Anda di halaman 1dari 3

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Indonesia sebagai negara yang beriklim tropis dimana sebagian besar


bangunan-bangunannya dibuat dengan ketinggian ruang tidak lebih dari 3m,
sehingga mengakibatkan temperatur ruangan yang ada pada bangunan tersebut
menjadi tinggi. Fenomena ini membuat bangunan- bangunan tersebut
memerlukan suatu alat untuk mengkondisikan udara didalam ruangan bangunan-
bangunan tersebut seperti Air Conditioner (AC).

Pada pengoperasiannya terdapat beberapa macam-macam AC yang biasa


digunakan pada perumahan atau dunia industri diantaranya AC Split Wall, AC
Window, AC Sentral , AC Standing Floor, AC Cassette, AC Split Duct, AC Inverter,
AC VRV. Akan tetapi pada penggunaanya tiap-tiap tipe AC digunakan pada
ruangan yang tergantung dari ukuran ruangan. Sebagai contoh pada ruangan
yang luas dengan kapasitas manusia yang cukup banyak, digunakan AC tipe
Sentral.

Pada AC tipe Sentral memiliki beberapa komponen penting yaitu pompa,


kompresor, cooling tower dan chiller. Dimana fungsi dari salah satu komponen
AC sentral yaitu Chiller yang berfungsi menghasilkan media pendingin utama untuk
bangunan gedung, dengan mengkonsumsi energi secara langsung berupa energi listrik,
termal atau mekanis, untuk menghasilkan air dingin (chilled water) dan membuang kalor
ke udara (atmosfir) melalui menara pendingin (cooling tower) atau kondensor .

Dalam perawatan chiller memiliki tujuan agar chiller mampu dioperasikan


secara kontinyu dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan rencana tanpa mengalami
kerusakan. Dimana dalam perawatan chiller yang harus diperhatikan yaitu cleaning dan

1
mengecek kondisi cooling tower, filter, instalasi pipa dan jika diperlukan menggunakan
cairan pembersih khusus , karena kondisi colling tower sangat berpengaruh kondisi
chiller tersebut.

1.2 Rumusan Masalah

Adapun permasalahan yang diangkat dalam laporan ini adalah :

1.2.1 Bagaimana struktur organisasi perusahaan PT. PT. BALI


KARYATIRTA SEMESTA ?

1.2.2 Sistem pendingin apa yang digunakan di Bandar udara Ngurah Rai?

1.2.3 Bagaimana maintenance chiller dan cooling tower di Bandar Udara


Ngurah Rai?

1.3 Batasan Masalah


Dengan kerja praktek di PT. BALI KARYATIRTA SEMESTA, maka
penulis hanya akan membahas:

1. Manajemen di PT. BALI KARYATIRTA SEMESTA.


2. Sistem kerja Chiller dan perawatan Cooling Tower

1.4 Tujuan Kerja Praktek

1.4.1 Tujuan Umum

1. Sebagai syarat untuk mengambil mata kuliah proposal dan


tugas akir.
2. Mengetahui manajemen perusahan yang ada di PT. BALI
KARYATIRTA SEMESTA
3. Mengetahui hubungan teori yang di dapat di bangku kuliah
dengan praktek sebenarnya yang ada di lapangan.

2
1.4.2 Tujuan Khusus
1. Memplajari sistem kerja Chiller dan perawatan Cooling Tower di
PT. BALI KARYATIRTA SEMESTA

1.5 Manfaat Kerja Praktek

1.5.1 Bagi Mahasiswa


Melatih keterampilan, pola piker dan daya nalar sehingga dapat
bertindak lebih obyektif dalam memecahkan berbagai masalah yang
ditemukan dilapangan sesuai dengan ilmu yang dipelajari.

1.5.2 Bagi Perusahaan


Melalui kerja praktek diharapkan adanya hubungan timbal balik
antara pihak perusahaan dengan mahasiswa baik dalam bidang
pengetahuan teknik maupun manajemen perusahaan.

1.6 Metode Penulisan


Dalam menyusun laporan Kerja Praktek di PT. BALI KARYATIRTA
SEMESTA menggunakan metode – metode sebagai berikut :

1. Observasi yaitu teknik pengumpulan data dengan pengamatan langsung


di PT. BALI KARYATIRTA SEMESTA
2. Wawancara yaitu metode pengumpulan data dengan melakukan Tanya
Jawab langsung dengan karyawan.

4. Studi Dokumentasi yaitu metode pengumpulan data dengan mencatat


dokumen – dokumen resmi yang berhubungan dengan pembahasan
laporan kerja praktek.