Anda di halaman 1dari 2

PEMERINTAH KOTA SAMARINDA

DINAS KESEHATAN KOTA


UPT PUSKESMAS JUANDA
Jl. Juanda 8 Gang Salak III No. 5, RT. 14, Kel. Air Hitam, Kec. Samarinda Ulu
Samarinda 75124 Telp. (0541) 200951

KERANGKA ACUAN KEGIATAN


AUTOPSI VERBAL KEMATIAN IBU DAN ANAK

A. Pendahuluan
Program KIA merupakan salah satu dari 5 upaya kesehatan masyarakat esensial yang
memberi perhatian khusus pelacakan kasus kematian ibu, neonatal,bayi dan balita/autopsi
verbal maternal,perinatal dan balita Angka kematian merupakan indicator yang penting dalam
mengukur keberhasilan pembangunan khusunya di bidang kesehatan. Mengingat angka
kematian merupakan data statistic yang dapat digunakan untuk menentukan masalah-masalah
kesehatan, menentukan prioritas masalah, sehingga dapat juga digunakan untuk menentukan
seberapa jauh dan bagaimana intervensi dalam bidang kesehatan masyarakat sebagai
penyelesaiannya (Depkes, 2010). System registrasi kematian Indonesia merupakan project
system pencatatan dan pelaporan data kematian terpadu yang dilaksanakan oleh pemerintah
untuk mendapatkan angka kematian yang valid. Sebagai terobosan untuk mendapatkan data
kematian dan sebab kematian di Indonesia, dikembangkan system pencatatan kematian melalui
Autopsi Verbal (AV).

B. Latar belakang
Menurut peraturan bersama Menteri Dalam negri dan Mentri Kesehatan nomor 15 tahun
2010 dan nomor 162/ MENKES/PB/I/2010 tentang pelaporan dan penyebab kematian, Autopsi
Verbal adalah suatu penelusuran rangkaian peristiwa, keadaan, gejala dan tanda penyakit yang mengarah pada
kematian melalui wawancara dengan keluarga atau pihak lain yang mengetahui kondisi sakit almarhum/ah.
Autopsi verbal telah digunakan dalam survey kematian yang berbasis masyarakat dan dalam penelitian.
Penggunaan autopsy verbal ini diyakini dapat memperkirakan penyebab kematian secara valid di beberapa
tempat, bahkan metode ini telah diintegrasikan menjadi fungsi rutin di pelayanan keehatan
dasar di Indonesia

C. Tujuan Umum dan Tujuan Khusus


a) Tujuan umum
Untuk menentukan jenis penyakit dengan menggunakan informasi dari gejala penyakit melalui
wawancara pada keluarga
b) Tujuan khusus.
Mengidentifikasi jumlah dan penyebab kematian ibu, bayi dan balita

D. Langkah-langkah Kegiatan
Pelaksanaan autopsi verbal dilakukan kerja sama dengan bidan desa dan kader dengan
mengunakan pengisian formulir autopsi verbal sesuai dengan kebutuhan.
E. Sasaran
Sasaran kegiatan ini adalah keluarga
F. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan
Bila ada kasus kematian
G. Evaluasi
Pencatatan dan pelaporan evaluasi kegiatan
1. Pelaporan kematian ibu, neonatal, bayi dan balita dibuat setiap kalau ada kasus
kematian oleh koordinator program kesehatan ibu dan anak dilaporkan kepada
kepala Puskesmas juga dilaporkan kepada dinas kesehatan
2. Dokumentasi kegiatan yang ada kegiatan ini
a. Pengisian formulir OM, OP dari Dinas Kesehatan
b. Di catat di buku register kematian.

Mengetahui, Samarinda, 14 Febuari 2018


Kepala UPT Puskesmas JUANDA

dr. Ida Aprida Sri Susiana Amd.Keb


NIP. 197701292005012005 NIP. 197302232005012008