Anda di halaman 1dari 4

Lampiran : Keputusan Direktur RSU Aliyah II Kendari

Nomor : 005/KEP/RSUAII/X/2017
Tanggal : 05 Oktober 2017
Tentang : Panduan Penerimaan Staf Non Klinis di RSU Aliyah II Kendari

KEBIJAKAN UMUM
1. Seleksi tenaga karyawan di Rumah Sakit dilakukan secara sistematis.
2. Perekrutan Staf akan dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan
oleh Rumah Sakit.
3. Proses Rekruitmen, Penugasan, Orientasi dan Penilaian / Evaluasi Kinerja Staf di
Rumah Sakit Umum Aliyah II tertuang pada kebijakan khusus yang tercantum
dibawah ini.

KEBIJAKAN KHUSUS
A. Proses Rekruitmen Staf
1. Perekrutan Staf di Rumah Sakit Umum Aliyah II, dilakukan apabila ada
permintaan Staf pada unit terkait untuk satu kedudukan / posisi tertentu,
berdasarkan kebutuhan tenaga menurut penempatan kerja
2. Rekrutment Staf dimulai dengan proses seleksi (dokumen dan Administrasi)
berdasarkan kriteria yang diperlukan.
3. Tahap selanjutnya adalah Uji Tulis, setelah lulus Uji Tulis dilanjutkan
dengan Test Wawancara, kemudian baru ke tahap orientasi.
4. Dalam pelaksanaanya rekrutment Staf Non Klinis tidak dilaksanakan terlalu
sistematis seperti halnya Staf Klinis, namun ada beberapa faktor yang perlu
diperhatikan, yaitu efiensi dan memenuhi syarat ketentuan yang berlaku
untuk masing-masing unit kerja.

-1-
B. Penugasan
Penugasan Staf Non Klinis
Penerimaan Staf Non Klinis berdasarkan kebutuhan unit kerja, sesuai dengan
rekruitmen yang dilaksanakan, dan berdasarkan kompetensi yang dimiliki
masing-masing staf. Penugasan Staf Non Klinis terlampir pada uraian tugas
masing-masing Staf yang diatur dan diberikan oleh Kepala Tata Usaha dan
Kepegawaian.

C. Orientasi
1. Program orientasi bertujuan agar calon karyawan memahami tugas,
kewajiban, wewenang, prosedur kerja, tujuan, falsafah dan peraturan-
peraturan di lingkungan rumah sakit serta kebijakan pimpinan rumah sakit
yang akan disampaikan oleh Tim peningkatan mutu dan pelayanan Rumah
Sakit Umum Aliyah II
2. Selama dalam program orientasi, calon karyawan juga diberi pengetahuan
tentang hak-hak dan kewajiban pasien, program pasien safety, metode
pemberian asuhan keperawatan dan prosedur-prosedur pengamanan dalam
berbagai bidang yang akan diberikan oleh Tim mutu keselamatan pasien
Rumah Sakit Umum Aliyah II.
3. Calon karyawan juga diberikan pengetahuan tentang falsafah dan tujuan RS
dan pelayanan kekaryawanan, hak dan kewajiban tenaga kekaryawanan yang
akan disampaikan oleh kepala tata usaha dan Kepegawaian Rumah Sakit
Umum Aliyah II.
4. Sedangakan hal-hal yang menyangkut dengan pencegahan infeksi, seperti
hand hygine, five moment hand hygiene, survailance, dll, akan diedukasikan
oleh Tim PPI Rumah Sakit Umum Aliyah II.
5. Program orientasi khusus meliputi praktik klinik lapangan sesuai dengan unit
penempatannya dan akan dibimbing oleh kepala ruangannya.

-2-
6. Tujuan setelah diadakannya orientasi karyawan baru di harapkan karyawan
tersebut dapat :
- Memahami terhadap ketentuan-ketentuan yang berlaku di Rumah Sakit
Umum Aliyah II.
- Melaksanakan tugas dan kewajiban yang di amanatkan sesuai dengan
aturan Rumah Sakit Umum Aliyah II.
- Memahami dan melaksakanakan visi, Misi, Motto dan Tujuan Rumah
Sakit Umum Aliyah II.
- Memahami terhadap struktur Organisasi Rumah Sakit Umum Aliyah II.
- Memahami dan melaksanakan hak dan kewajiban karyawan Rumah Sakit
Umum Aliyah II.
- Memahami dan melaksanakan peraturan kekaryawannan dengan baik dan
benar
- Memahami dan melaksakan kebijakan umum dan tata tertib karyawan
Rumah Sakit Umum Aliyah II.
- Masa orientasi adalah selama 3 bulan.
- Selama proses orientasi, seluruh calon staf akan diberi penjelasan tentang
gambaran umum Rumah Sakit, tata cara dan aturan yang berlaku di
Rumah Sakit.
- Lanjut ke tahapan selanjutnya, staf akan menjalani masa magang selama 1
tahun dan ditempatkan pada posisi yang telah ditentukan.

D. Penilaian / Evaluasi Kinerja


Penilaian Tahunan
Penilaian tahunan dilakukan untuk seluruh staf, dan akan berlagsung pada akhir
tahun.
- Atitude/perilaku
- Kemampuan bekerja tim
- Loyalitas

-3-
- Tanggung jawab dalam bekerja
- Disiplin
- Dll
Jika terdapat kesalahan yang dilakukan maka akan dikenakan sanksi /
punishment sesuai dengan jenis dan kesalahan yang dibuat, dimulai dari surat
peringatan pertama (SP 1, 2 dan 3), selanjutnya akan diserahkan kemanajemen
untuk proses selanjutnya.

Direktur RSU Aliyah Kendari,

dr. Hj. Maryam Rufiah, MR, M.Kes

-4-