Anda di halaman 1dari 4

RENCANA STRATEGI KOMUNIKASI TERAPEUTIK

Ibu Nani, 25 tahun, post partum (anak pertama). Pada pertemuan kedua perawat Susan akan
mengajarkan ibu Nani tentang cara perawatan tali pusat pada bayi, karena ibu Nani mengatakan
“Saya bingung suster bagaimana cara merawat tali pusat bayi saya, jangan-jangan nanti malah
kena infeksi”. Sebelumnya perawat Susan sudah menjalin hubungan saling percaya dengan Ibu
Nani.
1. Susun rencana strategi komunikasi terapeutik pada fase orientasi, fase kerja, fase
terminasi pada pertemuan kedua dengan klien tersebut
2. Tentukan teknik komunikasi terapeutik yang akan digunakan pada fase orientasi, fase
kerja dan fase terminasi

1. RENCANA STRATEGI KOMUNIKASI TERAPEUTIK

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN (SP)

i. Proses Keperawatan
1. Kondisi klien adalah post partum (anak pertama)
2. Diagnosa keperawatan dalam rangka perawatan tali pusat
3. Tujuan khusus adalah klien dapat memahami dan mandiri dalam melaksanakan cara
perawatan tali pusat
4. Tindakan keperawatan adalah peawatan tali pusat pada bayi

ii. Strategi komunikasi dalam pelaksanaan tindakan keperawatan


1. Orientasi
a. Salam Terapeutik : Memberi salam kepada klien (assalamualaikum, selamat pagi di sertai
dengan mengulurkan tangan)
b. Evaluasi/Validasi : Menanyakan kembali topik yang diinginkan klien (perawatan tali pusat
pada bayi)
c. Kontrak : Topik : Perawatan tali pusat pada bayi
Waktu : jam 07.00 wib Tempat : ruang
rawat bayi
d. Tujuan : Untuk menambah pengetahuan klien tentang perawatan tali pusat bayi
2. Kerja (Langkah-langkah tindakan keperawatan)
Memberi penjelasan tentang materi yang ingin disampaikan
Perawatan tali pusat bayi :
a. Perlengkapan membersihkan tali pusat sediakan yaitu : kasa steril, alkohol,
catombath/kapas lidi yang kering
b. Bersihkan tali pusat dengan menggunakan sabun dan air ( saat mandi) kemudian
keringkan tali pusat
c. Bersihkan tali pusat dari pangkal sampai ujung terlebih dahulu dengan catombath yang
sudah di beri alkohol, lalu di sekitar pusat juga di bersihkan sekelilingnya dengan catombath
d. Bungkus tali pusat dengan kasa steril yang kering
3. Terminasi
a. Evaluasi respon klien terhadap tindakan keperawatan
Evaluasi Subjektif : meminta klien mengulang kembali materi yang telah dijelaskan,atau
memberi kesempatan kepada klien untuk bertanya.
Evaluasi Objektif : Menanyakan kembali kepada klien apakah sudah mengerti atau belum
b. Tindak lanjut klien (apa yang perlu dilatih klien sesuai dengan hasil tindakan yang telah
dilakukan) :
Mencontohkan kepada klien bagaimana aplikasi dari materi yang telah diberikan
(mencontohkan bagaimana melakukan perawatan tali pusat pada bayi) dan meminta klien untuk
mengulangnya kembali.
c. Kontrak yang akan dating
Topik : Cara pemberian asi yang benar
Waktu : 13.00 wib
Tempat : Ruang rawat klien

2. TEKNIK KOMUNIKASI TERAPEUTIK


( TEKNIK YANG DIGUNAKAN ADALAH WAWANCARA ( TANYA JAWAB)
Situasi :
“ Ibu Nani, 27 tahun, post partum (anak pertama) ingin mengetahui tentang perawatan tali pusat
pada bayi, di mana perawat Susan sebelumnya sudah menjalin hubungan saling percaya dengan
ibu Nani”.

FASE ORIENTASI
Perawat Susan : “assalamualaikum bu……, selamat pagi (sambil mengulurkan tangan?”
Bu Nani : “waalaikumusalam, pagi juga suster ( sambil tersenyum dan menjabat tangan)”
Perawat Susan : “bagaimana perasaan ibu Nani hari ini? Adakah sesuatu yang menganjal di hati
ibu selama menemani si kecil dan kita tidak bertemu, coba ibu ceritakan ?” ( sambil memegang
tangan bu Nani)
Bu Nani : “alhamdulillah , senang suster, setelah lahirnya sibuah hati yang diimpikan
selama ini, oh ya suster ………. Saya masih belum jelas mengenai perawatan tali pusat bayi
saya ini suster , saya kawatir jangan – jangan nanti malah kena infeksi?”
Perawat Susan : “o…ya, sesuai dengan perjanjian kita kemaren, saya akan jelaskan apa aja yang
belum ibu pahami,yaitu tentang perawatan tali pusat yang benar, begitu kan bu ?”
Bu Nani :” ya sus, saya masih bingung !!”
Perawat Susan : “baiklah, saya akan coba jelaskan tentang perawatan tali pusat pada bayi, apakah
ibu sudah siap untuk mendengarkannya?”
Bu Nani : “ insyaallah sus”
FASE KERJA
Perawat Susan :” baiklah bu, perawatan tali pusat pada bayi sangat penting kita ketahui dan kita
pahami agar bayi kita terbebas dari infeksi tetanus pada bayi”
Bu Nani :”infeksi tetanus pada bayi sangat berbahaya ………., ya sus?”
Perawat Susan : “benar bu, bisa berakibat kematian pada bayi ? nah., perawatan tali pusat kita
laksanakan pada pagi hari setelah kita memandikan bayinya.”
Bu Nani :” berarti sus, setelah selesai kita memandikan bayi kita , kita juga melakukan
perawatan tali pusat ”
Perawat Susan: “iya bu, sebelum kita melaksanakan nya, kita terlebih dahulu mempersiapkan
alat – alatnya ?” (sambil mempraktekkannya)
Bu Nani :” apa saja persiapan alatnya sus..?”
Perawat Susan: “alat – alat yang akan kita persiapkan yaitu : kapas lidi, alcohol, dan kasa steril.”
Bu Nani : ( sambil meangguk angguk), “caranya bagaimana sus……..?”
Perawat Susan: “pertama –tama setelah bayi selesai di mandikan , kita ambil kapas lidi lalu kita
olesi alcohol kita mulai membersihkan nya dari pangkal tali pusat , dilanjutkan ke sekitar pusat
kira – kira 10 cm sekelilingnya setelah itu kita bersihkan tali pusat sampai ke ujung. Sampai di
sini ada yang mau di tanyakan bu Nani?”
Bu Nani : “oya , apakah kapas lidi tersebut tidak boleh kita bolak balik dan harus kita tukar?
Perawat Susan: “benar sekali bu Nani, jadi setiap kita membersihkan nya, kita tukar dengan yng
baru lagi dan jangan lupa juga bu, sebelum kita melakukannya tangan ibu harus bersih atau cuci
tangan sebelum melaksanakan tindakan tersebut”
Bu Nani :” bagaimana selanjutnya sus……….?”
Perawat Susan: “kemudian kita bungkus dengan kain kasa steril. Terakhir baru kita rapikan dan
baju bayi kita pasangkan, bagaimana bu …? Tidak sulit , bukan?”
Bu Nani : “saya rasa, saya sudah bisa melakukannya, sus”

FASE TERMINASI
Perawat Susan: “bagaimana ibu, apakah sudah mengerti dengan penjelasan yang saya berikan?”
Bu Nani : “sudah, sus”
Perawat Susan: “apakah ibu bisa mengulang kembali yang telah saya jelaskan ?”
Bu Nani :” insyaallah bisa sus, pertama –tama setelah bayi selesai di mandikan , kita ambil
kapas lidi lalu kita olesi alcohol kita mulai membersihkan nya dari pangkal tali pusat ,
dilanjutkan ke sekitar pusat kira – kira 10 cm sekelilingnya setelah itu kita bersihkan tali pusat
sampai ke ujung, lalu kita bungkus dengan kain kasa steril. Terakhir baru kita rapikan dan baju
bayi kita pasangkan.benar kan suster? ”
Perawat Susan: “ya...bagus sekali bu Nani, sepertinya ibu telah mengerti dengan apa yang telah
saya jelaskan ! atau mungkin ibu masih ingin bertanya ?”
Bu Nani : “tidak suster..”
Perawat Susan: “( tersenyum )”
Bu Nani :” terima kasih ya,sus!” (sambil tersenyum)
Perawat Susan: “ sama – sama bu “
Bu Nani : “sus, apakah saya bisa minta tolong lagi? “
Perawat Susan: “tentu bu,ibu mau minta tolong apa ?”
Bu Nani : “saya ingin tau bagaimana cara menyusui yang baik ? “
Perawat Susan: ( tersenyum ) “baiklah bu nani,kalau begitu saya akan datang lagi besok untuk
menjelaskan bagaimana cara menyusui yang baik, ibu mau saya datang jam berapa ?
Bu Nani : “sama seperti hari ini saja,sus”
Perawat Susan: “baik bu,sampai bertemu besok !”
Bu Nani : “ya, sus” (sambil tersenyum)
Perawat Susan: “kalau begitu saya permisi dulu ya bu Nani,selamat siang!” (tersenyum)
Bu Nani : “siang suster “ (tersenyum dan puas)