Anda di halaman 1dari 14

PROPOSAL

BIDAN PRAKTEK SWASTA “FAUZAN”

Tugas Ini Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas


Mata Kuliah Kewirausahaan

Di susun Oleh :

Dwi Ardha Agustina


153018104

DIPLIMA
POLITEKNIK KARYA HUSADA
JAKARTA
2015
Nomor : 10/ BPS/Azalea/2011

Lampiran :1 (satu) berkas proposal

Hal : Permintaan izin dan dana

Kepada

Yth, Ibu Yuppi Rosmalasari, Skep.,MKes

Ditempat

Seiring dengan perkembangan zaman, dunia kesehatan pun mengalami


perkembangan dalam urusan pelayanan kesehatan, berhubungan dengan program
MDG’s tahun 2015 yang salah satunya yaitu menurunkan AKI ( Angka Kematian
Ibu ) dan AKB ( Angka Kematian Bayi ), dengan adanya program tersebut
semakin banyak tenaga kesehatan terampil serta terlatih dan tentunya di tunjang
oleh fasilitas yang memadai demi tercapainya program tersebut.

Hal itu semakin dibutuhkannya fasilitas kesehatan yang memadai untuk


berjalannya program yang sudah dirancang. Dengan demikian untuk
pembangunan fasilitas kesehatan yang memadai dibutuhkan dukungan secara
moril maupun materil dari pihak yang berwenang.

Maka saya bermaksud membangun BPS sebagai berikut

Pengadaan : BPS “Azalea”

Waktu : Senin, 18 April 2001

Tempat : Jl. Bintang Bulan no. 754 Kalimantan Barat

Berkenaan dengan ini dan dengan hormat saya mengundang partisipasi pihak

Dinas Kesehatan untuk memanfaatkan pembangunan ini untuk mencapai derajat

kesehatan yang setinggi – tingginya.


Atas perhatian dan kesediaan mempelajari proposal ini serta kerjasama dan

partisipasinya yang akan terjalin saya ucapkan banyak terima kasih.

Kalimantan Barat, April 2011

Irma Nurul Khatimah


BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Seiring dengan perkembangan zaman, dunia kesehatan pun mengalami


perkembangan dalam urusan pelayanan kesehatan, berhubungan dengan program
MDG’s tahun 2015 yang salah satunya yaitu menurunkan AKI ( Angka Kematian
Ibu ) dan AKB ( Angka Kematian Bayi ), dengan adanya program tersebut
semakin banyak tenaga kesehatan terampil serta terlatih dan tentunya di tunjang
oleh fasilitas yang memadai demi tercapainya program tersebut.

Hal itu semakin dibutuhkannya fasilitas kesehatan yang memadai untuk


berjalannya program yang sudah dirancang. Dengan demikian untuk
pembangunan fasilitas kesehatan yang memadai dibutuhkan dukungan secara
moril maupun materil dari pihak yang berwenang.

Berdasarkan uraian di atas, diketahui besarnya peranan aspek promosi dalam


menunjang pertumbuhan dan perkembangan fasilitas kesehatan yang memadai
serta tenaga kesehatan terampil di mata klien. Aspek inilah yang akan membentuk
dan menjaga image tenaga kesehatan yang terampil dan fasilitas kesehatan yang
memadai dan nantinya akan terus menjaga kontinuitas fasilitas kesehatan dalam
melakukan pelayanan kesehatan. Hal ini juga menjadi pertimbangan penulis
memlilih pokok bahasan dengan judul “Pengajuan Perizinan Pembangunan BPS
(Bidan Praktek Swasta)”.

1.2. Identifikasi Masalah

Dalam perkembangannya, fasilitas kesehatan perlahan-lahan membentuk


pelayanan kesehatan pada kondisi dimana ada respon dan kepercayaan dari klien
terhadap pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan terampil. Hal ini tentunya
tidak lepas dari strategi kreatif yang menjadi landasan bagaimana aktivitas
pelayanan kesehatan yang dilakukan.
1.3. Batasan Masalah

Supaya permasalahan yang diangkat tidak terlalu luas, maka masalah yang
diangkat akan ditekankan pada identifikasi analisa data dan biaya, konsep
pelayanan kesehatan yang diaplikasikan, perancangan bahan yang diperlukan,
serta budget yang diperlukan.

1.4. Maksud dan Tujuan

Maksud dari penulisan proposal ini adalah untuk pengajuan perizinan


pembangunan BPS ( Bidan Praktek Swasta).
BAB II
KAJIAN DATA

2.1. analisa data

2.2.1. Analisa S W O T
strength :
 Fasilitas Kesehatan yang memadai
 Luas tanah dan bangunan 98 m2.
 Peralatan Kesehatan lengkap.

Weakness :
 Dana terbatas
 Kurang promosi
Opurtunity :
 Berkembangnya gaya hidup modern
Threat :
 Semakin banyaknya lulusan tenaga kesehatan bidan.
 Kepercayaan masyarakat terhadap tenaga kesehatan senior yang fanatik.

2.2.2. Rumusan 4W+1H

What :
BPS ”Azalea” yang di bangun memprioritaskan melayani
pelayanan persalinan, pelayanan KB, imunisasi, Baby Massase.

Who :
Target Klien :
 Geografis : Kota di Provinsi Kalimantan yang masih membutuhkan
pelayanan kesehatan yang masih sangat tinggi AKI
dan AKB nya.

 Demografis
o WUS (Wanita Usia Subur)
o Ibu hamil
o Ibu Bersalin
o Ibu Nifas
o Bayi

Umur : Usia Subur


Status Ekonomi : Semua Kalangan

Where :
Kota di Provinsi Kalimantan yang masih membutuhkan pelayanan kesehatan

When :
Setiap hari

How :
Pembangunan fasilitas kesehatan di bangun dengan tujuan untuk menjalankan
program menurunkan AKI dan AKB, dengan melakukan pelayanan kesehatan yang
sebaik – baiknya dan petugas kesehatan yang terampil.

What To Say : Kecil tapi Besar


How To Say : “SMALL” make a “BIG” impact
Identifikasi + Klasifikasi Biaya Seluruh biaya yang terlibat dalam proses

Pelayanan Kebidanan.

1. SDM ( Sumber Daya Manusia )


 2 Karyawan { 2 Bidan ( 1 Bidan + 1 Administrator ) }
= 2 x @ Rp. 500.000 = Rp. 1000.000
 1 Pembantu Rumah Tangga = 1 x @ Rp. 300.000 = Rp. 300.000
 1 Bidan ( Included “Owner” )
2. Pendidikan “Owner” = Rp. 50.000.000
3. Tunjangan
 Asuransi Jiwa = Rp. 600.000 / bln
4. Bangunan Praktek
 Sudah berbentuk bangunan dengan luas 98 m2
98 m2 x Rp. 500.000 = Rp .49.000.000
5. Fasilitas rawat inap
 Kasur 4 buah = 4 x 300.000 = Rp. 1.200.000
 Ranjang Nifas + Neonatus 2 buah 2x 600.000 = Rp. 1.200.000
 Kipas Angin = 2 x 300.000 = Rp. 600.000
 Sofa Penunggu = Rp. 2000.000
 Lemari Pasien 2 buah = 2 x 100.000 = Rp. 200.000
Total = Rp. 5.200.000

6. Alat – alat Kantor


 Meja tulis Petugas 2 buah = 2 x 400.000 = Rp. 800.000
 Kursi 2 buah = 2 x 90.000 = Rp. 180.000
 Ballpoint / 10 pack = 10 x 12.000 = Rp. 120.000
 Pensil / 2 pack = 2 x 15.000 = Rp. 30.000
 Tipe – x / 10 bh = 10 x 3000 = Rp. 30.000
 Penghapus / 5 buah = 5 x 2000 = Rp. 10.000
 Penggaris / 3 buah = 3 x 3000 = Rp. 9.000
 Stabillo / 2 buah = 2 x 4000 = Rp. 8.000
 Buku Administrasi / 3 buah, 3 x 7500 = Rp. 22.500
 Status Pasien = Rp. 15.000
 BHP = Rp. 20.000
 KMS = Rp. 15.000
 Partogtaf = Rp. 5.000
 Kartu pasien yang dipegang pasien = Rp. 7.500
 Pendaftaran / pasien = Rp. 10.000
 P C ( Personal Computer ) = Rp. 2.500.000
Total = Rp. 2.982.800

7. Alat – alat Praktek


 Partus Set 4 buah 4 x 600.000 = Rp. 2.400.000
 Ranjang Partus 2 buah 2 x 800.000 = Rp. 1.600.000
 Kotak Cooler Portable ( Lemari Es ) = Rp. 1.000.000
 Doppler Fetal = Rp. 800.000
 Tencimeter = Rp. 250.000
 Stetoskop = Rp. 150.000
 Timbangan Badan Dewasa = Rp. 200.000
 Pengukur Tinggi Badan = Rp. 60.000
 Ding click = Rp. 90.000
 Lemari Obat ( Olympic ) = Rp. 1.000.000
 Thermometer Air Raksa = Rp. 40.000
 Thermometer Digital = Rp. 50.000
 HB Sahli = Rp. 50.000
 Penlight = Rp. 70.000
 Sterilisator = Rp. 900.000
 Nirbeken ( bengkok ) = Rp. 35.000
 Handscoon Steril/ 25 pcs = Rp. 125.000
 Barrack Schort/ 3 pcs = Rp. 60.000
 Sepatu Boot/3 pcs = Rp. 300.000
 Masker/5 pcs = Rp. 25.000
 Test glukosa urine = Rp. 60.000
 Tiang infuse/ 2 bh = Rp. 140.000
Total = Rp. 9.405.000
8. Drugs ( Obat – obatan )
Untuk Pelayanan KB :
 Pil KB 21 tablet = Rp. 30.000
 Pil KB 28 tablet = Rp. 45.000
 Implan 5 patch = Rp. 50.000
 Komdom Fiesta /pack = Rp. 15.000
 IUD Cooper = Rp. 150.000
 IUD Melena = Rp. 200.000
Untuk Pelayanan imunisasi bayi
 HB0 / pack (24 bh) = Rp. 360.000
 DPT / pak ( 24 bh ) = Rp. 360.000
 HB Combo / pack ( 24 bh ) = Rp. 360.000
 Campak / pack ( 24 bh ) = Rp. 360.000
 Polio / pack ( 12 bh ) = Rp. 240.000
 Tokolitik :
 Oxytocin/ 40 bh = Rp. 120.000
 Alinamin / 10 Strip = Rp. 100.000
 Analgesik :
 Paracetamol / 10 Strip = Rp. 50.000
 Amoxicilin / 10 Strip = Rp. 50.000
 Asam Mefenamat / 10 Strip = Rp. 70.000
 Spuit 1 cc / pack ( 100 bh ) = Rp. 100.000
 Spuit 3 cc / pack ( 100 bh ) = Rp. 150.000
 Spuit 5 cc / pack ( 100 bh ) = Rp. 250.000
 Spuit 10 cc / pack ( 100 bh ) = Rp. 350.000
 Kateter / 30 bh = Rp 150.000
 Alcohol besar / 3 botol = Rp 60.000
 Betadhine / 3 botol = Rp. 90.000
 Infuse set / 30 bh = Rp. 600.000
Total = Rp. 3.900.000
9. Linen
 Sprei 12 buah = Rp. 600.000
 Taplak meja 2 buah = Rp. 70.000
 Sarung bantal 12 buah = Rp. 240.000
 Gorden untuk batas ranjang pasien 4 bh = Rp. 200.000
 Perlak plastic 8 bh = Rp. 240.000
Total = Rp. 1.350.000
10. Laundry
 Detergen / 3 kg = Rp. 45.000
 Pemutih / 1 botol = Rp. 15.000
 Pengharum pakaian / 2 botol = Rp. 20.000
Total = Rp. 80.000
11. Makanan
 Makanan pasien 2 x 1 hari =Rp. 20.000
 Makanan bidan 2 x 1 hari =Rp. 40.000
 Makanan pembantu rumah tangga 2 x 1 hari = Rp 20.000
Total = Rp. 80.000

12. Utilitas
 Listrik di ruang partus 440 kwh
 Listrik di ruang nifas + neonatus 440 kwh
 Listrik di ruang kantor 220 kwh
 AC di ruang petugas 880 kwh
 Kipas angin 220 kwh
 PDAM
Total / bulan = Rp. 350.000

13. Pijat Bayi ( Baby Massase )


 Kolam bayi 1 m x 1 m = Rp. 1.000.000
 Neck ring / 2bh = Rp. 100.000
 Kasur bayi untuk massase/2 bh = Rp. 300.000
 Minyak angin = Rp. 25.000
 Handuk bayi/ 4 bh = Rp. 100.000
 Mainan bayi = Rp. 200.000
Total = Rp. 1.725.000

1. AFC
Penyusutan : Rp. 119.000.000/ 5 th
Pemeliharaan : Rp. 1.100.000 / 3th
SDM : Rp. 1.350.000 / bln
Linen : Rp. 1.350.000/ th
Fasilitas Rawat inap : Rp. 5.200.000 / th
Alat – alat kesehatan : Rp. 9.405.000 / th
TOTAL AFC : Rp. 137.405.000,-

2. AVC
Alat – alat kantor : Rp. 2.982.800/ bln
Obat – obatan ( Drugs ) : Rp. 3.900.000/ bln
Laundry : Rp. 80.000 x 30 hr = Rp. 2.400.000 / 30 hr
Makanan : Rp. 80.000 x 30 hr = Rp. 2.400.000 / 30 hr
Baby Massase : Rp. 1.725.000,-/ bln
Utilitas : Rp. 350.000 /bln
TOTAL AVC : Rp. 13.757.800,-

3. Total Cost : AFC + AVC


Total Cost : Rp. 137.405.000,- + Rp. 13.757.800,-
: Rp. 151.162.800,- / 12 bln

4. AC ( Average Cost )
AC = Total Cost / Quantity
AC : Rp. 149.437.800,- / 360 pasien / tahun
: Rp. 419.897,-

5. Tarif untuk partus = AC + Jasa bidan


: Rp. 419.897,- + Rp. 200.000,-
: Rp. 619.897 → Rp. 620.000,-

BAB III

KESIMPULAN

Dalam pembangunan BPS harus dketahui modal dari pembangunan BPS itu

sendiri, maka dari itu bisa di hitung biaya seluruh kebutuhan untuk memenuhi standar

fasilitas kesehatan yang ada dan tarif terhadap pasien.

Tarif untuk biaya partus / pasien adalah Rp. 620.000,- , dengan perhitungan

modal dan perincian anggaran biaya kebutuhan BPS kembali modal dalam 1 tahun

dibagi perhari 1 pasien partus.


Nomor : 11/ BPS/Azalea/2011
Hal : Persetujuan Izin dan Pendanaan
Kepada Yth : Irma Nurul Khatimah
Jl. Kopo Parasdi dalam IV no. 13 RT/RW 06 / 07 Bandung 40234. Hp 085793272717
Dengan Hormat,
Setelah membaca dan mempelajari proposal ini, maka :
Nama :
Jabatan :
Perusahan :
Alamat :
Telepon :
Bersedia berpartisipasi atau kerjasama dalam kegiatan pembangunan BPS “Azalea”

sebagai pemberi dana.:


Jenis Dana :
Nilai Dana :
Kompensasi :
Mohon saya diberikan penjelasan lebih lanjut untuk menjadi pemberi dana dan izin

Pembangunan BPS.
Atas kerjasama dan partisipasi yang baik saya ucapkan terima kasih.

Hormat Saya, Pemberi Dana dan Izin

Irma Nurul Khatimah Yuppi Rosmalasari, Skep.,MKes


Pelaksan pembangunan Ketua STiKes Bhakti Kencana Bandung