Anda di halaman 1dari 40

Lampiran 1

KUESIONER PENELITIAN

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG SADARI TERHADAP

PENGETAHUAN DAN SIKAP

MAHASISWA DALAM UPAYA DETEKSI

DINI KANKER PAYUDARA DI FAKULTAS KEGURUAN

DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS HKBP NOMENSEN PEMATANG SIANTAR TAHUN 2013

============================================================

Identitas Subjek (wajib di isi)

Nama

:

Usia

:

tahun

Jurusan

:

Status perkawinan

: Belum menikah / Sudah menikah

Riwayat keluarga menderita kanker : 1. Ada (sebutkan apa 2. tidak ada

)

Pilihlah salah satu jawaban a,b,c, pada jawaban yang menurut anda paling benar dengan memberi tanda silang (X) Perlu diketahui SADARI yang dimaksud disini adalah pemerikSAan payuDAra sendiRI

I. Pengetahuan mengenai SADARI

1. Apakah pemeriksaan payudara sendiri dengan cara SADARI untuk

mendeteksi benjolan di payudara dapat dilakukan sendiri oleh setiap wanita?

a. Ya

b. Mungkin

c. Tidak tahu

Universitas Sumatera Utara

2. Apa yang dimaksud dengan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri)

a. Upaya untuk mengetahui sedini mungkin adanya benjolan di payudara yang dilakukan dengan meraba payudara sendiri

b. Upaya untuk mengetahui adanya benjolan di payudara oleh petugas kesehatan

c. Upaya untuk mempercantik payudara

3. Mengapa SADARI perlu dilakukan ?

a. Untuk mencegah terjadinya kanker payudara

b. Untuk mengetahui sedini mungkin adanya kanker payudara (penyakit keganasan)

c. Untuk mengobati kanker payudara

4. Perempuan sebaiknya mulai melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) mulai usia

a. Usia 18-20 tahun

b. Usia 30 -32 tahun

c. Usia > 40 tahun

5. Kapankah seorang wanita penting untuk melakukan SADARI?

a. Sebelum menderita kanker payudara

b. Apabila ada keluarga yang pernah menderita kanker payudara

c. Apabila sudah pernah menderita kanker payudara

6. Kapan sebaiknya waktu yang tepat melakukan SADARI secara teratur setiap bulan?

a. Seminggu sebelum haid setiap bulan

b. Pada hari ke 10 setelah haid yang dihitung dari hari pertama haid

c. Satu minggu setelah haid setiap bulan

7. Bagi wanita yang telah berhenti haid (menopause) kapan sebaiknya melakukan SADARI

a. Setiap bulan secara teratur pada tanggal yang sama

b. Setiap bulan pada tanggal yang sama tapi tidak teratur

c. Seminggu sekali pada hari yang sama

8. Peralatan yang digunakan untuk melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI):

a. Jari tangan sendiri yakni ujung jari tengah, jari manis dan jari telunjuk

Universitas Sumatera Utara

b. Jari tangan dan telapak tangan

c. Alat peraba yang dibeli di apotik

9. Pada saat melakukan SADARI pertama-tama kita berdiri di depan cermin, dengan bahu lurus disamping tubuh, selanjutnya tangan dipinggang (seperti tolak pinggang) dengan meregangkan otot ketiak dan membusungkan dada, gerakan ini bertujuan untuk memeriksa

a. Bentuk ukuran dan kulit payudara

b. Perubahan bentuk, ukuran payudara, apakah ada kerutan di puting atau lekukan pada kulit

c. Keseimbangan ukuran payudara kiri dan kanan

10. Pada saat melakukan SADARI kita berdiri di depan cermin, kedua tangan diangkat keatas gerakan ini dilakukan untuk memeriksa

a. Untuk mempermudah melihat adanya kerutan pada patudara akibat adanya perlekatan tumor pada payudara bagian bawah

b. Untuk melihat adanya kelainan pada payudara bagian bawah

c. Untuk mengencangkan otot payudara

11. Pada saat melakukan SADARI kita masih di depan cermin, lalu kita

menekan atau memencet puting susu dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk, gerakan ini dilakukan untuk memeriksa

a. Untuk melihat apakah ada cairan, nanah dan darah yang keluar

b. Untuk merasakan apakah ada rasa nyeri saat di tekan atau terasa hangat pada puting

c. Tidak tahu

12. Pada saat melakukan SADARI dengan posisi berbaring, sewaktu kita memeriksa payudara sebelah kanan, maka kita meletakkan bantal dibawah bahu kanan dan lengan kanan diposisikan diatas kepala, gerakan ini bertujuan untuk

a. Meratakan jaringan payudara di dada dan mempermudah perabaan kalau tumbuh benjolan

b. Membuat payudara lebih datar dan apabila ada kelainan terasa mengganjal

c. Mebuat payudara melebar kesamping

Universitas Sumatera Utara

13. Pada saat melakukan SADARI kita melakukan perabaan terhadap payudara dengan menekan secara mantap namun lembut dengan jari-jari yang saling merapat dengan gerakan dari atas ke bawah, sisi ke sisi(seperti mengepel lantai) dan selanjutnya melingkar seperti lingkaran obat nyamuk pada setiap gerakan, pastikan seluruh bagian payudara anda teraba seluruhnya, gerakan ini brtujuan untuk

a. Mendapatkan apakah ada benjolan pada payudara

b. Merasakan nyeri pada payudara

c. Meratakan payudara

14. Pada saat melakukan SADARI, dengan posisi duduk maka dilakukan perabaan ketiak, hal ini dilakukan untuk mengetahui

a. Adanya kotoran pada ketiak

b. Adanya benjolan pada ketiak

c. Adanya penyebaran kanker sampai kepada ketiak

15. Apabila saat melakukan perabaan pada payudara kita menemukan adanya

benjolan dan kadang-kadang disertai rasa nyeri pada benjolan tersebut, maka tindakan kita selanjutnya adalah

a. Periksa ke dokter umum untuk pemeriksaan lebih lanjut

b. Periksa ke doter ahli bedah tumor untuk pemeriksaan lanjut

c. Periksa ke laboratorium

16. Pelaksanaan SADARI dilakukan dengan urutan posisi pemeriksaan sebagai berikut

a. Berdiri- berbaring-duduk

b. Duduk- berdiri -berbaring

c. Berdiri -duduk-berbaring

17. Bagian tangan yang digunakan untuk meraba payudara karena bagian ini memiliki sensitifitas yang tinggi adalah bagian

a. Ujung jari jari tengah, jari telunjuk dan jari manis dengan posisi di rapatkan

b. Seluruh jari tangan dengan posisi renggang

c. Telapak tangan

Universitas Sumatera Utara

18. Tahapan pemeriksaan lengkap payudara sendiri adalah terdiri dari

a. Memperhatikan payudara – meraba payudara – meraba ketiak

b. Memperhatikan payudara – melihat payudara – meraba ketiak

c. Meraba ketiak – memperhatikan payudara - meraba payudara

19. Bagaimanakah teknis pelaksanaan SADARI?

a. Sederhana, singkat, murah, mudah, tidak nyeri dan tidak merasa malu karena diperiksa sendiri

b. Sederhana, singkat, murah, mudah, tidak nyeri dan oleh petugas kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat

c. Teknis pelaksanaannya rumit, dan memerlukan waktu yang lama untuk melakukannya.

20. Mengapa pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) setiap bulan sangat penting dilakukan secara teratur ?

a. Untuk mengetahui sedini mungkin adanya benjolan atau kelainan pada payudara sendiri dimana lebih cepat terdeteksi ( benjolan masih kecil) lebih mudah diobati dan kemungkinan sembuh lebih tinggi (80-90%).

b. Dengan memeriksa payudara sendiri setiap bulan, maka perempuan mengetahui kondisi payudaranya dalam keadaan sehat/ baik-baik saja

c. Dengan memeriksa payudara setiap bulan dapat memperbaiki bentuk payudara

Universitas Sumatera Utara

Sikap Mengenai SADARI

Berilah tanda () pada satu jawaban yang menurut anda paling benar Keterangan : Sangat tidak Setuju (STS , Tidak Setuju (TS) , Setuju (S) dan Sangat Setuju (SS)

No

Peryataan

STS

TS

RR

S

SS

1.

Sebagai seorang wanita (berusia >20 Tahun), kita harus waspada terhadap bahaya kanker payudara dengan teratur melakukan SADARI.

         

2.

Sadari mudah dan murah maka sebaiknya dilaksanakan karena tidak menggunakan alat dan biaya

         

3.

Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) penting dilakukan untuk deteksi dini kanker payudara

         

4

Dengan mengetahui lebih dini adanya benjolan pada payudara dan ternyata adalah kanker maka harapan untuk sembuh akan lebih besar maka sebaiknya melakukan SADARI secara teratur

         

5

Jika kita menemukan benjolan di payudara saat melakukan SADARI, kita jangan menunda/takut untuk melakukan pemeriksaan lanjutan ke dokter untuk penanganan selanjutnya

         

Universitas Sumatera Utara

Jawaban pengetahuan

No

Jawaban yang diharapkan

 

Skor

1

A

2

= Benar (A)

1

= Mendekati Benar (B)

0

= Salah (C)

2

A

2

= Benar (A)

1

= Mendekati Benar (B)

0

= Salah (C)

3

B

2

= Benar (B)

1

= Mendekati Benar (A)

0

= Salah (C)

4

A

2

= Benar (A)

1

= Mendekati Benar (B)

0

= Salah (C)

5

A

2

= Benar (A)

1

= Mendekati Benar (B)

0

= Salah (C)

6

B

2

= Benar (B)

1

= Mendekati Benar (C)

0

= Salah (A)

7

A

2

= Benar (A)

1

= Mendekati Benar ( B)

0

= Salah (C)

8

C

2

= Benar (A)

1

= Mendekati Benar (B)

0

= Salah (C)

9

B

2

= Benar (B)

1

= Mendekati Benar (A)

0

= Salah (C)

10

A

2

= Benar (A)

1

= Mendekati Benar (B)

0

= Salah (C)

11

B

2

= Benar (A)

1

= Mendekati Benar (B)

0

= Salah (C)

12

A

2

= Benar (A)

1

= Mendekati Benar (B)

0

= Salah (C)

13

B

2

= Benar (A)

1

= Mendekati Benar (B)

0

= Salah (C)

Universitas Sumatera Utara

14

C

2

= Benar (C)

1

= Mendekati Benar (B)

0

= Salah (A)

15

A

2

= Benar (B)

1

= Mendekati Benar (A)

0

= Salah (C)

16

C

2

= Benar (A)

1

= Mendekati Benar (B)

0

= Salah (C)

17

A

2

= Benar (A)

1

= Mendekati Benar (B)

0

= Salah (C)

18

A

2

= Benar (A)

1

= Mendekati Benar (B)

0

= Salah (C)

19

C

2

= Benar (A)

1

= Mendekati Benar (B)

0

= Salah (C)

20

A

2

= Benar (A)

1

= Mendekati Benar (B)

0

= Salah (C)

Universitas Sumatera Utara

Jawaban Sikap

No

Jawaban yang diharapkan

 

Skor

1

SS

4

= Sangat Setuju (SS)

3

= Setuju (S)

2

= Tidak Setuju (TS)

1

= Sangat tidak Setuju (STS)

2

SS

4

= Sangat Setuju (SS)

3

= Setuju (S)

2

= Tidak Setuju (TS)

1

= Sangat tidak Setuju (STS)

3

SS

4

= Sangat Setuju (SS)

3

= Setuju (S)

2

= Tidak Setuju (TS)

1

= Sangat tidak Setuju (STS)

4

SS

4

= Sangat Setuju (SS)

3

= Setuju (S)

2

= Tidak Setuju (TS)

1

= Sangat tidak Setuju (STS)

5

SS

4

= Sangat Setuju (SS)

3

= Setuju (S)

2

= Tidak Setuju (TS)

1

= Sangat tidak Setuju (STS)

Universitas Sumatera Utara

Lampiran 2

Judul

:

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG

Topik

:

SADARI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA DALAM UPAYA DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA FKIP UNIVERSITAS HKBP NOMENSEN PEMATANGSIANTAR Pendidikan Kesehatan Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara

Waktu

:

dengan Praktek SADARI 120 menit

A. Tujuan Intruksional

I. Umum

: Peserta

mampu memahami upaya deteksi dini kanker payudara

dengan praktek SADARI

II. Khusus

:

1. Peserta mampu memahami pengertian, etiologi / faktor predisposisi, pencegahan dan pengobatan kanker payudara.

2. Peserta mampu memahami pengertian SADARI sebagai upaya deteksi dini kanker payudara

3. Peserta mampu memahami tujuan atau pentingnya SADARI sebagai upaya deteksi dini kanker payudara.

4. Peserta mampu memahami, kapan mulai melakukan SADARI

5. Peserta mampu memahami waktu yang tepat untuk melakukan SADARI secara teratur setiap bulan

6. Peserta mampu mempraktekkan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI)

Universitas Sumatera Utara

B.

Kegiatan Ceramah Plus Demonstrasi dan Latihan (CPDL)

Praktik SADARI sebagai Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara

Mengenai

     

Media &

Tahap

Kegiatan

Kegiatan Peserta

alat

Pretest

1. Memberikan penjelasan pengisian kuesiaoner

Memperhatikan

Kuesioner

(30 menit)

2. Membagikan kuesioner

Mengisi kuesioner

Persiapan

1. Mempersiapkan peralatan yang diperlukan

   

(5 menit)

2. Menciptakan kondisi yang nyaman untuk belajar

3. Menjelaskan Tujuan pendidikan kesehatan

Pelaksanaan

1. Memberikan pengertian atau penjelasan (ceramah) mengenai:

Memperhatikan

LCD

- Ceramah

Bertanya

(25 menit)

- Penjelasan mengenai mulai dari pengertian Ca. payudara, etiologi / faktor predisposisi, pencegahan dan pengobatan ca. payudara

- Pengertian SADARI sebagai Deteksi dini ca. Payudara

- Tujuan /pentingnya SADARI

- Kapan mulai melakukan SADARI

- Waktu yang tepat untuk melakukan SADARI secara teratur setiap bulan

- Cara melakukan SADARI

2. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya hal yang kurang jelas

- Demonstr

Memberikan demonstrasi dengan memperagakan atau mempertunjukkan

Memperhatikan/me

LCD

asi

ngamati

Pantom

Universitas Sumatera Utara

     

Media &

Tahap

Kegiatan

Kegiatan Peserta

alat

(20 menit)

langkah-langkah praktik SADARI: yang dimulai dengan:

Bertanya

Payudara

1. Memberikan pertanyaan dan peryataan yang mendorong mahasiswa tertarik untuk memperhatikan demonstrasi praktik SADARI

2. Menciptakan suasana agar mahasiswa dapat mengikuti demonstrasi Praktik SADARI dengan memperhatikan seluruh reaksi mahasiswa

3. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya untuk meyakinkan apakah mahasiswa memahami proses demonstrasi atau tidak

Latihan

Mengadakan latihan praktik SADARI dengan memandu setiap langkah- langkah pemeriksaan payudara sendiri dan mengoreksi apabila ada yang belum tepat dalam setiap langkah-langkah pemeriksaan

Mempraktekkan

Tubuh

(30 menit)

sendiri

Penutup

1. Memberi kesimpulan dari ceramah

Memperhatikan

 

(10 menit)

demonstrasi dan latihan yang sudah dilakukan

Bertanya

2. Memberi kesempatan untuk bertanya

Universitas Sumatera Utara

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN

TENTANG SADARI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA DALAM UPAYA DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DI FKIP UNIVERSITAS HKBP NOMENSEN PEMATANG SIANTAR TAHUN 2013

UPAYA DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DI FKIP UNIVERSITAS HKBP NOMENSEN PEMATANG SIANTAR TAHUN 2013 Oleh: Lormita
UPAYA DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DI FKIP UNIVERSITAS HKBP NOMENSEN PEMATANG SIANTAR TAHUN 2013 Oleh: Lormita

Oleh: Lormita Purba

PAYUDARA DI FKIP UNIVERSITAS HKBP NOMENSEN PEMATANG SIANTAR TAHUN 2013 Oleh: Lormita Purba Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara

KANKER PAYUDARA

KANKER PAYUDARA  Kanker payudara adalah t u m o r g a n a s
KANKER PAYUDARA  Kanker payudara adalah t u m o r g a n a s

Kanker payudara adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara.



Kanker bisa mulai tumbuh di dalam kelenjar susu, jaringan lemak, maupun jaringan ikat pada payudara (Sastrosudarmo, 2011).

maupun jaringan ikat pada payudara (Sastrosudarmo, 2011). Sel yang usang tadi tidak langsung mati tetapi membangun
maupun jaringan ikat pada payudara (Sastrosudarmo, 2011). Sel yang usang tadi tidak langsung mati tetapi membangun
Sel yang usang tadi tidak langsung mati tetapi membangun sel tambahan yang tidak sesuai dengan
Sel yang usang tadi tidak langsung
mati tetapi membangun sel tambahan
yang tidak sesuai dengan kebutuhan
tubuh maka terjadilah pertumbuhan
sel-sel yang berlebihan, dan
membentuk suatu benjolan atau tumor
di payudara.

Universitas Sumatera Utara

GAMBAR KANKER PAYUDARA

GAMBAR KANKER PAYUDARA Kanker payudara (JUARA SATU paling banyak dari semua jenis kanker yg di derita
GAMBAR KANKER PAYUDARA Kanker payudara (JUARA SATU paling banyak dari semua jenis kanker yg di derita

Kanker payudara

GAMBAR KANKER PAYUDARA Kanker payudara (JUARA SATU paling banyak dari semua jenis kanker yg di derita

(JUARA SATU paling banyak dari semua jenis kanker yg di derita perempuan )

SAMPAI MENINGGAL DUNIA

Universitas Sumatera Utara

KENAPA SAMPAI MENINGGAL DUNIA  keterlambatan diagnosis  keterlambatan pengobatan
KENAPA SAMPAI
MENINGGAL DUNIA
keterlambatan diagnosis
keterlambatan pengobatan
Data dari rekam medis Rumah Sakit Kanker Dharmais 2010
Data dari rekam medis Rumah Sakit
Kanker Dharmais 2010
Data dari rekam medis Rumah Sakit Kanker Dharmais 2010  Saat ini kanker payudara merupakan kanker
Data dari rekam medis Rumah Sakit Kanker Dharmais 2010  Saat ini kanker payudara merupakan kanker

Saat ini kanker payudara merupakan kanker yang paling banyak diderita oleh perempuan. Di RS Dharmais sendiri, kanker payudara menduduki PERINGKAT PERTAMA dari 10 kanker terbesar.

Hampir 85% pasien kanker payudara datang ke rumah sakit dalam keadaan stadium lanjut.

dari 10 kanker terbesar.  Hampir 85% pasien kanker payudara datang ke rumah sakit dalam keadaan

Universitas Sumatera Utara

85% pasien kanker payudara

85% pasien kanker payudara datang ke RS dalam keadaan stadium lanjut  SUDAH TERLAMBAT APAKAH ADA

datang ke RS dalam keadaan stadium lanjut

 SUDAH TERLAMBAT
 SUDAH TERLAMBAT

APAKAH ADA CARA MENGATASI KETERLAMBATAN INI ???????????

 SUDAH TERLAMBAT APAKAH ADA CARA MENGATASI KETERLAMBATAN INI ??????????? ADA, DENGAN SADARI Universitas Sumatera Utara

ADA, DENGAN

SADARI

Universitas Sumatera Utara

APA ITU SADARI ???

APA ITU SADARI ??? pemerik SA an payu DA ra sendi RI ( Upaya/CARA untuk mengetahui
APA ITU SADARI ??? pemerik SA an payu DA ra sendi RI ( Upaya/CARA untuk mengetahui

pemerikSAan payuDAra sendiRI

(Upaya/CARA untuk mengetahui

sedini mungkin adanya

benjolan di payudara yang dilakukan dengan

meraba/MEMERIKSA payudara sendiri)

yang dilakukan dengan meraba/ MEMERIKSA payudara sendiri ) DENGAN SADARI  C a p a y

DENGAN SADARI

dengan meraba/ MEMERIKSA payudara sendiri ) DENGAN SADARI  C a p a y u d

Ca payudara

terdeteksi sedini mungkin

atau pada stadium awal maka

HARAPAN KESEMBUHAN lebih tinggi

bahkan sampai 80

(Setiati 2009).

stadium awal maka HARAPAN KESEMBUHAN lebih tinggi bahkan sampai 80 (Setiati 2009). -90% Universitas Sumatera Utara

-90%

Universitas Sumatera Utara

 

PERABOI (Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia)

 
 

Didapatkan data rata-rata prognosis harapan hidup penderita kanker payudara (survival rate) per stadium adalah sebagai berikut:

1.

Stadium 0

: 10-years survival rate 98% : 5-years survival rate 85% : 5-years survival rate 60 -70% : 5-years survival rate 30-50%

2. Stadium I

3. Stadium II

4 Stadium III

5.

Stadium IV

: 5-years survival rate 15%

SADARI INI

 
 
 

MUDAH : dapat dilakukan sendiri MURAH : tidak pake biaya SINGKAT: butuh waktu 5 menit saja

Universitas Sumatera Utara

Kapan SADARI mulai dilakukan?

Kapan SADARI mulai dilakukan? Mulai mendapat haid yang teratur (18-20 tahun) secara teratur setiap bulan Waktu

Mulai mendapat haid yang teratur (18-20 tahun) secara teratur setiap bulan

Waktu yang tepat untuk melakukan SADARI adalah

setiap bulan Waktu yang tepat untuk melakukan SADARI adalah  PADA HARI KE 10 YANG DI

PADA HARI KE 10 YANG DI

HITUNG MULAI DARI HARI PERTAMA HAID

TERATUR SETIAP BULAN

Universitas Sumatera Utara

   

SIAPA YANG BERESIKO ???

 
 

ADA RIWAYAT KELUARGA YANG KENA KANKER

DAPAT HAID PERTAMA TERLALU CEPAT (<12 THN)

LAMA BERENTI HAID /DIATAS 55 TAHUN

KEGEMUKAN

BAGAIMANA CARA MELAKUKANNYA?

 
 

Terdapat 6 langkah yang perlu dilakukan dalam melakukan SADARI:

LANGKAH 1: Posisi Berdiri di depan cermin Mulailah dengan mengamati payudara di cermin dengan bahu lurus dan lengan di pinggang, dengan cara ini akan meregangkan otot-otot dada dan aksila (ketiak) Agar perubahan-perubahan pada payudara tampak lebih jelas. Dalam pemeriksaan ini yang harus diamati adalah bentuk payudara, ukuran dan warna. Karena rata-rata payudara berubah tanpa kita sadari, perubahan yang perlu diwaspadai adalah jika payudara berkerut, cekung kedalam atau menonjol kedepan karena ada benjolan.

adalah jika payudara berkerut, cekung kedalam atau menonjol kedepan karena ada benjolan. Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara

AMATI PAYUDARA - Puting berubah posisi, (tertarik kedalam,dengan warna memerah, kasar dan terasa sakit. -

AMATI PAYUDARA

AMATI PAYUDARA - Puting berubah posisi, (tertarik kedalam,dengan warna memerah, kasar dan terasa sakit. - APAKAH

-Puting berubah posisi, (tertarik kedalam,dengan warna memerah, kasar dan terasa sakit.

- APAKAH ADA KERUTAN, BENGKAK DAN GATAL

dan terasa sakit. - APAKAH ADA KERUTAN, BENGKAK DAN GATAL LANGKAH 2  Setelah itu angkat

LANGKAH 2

sakit. - APAKAH ADA KERUTAN, BENGKAK DAN GATAL LANGKAH 2  Setelah itu angkat kedua lengan

Setelah itu angkat kedua lengan lurus keatas, mengengkat kedua lengan ini akan mempermudah melihat retraksi kulit akibat perlekatan tumor pada payudara bagian bawah (untuk melihat apakah ada kelainan pada kedua payudara bagian bawah).

payudara bagian bawah (untuk melihat apakah ada kelainan pada kedua payudara bagian bawah) . Universitas Sumatera

Universitas Sumatera Utara

Kembali amati perubahan yang terjadi pada payudara anda, seperti perubahan warna, tarikan, tonjolan, kerutan, perubahan

Kembali amati

Kembali amati perubahan yang terjadi pada payudara anda, seperti perubahan warna, tarikan, tonjolan, kerutan, perubahan

perubahan yang terjadi pada payudara anda, seperti perubahan warna, tarikan, tonjolan, kerutan, perubahan bentuk puting susu atau permukaan kulit menjadi kasar.

bentuk puting susu atau permukaan kulit menjadi kasar. LANGKAH 3 Sementara masih di depan cermin, TEKAN

LANGKAH 3

puting susu atau permukaan kulit menjadi kasar. LANGKAH 3 Sementara masih di depan cermin, TEKAN PUTING
Sementara masih di depan cermin, TEKAN PUTING apakah ada cairan keluar (bisa berupa cairan putih
Sementara masih di depan
cermin, TEKAN PUTING
apakah ada cairan keluar
(bisa berupa cairan putih
seperti susu, kuning atau
darah)

Universitas Sumatera Utara

LANGKAH 4

 
 

Posisi berbaring

Berbaring lah dan apabila anda memulai pemeriksaan dari payudara sebelah kanan maka langkah –langkah yang dilakukan untuk memeriksa payudara kanan.

dari payudara sebelah kanan maka langkah –langkah yang dilakukan untuk memeriksa payudara kanan. LANGKAH 5  

LANGKAH 5

 
 

PEMERIKSAAN KETIAK Dengan meletakkan tangan kanan ( gunakan tangan kiri) anda kesamping dan rasakan ketiak anda dengan teliti, apakah teraba benjolan atau tidak.

Universitas Sumatera Utara

LANGKAH 6

LANGKAH 6  Rasakan peyudara ketika sedang berdiri atau duduk.  Bagi kebanyakan wanita, paling mudah
LANGKAH 6  Rasakan peyudara ketika sedang berdiri atau duduk.  Bagi kebanyakan wanita, paling mudah

Rasakan peyudara ketika sedang berdiri atau duduk.

Bagi kebanyakan wanita, paling mudah melakukan perabaan terhadap payudaranya ketika payudara

sedang mandi atau basah dan licin sehingga wa ktu yang paling cocok adalah sewaktu mandi dibawah Shower

Lakukan perabaan seperti langkah ke-4 dan yakinkan bahwa seluruh bagian payudara teraba seluruhnya

perabaan seperti langkah ke-4 dan yakinkan bahwa seluruh bagian payudara teraba seluruhnya Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara

URUTAN LANGKAH2 SADARI

URUTAN LANGKAH2 SADARI Universitas Sumatera Utara
URUTAN LANGKAH2 SADARI Universitas Sumatera Utara
URUTAN LANGKAH2 SADARI Universitas Sumatera Utara
URUTAN LANGKAH2 SADARI Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara

Lampiran 4

HASIL UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS

1.

Pengetahuan

Scale: ALL VARIABLES

Reliability Statistics

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha

.934

N of Items

20

 

Item Statistics

 
 

Mean

Std. Deviation

N

Pengetahuan 1

1.2414

.78627

29

Pengetahuan 2

1.3448

.72091

29

Pengetahuan 3

1.2069

.72601

29

Pengetahuan 4

1.3103

.76080

29

Pengetahuan 5

1.2759

.70186

29

Pengetahuan 6

1.2414

.78627

29

Pengetahuan 7

1.1724

.65841

29

Pengetahuan 8

1.1724

.71058

29

Pengetahuan 9

1.3103

.80638

29

Pengetahuan 10

1.2414

.73946

29

Pengetahuan 11

1.1034

.67320

29

Pengetahuan 12

1.4483

.68589

29

Pengetahuan 13

1.2414

.63556

29

Pengetahuan 14

1.0690

.70361

29

Pengetahuan 15

1.0345

.77840

29

Pengetahuan 16

1.1724

.65841

29

Pengetahuan 17

1.3103

.66027

29

Pengetahuan 18

1.2414

.78627

29

Pengetahuan 19

1.8276

.46820

29

Pengetahuan 20

1.2759

.75103

29

Universitas Sumatera Utara

 

Item-Total Statistics

 

Scale Mean if Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item-Total

Cronbach's Alpha if Item Deleted

Correlation

Pengetahuan 1

24.0000

78.286

.827

.927

Pengetahuan 2

23.8966

79.667

.794

.927

Pengetahuan 3

24.0345

80.106

.752

.928

Pengetahuan 4

23.9310

81.495

.606

.931

Pengetahuan 5

23.9655

83.106

.532

.932

Pengetahuan 6

24.0000

79.357

.744

.928

Pengetahuan 7

24.0690

83.567

.532

.932

Pengetahuan 8

24.0690

82.495

.574

.932

Pengetahuan 9

23.9310

77.781

.842

.926

Pengetahuan 10

24.0000

82.571

.542

.932

Pengetahuan 11

24.1379

82.480

.611

.931

Pengetahuan 12

23.7931

83.384

.523

.933

Pengetahuan 13

24.0000

82.857

.617

.931

Pengetahuan 14

24.1724

84.362

.429

.934

Pengetahuan 15

24.2069

82.170

.541

.932

Pengetahuan 16

24.0690

84.281

.471

.933

Pengetahuan 17

23.9310

82.281

.642

.930

Pengetahuan 18

24.0000

79.357

.744

.928

Pengetahuan 19

23.4138

86.537

.419

.934

Pengetahuan 20

23.9655

81.320

.629

.931

 

Scale Statistics

 

Mean

Variance

Std. Deviation

N of Items

25.2414

90.404

9.50810

 

20

2.

Sikap

 

Scale: ALL VARIABLES

 

Case Processing Summary

   
 

N

 

%

Cases

Valid

30

 

100.0

Excluded a

0

 

.0

Total

30

 

100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha

.957

N of Items

5

Universitas Sumatera Utara

 

Item Statistics

 

Mean

Std. Deviation

 

N

Sikap 1

 

3.20

 

1.375

 

30

Sikap 2

 

3.10

 

1.242

 

30

Sikap 3

 

3.10

 

1.882

 

30

Sikap 4

 

3.40

 

1.329

 

30

Sikap 5

 

3.23

 

1.569

 

30

 

Item-Total Statistics

 
 

Scale Mean if Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item-Total

 

Cronbach's Alpha if Item Deleted

 

Correlation

Sikap 1

 

12.83

 

32.144

 

.880

.947

Sikap 2

 

12.93

 

34.271

 

.822

.958

Sikap 3

 

12.93

 

26.133

 

.940

.943

Sikap 4

 

12.63

 

32.240

 

.911

.943

Sikap 5

 

12.80

 

29.683

 

.913

.941

 

Scale Statistics

   

Mean

Variance

Std. Deviation

N of Items

16.03

 

47.757

 

6.911

 

5

Universitas Sumatera Utara

Lampiran 5

MASTER DATA

     

Peng

Peng

 

Sikap

Sikap

Sikap

 

Sel

 

Sel

No

Peng Pre

Peng Post

Pre

Post

Sikap Pre

Post

Pre

Post

Sel peng

Peng

Sel Sikap

Sikap

 

Perlakuan

Perlakuan

Kontrol

Kontrol

Perlakuan

Perlakuan

Kontrol

Kontrol

Perlakuan

Kontrol

Perlakuan

Kontrol

1

32.0

40.0

31.0

32.0

20.0

25.0

21.0

23.0

8.0

1.0

5.0

2.0

2

27.0

36.0

29.0

28.0

23.0

24.0

21.0

19.0

9.0

-1.0

1.0

-2.0

3

25.0

35.0

29.0

30.0

20.0

23.0

22.0

22.0

10.0

1.0

3.0

0.0

4

27.0

39.0

26.0

26.0

21.0

25.0

21.0

19.0

12.0

0.0

4.0

-2.0

5

27.0

39.0

26.0

28.0

18.0

25.0

19.0

19.0

12.0

2.0

7.0

0.0

6

28.0

38.0

28.0

27.0

22.0

25.0

24.0

22.0

10.0

-1.0

3.0

-2.0

7

32.0

39.0

26.0

24.0

19.0

25.0

17.0

18.0

7.0

-2.0

6.0

1.0

8

29.0

37.0

29.0

30.0

19.0

23.0

22.0

21.0

8.0

1.0

4.0

-1.0

9

23.0

38.0

24.0

26.0

18.0

25.0

21.0

21.0

15.0

2.0

7.0

0.0

10

36.0

39.0

34.0

32.0

20.0

22.0

24.0

23.0

3.0

-2.0

2.0

-1.0

11

31.0

37.0

28.0

26.0

18.0

24.0

18.0

18.0

6.0

-2.0

6.0

0.0

12

26.0

38.0

30.0

30.0

23.0

25.0

22.0

22.0

12.0

0.0

2.0

0.0

13

24.0

37.0

24.0

23.0

18.0

24.0

22.0

21.0

13.0

-1.0

6.0

-1.0

14

33.0

39.0

32.0

32.0

21.0

22.0

19.0

20.0

6.0

0.0

1.0

1.0

15

25.0

38.0

23.0

24.0

20.0

25.0

19.0

23.0

13.0

1.0

5.0

4.0

16

32.0

27.0

29.0

29.0

21.0

25.0

19.0

19.0

-5.0

0.0

4.0

0.0

17

16.0

38.0

26.0

25.0

19.0

25.0

18.0

17.0

22.0

-1.0

6.0

-1.0

18

30.0

37.0

22.0

22.0

19.0

25.0

24.0

23.0

7.0

0.0

6.0

-1.0

19

24.0

39.0

31.0

32.0

19.0

25.0

18.0

19.0

15.0

1.0

6.0

1.0

20

34.0

36.0

28.0

27.0

19.0

25.0

22.0

22.0

2.0

-1.0

6.0

0.0

Universitas Sumatera Utara

Lampiran 6

Karakteristik Responden kelompok perlakuan

 

Umur Responden perlakuan

 
     

Frequency

 

Percent

 

Valid Percent

 

Cumulative Percent

Valid

20

 

2

 

10.0

 

10.0

 

10.0

21

 

11

 

55.0

 

55.0

 

65.0

22

 

5

 

25.0

 

25.0

 

90.0

23

 

1 5.0

 

5.0

 

95.0

25

 

1 5.0

 

5.0

 

100.0

Total

 

20

 

100.0

 

100.0

 
 

Status Perkawinan

 
 

Frequency

 

Percent

 

Valid Percent

Cumulative Percent

Valid

Belum nikah

   

20

100.0

100.0

100.0

 

Riwayat Keluarga

 
   

Frequency

 

Percent

 

Valid Percent

 

Cumulative Percent

Valid

ada

 

2

 

10.0

 

10.0

 

10.0

tidak ada

 

18

 

90.0

 

90.0

 

100.0

Total

 

20

 

100.0

 

100.0

 

Karakteristik Responden Kelompok Kontrol

 

Umur Responden

   
   

Frequency

 

Percent

 

Valid Percent

Cumulative Percent

Valid

20

 

5

 

25.0

 

25.0

 

25.0

21

 

11

 

55.0

 

55.0

 

80.0

22

 

4

 

20.0

 

20.0

 

100.0

Total

 

20

 

100.0

 

100.0

 
 

Status Perkawinan

 
 

Frequency

 

Percent

 

Valid Percent

Cumulative Percent

Valid

Belum nikah

   

20

100.0

100.0

100.0

 

Riwayat Keluarga

 
     

Frequency

 

Percent

 

Valid Percent

 

Cumulative Percent

Valid

ada

 

2

 

10.0

 

10.0

 

10.0

tidak ada

 

18

 

90.0

 

90.0

 

100.0

Total

 

20

 

100.0

 

100.0

 

Universitas Sumatera Utara

PENGETAHUAN

Uji Normalitas Pengetahuan Kelompok Perlakuan Dengan Kelompok Kontrol

 

Tests of Normality

 
 

Kolmogorov-Smirnov a

   

Shapiro-Wilk

 
 

Statistic

df

Sig.

 

Statistic

Df

Sig.

perlakukan pre (peng)

 

.102

 

20

 

.200 *

 

.960

 

20

 

.542

Perlakuan post (Peng)

 

.256

 

20

 

.001

 

.663

 

20

 

.000

Kontrol Pre (peng)

 

.132

 

20

 

.200 *

 

.975

 

20

 

.861

Kontrol Post (peng)

 

.121

 

20

 

.200 *

 

.942

 

20

 

.257

a.

Lilliefors Significance Correction

           
   

*.

This is a lower bound of the true significance.

         
   

Uji Normalitas Perubahan Pengetahuan Kelompok Perlakuan Dengan Kelompok Kontrol

 

Tests of Normality

 
   

Kolmogorov-Smirnov a

   

Shapiro-Wilk

 
 

Statistic

Df

Sig.

Statistic

df

Sig.

Selisih Peng Pos-pre perlakuan

 

.133

 

20

 

.200 *

 

.963

 

20

.601

Selisih Peng Pos-pre kontrol

   

.164

 

20

 

.166

 

.922

 

20

.110

a.

Lilliefors Significance Correction

       
   

*.

This is a lower bound of the true significance.

     
       

UJI Pengetahuan Awal Kelompok Perlakuan dan Kelompok Kontrol

 

Group Statistics

 
 

Std. Error

 

Grouping

N

Mean

Std. Deviation

Mean

Pengetahuan tentang Sadari Total (tanpa perlakuan pre)

kelompok perlakuan

20

28.05

4.662

1.042

kelompok tanpa perlakuan

20

27.75

3.127

.699

Universitas Sumatera Utara

 

Independent Samples Test

 
 

Levene's Test for Equality of

 

Variances

 

t-test for Equality of Means

 
             

95% Confidence Interval of the Difference

   

Sig.

Mean

   

(2-

Differe

 

Std. Error

   

F

Sig.

t

df

tailed)

 

nce

Difference

Lower

Upper

Pengetahuan

Equal

               

tentang Sadari

variances

2.455

 

.125

.239

38

   

.812

 

.300

 

1.255

-2.241

2.841

Total (tanpa

assumed

         

perlakuan pre)

Equal

               

variances not

.239

33.216

   

.813

 

.300

 

1.255

-2.253

2.853

assumed

       

Uji Pengetahuan Pada Kelompok Perlakuan Pre Dan Post

 

Wilcoxon Signed Ranks Test

 
 

Descriptive Statistics

 
   

N

Mean

 

Std. Deviation

 

Minimum

 

Maximum

Perlakukan pre (peng)

 

20

 

28.05

 

4.662

 

16

 

36

Perlakuan post (Peng)

 

20

 

37.30

 

2.736

 

27

 

40

 

Ranks

 
 

N

Mean Rank

   

Sum of Ranks

 

Pengetahuan tentang Sadari (perlakuan post) - Pengetahuan tentang Sadari (perlakuan pre)

Negative Ranks

 

1

a

 

3.00

 

3.00

Positive Ranks

   

19

b

 

10.89

 

207.00

Ties

 

0

c

   
 

Total

 

20

   

a. Pengetahuan tentang Sadari (perlakuan post) < Pengetahuan tentang Sadari (perlakuan pre)

 

b. Pengetahuan tentang Sadari (perlakuan post) > Pengetahuan tentang Sadari (perlakuan pre)

 

c. Pengetahuan tentang Sadari (perlakuan post) = Pengetahuan tentang Sadari (perlakuan pre)

 

Universitas Sumatera Utara

Test Statistics b Pengetahuan tentang Sadari (perlakuan post) - Pengetahuan tentang Sadari (perlakuan pre) Z
Test Statistics b
Pengetahuan tentang Sadari (perlakuan post) - Pengetahuan tentang Sadari (perlakuan pre)
Z
-3.811 a
Asymp. Sig. (2-tailed)
.000
a. Based on negative ranks.
b. Wilcoxon Signed Ranks Test
Uji Pengetahuan pada Kelompok Kontrol Pengukuran Pertama dan
Kedua
Paired Samples Statistics
Mean
N
Std. Deviation
Std. Error Mean
Pair 1
Pengetahuan tentang Sadari
Total (tanpa perlakuan pre)
27.7500
20
3.12671
.69915
Pengetahuan tentang Sadari
Total (tanpa perlakuan post)
27.6500
20
3.16685
.70813
Paired Samples Test
Paired Differences
95% Confidence Interval
of the Difference
Std.
Std. Error
Sig. (2-
Mean
Deviation
Mean
Lower
Upper
T
df
tailed)
Pair 1
Pengetahuan tentang
Sadari Total (tanpa
perlakuan pre) -
Pengetahuan tentang
Sadari Total (tanpa
perlakuan post)
.10000
1.25237
.28004
-.48613
.68613
.357
19
.725

Universitas Sumatera Utara

PERUBAHAN PENGETAHUAN TENTANG SADARI PADA KELOMPOK PERLAKUAN DAN KELOMPOK KONTROL

 

Group Statistics

 
 

Grouping

N

Mean

Std. Deviation

 

Std. Error Mean

Psel

kelompok perlakuan

   

20

 

9.25

 

5.665

 

1.267

kelompok tanpa perlakuan

   

20

 

-.10

 

1.252

 

.280

 

Independent Samples Test

 
 

Levene's Test for Equality of

 

Variances

 

t-test for Equality of Means

 
           

95% Confidence Interval of the Difference

Sig. (2-

Mean

Std. Error

       
 

F

Sig.

T

 

df

tailed)

Difference

Difference

Lower

Upper

Psel

Equal variances

   

13.572

.001

7.207

 

38

.000

9.350

 

1.297

6.724

11.976

assumed

     

Equal variances

 

7.207

20.853

.000

9.350

 

1.297

6.651

12.049

not assumed

   

Universitas Sumatera Utara

SIKAP Uji Normalitas Sikap Kelompok Perlakuan Dengan Kelompok Kontrol

 

Tests of Normality

 
 

Kolmogorov-Smirnov a

 

Shapiro-Wilk

 

Statistic

df

Sig.

Statistic

df

Sig.

Perlakuan pre (skp)

     

.206

20

.025

.896

20

.034

Perlakuan post (skp)

.384

20

.000

.672

20

.000

Kontrol pre (skp)

.178

20

.098

.922

20

.109

Kontrol post (Skp)

.189

20

.060

.908

20

.059

a.

Lilliefors Significance Correction

         
           

Uji Normalitas Perubahan Sikap Pada Kelompok Perlakuan dean Kontrol

 

Tests of Normality

 
 

Kolmogorov-Smirnov a

Shapiro-Wilk

 

Statistic

df

Sig.

Statistic

df

Sig.

Selisih sikap pos-pre perlakuan

.231

20

.006

.893

20

.031

Selisih sikap pos-pre kontrol

.222

20

.011

.891

20

.028

a.

Lilliefors Significance Correction

Universitas Sumatera Utara

Sikap Awal Kelompok Perlakuan Dan Kelompok Kontrol

Sikap Awal Kelompok Perlakuan Dan Kelompok Kontrol Group Statistics Grouping Std. Error Mean N Mean Std.
Sikap Awal Kelompok Perlakuan Dan Kelompok Kontrol Group Statistics Grouping Std. Error Mean N Mean Std.

Group Statistics

Grouping

Std. Error

Mean

N

Mean

Std. Deviation

Sikap tentang Sadari pre

kelompok perlakuan

20

19.85

1.565

.350

kelompok tanpa perlakuan

20

20.65

2.159

.483

 

Independent Samples Test

 
 

Levene's Test for Equality of Variances

 
 

t-test for Equality of Means

 
             

95% Confidence Interval of the Difference

Sig. (2-

Mean

Std. Error

       
 

F

Sig.

t

df

tailed)

Difference

Difference

Lower

Upper

sik

Equal variances

3.283

.078

-1.342

38

.188

-.800

.596

-2.007

.407

assumed

Equal variances

-1.342

34.651

.188

-.800

.596

-2.011

.411

not assumed

Sikap Pada Kelompok Perlakuan Pre dan post

 

Descriptive Statistics

 
 

N

Mean

Std. Deviation

Minimum

Maximum

Perlakuan pre (skp)

20

19.85

1.565

18

23