Anda di halaman 1dari 1

Ringkasan Makalah Revisi

Sekilas tentang PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk., yang bergerak dalam bisnis dibidang industry
pengelolahan makanan berbahan baku ayam dan merupakan salah satu pabrik pengelolahan ayam termodern di
Indonesia. Produk utama yang dihasilkan oleh Perseroan dan entitas anaknya adalah pakan ternak, ayam pedaging, anak
ayam usia sehari komersial dan daging ayam olahan. Pokphand sendiri memiliki visi yaitu Menyediakan pangan bagi
dunia yang berkembang dan misinya yaitu Memproduksi dan menjual pakan, anak ayam usia sehari dan makanan
olahan yang memiliki kualitas tinggi dan berinovasi.

Pada mata kuliah Menejemen Strategik, sebagai mahasiswa dituntut untuk dapat mengetahui baik segala
kelebihan, kelemahan, bahkan juga kesematan dan hambatan pada perusahaan yang kami teliti. Maka dari itu ada
beberapa metode yang kami gunakan seperti metode CPM, Matrix SWOT, Matrix SPACE, dan QSPM. Metode tersebut
guna untuk mengambil keputusan yang tepat untuk meningkatkan value dari perusahaan dan tentunya meningkatkan
laba.

Total nilai EFE adalah 2,99 dan total nilai EFE adalah 3,00. Sedangkan untuk CPM, kami membandingkan
Pokphand dengan kompetitornya yaitu Japfa Comfeed dan Malindo Feedmill. Factor yang kami bandingkan adalah iklan,
kualitas produk, harga bersaing, manajemen, posisis keuangan, loyalitas konsumen, ekspansi global, dan pangsa pasar.
Dan hasilnya Pokphand mendapat nilai 3,33 yanitu tersebsar dari ketiganya.

Dari hasil tersebut, kita dapat memberikan rekomendasi dengan matrix SWOT dan Matrix Space. Pada Matrix
SWOT sendiri ada 4 strategi, yaotu Strategi SO, Strategi WO, Strategi ST, Strategi WT. pada matrix SPACE, terdapat 4
posisi, yaiutu posisi keuangan, industry, kompetitif, dan stabilitas posisi. Jika di rata-rata, SP = -2,267; CP = -2; IP = +3; FP
= +3; dan Sumbu X = -2+3,33 = +1 & Sumbu Y = -2,67 + 3 = +0,33. Maka terletak pada bagian Agresif, dimana perusahaan
dalam posisi yang kuat untuk menggunakan kekuatan internalnya untuk mengambil kesempatan yang ada, menangani
kelemahan internal dan mengantisipasi ancaman eksternal. Strategi yang dapat dilakukan CPIN adalah pengembangan
pasar, integrasi vertical dan horizontal, pengembangan produk, dan diversifikasi.

Selanjutnya juga ada Matrix BCG, terlihat bahwa divisi pakan ternak berada di posisi Star, divisi makanan
olahan berada di posisi question marks, dan divisi peternakan unggas berada di posisi cash cow. Juga ada Matrix IE,
Perusahaan Charoen Pokphand untuk kekuatan-peluang termasuk ke dalam kategori agresif (bertumbuh dan
membangun). Selanjutnya juga menentukan Matrix Grand Strategy, dimana CPIN terletak pada bagian Quarter 1 karena
CPIN merupakan market leader. Langkah selanjutnya kita harus merekap semua Matrix yang telah kita buat.

Setelah itu semua, kita membuat Decision Making dengan menggunakan Matrix QSPM dengan melihat 2 jenis
trategi apa yang palin tepat untuk digunakan. Dan pada hasilnya jenis strategi yang dipilih adalah Product Development
dan Integrasi ke depan. Karena CPIN in adalah market leader di industrinya, maka strategi pengembangan produk cocok
dijalankan untuk mempertahankan posisinya di pasar, agar tidak tergeser oleh pesaing.

Selanjutnya mengimplementasikan langkah tersebut dengan menjabarkan apa yang menjadi tujuan kedepan.
CPIN memiliki Tujuan perusahaan jangka panjang, yang dijabarkan lagi menjadi Tujuan tahunan divisi pakan ternak,
tujuan tahunan divisi DOC, tujuan tahunan divisi ayam pedaging, dan tujuan tahunan divisi makanan olahan. Disamping
itu juga dibuat tujuan tahunan R&D, tujuan tahunan produksi, tujuan tahunan pemasaran, tujuan tahunan keungan.