Anda di halaman 1dari 29

Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat

Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

BAB. XIV. SPESIFIKASI TEKNIS KHUSUS PEKERJAAN ELEKTRONIK

XIV. 1. PERSYARATAN TEKNIK KHUSUS SlSTEM TELEPON

1.1. UMUM

Pekerjaan sistem telepon meliputi pengadaan semua peralatan dan


tenaga kerja, pemasangan, pemograman, pengujian dan perbaikan
selama masa pemeliharaan dan training bagi calon operator dan bagian
maintenace, sehingga seluruh sistem telepon dapat beroperasi dengan
baik dan benar.

1.2. LINGKUP PEKERJAAN

1.2.1. Pekerjaan ini mencakup penyediaan dan pemasangan :


- Pengadaan, pemasangan, pemograman dan pengujian Sistem
PABX kapasitas line Telkom seperti tertera pada gambar
jumlah sambungan telepon, dan sejumlah extention seperti
tertera pada gambar dan harus dapat dikembangkan
(expandable) menjadi sejumlah extention seperti tertera
pada gambar lengkap dengan accessoriesnya (PC Komputer,
Printer dan sebagainya) sehingga sistem dapat beroperasi
dengan baik.
- Pengadaan dan pemasangan sejumlah unit pesawat telepon
seperti tertera pada gambar.
- Pengadaan dan pemasangan jaringan in-door dari junction
Box PT. Telkom (Antena CDMA) ke MDF sampai peralatan
PABX pada ruang kontrol.
- Pengadaan dan pemasangan instalasi luar bangunan
(outdoor) dan instalasi dalam bangunan (indoor) dari MDF -
PABX ke OF (Intermediate Distribution Frame) hingga ke
outlet telepon.
- Menyelenggarakan pemeriksaan dan pengujian terhadap
instalasi telepon dan sistem PABX-nya oleh PT. Telkom.
- Pengadaan sertifikat/surat izin persetujuan pemakaian
peralatan sistem PABX yang akan dipasang dari PT. Telkom.
- Pekerjaan-pekerjaan lainnya yang menunjang pekerjaan
tersebut diatas seperti : bak kontrol, kabel rak, marking cable
(outdoor dan indoor) dan lain-lain pekerjaan penunjang agar
sistem telepon dapat bekerja dengan baik yang disetujui
perencana.
- Mengadakan testing dan commisioning untuk seluruh sistem
felepon dan seluruh peralatan yang terpasang.
- Mengadakan training bagi Personal yang akan menggunakan /
mengoperasikan sistem telepon ini.

BAB.X IV - 1
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

1.3. PERSYARATAN BAHAN

1.3.1. P. A. B. X

- Sistem PABX

o Sistem PABX yang diusulkan dan peralatan pendukungnya


harus merupakan type yang disetujui oleh PT. TELKOM
yang berguna untuk hubungan ke jaringan sambungan
telepon umum (PSTN). Peserta tender harus menyertakan
sertifikat pengujian sistem PABX dari PT. TELKOM.
o PABX yang akan dipasang harus dari jenis/type yang telah
mendapatkan pengesahaan dari Departemen PARPOSTEL
untuk dipergunakan di Indonesia dan memenuhi standard
international seperti CCITT atau ITU-T.
o Peralatan ISDN PABX harus menggunakan sistem fully
digital SPC (Store Program Control) untuk teknik
penyambungan fully digital dan memenuhi persyaratan
sebagai berikut :
 Harus merupakan ISDN-PABX
 Harus sesuai dengan standard CCITT G.732
 Menggunakan format PCM 30 channel 2.048 Mbps
 Menggunakan 8 KHz sampling rate
 Menggunakan 8 bit "A" law
 Mempunyai jumlah line dibutuhkan :
 Trunkline / Telkom Line : jumlah line yang tertera
pada gambar dan dapat dikembangkan menjadi
jumlah line yang tertera pada gambar line.
 Extension line: jumlah extension line yang tertera
pada gambar yang dapat diexpandable menjadi
jumlah extension line yang tertera pada gambar.
 ISDN BRA: Min 4 BRA lines.
o Sistem PABX yang diusulkan harus dapat mengikuti dan
menikmati fasilitas-fasilitas yang terbaru dalam
hubungannya dengan perkembangan teknologi jaringan
umum ISDN di Indonesia.
Fasilitas-fasilitas yang terbaru ini harus dapat
diaplikasikan pada sistem PABX setelah di instalasi, tanpa
ada perubahan besar dari sistem.
o Peralatan PABX harus tersusun dalam disain modular,
yang dengan mudah dapat dipasang maupun dikeluarkan
dari tempatnya.
o Semua PE Card dalam PABX harus dapat :
 Dipasang dalam semua PABX slot yang bersifat
universal dan tidak tetap (non-fixed basis)
 Dapat dilepaskan dari posisinya tanpa harus
memadamkan power supply untuk seluruh sistem.
 Inter-shelf and inter-cabinet cabling.

BAB.X IV - 2
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

o Peserta tender harus menyatakan negara asal/pabrik dari


sistem PABX yang akan ditawarkan.
Fotocopy dari surat keterangan original country/negara
asal dari pabrik sistem PABX yang ditawarkan
dilampirkan.
o Sistem PABX yang ditawarkan harus merupakan model
dan type yang paling akhir (mutahir) untuk kapasitas yang
sama.
Peserta tender harus menyatakan kapan sistem yang
ditawarkan mulai dipasarkan di Indonesia, dan dapat
dibuktikan dengan surat tertulis dari pabrik bahwa sistem
masih diproduksi, di support dan spareparts masih
tersendiri minimum hingga 10 (sepuluh) tahun
mendatang.
Foto copy surat tertulis dari pabrik yang menyatakan
seperti di atas harus dilampirkan.
Peserta tender yang menawarkan model dan type yang
lebih lama (out of date) pada saat model dan type yang
terbaru sudah ada dipasaran tidak akan dipertimbangkan.
o Sistem PABX yang ditawarkan harus memiliki trunk card
yang dapat berfungsi sebagai loop start CO maupun DID
analog, yaitu dengan menggunakan trunk card yang sama
untuk dihubungkan ke loop start line TELKOM maupun
DID analog trunk.
o Sistem PABX yang ditawarkan harus berkemampuan
untuk diintegrasikan dengan peralatan voice mail.
o Konstuksi Sistem PABX.
 PABX yang akan dipasang adalah PABX dengan sistem
Switching yang Full Digital PCM System/TDM
Technology, sesuai dengan spesifikasi CCITT (A-Law
Coded).
 PABX yang akan dipasang harus memenuhi standar
ISDN dan dapat dihubungkan dengan PASOPATI dari
PT. TELKOM, dan akan disambung ke TELKOM dengan
4 ISDN BRA line.
 Semua bahan dan peralatan yang ditawarkan harus
bermutu tinggi serta mempunyai kemampuan untuk
dipasang didalam cuaca tropis. Semua peralatan harus
dapat bekerja tak terbatas pada suhu keliling 45°C dan
kelembaban relatif 85%.
 PABX harus mempunyai "High Trafic Capacity" non
blocking system.
 Teknologi : fully digital, Stored Program Control (SPC)
dan Hierarchical Control Structure TDM (Time Division
Multiplexing).
 Digital Switching: Sampling frequency 8 kHz PCM word
8 bits

BAB.X IV - 3
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

 Encoding A Law
 Speech Channel Bit Rate 64 kbit
 ISDN 2B + D Channel Bit Rate 144 kbit
 Sample Duration 125 us.
 Komunikasi data: V24/R232 C Assyncronous, 75 s/d
64.000 bps.
 ISDN adapter, 64.000 s/d 128.000 bps, untuk BRA
 ISDN adapter, 64.000 s/d 2 Mbps, untuk PRA.
 Catu daya : Tegangan 220/240 Volt, 50-60 Hz.
 Battery 48 Volt DC, cukup untuk mencatu PABX pada
beban penuh selama min 2 jam.
 Konsumsi daya ± 1 VA per-extension.
 Ketinggian sea level: 0 - 25 m
 Kondisi kerja : Temperatur ruangan 0-45°C
 Kelembaban ruangan 15%-85%.
o PABX harus dirancang dalam struktur full modular, baik
struktur board maupun kabinet, sehingga sistem dapat
dikonfigurasi dan dikembangkan secara bebas.
o Hubungan antara kabinet dan antara unit-unit yang lebih
besar harus dengan sistem plug-in yang sederhana atau
menggunakan kabel serat optik.
o PABX harus mempunyai setidaknya satu buah CPU (Central
Processing Unit) seperti tertera pada gambar jumlah unit
dan jumlah memory seperti yang tertera pada gambar
dengan 1 sebagai back up, sebagai unit pengontrol operasi,
dan dapat dilengkapi dengan CPU kedua yang berfungsi
sebagai cadangan (redundant CPU) bilamana diperlukan.
o PABX harus memiliki sistem catu daya yang tersebar
(decentralized), sehingga bilamana salah satu daya
mengalami kerusakan maka PABX masih dapat berfungsi
sebagian, dan bilamana diperlukan PABX dapat pula
dilengkapi dengan catu daya cadangan (redundant power
supply).
o Seluruh peralatan elektronik harus diletakan dida lam
kabinet besi yang memiliki sistem sirkulasi udara yang baik
sehingga tidak diperlukan lagi kipas (fan) eksternal.
o PABX harus memiliki kapabilitas alarm dan diagnosa
kerusakan jarak jauh (remote maintenance), sehingga
bilamana terdapat kerusakan pada sistem maka kerusakan
harus dapat segera diketahui dan diatasi oleh engineer pada
remote office.
o PABX harus dapat memindahkan seluruh saluran PTT
kepada pesawat telepon tertentu bilamana terjadi
pemadaman total pada unit PABX.
o PABX harus dapat tetap menyimpan data-data konfigurasi
dan program secara permanen, walaupun sistem
dipadamkan total untuk jangka waktu yang sangat lama.
o PABX harus memiliki battery internal yang dapat
mempertahankan jam dan tanggal pada sistem bilamana

BAB.X IV - 4
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

terjadi pemadaman total pada catu daya dan battery


eksternal.
o PABX harus memiliki kemampuan networking dan net work
management yang baik untuk network analogue maupun
digital, dan dengan spesifikasi sebagai berikut :
o Digital tie-lines : Sofv¹ S2mfv
o Analogue tie-lines : "E + M", 2-wire, 4-wire.
o PABX harus memiliki konsep software yang dapat
dikembangkan (di up grade) secara mudah, untuk
penambahan feature yang baru atau penyempurnaan
operating system.

- Kemampuan PABX.

Secara umum PABX harus memiliki kemampuan minimum


sebagai berikut :

PABX dapat membagi extension dalam kelas-kelas sebagai


berikut :
o Non restricted (zona 1 - 4)
o Semi restricted
o Fully restricted
dan fasilitas fasilitas sebagai berikut :
o Call charge metering PABX harus dapat merekam dan
mengeluarkan data pemakaian line PTT, PABX harus
mampu melakukan pengukuran waktu pembicaraan yang
dilakukan oleh extension (non restricted) bilamana
extension tersebut melakukan sambungan city call.
o Night Service operation. Apabila ada panggilan ke operator
dan operator tidak ada ditempat, maka panggilan tersebut
akan diteruskan secara otomatis ke pesawat reception
atau information.
o Flexible Numbering Scheme. Pemberian nomor extention
dapat disamakan dengan nomor ruang atau lantai,
sehingga dapat memudahkan untuk mengetahui Iokasinya,
o Voice Paging. PABX dapat dihubungkan dengan sound
system yang terdapat digedung, sehingga bila terjadi suatu
keadaan darurat seperti kebakaran dan lain sebagainya,
maka General Manager dapat memberikan pengumuman
melalui pesawat telepon yang ada.
o Back up Battery. Untuk menjaga agar data-data yang telah
dimasukan kedalam memory PABX tidak hilang sewaktu
terjadi pemadaman aliran listrik, maka PABX harus
dilengkapi dengan battery khusus yang dapat bertahan
selama minimal 45 hari.
o Confrence Call. PABX dapat menghubungkan con frence
call sedikitnya untuk 3 pihak (three party) 1 extension

BAB.X IV - 5
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

dan 2 external line, 2 extension dan 1 external line atau 3


extension line.
o Call Transfer. Setiap extension setelah pembicaran selesai
dapat memindahkan panggilan lawan bicaranya baik
internal maupun external kepada extention lainnya.
o Call Diversion. Extention tertentu dapat memindahkan
setiap panggilan yang tertuju kepadanya, kepada
extension lain yang dikehendaki.
o Partner Group. Beberapa extension dapat dikelom pokan
didalam satu kelompok, sehingga bilamana terdapat
panggilan untuk anggota kelompok maka dengan
menekan tombol tertentu, anggota yang lain dapat
menerima panggilan tersebut. Panggilan diantara anggota
hanya dengan menekan satu tombol tertentu.
o Do Not Distrub. Dengan menekan tombol tertentu
pesawat extension dapat membuat pesawatnya tidak
dapat dihubungi untuk sementara.
o Abreviated Dialing. Walaupun extension tertentu
mempunyai kelas semi-restricted, namun denqan
menekan anqka tertentu (3 atau 4 digit) maka pesawat
extension tersebut dapat melakukan panggilan city call
(ke nomor tertentu yang telah dimasukan kedalam
memory PABX). Memory dapat memuat sedikitnya 2.000
nomor telepon dalam 10 group.
o Call Back. Jika satu extension memanggil extension
lainnya yang sedang sibuk (berbicara), maka dengan
menekan satu sandi, extension tersebut akan berdering
bilamana extension yang dipanggil sudah bebas.
o Different Ringing. Setiap extension dapat membe dakan
panggilan external atau internal melalui bunyi bel
panggilan yang berbeda.
o Last Number Redial. Setiap extension dapat melakukan
panggilan ulang baik external maupun internal dengan
hanya menekan suatu nomor sandi tertentu, tanpa harus
mengulang menekan seluruh nomor telepon.
o Appoinment Call. Extension akan berdering sesuai dengan
waktu yang telah diprogram melalui pesawat itu sendiri.
o Call Pickup. Setiap panggilan pada extension, dapat
diambil/dialihkan oleh extension lain yang berada
didalam satu ruangan.
o Chief/Secretary Function. Beberapa pasang pesawat
dapat difungsikan sebagai pesawat chief-secretary,
sehingga tidak lagi dibutuhkan unit chief secretary
tambahan diluar PABX.
o Software Lock. Extension yang memiliki fasiliats "non
restricted" dapat mengunci pesawatnya dengan
menggunakan sandi yang ditentukan oleh masing-masing
pemilik, sehingga menghindari pemakaian pesawat
telepon oleh orang lain.

BAB.X IV - 6
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

o Emergency Switching of Lines. Bilamana terjadi


pemadaman PABX secara total sepertl PABX dalam
perbalkan atau terjadl pemadaman aliran listrik yang
sangat lama sehingga back-up battery habis, maka
seluruh line external harus dapat dialihkan secara
optimis kepada pesawat-pesawat telepon tertentu.

- Operator Console

Operator console harus bekerja secara full ISDN dengan


interface SO (Digital ISDNlPASOPATI) memiliki tombol-
tombol yang mudah dioperasikan, memiliki kunci secara
hardware sehingga pesawat tidak dapat dipergunakan tanpa
membuka kunci, dan memiliki layar peraga (display) LCD
yang cukup besar dengan lampu penerangan pada bagian
belakang (back lite) sehingga pesan tampilan menjadi jelas
dan mudah untuk dibaca pada segala kondisi ruang dan
penerangan. Disamping berkemampuan standar, operator
console harus memiliki "Busy Display" yang terpadu pada
layar peraga.

- Pesawat Digital Telephone Set

Pesawat digital telepon yang ditawarkan harus bekerja


secara full ISDN dengan interface SO, memiliki tombol-
tombol yang mudah dioperasikan dan memiliki layar peraga
(display) yang cukup lebar dan jelas untuk dibaca.
Pesawat digital telepon set harus mempunyai Multi digital
dengan kemampuan sebagai berikut :
o Fungsi fungsi dan feature PABX dapat diaktifkan dengan
menekan sebuah tombol (atau dengan menggunakan
access code).
o Pada aplikasi Sekretaris Executive, komunikasi antara
dua pihak dapat dilakukan dengan hanya menekan
sebuah tombol.
o Optional Data Adapter harus dapat ditambahkan untuk
komunikasi data ke Terminal Data atau Workstation PC.
o Tombol-tombol dapat diprogram untuk penerapan
multiline dan juga untuk fungsi-fungsi feature.
o Multiline harus dapat diartikan bahwa lebih darl sebuah
Directory Number dapat diprogramkan pada telepon
digital dan dapat dipakai untuk menerima dan melakukan
Outgoing-Call.
o Directory Number dapat berupa nomor yang sama baik di
executive telepon maupun di sekretaris telepon yang
berfungsi untuk call filtering.
o Telepon Digital Set dapat mengambil tegangan dari
power supply PABX untuk semua fungsi kemampuan

BAB.X IV - 7
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

(feature) dan display, dan tidak perlu external power


(adaptor).
o Display LCD untuk menunjukkan tanggal dan waktu,
nomor dan nama pihak pemanggil, petunjuk pemakaian,
selang waktu pembicaraan dan lain-lain.
o Hubungan antara Digital Telepon Set dengan PABX terdiri
dari hanya sebuah kabel Twisted Pair (1 pair).
o Tombol-tombol fungsi dapat diprogram untuk menerima
sebuah Direct Line TELKOM untuk digunakan sebagai
Private Line baik untuk incoming maupun untuk
outgoing.
o Harus dapat diprogram untuk Private Line yang sama
dengan pesawat telepon yang berlainan untuk aplikasi
Executive Secretary.
o Tombol fungsi dengan Direct Line untuk Private Line
dapat diprogram untuk ringing secara serempak pada
kedua pesawat digital Executive dan Secretary atau tanpa
ringin melainkan dengan indikator secara visual.
o Telepon digital dapat dikembangkan dengan
menambahkan Add On Module 22 tombol fungsi atau
lebih yang dapat diprogram jika jumlah tombol fungsi
pada telepon digital standard tidak mencukupi.
o Display module harus bersifat modular (dapat
ditambahkan atau dilepas).
o Mempunyai fasilitas :
 Hand free
 Telephone book
 Tampilan nomor dan nama pemanggil
 Daftar pemanggil yang tidak terjawab (list of call during
absence)
 Call transfer dengan tombol "R"
 Conference.
 Soft key (tombol yang dapat diprogram secara software)
 Pengaturan Loundness dan Ring
 Pengunci pesawat secara software (software lock)

- Pesawat Telephone Analogue

Pesawat telephone yang ditawarkan adalah type standard,


dengan sistem pemasangan terdiri atas dua jenis, yaitu
pemasangan diatas meja (desktop type) untuk ruang kantor dan
pemasangan diatas dinding (wall mounted type) untuk ruang
power house, AHU, Pantry, Lift dan lain sebagainya.
Setiap pesawat telepon harus mempunyai fasilitas sebagai
berikut :
o Tombol yang mudah dioperasikan
o Transfer call dengan tombol "R"
o Tombol "Call number memory"
o Pengunci pesawat secara software (Software Lock)

BAB.X IV - 8
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

o Dial dengan menggunakan sistem DTMF.

- Fasilitas dan Kapasitas PABX

o Interface cabinet floor standing


o MDF cabinet with conector on system site : 1 unit
o 50 pairs MDF block krone for network side termination : 1
unit
o Common Control CPU untuk < 100 extension : 1 set
o System printer dot matrix 100 C/S, do C/L : 1 unit
o 20 MB winchester disk, 5 1/4 "and integrated 5 1/4" floppy
disk drive : 1 unit
o 40x speed CD ROM drive
o System terminal maintenance & programming : 1 unit
o Traffic Annalysis Software : 1 set
o Call logging software : 1 set
o Operator/Attendaut Console 40 Character Alfa Numeric
display : 2 unit
o Analog Extension Circuits consist of :
o With Massage waiting : 43 Pcs
o DTMF : 1 Pcs
o Billing System
o Trunk line Circuits : 5 Bh
o 5 lines lightning Protector/surge suppressor : 1 set
o Conference modul for 6 Station Internal or 1 external and 5
internal
o DTMF Receiver module
o DTMF Generator module
o Battery Charger including MF lead acid Battery for 8 hours
operation : 1 unit
o Remote Diasnostic
o Fasilitas-fasilitas lainnya, sehingga PABX mempunyai
kemampuan pelayanan yang dikehendaki.

- Power Supply & Switching

o Harus dipasang suatu sistem power supply untuk telepon


yang terdiri dari :
 Jala jala listrik 220 V AC t 10%, 50 Hz, f10%
 Satu rectifier
 Satu unit accumulator MF lead acid battery dari 24/48
volt DC, dengan kapasitas untuk 8 jam operasi.
 Dalam keadaan normal PABX harus dapat bekerja
dengan sumber daya utama, yakni dari jala jala listrik
220/380 v, 50 Hz tersebut.
 Battery plan harus dapat secara otomatis langsung
menampung operasi PABX dan Switchboard-

BAB.X IV - 9
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

Switchboard yang bersangkutan paling sedikit selama 8


jam pada kegagalan sumber daya utama.
 Battery plan harus bekerja atas dasar "full Load" dengan
seluruh beban ditanggung oleh battery charger.
 Peralatan swicthing harus dilengkapi dengan alarm yang
dapat dipakai untuk menunjukkan adanya kerusakan pada
switch, power, ringing dan tone generator, serta abnormal
dan subnormal exchange voltage.
 Power supply untuk PABX, baik main supply maupun
battery harus dapat dimatikan secara sendiri-sendiri
dengan saklar.
 Apabila power supply dimatikan maka secara automatis
semua saluran PT. Telkom harus dialihkan kepada
pesawat-pesawat cabang tertentu.
 Sambungan kejala jala harus dilengkapi dengan box
sekring dan saklar.
 Hubungan dari battery ke PABX harus melalui sebuah
sekring induk
 Harus disediakan satu combination distribution frame
(IDF atau MDF) untuk terminasi semua kabel yang
memasuki ruangan switching. Sebagai dari frame tersebut
harus bekerja sebagai garis demarkasi untuk kabel
pengikat sistem telepon lokal dari sisi vertikal IDF.

- Kabel Instalasi Telepon

o Kabel instalasi telepon dari terminal box keseluruh extension


seperti tertera dalam gambar menggunakan kabel jenis ITC 1
x 2 Pairs x 0,6 mm' (indoor telephone cable), dan jerry
Armored 1 x 2 Pairs x 0,6 mm" (Outdoor telepon cable).
o Instalasi kabel primer dari MDF kesetiap terminal box harus
memakai pelindung pipa PVC kelas D dengan ukuran yang
sesuai, sedangkan dari terminal box kesetiap extension ditarik
melalui rak kabel atau pelindung pipa kelas D sesuai dalam
gambar rencana.
o Untuk kabel instalasi telepon yang berada diluar gedung
harus memakai kabel tanah dari jenis yang sesuai
tercantum dalam gambar, yaitu Outdoor Jelly Armored
telephone cable dengan cross section diameter 0,6 mm".
o Pipa instalasi pelindung kabel tanah tersebut harus
memakai pipa PVC kelas AW dengan ukuran yang sesuai.
o Pada perlintasan/crossing dengan jalan atau melewati
tempat perkerasan, maka kabel tersebut harus dilidungi
memakai pipa baja galvanis dengan ukuran yang sesuai
atau seperti yang tercantum dalam gambar.

BAB.X IV - 10
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

- Perencanaan Pelaksanaan

o Gambar Kerja

Pemborong harus menyerahkan gambar-gambar kerja


(shop drawings) untuk disetujui Konsultan Pengawas.
Gambar kerja (shop drawings) harus diserahkan kepada
Konsultan Pengawas selambat-lambatnya 30 hari sebelum
pelaksanaan pemasangan.

- Pengolahan/Pekerjaan

Pemborong harus melaksanakan pekerjaan pemasangan/


instalasi telepon sesuai dengan cara-cara dan petunjuk pabrik
pembuat dan atas petunjuk Konsultan Pengawas.
Gambar-gambar dan persyaratan teknis ini merupakan
ketentuan yang harus diikuti oleh Pemborong didalam
melaksanakan pekerjaan ini.

- Pekerjaan Instalasi/Pemasangan Kabel

Pemborong harus melaksanakan instalasi kabel dari terminal


box keseluruh extension dengan menggunakan bahan yang
telah ditentukan seperti didalam gambar-gambar dan
persyaratan teknis ini.
o Dari MDF diruang PABX ditarik kabel kesetiap terminal
Intermediate Distribution Frame (IDF) yang jumlahnya
sama dengan kapasitas terminal box tersebut.

- Pekerjaan Sambungan Kabel

o Semua sambungan baik yang berada di MDF maupun


diterminal box, harus memakai terminal strips tanpa
solder, clan harus dipathing antara kabel keluar dan kabel
masuk.
o Tidak diperkenankan adanya sambungan kabel didalam
atau pada sambungan pipa instalasi, semua sambungan
harus berada diterminal box tanpa solder.

- Pelindung Kabel

o Pemborong harus memberikan pelindung kabel instalasi


berupa pipa-pipa PVC didalam gedung/ruang pada semua
instalasi telepon.
o Dan pelindungan kabel dengan pipa galvanis (GIP) pada
instalasi yang menyeberangi jalanan, area yang perlu
perlindungan mekanis seperti yang tercantum pada
gambar.

BAB.X IV - 11
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

o Pada setiap jarak tarikan maksimum 12 meter atau pada


setiap belokan atau pada ujung clan pangkal suatu
persimpangan/crossing dengan jalan harus disediakan
bak kontrol dari pasangan batu bata, penutup dari beton
bertulang yang mudah dibuka dengan bentuk serta ukuran
yang sesuai seperti tercantum dalam gambar.

- Persyaratan Kerja

o Pemborong harus mempelajari dan memahami lokasi


pekerjaan setempat dan gambar-gambar rencana yang
secara umum menunjukan tata letak, instalasi dan lain-
lain.
o Pemborong harus melakukan penyesuaian dengan
keadaan dilapangan sehubungan dengan adanya beda
tinggi dan keadaan sebenarnya dilapangan.
o Pemborong harus menempatkan secara tetap/full time
seorang koordinator yang ahli dalam bidangnya,
berpengalaman dalam pekerjaan yang serupa dan dapat
sepenuhnya mewakili Pemborong dengan predikat baik.
o Tenaga pelaksana lainnya harus dipilih hanya yang sudah
berpengalaman dan mampu menangani pekerjaan ini
secara aman, kuat dan rapi.

- Pengujian Pekerjaan

o Seluruh instalasi kabel dan peralatan harus diuji terlebih


dahulu sebelum dihubungkan dengan PABX dan saluran
dari PT. Telkom.
o Pemborong harus dapat memperagakan bahwa seluruh
sistem dapat bekerja dengan sempurna dan sesuai seperti
yang dimaksud.
o Seluruh pekerjaan tersebut baru dapat dianggap selesai
dan diterima, bila telah diperiksa dan diuji oleh PT.
Telkom dan dinyatakan baik serta mendapatkan "serfifikat
lulus uji"
o Pemborong harus menyerahkan jadwal waktu tentang
keperluan pengujian yang akan diselenggarakannya dan
cara-cara pelaksanaan pengujian tersebut selambat-
lambatnya 14 hari sebelum waktu pengujian, kepada
Konsultan Pengawas.
o Seluruh biaya dan pelaksaan pengujian yang harus
dilakukan sehubungan dengan pekerjaan ini, adalah
sepenuhnya menjadi beban dan tanggung jawab
Pemborong.
o Terhadap kegagalan-kegagalan pengujian Pemborong
harus melaksanakan penggantian-penggatian bahan dan
pekerjaan atau memperbaikinya menurut pendapat
Konsultan Pengawas (Pengawas Lapangan) dengan tanpa

BAB.X IV - 12
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

adanya tambahan untuk penggantian atau perbaikan


pekerjaan yang gagal tersebut.

- Penyelesaian Pekerjaan

o Pemborong harus melaksanakan perbaikan-perbaikan


terhadap bidangbidang dinding atau bagian-bagian lain
yang cacat/rusak akibat pelaksaan instalasi pekerjaan ini,
dengan biaya sepenuhnya menjadi tanggung jawab
Pemborong.

- Penyerahan Pekerjaan

o Dokumen Terlaksana
o Pemborong harus membuat catatan-catatan yang cermat
dari penyesuaian-penyesuaian pelaksanaan pekerjaan
dilapangan. Catatan tersebut harus dituangkan dalam 2
(dua) set lengkap gambar sephia dan 3 (tiga) set gambar
cetak biru (blue print) sebagai gambar-gambar sesuai
pelaksaan (as built drawings).
o Pemborong harus meyerahkan pada Konsultan Pengawas,
Dokumen terlaksana yang terdiri dari gambar-gambar
sesuai pelaksanaan (as built drawings) dan 3 (tiga) copy
hasil pelaksanaan pengujian yang telah dilakukan oleh
pihak yang berwenang dan telah di sahkan, selambat-
lambatnya 1 (satu) minggu setelah pekerjaan selesai.

- Pedoman Penggunaan

Pemborong harus menyerahkan 3 (tiga) set lengkap buku-


buku pedoman penggunaan (operation manual) sistem PABX
yang telah terpasang, dari pabrik pembuat.

- Jaminan Pekerjaan

Pemborong harus memberikan jaminan (garansi) dan service


secara cuma-cuma selama tidak kurang dari 1 (satu) tahun
terhitung sejak saat penyerahan pekerjaan.
Dalam jangka waktu tersebut Pemborong harus segera
mengganti dengan peralatan yang baru atau memperbaiki
peralatan yang rusak/cacat akibat kesalahan Pabrik,
Workmanship atau Engineering.

- Persyaratan Bahan/Material

o Semua material yang disupply dan dipasang oleh


Pemborong harus baru dan material tersebut khusus
untuk pemasangan di daerah tropis, material-material
haruslah dari produk dengan kwalitas baik dan dari

BAB.X IV - 13
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

produk yang terbaru. Untuk material-material yang


disebut dibawah ini, maka Pemborong harus menjamin
bahwa barang tersebut adalah baik dan baru, dengan
jalan menunjukkan surat order pengiriman dari
dealer/agen (pabrik), serta sebelum pemasangan harus
mendapat persetujuan tertulis dari Perencana/Konsultan
Pengawas.
o Pemborong harus bersedia mengganti material yang
tidak disetujui, karena menyimpang dari spesifikasi tanpa
biaya extra.
o Untuk komponen dari material, yang mungkin sering
diganti harus dipilih yang mudah diperoleh di pasaran
bebas.
o Daftar Material
Untuk semua material yang ditawarkan, maka
Pemborong wajib mengisi daftar material yang
menyebutkan : merk, type, model, kelas, lengkap dengan
brosur/katalog yang dilampirkan pada waktu tender.
Tabel daftar material ini diutamakan untuk komponen-
komponen yang berupa barang-barang seperti tertera
pada daftar merk/produk material.
o Penyebutan Merk/Produk Pabrik.
Apabila pada spesifikasi teknis ini atau pada gambar
menyebutkan beberapa merk tertentu atau kelas mutu
(quality performance) dari material atau komponen
tertentu terutama untuk material peralatan yang utama,
maka Pemborong wajib melakukan didalam
penawarannya material yang dalam taraf mutu dan
pabrik yang disebutkan itu.
Apabila nanti selama proyek berjalan terjadi, bahwa
material yang disebutkan pada tabel material tidak dapat
diadakan oleh Pemborong, yang diakibatkan oleh sesuatu
alasan yang sangat kuat dan dapat diterima Pemilik,
Konsultan Pengawas dan Perencana, maka dapat
dipikirkan pengganti merkltype dengan suatu sanksi
tertentu kepada Pemborong.

- Daftar Material/Bahan

o Terminal Box : Plat Baja dengan ketebalan 1,5 mm, Ex.


Local.
o Outlet Telepon : MK, Berker, Legrand, Jung, Bush Jeager
(ABB) atau mengikuti merk PABX.
o Kabel Telepon : Kabelindo, Supreme, Kabel Metal,
Sumindo.
o Conduit : EGA, Marshall Tuflex, Waller, Clipsal.

BAB.X IV - 14
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

XIV. 2. SPESIFIKASI TEKNIS KHUSUS PEKERJAAN DIESEL GENSET

2.1. LINGKUP PEKERJAAN

Meliputi pengadaan bahan, peralatan, pemasangan, penyambungan,


pengujian dan perbaikan selama masa pemeliharaan, izin-izin, tenaga
teknisi dan tenaga ahli. Dalam lingkup ini termasuk seluruh pekerjaan
yang tertera didalam gambar dan spesifikasi teknis ini maupun
tambahan-tambahan lainnya, sehingga Diesel generator Set siap
dioperasikan secara baik sebagai sumber listrik utama . Diesel generator
set yang ditawarkan harus baru (brand-new). Pekerjaan tersebut terdiri
dari pangadaan pemasangan, dan testing.

2.2. RUANG LINGKUP DIESEL GENERATOR SET

2.2.1. Diesel generator set, sebanyak 1 (satu) unit dengan kapasitas


continuous power dengan kapasitas sesuai dengan gambar
lengkap dengan Residential Silencer, seluruh auxiliary equipment
governor type electric control module untuk keperluan automatic
starting, manual starting dan Remote.
2.2.2. Tangki bahan bakar harian mensupply bahan bakar dalam
beroperasi dengan 100 % beban penuh selama 4 (empat) jam,
lengkap dengan fuel dayly tank dan dudukan fuel dayly tank, fuel
storage tank, pemipaan dan pompa bahan bakar sesuai dengan
spesifikasi teknis ini.
2.2.3. Floor Standing control panel dengan circuit breakers, automatic
main failure, controls, protections, indication, automatic
synchronizing controls load transferring, load sharing,
anounciator panel dan auxiliaries.
2.2.4. Panel kontrol untuk engine lengkap dengan type microprosesor
based electronic modular control panel dengan digital metering.
2.2.5. DC power supply lengkap dengan charger untuk kontrol, dan lain-
lain.
2.2.6. Remote control equipment set,
2.2.7. Kabel daya tunggal tegangan rendah 1 kV Kabel daya multi core
tegangan rendah 1 kV Kabel kontrol lengkap terpasang diatas
kabel rak. Kabel tersebut diatas lengkap terpasang.
2.2.8. Sistem Pertanahan
2.2.9. Sistem pentanahan bagi titik netral dan badan peralatan yang
terbuat dari metal dihubungkan pada sistem pentanahan
dengan tahanan pentanahan maximal 2 Ohm dan hal ini berlaku
untuk seluruh pentanahan pada power house.
- Pondasi-pondasi ringan, penggantung, support,
tangga/railing, Bak kontrol, kabel trench, kabel rak, sparing
dan lain-lain.
- Training bagi calon operator as built drawing dan manual
operation book dalam bahasa Indonesia dan Inggris
sebanyak 5 rangkap.

BAB.X IV - 15
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

- Mengurus izin-izin kepada badan berwenang untuk


pengoperasian diesel generator set.
- Peralatan lengkap yang direkomendasikan (spare parts and
tools) untuk jangka waktu 2 (dua) tahun operasi.
- Testing, Ballancing and Commissionig. Lengkap dengan bahan
bakar dalam tangki terisi penuh pada saat pekerjaan diesel
genset diserah terimakan pertama.
- Pekerjaan-pekerjaan lainnya yang tidak tercantum dalam
gambar-gambar rencana maupun persyaratan teknis, tetapi
perlu untuk menunjang pekerjaanpekerjaan tersebut diatas,
seperti pengadaan dan pemasangan Rock wall, pondasi
pompa, pondasi tangki dan peralatan bantu lainnya.
- Kepada Pemborong diminta delam penawaran mereka
(dimana telah dilampirkan katalog, brosur, dan sebagainya)
untuk secara jelas menunjukkan tipe, spesifikasi yang
lengkap dan juga cara pemasangan dari setiap bahan dan
peralatan yang ditawarkan. Pemborong diperbolehkan
mengusulkan setiap alternatip lainnya mengenai jumlah dan
kapasitas masing-masing diesel genset, cara operasi berbagai
peralatan sistem, dan sebagainya, selama dari masing-masing
peralatan tersebut, secara keseluruhan sistem dapat
memenuhi tehadap kemampuan yang diperlukan. Menjadi
tanggung jawab pemborong untuk memberikan garansi
kesempurnaan bekerjanya seluruh sistem.

2.3. GAMBAR-GAMBAR RENCANA

Gambar-gambar elektrikal menunjukan secara umum tata letak dari


peralatanperalatan seperti: diesel genset, transformator, panel-panel,
trench kabel, dan lain-lain. Penyesuaian harus dilakukan dilapangan
karena keadaan sebenarnya dari lokasi, jarak jarak dan ketinggian
ditentukan oleh kondisi lapangan.

2.4. GAMBAR-GAMBAR KERJA (SHOP DRAWINGS)

Pemborong harus membuat gambar-gambar kerja (shop drawings) yang


menunjukan tata letak pemasangan yang lengkap, dimensi-dimensi
peralatan, detail-detail, dan sebagainya. Gambar-gambar kerja dan juga
katalog, brosur dan tipe peralatan yang akan dipasang harus diserahkan
kepada Konsultan Pengawas untuk disetujui. Shop drawings
harus sudah diserahkan kepada Konsultan Pengawas 90 hari sebelum
pemasangan.

2.5. GAMBAR-GAMBAR SESUAI PELAKSANAAN (AS BUILT DRAWlNG)

Pemborong harus membuat catatan yang cermat dari penyesuaian-


penyesuaian pelaksanaan pekerjaan dilapangan. Catatan-catatan
tersebut harus dituangkan dalam satu set lengkap gambar (kalkir) dan
lima set lengkap gambar blue print sebagai gambar-gambar sesuai

BAB.X IV - 16
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

pelaksanaan (as built drawings). As built drawing harus diserahkan


kepada Konsultan Pengawas segera setelah pekerjaan selesai.

2.6. STANDARD DAN PERATURAN

2.6.1. Seluruh pekerjaan elektrikal termasuk perencanaan, pembuatan


dan pemasangan harus dilaksanakan mengikuti standard dalam
PUIL 2000 terbitan terakhir, SII atau standard-standard
International lainnya yang tidak bertentangan dengan PUIL 2000.
2.6.2. Seluruh pekerjaan pemipaan harus dilaksanakan mengikuti
standard dan peraturan-peraturan dari Pedoman Plumbing
Indonesia dan jawatan keselamatan kerja (Depnaker).
2.6.3. Seluruh pekerjaan sipil/struktural harus dilaksanakan
mengikuti standard dan peraturan-peraturan dalam PBI.
Disamping itu peraturan-peraturan setempat yang ada
hubungannya dengan pekerjaan ini harus ditaati pula. Surat izin
bekerja sebagai instalatir dari kelas yang sesuai dengan
pekerjaan ini harus dimiliki secara sah oleh Pemborong. Satu
copy surat izin tersebut harus diserahkan kepada Konsultan
Pengawas.

2.7. BAHAN DAN TENAGA PELAKSANA (MATERIAL AND


WORKMANSHIP)

Semua bahan akan dipasang harus 100 % baru, dalam keadaan baik
dan sesuai dengan yang dimaksud. Pemborong harus menempatkan
dilapangan secara fulltime seorang koordinator yang ahli dalam
bidangnya., berpengalaman dalam pekerjaan yang serupa dan dapat
mewakili Pemborong dengan predikat baik. Tenaga pelaksana lainnya
harus dipilih yang sudah berpengalaman dan sudah biasa menangani
pekerjaan instalasi diesel genset dengan baik, aman dan rapih.

2.7.1. Pemotongan dan Pembobokan (Cutting and Patching).

Pemborong harus bertangggung jawab pada penyelesaian /


penyempurnaan semua pemotongan dan pembobokan dari
setiap konstruksi bangunan yang diperlukan untuk pemasangan
dari pekerjaan ini. Kecuali hanya apabila dinyatakan lain
didalam gambar.
Bagaimanapun juga setiap pemotongan atau pemasangan
bagian-bagian struktural dari bangunan harus lebih dulu
mendapat persetujuan tertulis dari Konsultan Pengawas. Untuk
menghindari adanya cutting semua inserts, sleeves, race ways
atau lubang-lubang harus diadakan selama construction.

2.7.2. Sleeves dan Inserts.

Semua sleeves melalui lantai beton dan pada yang perlu untuk
pemasangan instalasi harus dilaksanakan oleh Pemborong.

BAB.X IV - 17
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

Sleeves cadangan harus dibungkus dan ditimbun dengan grout.


Semua inserts beton diperlukan untuk instalasi peralatan listrik,
termasuk inserts untuk conduit, hangers dan supports harus
dilaksanakan oleh Pemborong.

2.7.3. Proteksi.

Semua bahan dan peralatan sebelum dan sesudah pemasangan


harus dilindungi terhadap cuaca dan harus dijaga selalu dalam
keadaan bersih, semua ujung-ujung conduit dan bagian-bagian
peralatan yang tetap tidak dihubungkan, harus disumbat atau
ditutup untuk mencegah masuknya benda/ kotoran.

2.7.4. Pembersihan.

Pemborong harus mengusahakan daerah kerja mereka selalu dalam


keadaan bersih dan rapih selama construction. Pada saat
pelaksanaan pekerjaan selesai, Pemborong harus memeriksa
keseluruhan pekerjaan, meninggalkan pekerjaan dalam keadaan
rapih, bersih dan siap pakai.

2.7.5. Pengecatan.

Semua bahan dan peralatan yang dicat, yang menjadi lecet karena
pengangkutan atau pemasangan harus segera didempul dan ditutup
dengan cat warna yang sesuai, sehingga nampak seperti baru
kembali.

2.8. SYARAT PENGUJIAN (TEST CONDITIONS)

Pemborong harus menyelenggarakan serangkaian pengujian sebagai salah


satu persyaratan yang harus dipenuhi untuk penyerahan pekerjaan
(Acceptance Test Procedure) Pemborong harus menyerahkan jadwal
waktu kapan akan diselenggarakan dan cara-cara pengujiannya kepada
Konsultan Pengawas. Seluruh pengujian dilaksanakan oleh Pemborong dan
segala. biayanya ditanggung oleh Pemborong, termasuk bila test harus
dilakukan di Manufacturer Plant jika diperlukan.

Pengujian-pengujian tersebut meliputi :

2.8.1. Factory Test


- Stepped Load Test (0 %, 25 %, 50 %, 75 %, 100 % dan 110 %
beban penuh) terhadap setiap diesel genset.
- Automatic on load paralleling/deparalleling test.
- Secara berpasangan diesel gensets dihubungkan ke panel
distribusi untuk memperagakan sistem automatic on load
parallel/deparalleling-nya.
- Pada penyelesaian dari pengetesan semua peralatan pengatur,
kecuali perlatan untuk pengontrol sistem automatic

BAB.X IV - 18
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

paralleling yang akan diset dan disealed sesudah pengetesan


di lapangan, harus di-sealed dan dicap oleh seorang pengawas
Quality Control.

2.8.2. Site Test


Test yang dilaksanakan setelah pekerjaan erection/ installation
selesai tersebut, meliputi :
- Insulation Resistance Test
- Continuity Test
- Simulation of Excess Temperature
- Simulation of Overspeed
- Test run
- Automatic Main Failure Test
- Automatic Load Transfer Switching Test
- Automatic sequence starting dan load sharing.
Pengujian pabrik dan pengujian lapangan tersebut diadakan oteh
pabrik pembuat dengan disaksikan oleh Perencana / Designer
dan Konsultan Pengawas, dan catatan-catatan hasil pengujian
setelah disahkan, harus diserahkan bersama-sama test certificate
dari Independent International Surveyor kepada Konsultan
Pengawas.

2.9. TANGGUNG JAWAB PABRIK PEMBUAT (MANUFACTURER'S RESPON-


SIBILITY)

Pabrik pembuat harus bertanggung jawab untuk design, manufacturer,


performance, reliability dan packaging dari seluruh komponen dan
sistem yang dijelaskan dalam spesifikasi ini, tanpa melihat apakah
komponen-komponen dan sistem tersebut hasil design dari
manufacture-nya.

2.10. DEFFECT LIABILITY PERIOD

Deffect liability period harus berlaku untuk waktu dua tahun semenjak
mulai dari tanggal pengapalan peralatan, selama mana Pemborong
bertanggung jawab untuk penggantian atau perbaikan setiap deffective
design, materials atau workmanship.

2.11. START UP INSURANCE

Pemborong harus mempertanggungkan/mengasuransikan setiap


bagian dari peralatan diesel genset terhadap kemungkinan kerusakan,
kerugian karena kerusakan, hancur/musnah karena kebakaran, petir,
gempa, topan, pencurian dan sebagianya, selama periode start-up
sampai saat penyerahan pertama.

BAB.X IV - 19
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

2.12. GARANSI PABRIK (WARRANTY)

Garansi pabrik harus berlaku untuk waktu selama satu tahun dari
mulai saat penyerahan kedua (Final Acceptance), selama ini pabrik
bertanggung jawab untuk penggantian atau perbaikan setiap
cacat/kerusakan peralatan, komponen atau sistem, kegagalan mana
disebabkan oleh kesalahan bahan, kemampuan kerja tenaga pelaksana
(workmanship) atau Engineering.

2.13. PENDIDIKAN DAN LATIHAN

Sebelum penyerahan kedua, Pemborong harus telah mengadakan


semacam pendidikan dan latihan selama periode tertentu kepada 3
(tiga) orang calon operator, yang ditunjuk oleh Pemberi Tugas
(Customer).
Training tentang operasi dan perawatan tersebut harus lengkap
dengan 5 (lima) set operating, maintenance and repair manual books,
serta sampai mendapatkan certificate resmi yang dikeluarkan oleh
Manufacturer. Segala sesuatunya atas biaya Pemborong.

2.14. AFTER SALES SERVICE

Pemborong harus melampirkan di dalam penawaran, tentang daftar


alamat di Indonesia dari Badan Perwakilan dan Workshop dari merk
diesel genset yang ditawarkan, serta jaminan bahwa workshop
tersebut mampu memberikan jasa purnajual (after sales service)
terhadap tipe diesel genset yang ditawarkan.

2.15. URAIAN SISTEM, KONTROL, ENGINE, GENERATOR DAN


PERALATAN

2.15.1. Data-data Sistem

- Rating 3 7 5 W A Contiuous Power.


- Voltage 4 0 0 / 2 3 0 Volt AC, 4 kawat lengkap dengan sistem
pembumian yang tepat.
- Voltage Regulation maximum 1 % pada tegangan minimal.
- Phase voltage in balance 5 % setiap phasa.
- Frequency 50 Hertz
- Frequency regulation untuk segala kondisi beban 3 %
- Load Power Factor antara 0,85 lagging merupakan kesatuan
power factor.
- Speed 1 . 5 0 0 RPM
- Overload capacity 10% dari beban penuh selama 1 jam.
Sistem tersebut diatas harus dapat dicapai untuk site kondisi :
- Ambient temperature 3 5 ° C
- Humidity 80 %
- Sea Level 5 meter - 10 meter diatas permukaan laut.

BAB.X IV - 20
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

2.15.2. Diesel Engine

- Karakteristik

Kemampuan dan outputs ratings dari diesel engine harus


sesuai standard DIN 6271 dan tidak boleh menurun sampai
kenaikan ambient temperature sebesar 52°C. Power output
harus mampu memutar generator secara kontinue pada
perputaran nominalnya dengen power output generator
sebesar 110 % rated output.
Perputaran/speed 1.500 RPM Type-4 (2) langkah/sejajar (In
line). Perpendinginan udara turbo charged:

Starting system : Remote


Bahan bakar : Solar.

- Peralatan Engine

Masing-masing mesin diesel minimal harus dilengkapi dengan


berbagai accessories yang dipasang dimesin panel atau
lainnya, antara lain sebagai berikut :

o Governor/engine speed control type hydraulics atau


electronic, dilengkapi dengan electrical spedd fine
adjustment.
o Engine Starting Equipment
o Lubrication Oil System
Lube oil pump, Lube oil tank, lube oil cooler, lube oil filter,
thermostat, electric lube oil pumping set untuk Automatic
Prelubrication lengkap dengan timer switch, fuel oil shut
down solenoid dipasang pada panel control diesel genset.

- P eralatan Sistem Pengawasan Engine

Dipasang pada engine antara lain sebagai berikut :

o Thermometer untuk air pendingin


o Thermometer untuk exhaust
o Thermometer untuk lube oil
o Thermometer untuk charging udara

- Dipasang pada panel diesel:


o Lube oil pressure gauges pada sebelum dan sesudah lube
oil filter
o Pressure gauge untuk fresh water
o Pressure gauge untuk charging udara

BAB.X IV - 21
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

o Tachometer
o Elapsed time meter

- Peralatan Sistem Monitoring / Protection Engine, antara lain:

o Sensors untuk lube oil level (alarmed dan stopped


engine)
o Sensors untuk lube oil pressure (alarmed dan stopped
engine)
o Sensors untuk lube oil temperature (alarmed dan
stopped engine) - Sensors untuk fresh water pressure
(alarmed dan stopped engine) - Sensors untuk fuel
pressure (alarmed)
o Sensors untuk high turbo charging air temperature
(alarmed) - Overspeed relay (stopped engine)
o Ratio differential relay (alarmed and stopped engine) -
Over voltage relay (alarmed and stopped engine)
o Under voltage relay (alarmed and stopped engine)

2.16. ALTENATOR

2.16.1. Karakteristik

Rated output sesuai dengan gambar, Continuous Power.


- 4 pole generator, output voltage 230/400 volt, 3 phase, 50
Hz
- Brushless exciter
- Insulation class H
- Radio interference filter
- Over voltage protection with adjustable time delay to avoid
nuisance tripping.

2.16.2. Ketentuan-ketentuan Lain

Generator harus dari type Self Ventilated Rotating Field dan


Synchronous type. Generator harus bisa menanggung beban
secara kontinue pada faktor kerja 0,85 dengan rating KW dari
diesel generator unit tersebut, dan dapat melayani beban 10 %
lebih dari gross KW rating, untuk selama 1 jam terus meneraus,
untuk setiap periode 24 jam pada tegangan normal.
Generator harus langsung digerakkan dari crank shaft mesin,
jika perlu generator dapat ditambah impeller yang dipasang
pada rotor untuk pendingin generator. Generator harus
diproteksi terhadap overload dan kesalahan-kesalahan lebih
kecil dari pada ketahanan generator.

BAB.X IV - 22
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

- Reaktansi Generator

Reaktansi sub transient dari generator tidak boleh lebih dari


25 %. Penggunaan reaktor dan resistor untuk mendapatkan
reaktansi yang ekivalent yang sama, tidak diperbolehkan .
Pentanahan neutral dari generator secara terpisah.

- Eksitasi dan Sistem Pengaturan Tegangan

Sistem diatas harus sudah termasuk static exciter voltage


regulator, termasuk juga alat-alat pelengkap dan alat-alat
kontrol dan wiring (SRCR).
Sistem ini dapat melayani dengan baik pada keadaan generator
beroperasi secara individu.
Sistem dari tipe : solid state dan mempunyai steady state
regulation 2 % dari 0,8 langging ke faktor kerja satu. Sistem ini
harus bekerja dengan baik pada keadaan beban overload
simetris dan pada keadaan hubungan singkat lainnya yang
masih dalam kapasitas generator.

- Peralatan Semi Conductor.

Pemilihan dan pemakaian dari peralatan semi conductor yang


dipergunakan dalam generator sets dan semua peralatan
kontrol harus sesuai dengan standar pabrik. Rectifier harus
mempunyai rating tidak kurang dari 1 sampai 1,5 kali tegangan
peak voltage dan arus, yang diperhitungkan pada setiap
kondisi operasi dari generator.

2.16.3. Panel Generator Set Auxiliary

Lemari untuk "Panel Board" harus mempunyai ukuran yang


proposional, seperti dipersyaratkan untuk "Panel board" menurut
kebutuhan, sehingga untuk sejumlah dan ukuran kabel-kabel yang
dipakai tidak terlalu sesak.

- Tipe

Switchgear tegangan rendah harus tahan terhadap udara


lembab dan panas untuk pasangan dalam (indoor). Seluruh
komponen harus di-finish sesuai dengan kondisi tropis. Panel
adalah tipe tertutup (enclosed) dan free standing.

- Standard

Panel harus dibuat mengikuti syarat/standard dalam PUIL


atau standardstandard internasional lainnya (IEC, VDE/DIN,
BS, NFC, NEMA, JIS).

BAB.X IV - 23
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

- Karakteristik Panel

o Tegangan kerja : 400 volt


o Tegangan test : 3.000 volt
o Tegangan test impuls : 20.000 volt
o Frekwensi : 50 Hz
o Arus nominal rel : 800 Ampere
o Hubung singkat : 50 KA

2.16.4. Remote Control Panel

- Remote control panel yang ada di ruang panel terdiri dari :


o Generator control panel
o Engine control panel
o Announciator panel
o Main outgoing unit dan synchronizing panel.
Secara keseluruhan berfungsi menyelenggarakan
auto/manual start-stop control, monitoring diesel engine dan
generator, auto/manual synchronizing, auto/manual
parallel/deparallel operation, auto/manual load transfer
operation.

- Engine Control Panel

Panel kontrol engine minimum harus berisi peralatan -


peralatan sebagai berikut :
o 1 temperature indicator untuk air pending.
o 1 temperature indicator untuk lube oil
o 1 tube oil pressure indicator sebelum lube oil filter.
o 1 tube oil pressure indicator sesudah lube oil filter.
o 1 tachometer
o 1 elapsed time meter
o 1 lot signal lamp
o 1 lot control switch
o 1 lot selector switch auto - stop - run.

- Generator Control Panel

Panel control generator minimum harus berisi peralatan-


peralatan sebagai berikut :
o 1 Voltmeter
o 1 Voltmeter Selector Switch
o 1 Ammeter
o 1 Ammeter Selector switch
o 1 cos phi meter
o 1 Kw-meter
o 1 Kwh-meter
o 1 lot signal lamp (merah, kuning dan hijau)

BAB.X IV - 24
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

o 1 lot indicating lamp


o 1 lot fault indicating lamp
o 1 set indicating lamp untuk status posisi main breaker
o 1 control switch untuk governor motor
o 1 control switch untuk pengaturan tegangan
o 1 push button switch untuk emergency stop
o 1 push button switch untuk lamp test, bell cancell dan fault
reset
o 1 temperature indicator untuk stater winding dan bearing.
o 1 speed relay
o 1 Voltage relay
o 1 Bell Alarm
o 1 automatic synchronizing device
o 1 set load sharing device
o 1 set auxiliary relay
o 1 set time limiting relay
o 1 set over current relay
o 1 set earth fault relay
o 1 set reverse power relay
o 1 set fuse TR.

- Indikator-indikator minimum yang harus dipasang adalah :


o 1 Generator winding temperature too high (shut down)
o 1 Bearing temperature too high (shut down)
o 1 lube oil level low (alarming)
o 1 lube oil level too low (shut down)
o 1 lube oil pressure low (alarming)
o 1 lube oil pressure too low (shut down)
o 1 lube oil temperature high (alarming)
o 1 lube oil temperature too high (shut down)
o Fuel pressure low (alarming)
o 1 overspeed (shut down)
o 1 generator over current (shut down)
o 1 generator over voltage (shut down)
o 1 generator under voltage (shut down)
o 1 generator reverse power (shut down)

- Konstruksi Panel

o Switchgear tegangan rendah harus dapat dioperasikan


dengan aman oleh petugas, misalnya seperti
pengoperasian sakelar daya (MCCB/ACB), pemutus
tenaga (CB), pemasangan kembali indikator indikator,
pengecekan tegangan, pengecekan gangguan dan
sebagainya.
o Switchgear tegangan rendah terdiri dari lemari-lemari
yang digunakan untuk pemasangan peralatan-peralatan
atau penyambungan-penyambungan. Setiap lemari hanya

BAB.X IV - 25
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

dapat dibuka bila semua peralatan bertegangan dalam


lemari tersebut telah ofif/mati.
o Peralatan yang merupakan bagian dari sistem
pengamanan / interlock harus dibuat sedemikian rupa,
sehingga tidak mungkin terjadi kecelakaan akibat
kesalahan-kesalahan operasi yang dibuat oleh petugas.
o Panel/kubikel dibuat dari pelat baja tebal tidak kurang dari
2,00 mm dan diberi penguat besi siku atau besi kanal dengan
ukuran standard, sehingga dapat dipertukarkan dan
diperluas dengan mudah dan masing-masing terpisah satu
sama lain dengan alat pemisah.
o Tiap kubikel terdiri dari bagian sebagai berikut :
 Ruangan busbar disebelah atas dilengkapi dengan
penutup yang dapat dilepaskan dengan baut setelah
switchgear dimatikan.
 Ruangan peralatan dilengkapi dengan pintu di sebelah
muka, yang dihubungkan dengan sebuah handel
pembuka peralatan sedemikian rupa, sehingga hanya
dapat dibuka bila bagian dalam ruangan tersebut telah
off/mati.
 Letak engsel maupun handel dan kunci dari pintu harus
disesuaikan ketinggiannya.
o Finishing dari panel harus dilaksanakan sebagai berikut :
 Semua mur dan baut harus tahan karat, dilapisi
Cadmium.
 Semua bagian dari baja harus bersih dan sandlasted
setelah pengelasan, kemudian secepatnya harus
dilindungi terhadap karat dengan cara galvanisasi atau
"Chromium Plating" atau dengan "Zinc Chromate
Primer".
 Pengecatan finish dilakukan dengan empat lapis cat oven
warna abu-abu atau warna lain yang disetujui Konsultan
Pengawas.
o Circuit breaker kapasltas sampai 1000 A harus dari tipe
Moulded Case Circuit Breaker (MCCB).
Manually Operated, dilengkapi mekanisme operasi yang trip
free dari tipe Quick make, Quick break. CB /MCCB / ACB
harus mempunyai besaran-besaran Ampere Frame (AF)
dan Ampere Trip (AT) pada temperature keliling 40°C
seperti pada gambar, 660 Volt ratings dan jenanpuan
pemutusannya pada 380 Volt seperti ditunjukkan pada
gambar.
CB/MCCB/ACB yang dipasang pada daerah main interlock
harus dari jenis 4 (empat) pole dan dapat dioperasikan
dengan satu motor listrik (motor operated, breaker) untuk
cabang-cabang lainnya Motorized Circuit breaker diberikan
notasi M seperti terdapat pada gambar. CB/MCCB/ACB
harus dari merk MG, ABB, GE.

BAB.X IV - 26
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

o Panel/Cubicle harus dilengkapi dengan Relay pengaman


terhadap kesalahan hubungan ketanah (Earth/GroundFault
Relay), dan kelengkapan Relay pengaman lainnya (Over
Current Relay, Reverse Power Relay dan lain-lain) seperti
terdapat pada gambar.
Main busbars dalam panel harus dipasang horizontal
dibagian atas dan mempunyai kemampuan hantar arus
kontinu minimal sebesar 1,5 (satu setengah) kali dari
rating ampere frame main pemutus dayanya (CB, MCCB,
ACB).
Busbars dari bahan tembaga murni dengan minimum
konduktivitas 98%.
Busbars harus dicat sesuai code warna dalam PUIL 2000.
Phasa : Merah,kuning, dan hitam
Netral : Biru
Ground : Kuning, hijau
o Magnetic Contactor harus dapat bekerja tanpa getaran
maupun dengan kumparan contactor harua aeauai untuk
tegangan 220 Volt, 50 HZ dan tahan bekerja kontinu
pada 10% tegangan lebih dan harus pula dapat menutup
dengan sempurna pada 85% tegangan mental. Magnetic
Contactor harus dari Telemekanik dan yang setaraf.
o Pemberian Tanda Pengenal.
Tanda pengenal harus dipasang, yang menunjukkan hal-
hal berikut :
 Fungsi peralatan dalam panel
 Posisi terbuka atau tertutup
 Arah putaran dari handel pengontrol dari switch
 Dan lain-lain.
Tanda pengenal ini harus jelas dan tidak dapat hilang.
o Sistem Pentanahan.
Semua bagian metal yang dalam keadaan normal tidak
bertegangan harus dihubungkan dengan baik secara
elektris kepada Rel Pentanahan. Hubungan antara bagian
yang tetap dan yang bergerak dilakukan dengan pita
tembaga Fleksibel yang harus dilindungi dari gangguan
mekanis.
o Dokumen-dokumen lain yang harus diserahkan oleh
pabrik adalah sebagai berikut :
 Gambar-gambar kubikel, susunan peralatan
switchgear, layout peralatan (equipment), (panel,
Genset, kabel), detail-detail pemasangan dan de tail-
detail pekerjaan sipil yang berhubungan dengan
pemasangan.
o Garansi.
Suatu sertifikat pengujian harus diserahkan oleh pabrik.
Bila peralatan mengalami kegagalan pengujian-pengujian
yang disyaratkan diatas, maka pabrik bertanggung jawab

BAB.X IV - 27
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

terhadap peralatan yang diserahkan, sampai peralatan


tersebut memenuhi syarat-syarat setelah mengalami oleh
Konsultan Pengawas.
o Pengujian.
Pengujian ini perlu dilakukan bila pabrik tidak
menunjukkan sertifikat pengujian yang diakui oleh PLN
(LMK) :
 Test kekuatan tegangan impuls
 Test kenaikan temperature
 Test kekuatan hubung singkat
 Test untuk alat-alat pengaman Pemeriksaan apakah
peralatan sudah sesuai dengan yang dimaksud
 Pemeriksaan alat-alat interlock dan fungsi kerja
handel-handel
 Pemeriksaan kekuatan mekanis dari handel dan alat
interlock
 Pemeriksaan kontinuitas rangkaian.
o Pendidikan dan Latihan.
Kepada tiga orang yang ditunjuk oleh pemberi tugas
tentang operasi dan perawatan lengkap dengan 5 Copy
Operating/Mainterance dan Repair manual, segala
sesuatunya atas biaya Pemborong.

2.17. SPARE PARTS DAN TOOLS

Suku cadang untuk operasi sampai 2.000 jam, bagi parts yang perlu
sering diganti sesuai anjuran pabrik. Spare parts dan tools minimal
antara lain sebagai berikut :

2.17.1. 2 sets standard tools


2.17.2. Standard spare part (recommended oleh pabrik 2.000 jam
operasi).
Bentuk form data tersebut adalah sebagai berikut :
(Wajib diisi oleh Kontraktor dan dimasukkan pada penawaran).

- Job .............................................. - Engine make………………….


- Fuel ............................................ - Model……………………………

- Number of units ................... - Starting………………………….

Item Information by Bidder

- Number of cylinder ………………………………………..

- Arrangement (Vertical, In line) ………………………………………..


Vertical, V type ........................

BAB.X IV - 28
Rencana Kerja Dan Syarat - Syarat
Perencanaan Pembangunan dan Site Development Perumahan Kepala, Wakil, Sekretaris dan Deputi (BPKS)

Turbo Charged ........................


Cycles ........................
Cylinder Diameter ........................
Piston Stroke ........................
Rpm at full load ........................
Piston Travel, full load ........................
Weight of engine, operating ........................
Over all dimension ........................
Brake house power, full load ........................
Fuel injection pressure ........................
Fuel injection temperature ........................
Pressure of air cutsing cylinder ........................
Temperature of air cutsing ........................
Fuel Consumption ........................
Pressure, lubricating oil system ........................
Lubricating oil cooling water ........................
Water Temperature entering cooler
........................
(range)
Oil temperature drop in cooler ........................
Oil pressure drop in cooler ........................
Water pressure drop in cooler ........................
Water for engine cooling system ........................
Water temperature entering
........................
enginejacket
Water temperature leaving engine
........................
jacket
Water pressure required engine jacket ........................
Circulating water through engine
........................
cooler
Temperature circulating water
………………….
entering cooler
Temperature, exhaust gas leaving
………………….
engineer

Normal noise level of engine, full load ………………….

BAB.X IV - 29