Anda di halaman 1dari 2

Pedoman Asesmen Faktor Resiko Venous Thromboembolism (VTE)

Langkah 1: Asesmen faktor risiko terkait kondisi klinis pasien


Pilih hanya 1 (satu) faktor risiko yang paling sesuai dari daftar dibawah ini untuk menentukan skor dasar faktor
risiko .

Skor : 1 Faktor Skor : 2 Faktor Skor : 3 Faktor Skor : 5 Faktor

L S
 Pasien kasus  Operasi Besar (>  Operasi Besar disertai  Operasi Elektive ekstremitas

TA
pembedahan (kecil atau 45mnt) MCI bawah atau Arthroplasty
sedang)   Tirah baring (>72  Gagal jantung  Fraktur Hip, pelvis atau kaki
 jam) kongestif  Stroke
 Pasien kasus Medikal  Imobilisasi  Sepsis/Infeksi  Multiple Trauma
disertai penurunan menggunakan  Infeksi thorax /paru  Cedera tulang belakang akut

I
mobilitas gips yang Atau Acute Spinal Cord Injury

SP
parah

 JIKA SKOR FAKTOR RISIKO 5  LANGSUNG KE LANGKAH 4


HO
Langkah 2 : Asesmen faktor risiko tambahan terhadap VTE terkait kondisi pasien
Pilih hanya 1 (satu) faktor risiko dari daftar dibawah ini untuk menentukan skor dasar faktor risiko

Status Hiperkoagulasi (Trombofilia)


Klinis Keturunan Diperoleh/Didapat
(Skor : sedikitnya 1 Faktor ) (Skor : 3 Faktor untuk setiap (Skor : 3 Faktor untuk setiap
kriteria) kriteria)
AM

 Usia 41 – 60 tahun (Skor 1 faktor)  Faktor V Leiden/Activated protein  Lupus anticoagulant


 Usia >60 tahun (Skor : 2 faktor) C resistance  Antiphospholipic antibodies
 Riwayat DVT/PE (Skor: 3 faktor)  Defisiensi Antithrombin III  Gangguan Myeloproliferative
 Riwayat operasi besar dalam 3 bulan  Defisiensi Protein C or S  Gangguan plasminogen & plasmin
terakhir  Dysfibrinnogenemia activation
LO

 Hamil atau pasca melahirkan (<1 bulan)  Prothrombin 20210A  Heparin-induced thrombocytopenia
 Keganasan/ Cancer (Skor : 2 faktor)  Hyperviscosity syndrome
 Varises Vena  Homocysteinemia
 Penyakit radang usus
 Obesitas (>20% dari BB ideal)
SI

 Kontrasepsi oral/ terapi hormon


©

Langkah 3 : Jumlahkan skor faktor risiko (Langkah 1+ Langkah 2)


Langkah 4: Manajemen profilaksis yang direkomendasikan untuk setiap kategori risiko

Risiko Rendah Risiko Sedang Risiko Tinggi Risiko Sangat Tinggi


(1 faktor) (2 faktor) (3 – 4 faktor) ( > dari 5 faktor)

Ambulasi awal dan Ambulasi awal dan hidrasi Ambulasi awal dan hidrasi Ambulasi awal dan hidrasi
Hidrasi
Pertimbangkan penggunaan Pertimbangkan Pertimbangkan penggunaan
stoking kompresi sesuai penggunaan stoking stoking kompresi sesuai
ukuran kompresi sesuai ukuran ukuran
Dan/ atau dan penggunaan Pneumatic
Atau Compression secara
Pertimbangkan intermiten dan/ atau

S
Pertimbangkan penggunaan penggunaan obat penggunaan obat
obat anticoagulant anticoagulant anticoagulant

L
Atau Atau Atau

TA
Pertimbangkan penggunaan Penggunaan stoking Pertimbangkan penggunaan
pneumatik compression kompresi sesuai ukuran stoking kompresi sesuai
secara intermiten ukuran
Dan/atau dan penggunaan Pneumatic

I
Penggunaan Pneumatic Compression secara

SP Compression secara
intermiten.
intermiten dan/atau
dosis heparin disesuaikan
HO
Langkah 5 : Pilih pernyataan pada daftar dibawah ini sesuai dengan kondisi pasien jika terdapat kontra indikasi
pemberian profilaksis VTE .

Kontraindikasi Untuk Profilaksis Farmakologi Kontraindikasi Untuk Profilaksis Mekanikal


AM

 Perdarahan aktif  Penyakit pembuluh darah perifer yang berat


 Reaksi yang didapat karena low molecular weight  Neuropati perifer yang berat
heparin atau unfractionated heparin.  Edema ekstremitas bawahyang berat, peradangan atau
 Risiko tinggi perdarahan misalnya hemofilia yang tidak dermatitis
diobati, trombositopenia, ulkus peptikum aktif  Deformitas kaki yang ekstrim
 Perdarahan akut intra serebral  Adanya Luka, ulserasi / skin graft pada ekstremitas bawah
 Saat ini sedang mendapat terapi antikoagulan  Stroke ( Intermiten kompresi pneumatik mungkin dapat
LO

 Riwayat heparin induced trombositopenia dalam 100 hari digunakan – diskusikan lebih dahulu bersama Spesialist)
 Perdarahan gastrointestinal aktif /ulserasi  Obesitas dimana ukuran stoking kompresi yang sesuai
 Anestesi spinal tidak dapat dicapai
SI

PETUNJUK PENGGUNAAN PEDOMAN ASESMEN RISIKO VTE


• Tentukan skor faktor risiko dari langkah 1
• Tentukan skor faktor risiko tambahan dari langkah 2
©

• Jumlahkan skor langkah 1 dan skor langkah 2, lalu tentukan kategori risiko (risiko rendah, sedang, tinggi,
sangat tinggi).
• Kolaborasikan bersama DPJP/ RMO manajemen profilaksis yang akan dilakukan sesuai dengan kondisi
pasien.
• Pastikan pasien tidak memiliki kontra indikasi untuk profilaksis farmakologis atau mekanikal yang akan
diberikan (Langkah 5)
• Berikan brosur edukasi pasien untuk program pencegahan VTE sejak awal pasien masuk.

Referensi:
- Asian Thromboembolism Guidelines: Prevention of Venous Thromboembolism, 2012.
- Clinical Practice Guideline for the Prevention of Venous Thromboembolism in Patients Admitted to
Australian Hospitals, NHRMC, Australian Government, 2009.