memahaminya.Alqur’an adalah pedoman
yang baik untuk umat manusia dalam kehidupan dunia maupun akhirat.
Ketika kita sering membaca Alquran dan kita jadikan sebuah pedoman
hidup maka kita akan terasa dekat dengan Allah, dan ketika kita sudah
dekat dengan Allah maka tentu kita akan mengingat apa yang menjadi
larangan Allah dan takut dalam melaksanakan sesuatu yang dilarang
oleh Allah SWT.
Sekali lagi bahwa apapun yang menjadi pergerakan kita dalam
menghapus korupsi adalah dengan menjadikan Alqur’an sebagai
pedoman kita dalam pergerkan-pergerakan anti korupsi, kenapa
?karena di dalam Alqur’an kita umat manusia diajarkan untuk selalu
mendekatkan dengan yang ma’ruf dan menjauhkan diri dari yang
mungkar. Dan Alqur’an bisa menjadikan pedoman untuk menjadi
manusia yang baik yang bermanfaat bagi kita peribadi, masyakat dan
bangsa Indonesia.
Dengan sentuhan Alqur’an kita bisa memperbaiki Aqidah kita.
Setelah akidah kita atau akidah masyarakat islam Indonesia sudah
terarah menjadi “selalu menjalankan syariat agama islam berdasarkan
Alqur’an dan sunnah Nabi Muhammad Saw” maka kita akan terjauhkan
dengan hal-hal yang mungkar dan yang dapat merugikan orang lain
dan merugikan Negara kita sendiri.

13
BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan urain diatas maka dapat disimpulkan bahwa bahwa
dengan adanya gerakan-gerakan anti korupsi di Indonesia dan yang di
harapakan oleh masyarakat Indonesia untuk bisa menghapus tindakan
korupsi di Indonesia tapi belum efektif karena dengan maraknya praktik
korupsi yang meningkat dari tahun ke yahunnya.Oleh karena itu saya
ingin memberikan pandangan bahwa untuk bisa mengefektifkan
gerakan itu adalah Al-Qur’an jawabannya.Sentuhan Al-Qur’an yang
bisa membuat kita dekat kepada Allah dan bisa dikatakan dan dijamin
ketika kita dekat dengan Allah, apapun kita, siapapun kita, dan
bagaimanapun posisi atau jabaatan kita maka kita selalu mengingat
Allah SWT.Untuk takut berbuat seusuatu yang dilarangNya.
Dengan sentuhan Alqur’an kita bisa memperbaiki Aqidah kita.
Setelah akidah kita atau akidah masyarakat islam Indonesia sudah
terarah maka kita akan terjauhkan dengan hal-hal yang mungkar
(buruk) dan yang dapat merugikan orang lain dan merugikan Negara
kita sendiri ini.
B. Saran
Aktualisasi Alqur’an sebagai kristalisasi gerakan anti korupsi ini
seharusnya dijadikan salah satu landasan pemerintah Indonesia dalam
upaya memberantas korupsi di Indonesia.Oleh karena itu saya
merekomendasikan kepada pemerintah Indonesia agar membagun
Gerakan Anti korupsi yang mengaktualisaikan Al-Qur’an sebagai
kristalisasinya Gerakan.

14
DAFTAR PUSTAKA

Majalah Gontor utnuk semua golongan, jerat koruptor lewat fikih


jinayah.Edisi 08 tahun VII. Desember 2009

Alqur’an terjemahan, Al Mush-Haf Medinah Munawwarah Saudi


Arabia.1426 H

Mustamar, 03 agustus 2012 Khutbah Jum’at mencegah korupsi melalui


sentuhan Alqur’an

Zulhaerianti, 2012 fiqih anti korupsi

15