Anda di halaman 1dari 8

BAB 1

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Latihan range of motion (ROM) adalah latihan yang dilakukan untuk

mempertahankan atau memperbaiki tingkat kesempurnaan kemampuan menggerakan

persendian secara normal dan lengkap untuk meningkatkan massa otot dan tonus ototdan

sebagai dasar untuk menetapkan adanya kelainan ataupun untuk menyatakan batas gerakan

sendi yang abnormal.

1.2 Tujuan

1.2.1 Tujuan Umum

Setelah dilakukan penyuluhan ini diharapkan pasien dan keluarga dapat memahami

dan bias memperagakan bagaimana langkah dan tahapan latihan ROM

1.2.2 Tujuan Khusus

Setelah mengikuti penyuluhan ini keluarga pasien diharapkan dapat mengerti

tentang :

1. Menyebutkan pengertian latihan rentang gerak ROM.

2. Menyebutkan tujuan dan manfaat latihan rentang gerak ROM.

3. Menyebutkan gerakan-gerakan pada latihan rentang gerak ROM

4. Mampu mendemonstrasikan dan menerapkan gerakan latihan rentang gerak

ROM

1
BAB 2

METODE PELAKSANAAN

2.1 Tempat Penyuluhan

Adapun tempat yang akan digunakan sebagai tempat unutk melakukan penyuluhan

adalah ruangan stroke center RSUD Kota Mataram.

2.2 Sasaran/ Populasi

Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang

mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk

dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2010). Populasi atau sasaran

dalam penyuluhan ini adalah pasien dan keluarga pasien yang sedang dirawat di ruang

Stroke Center RSUD Kota mataram.

2.3 Waktu Penyuluhan

Penyuluhan direncanakan akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 13 Januari 2018

sekitar pukul 10:00 pagi.

2.4 Metode Penyuluhan

Metode yang akan kami gunakan dalam melaksanakan penyuluhan ini adalah

ceramah, demonstrasi tentang ROM, kemudian Tanya jawab. Dimana penyaji akan

menyampaikan materi tentang ROM, setelah materi disampaikan peraga akan

mendemonstrasikan cara latihan ROM dengan benar dan meminta kepada peserta

penyuluhan untuk mengikuti setlah itu moderator akan mebuka sesi diskusi dan tanya

jawab lalu kemudian mengevaluasi seberapa paham peserta tentang cara mencuci tangan

dengan benar.

2.5 Media

2
Media yang kami gunakan dalam penyuluhan ini adalah leaflet yang berisi tentang
pengertian, manfaat, dan langkah-langkah latihan ROM

YAYASANA RUMAH SAKIT ISLAM NUSA TENGGARA BARAT


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YARSI MATARAM
PROGRAM STUDI PROFESI NERS

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik : Latihan Rentang Gerak Aktif (ROM)


Sasaran : Keluarga pasien dan pasien
Waktu : Sabtu 13 Januari 2018
Pukul : 10.00 wib
Durasi : 30 menit
Tempat : Di Ruang Stroke Center RSUD Kota Mataram

I. Latar Belakang

Latihan range of motion (ROM) adalah latihan yang dilakukan untuk

mempertahankan atau memperbaiki tingkat kesempurnaan kemampuan menggerakan

persendian secara normal dan lengkap untuk meningkatkan massa otot dan tonus otot

(Potter & Perry, 2006). ROM Aktif yaitu gerakan yang dilakukan oleh seseorang

(pasien) dengan menggunakan energi sendiri.

II. Tujuan

1. Tujuan Instruksional Umum

Setelah diberikan penyuluhan selama 30 menit klien dan keluarga diharapkan dapat

mengerti tentang mengenai latihan rentang gerak.

2. Tujuan Instruksional Khusus

Setelah dilakukan penyuluhan, pasien dan keluarga diharapkan dapat :

1. Menyebutkan pengertian latihan rentang gerak ROM.

2. Menyebutkan tujuan dan manfaat latihan rentang gerak ROM.


3
3. Menyebutkan gerakan-gerakan pada latihan rentang gerak ROM

4. Mampu mendemonstrasikan dan menerapkan gerakan latihan rentang gerak

ROM

III. Materi

1. Pengertian latihan gerak aktif ROM

2. Tujuan latihan gerak aktif ROM

3. Manfaat latihan gerak aktif ROM


4. Tahapan latihan gerak aktif ROM
IV. Kegiatan Penyuluhan
NO Tahapan Waktu Kegiatan Penyuluh Kegiatan Peserta
1 Pembukaan  Mengucapkan salam  Menjawab salam
(Moderator)  Memperkenalkan diri dan anggota  Mendengarkan
kelompok
5 menit  Menjelaskan tujuan penyuluhan  Mendengarkan
 Kontrak waktu
 Menjelaskan peraturan penyuluhan  Mendengarkan

2 Pelaksanaan  Menjelaskan tentang latihan gerak  Mendengarkan


(Penyaji) aktif ROM
 Mendengarkan
 Menjelaskan tujuan latihan gerak
10 aktif ROM
menit  Menjelaskan manfaat latihan gerak  Mendengarkan
aktif ROM
 Menjelaskan tahapan latihan gerak  Mendengarkan
aktif ROM
3 Demonstrasi  Mendemonstrasikan dan  Melihat dan
(Peragah) mengaplikasikan langsung ke mencoba
pasien
4 Tanya  Mempersilhakan peserta bertanya  Bertanya
Jawab  Menjawab pertanyaan peserta  Mendengarkan
10
(Semua
menit
Anggota
Kelompok )
5 Evaluasi  Menanyakan kembali kepada peserta  Menjawab
3 menit
(Observer) tentang materi yang telah diberikan pertanyaan
6 Penutup  Mengucapkan terima kasih atas peran  Mendengarkan
(Moderator) 2 menit serta peserta  Menjawab salam
 Mengucapkan salam penutup
4
V. Pengorganisasian
1. Kelompok
1) Moderator : Laela Novia Audina
Job Description :
a. Membuka kegiatan dengan mengucapkan salam
b. Memperkenalkan diri dan anggota kelompok
c. Menjelaskan tujuan dari penyuluhan
d. Memipin jalan penyuluhan dan menjelaskan waktu penyuluhan
e. Menuliskan pertanyaan yang diajukan peserta penyuluhan
f. Menjadi penengah komunikasi antara peserta dan pemberi materi
g. Mengatur waktu kegiatan penyuluhan
2) Penyaji : Firman Saputra
Job Description :
a. Menjelaskan materi mengenai latihan gerak aktif ROM
b. Menjawab pertanyaan pasien
3) Peragah : Dewi Handayani
Job Description :
a. Mendemonstrasikan dan mengaplikasikan langsung ke pasien tentang
latihan gerak aktif ROM
4) Fasilitator
Job Description :
a. Menyiapkan tempat dan media sebelum memulai penyuluhan
b. Mengatur tehnik caranya dimulai penyuluhan
c. Memotivasi peserta agar berpartisipasi dalam penyuluhan
d. Memotivasi peserta agar mengajukan pertanyaan saat moderator
memberikan kesempatan bertanya
e. Membantu pembicara menjawab pertanyaan dari peserta
f. Membagikan leaflet pada peserta
5
VI. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab
3. Demonstrasi

VII. Alat dan Media


1. Leaflet tentang latihan gerak/ROM
VIII. Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
1) Penyelenggaraan penyuluhan dilakukan di ruang Stroke Center RSUD Kota
Mataram
2) Kontrak waktu 7 menit
2. Evaluasi Proses
1) Peserta antusia atau tidak terhadap materi penyuluhan
2) Peserta tidak meninggalkan tempat sebelum kegiatan selesai
3) Peserta ikut berperan aktif didalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan
4) Peserta terlibat aktif dalam kegiatan penyuluhan
3. Evaluasi hasil
1) Peseta dapat menjelaskan pengertian latihan gerak aktif ROM
2) Peseta dapat menyebutkan manfaat latihan gerak aktif ROM
3) Peseta dapat menyebutkan tujuan latihan gerak aktif ROM
4) Peseta dapat menyebutkan langkah-langkah latihan gerak aktif ROM
IX. Daftar Pustaka
A.Poter, Patricia, Pery, 2006, Ketrampilan dan Prosedur Dasar, Mosby:Elsevier
Science
Niken. (2010). SAP Latihan Gerak AKtif. http://rentalhikari. wordpress.com/2009/
11/06/ sap-cara-mencuci-tangan/. Diunduh 12 Januari 2018

6
MATERI PENYULUHAN
Mencuci Tangan dengan Baik Dan Benar

A. Mencuci Tangan
1. Pengertian latihan gerak aktif ROM
Latihan range of motion (ROM) adalah latihan yang dilakukan untuk

mempertahankan atau memperbaiki tingkat kesempurnaan kemampuan

menggerakan persendian secara normal dan lengkap untuk meningkatkan massa

otot dan tonus otot (Potter & Perry, 2006). ROM Aktif yaitu gerakan yang dilakukan

oleh seseorang (pasien) dengan menggunakan energi sendiri.

2. Tujuan
Adapun tujuan dari ROM (Range Of Motion), yaitu :
1) Meningkatkan atau mempertahankan fleksibiltas dan kekuatan otot.
2) Mempertahankan fungsi jantung dan pernapasan.
3) Mencegah kekakuan pada sendi.
4) Merangsang sirkulasi darah.
5) Mencegah.kelainan bentuk, kekakuan dan kontraktur.

7
3. Manfaat
1) Memperlancar sirkulasi darah
2) Mengkaji kemampuan tulang sendi dan otot
3) Memperbaiki tonus otot
4) Mencegah terjadinya kekakuan sendih
5) Meningkatkan toleransi otot untuk latihan
4. Gerakan dalam Pelaksanaan Latihan Rentang Gerak/ Range Of Motion (ROM)

Ada berbagai macam gerakan ROM, yaitu :

1) Fleksi, yaitu berkurangnya sudut persendian.

2) Ekstensi, yaitu bertambahnya sudut persendian.

3) Hiperekstensi, yaitu ekstensi lebih lanjut.

4) Abduksi, yaitu gerakan menjauhi dari garis tengah tubuh.

5) Adduksi, yaitu gerakan mendekati garis tengah tubuh.

6) Rotasi, yaitu gerakan memutari pusat dari tulang.

7) Eversi, yaitu perputaran bagian telapak kaki ke bagian luar, bergerak

membentuk sudut persendian.

8) Inversi, yaitu putaran bagian telapak kaki ke bagian dalam bergerak

membentuk sudut persendian.

9) Pronasi, yaitu pergerakan telapak tangan dimana permukaan tangan bergerak

ke bawah.

10) Supinasi, yaitu pergerakan telapak tangan dimana permukaan tangan bergerak

ke atas.

11) Oposisi, yaitu gerakan menyentuhkan ibu jari ke setiap jari-jari tangan pada

tangan yang sama.