Anda di halaman 1dari 21

104

ANALISA SWOT

1. MAN

M1 (MAN)
Bobot Rating Bobot x rating

a. Internal Factor (IFAS)


STRENGTH
1. Jenis ketenagaan
0,3 3 0,9
 S-I Kep 1 orang
 D-III Kep 9 orang
S–W
 Magang 2 orang 2,6 – 2,8
 Mahasiswa profesi 7 orang = -0,2

 Mahasiswa praktek 12 orang


 Dokter 2 orang
 Administrasi 1 orang
 Ahli gizi orang (dalam pengkajian ahli gizi
jadi satu lingkup RS)
 Cleaning Servic 1 orang
 Masa kerja >25 th : 1 orang, >5 th : orang, < 4
th :orang, <1 th : orang
2. Adanya sebagian perawat yang melanjutkan
0,2 1 0,2
pendidikan yang lebih tinggi
3. Tersedianya sarana dan prasarana untuk tenaga
0,5 3 1.5
kesehatan seperti tenaga administratif dan lembar
dokumentasi.

Total 1 2,6

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


105

WEAKNESS
1. Beban kerja perawat cukup tinggi
0,5 4 2,7
2. Sebagian perawat belum mengikuti pelatihan
MAKP.
0,1 1 0,1

Total 1 2,8

Faktor strategi internal Bobot Rating Bobot x rating


b. External Factor Analysis Strategic (EFAS)
OPPORTUNITY
1. Adanya program pelatihan/seminar khusus tentang 0,2 3 0,6
manajemen keperawatan dari diklat.
2. Adanya kesempatan melanjutkan pendidikan ke 0,2 2 0,4
jenjang yang lebih tinggi (O – T )
3. Adanya kerja sama yang baik antar mahasiswa 0,2 3 0,6 2,6 – 2,4
fakultas keperawatan dengan perawat = 0,2
4. Adanya kebijakan pemerintah tentang 0,2 2 0,4
profesionalisasi perawat.
5. Adanya program akreditasi RS dari pemerintah 0,2 3 0,6
dimana MAKP merupakan salah satu nilai.
Total 1 2,6

THREATENED
1. Ada tuntutan tinggi dari masyarakat untuk 0,2 3 0,6
pelayanan yang lebih professional
2. Makin tingginya kesadaran masyarakat akan 0,1 2 0,2
hukum.
3. Makin tingginya kesadaran masyarakat akan 0,3 2 0,6
pentingnya kesehatan .

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


106

4. Persaingan antar RS yang semakin kuat. 0,2 3 0,6


5. Terbatasnya kuota tenaga keperawatan yang
0,2 2 0,4
melanjutkan pendidikan tiap tahun.
Jumlah 1 2,4

2. SARANA PRASARANA

M2 (MATERIAL) Bobot Rating Bobot x rating

a. Internal Factor (IFAS)


STRENGTH

1. Mempunyai sarana dan prasana yang memadai


0,3 3 0,9
untuk pasien, tenaga kesehatan, dan keluarga
pasien S -W
2. Terdapat administrasi penunjang. 0,2 2 0,4
3,1-2,6
3. Tersedianya Nurse Station 0,4 4 1,6
4. Mempunyai peralatan oksigen dan semua 0,1 1 1,1 = 0,5
perawat ruangan mampu menggunakannya
Total 1 3,1

WEAKNESS
1. Sarana administrasi penunjang sebagian
masih ada yang belum dimanfaatkan 0,4 2 0,8
2. Prasarana ruang pasien masih sebagian ada yang
0,3 3 0,9
belum optimal
3. Prasarana ruang anak sebagian belum optimal 0,3 3 0,9

Total 1 2,6

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


107

Faktor strategi internal bobot Rating Bobot x rating

b. External Faktor (EFAS)


OPPORTUNITY
1. Adanya pengadaan sarana dan prasarana yang 0,5 2 1
rusak dari bagian pengadaan alat.
2. Adanya kesempatan untuk penggantian alat-
alat yang tidak layak pakai 0,5 2 1

Total 1 2

THREATENED

1. Kesenjangan antara jumlah pasien dengan 0,5 2 1


peralatan yang ada.
O -T
2. Ada tuntutan dari masyarakat untuk melengkapi
sarana dan prasarana 0,5 2 1 2-2

=0

Total 1 2

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


108

3. METHODE

NO ANALISA SWOT Bobot Rating Bobot X Rating

METHODE (M3)
1. MAKP
a. Internal Faktor (IFAS)

STRENGTH
1. RS memiliki visi, misi, dan motto sebagai acuan 0,15 3 0,45
melaksanakan kegiatan pelayanan..
2. Sudah ada model MPKP yang digunakan yaitu 0,1 2 0,2
MPKP primer
3. Supervisi sudah dilakukan kepala ruangan. 0,2 2 0,4
4. Ada kemauan perawat untuk berubah. 0,1 3 0,3 ( S-W )
5. Mempunyai standar asuhan keperawatan. 0,2 2 0,4 2,6-2,25
6. Mempunyai protap setiap tindakan 0,1 2 0,2 = 0,35
7. Terlaksananya komunikasi yang adekuat perawat 0,15 3 0,45
dan tim kesehatan lain.
8. Ketenagaan keperawatan sudah memenuhi syarat 0,1 2 0,2
untuk MAKP (S-1 Keperawatan 2 orang).

Total 1 2,6

WEAKNESS
1. Pelaksanaan model MPKP sudah dilaksanakan 0,75 2 1,5
tetapi sosialisasi kepada semua tim masih kurang.
2. Ada perawat yang tidak puas dengan penerapan 0,25 3 0,75
MAKP.
Total 1 2,25

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


109

b. Eksternal Faktor (EFAS)


OPPORTUNITY
1. Adanya mahasiswa S-1 keperawataN manajemen 0,5 4 2
keperawatan.
2. Adanya kebijakan pemerintah tentang 0,25 2 0,5
profesionalisme perawat.
3. Adanya kebijakan RS tentang pelaksanaan MAKP 0,25 2 0,5

Total 1 3

TREATHENED

1. Persaingan dengan Rumah Sakit yang semakin 0,2 3 0,6


ketat
2. Adanya tuntutan masyarakat yang semakin tinggi 0,2 1 0,2
terhadap peningkatan pelayanan keperawatan
yang lebih profesional.
3. Makin tinggi kesadaran masyarakat akan hukum 0,1 2 0,2
4. Makin tinggi kesadaran masyarakat akan 0,5 2 1,0 ( O-T )
pentingnya kesehatan. 3-1,8
5. Persaingan dengan masuknya perawat asing. 0,0 3 0 = 1,2
6. Bebasnya pers yang dapat langsung menyebarkan
informasi dengan cepat. 0,0 4 0

Total 1 1,8

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


110

2. SENTRALISASI OBAT

a. Internal Faktor ( IFAS)


STRENGTH
1. Tersedianya sarana dan prasarana untuk 0,2 3 0,6
pengelolahan sentralisasi obat. (
2. Kepala ruangan mendukung kegiatan sentralisasi 0,1 3 0,3
obat.
3. Sudah dilaksanakan kegiatan sentralisasi obat oleh 0,1 2 0,2 (S-W)
perawat berkolaborasi dengan depo farmasi. 3,1-3
4. Adanya kemauan perawat untuk melakukan = 0,1
sentralisasi obat. 0,1 2 0,2
5. Adanya buku injeksi dan obat oral bekerja sama
dengan depo farmasi. 0,2 3 0,6
6. Ada lembar pendokumentasian obat yang diterima
disetiap status pasien. 0,3 4 1,2

Total 1 3,1

WEAKNESS
1. Sentralisasi obat telah terlaksana tetapi belum 1 3 3
optimal

Total
1 3

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


111

Eksternal Faktor ( EFAS)


OPPORTUNITY
1. Adanya mahasiswa S-1 keperawatan yang praktik 0,6 3 1,8
manajemen keperawatan. 2
2. Kerja sama yang baik antara perawat dan 0,4 2 0,8 (O-T)
mahasiswa S-1 keperawatan 2,6-2,5
= 0,1
Total 1 2,6

THREATENED
1. Adanya tuntutan pasien untuk mendapatkan 0,5 2 1
pelayanan yang professional.
2. Makin tinngi kesadaran masyarakat akan hukum. 0,5 3 1,5

Total 1 2,5

SUPERVISI
a. Internal Faktor
STRENGTH
1. Supervisi telah dilaksanakan secara rutin. 0,15 2 0,3 (S-W)
2. Telah ada program pelatihan dan sosialisasi 0,35 3 1,05 3,35-3,2
tentang supervisi. = 0,15
3. Kepala ruangan mendukung dan melakukan 0,5 4 2
supervisi.

Total 1 3,35

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


112

WEAKNESS
1. Belum mempunyai format yang baku dalam 0,35 2 0,7
pelaksanaan supervisi.
2. Supervisi belum terstruktur dan tidak ada formulir 0,3 3 0,9
penilaian yang tetap.
3. Belum adanya dokumentasi supervisi yang jelas. 0,4 4 1,6

Total 1 3,2

b. Eksternal Faktor ( EFAS )


OPPORTUNITY
1. Adanya mahasiswa S-1 keperawatan yang praktik 0,2 3 0,6
manajemen keperawatan.
2. Adanya reward dalam bentuk pelatihan, sekolah, 0,3 3 0,9
maupun jasa bagi yang melaksanakan pekerjaan
dengan baik.
3. Adanya teguran dari kepala ruangan bagi perawat 0,15 3 0,45
yang tidak melaksanakan tugas dengan baik. O-T
4. Hasil supervisi dapat dilakukan sebagai pedoman 3,35-3
untuk Daftar Penilaian Prestasi Pegawai ( DP3). 0,35 4 1,4 = 0,35

Total 1 3,35

Threatened
1. Tuntutan pasien sebagai konsumen untuk 1 3 3
mendapatkan pelayanan yang profesional.

Total 1 3

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


113

TIMBANG TERIMA

a. Internal Faktor ( EFAS )


STRENGTH
1. Kepala ruangan memimpin kegiatan timbang 0,2 3 0,6
terima setiap pagi.
2. Adanya laporan juga setiap shift. 0,2 3 0,6
3. Timbang terima sudah merupakan kegiatan rutin 0,1 4 0,4 S- W
yang telah dilaksanakan. 3,1-3
4. Adanya kemauan perawat untuk melakukan 0,25 3 0,75 = 0,1
timbang terima.
5. Adanya buku khusus untuk pelaporan timbang 0,25 3 0,75
terima.

Total 1 3,1

WEAKNESS
1. Belum ada protap timbang terima di ruangan 0,3 3 0,9
2. Timbang terima sudah dilakukan dengan baik (PP 0,15 3 0,45
melaporkan identitas pasien, keluhan utama, DS,
DO< MK, dan intervensi) tetapi intervensi masih
bersifat umum tidak berdasarkan MK dan evaluasi
tidak lengkap.
3. Format timbang terima sudah mencakup nama dan 0,25 3 0,75
paraf perawat pada kedua sif’
4. Pelaksanaan timbang terima masih belum optimal, 0,3 3 0,9
khususnya dari sif sore ke malam.

Total 1 3

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


114

b. Eksternal Faktor (EFAS)

OPPORTUNITY
1. Adanya mahasiswa S-1 Keperawatan yang praktik 0,4 4 1,6
manajemen keperawatan.
2. Adanya kerja sama yang baik antara mahasiswa 0,4 3 1,2
S-1 keperawatan yang praktikdengan perawat (O-T)
ruangan. 3,4-2,4
3. Kebijakan RS ( bidang Perawatan ) tentang 0,2 3 0,6 =1
timbang terima.

Total 1 3,4

THREATENED
1. Adanya tuntutan yang lebih tinggi, dari 0,4 3 1,2
masyarakat untuk mendapatkan pelayanan
keperawatan yang profesional.
2. Meningkatnya kesadaran masyarakattentang 0,6 2 1,2
tanggung jawab dan tanggung gugat perawat
sebagai pemberi asuhan keperawatan.

Total 1 2,4

DISCHARGE PLANNING

a. Internal Faktor ( IFAS)


STRENGHT
1. Tersedianya sarana dan prasarana discharge 0,4 1 0,4
planning di ruangan untuk pasien pulang ( format
atau kartu DP).

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


115

2. Adanya kartu kontrol berobat 0,3 4 1,2 (S-W)


3. Perawat memberikan pendidikan kesehatan secara 2,2-2
informal kepada pasien/keluarga selama dirawat 0,3 2 0,6 = 0,2
atau pulang.

Total 1 2,2

WEAKNESS 2
1. Keterbatasan waktu dan tenaga perawat. 0,4 2 0,8
2. Kurangnya kemauan untuk memberikan 0,2 0,4
pendidikan kesehatan kepada pasien / keluarga. 2
3. Tidak tersedianya leaflet pasien pulang. 0,3 2 0,6
4. Pendidikan kesehatan belum terdokumentasi 0,1 0,2

Total 1 2

b. Eksternal Faktor ( EFAS)


OPPORTUNITY
1. Adanya mahasiswa S-1 keperawatan yang 0,5 1 0,5
melakukan praktik manajemen keperawatan.
2. Adanya kerja sama yang baik antara mahasiswa 0,5 2 1
S-1 keperawatan yang praktikdengan perawat
klinik
(O-T)
Total 1 1,5 1,5-1,8
=- 0,3
THREATENED
1. Adanya tuntutan yang lebih tinggi, dari 0,5 2 1
masyarakat untuk mendapatkan pelayanan
keperawatan yang profesional.

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


116

2. Makin tingginya kesadaran masyarakat akan 0,2 2 0,4


pentingnya kesehatan.
3. Persaingan antar RS yang semakin ketat 0,2 2 0,4

Total 1 1,8

RONDE KEPERAWATAN

a. Internal Faktor ( IFAS )


STRENGHT
1. Bidang perawatan dan ruangan mendukung 0,3 2 0,6 (S-W)
adanya kegiatan ronde keperawatan 2,1-3,4
2. Banyaknya khasus yang memerlukan perhatian 0,3 3 0,9 = -1,3
khusus.
3. SDM banyak mempunyai pengalaman dalam 0,2 2 0,4
bidang keperawatan bedah medis.
4. Sertifikat perawat sesuai keahliannya. 0,2 1 0,2

Total 1 2,1

Weakness
1. Ronde keperawatan adalah kegiatan yang belum 0,4 4 1,6
pernah dilaksanakan di Ruang Anak
2. Karakteristik tenaga yang memenuhi kualifikasi 0,3 3 0,9
belum merata.
3. Jumlah tenaga yang tidak seimbang dengan 0,3 3 0,9
jumlah tingkat ketergantungan pasien.

Total 1 3,4

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


117

b. Eksternal Faktor ( Efas)


OPPORTUNITY
1.Adanya pelatihan dan seminar tentang manajemen 0,6 2 1,2 (O-T)
keperawatan. ( 2-3,4
2.Adanya kesempatan dari kepala ruangan untuk 0,4 2 0,8 =-1,4
mengadakan ronde keperawatan pada perawat dan
mahasiswa praktik.

Total 1 3 2

THREATENED
1. Adanya tuntutan yang lebih tinggi dari 0,4 4 1,6
masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang
profesional.
2. Persaingan antar ruang semakin kuat dalam 0,6 3 1,8
pemberian pelayanan.

Total 1 3,4

DOKUMENTASI KEPERAWATAN

a. Internal Faktor ( IFAS)


STRENGHT
1. Tersedianya sarana dan prasarana dokumentasi 0,3 2 0,6
untuk tenaga kesehatan ( sarana administrasi
penunjang). (
2. Sudah ada sistem pendokumentasian SOR. 0,2 3 0,6
3. Forma asuhan keperawatan sudah ada. 0,2 3 0,6
4. Adanya kesadaran perawat tentang tanggung 0,3 3 0,9
jawab dan tanggung gugat.

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


118

Total 1 3,1
(S-W)
WEAKNESS 3,1-2,6
1. Dari observasi status pasien, pengisian 0,3 3 0,9 = 0,4
dokumentasi tidak lengkap : waktu, nama, dan
jam belum dicantumkan, respon pasien pasca
tindakan kurang terpantau.
2. SAK dan SOP belum maksimal digunakan. 0,3 3 0,9
3. Pengawasan terhadap sistematika 0,4 2 0,8
pendokumentasian belum dilaksanakan secara
optimal.

Total 1 2,6

b. Eksternal Faktor ( EFAS)


OPPORTUNITY
1. Adanya program pelatihan. 0,2 2 0,4
2. Peluang perawat untuk meningkatkan pendidikan 0,25 2 0,5
( pengembangan SDM).
3. Mahasiswa S-1 Keperawatan praktik manajemen 0,2 3 0,6
untuk mengembangkan sitem dokumentasi PIE. (
4. Kerja sama yang baik antara mahasiswa dan 0,2 2 0,4
perawat.
5. Sistem MPKP yang diterapkan mahasiswa S-1 0,15 3 0,45
keperawatan.

Total 1 2,35 (O-T)


2,35-2
= 0,35

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


119

THREATENED
1. Tingkat kesadaran masyarakat ( pasien dan 0,5 2 1
keluarga) akan tanggung jawab dan tanggung
gugat.
2. Persaingan RS dalam memberikan pelayanan 0,5 2 1
keperawatan.

1 2
Total

PENERIMAAN PASIEN BARU

a. Internal Faktor ( IFAS) 0,3 2 0,6 S-W


STRENGHT 2,4-3,2
1. Kamar berdasarkan permintaan pasien atau 0,3 2 0,6 = -0,8
keluarga pasien
2. Pasien di ruangan bisa melalui poli, IGD dan 0,1 4 0,4
rujukan RS lain
3. Melakukan pengkajian oleh perawat ruangan 0,2 4 0,8
yaitu : keluhan utama, identitas pasien, TTV
4. Adanya pendokumentasian pada PPB 1 2,4

Total

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


120

WEAKNESS
1. Perawat terkadang tidak menjelaskan fasilitas
yang tersedia diruangan 0,6 4 2,4
2. Tidak adanya pembagian tugas untuk
penerimaan pasien baru 0,4 2 0.8

Total 1 3,2

b.Eksternal Faktor ( EFAS)


OPPORTUNITY
1. Adanya dukungan dari rumah sakit untuk 0,5 2 1
profesionalisme dalam pelayanan terhadap pasien
2. Adanya mahasiswa S1 keperawatan praktek 0,5 3 1,5
manajemen O-T
2,5-2,2

Total 1 = 0,3
2,5

THREATENED
1. Tingginya kesadaran masyarakat terhadap 0,4 1 0,4
pentingnya kesehatan dan menuntut pelayanan
kesehatan professional
2. Meningkatnya kejadian masyarakat tentang 0,6 3 1,8
tanggung jawab dan tanggung gugat perawat
sebagai pemberi asuhan keperawatan

Total 1 2,2

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


121

4. MONEY

M2 (MONEY) Bobot Rating Bobot X Rating


b. Internal factor (IFAS)
STRENGTH
1. Adanya pendapatan tambahan berupa 0.2 3 0,6
jasa medik dan adanya tunjangan
S -W
2. Pengelolaan keuangan di ruang anak 0.3 3 0,9 3,25 - 2,5
= 0.75
di kelola oleh manajemen rumah
sakit
3. Pendapatan dana dan operasional
0.25 4 1
ruangan di dapatkan dari RSUD
Bangil Pasuruan bekerjasama dengan
asuransi (BANK JATIM,
KOPERASI, BPJS, JPS,
JAMKESDA, ASKES,
JAMSOSTEK, JAMKESMAS).
4. Adanya kerjasama antara pihak 0.25 3 0,75
RSUD Bangil Pasuruan dengan pihak
institusi keperawatan.

Total 1 3,25

WEAKNESS
0.50 2 1
1. Administrasi pembayaran tidak 24
jam
0.25 3 0.75
2. Daftar biaya perawatan dan tarif
diruangan Anak belum di jelaskan.
0.25 3 0,75
3. masih banyak tenaga medis yang Non
PNS

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


122

Total 1 2,5

b. Eksternal factor (EFAS)


Opportunity
1. Adanya kerja sama dengan pihak ke
tiga seperti institusi, lembaga dan 0.5 4 2
bank yang ada di daerah bangil.
2. Tersedianya dana untuk operasional
0.5 4 2
ruangan

1 4
Total

THREATENED
0,5 1,5
1. Adanya tuntutan dari pasien tentang
3
administrasi yang terperinci sesuai O -T
4 – 2,5
tindakan yang diberikan oleh
= 1,5
perawat dan dokter 0,5 1
2
2. Keterlambatan pembayaran gaji
perawat
2,5

Total

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


123

5.MUTU

No M5 (MUTU) Bobot Rating Bobot x Rating

a. Internal Faktor (IFAS)


STRENGTH
0,5 3 1,5
1. Kepuasan Pasien Terhadap
S –W
Pelayanan Kesehatan Di RS 3 – 2,3
0,3 3 0,9 = 0,7
2. Rata-Rata BOR Cukup Baik
3. Sebagai Tempat Praktek 0,2 2 0,6
Mahasiswa Keperawatan DIII
Maupun S1, Dan Kebidanan

TOTAL 1 3

WEAKNESS
1. Kurangnya kesadaran keluarga
0,3 3 0,9
pasien dalam mematuhi
peraturan yang ada di ruang
anak.
2. Kurangnya pengetahuan
0,3 3 0,9
keluarga pasien dan pengunjung
tentang cara mencuci tangan
yang benar.
3. Rentannya inos terjadi pada
0,4 2 0,8
pengunjung anak – anak yang
berkunjung

1 2,6
TOTAL

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017


124

b. Eksternal Faktor (EFAS)


OPPORTUNITY
1. Mahasiswa S1 keperawatan 0,4 3 1,2
yang melakukan praktek
manajemen O–T
2,8 - 2,5
2. Kerjasama yang baik antara
0,4 3 1,2 = 0,3
perawat dan mahasiswa
3. Adanya kesempatan mahasiswa
0,2 2 0,4
praktik untuk
mengimplementasikan asuhan
keperawatan

TOTAL 1 2,8

THREATHENED
1. Adanya peningkatan standar
0,5 2 1
masyarakat yang harus dipenuhi
2. Persaingan RS dalam
0,5 3 1,5
memberikan pelayanan
keperawatan

1 2,5
TOTAL

Mahasiswa Manajemen Keperawatan Profesi Ners UNITRI Malang 2017