Anda di halaman 1dari 4

1.

Pengertian mekanisasi dan bidang-bidangnya


Jawab:
Mekanisasi Pertanian adalah ilmu yang mempelajari penguasaan dan pemanfaatan bahan
dan tenaga alam untuk mengembangkan daya kerja manusia dalam bidang pertanian demi
untuk kesejahteraan umat manusia.
Bidang-bidang dalam Mekanisasi Pertanian:
1. Alat dan mesin budidaya pertanian (Alsin dari pengolahan tanah sampai alsin
Panen)
2. Energi dan Elektrifikasi pertanian
3. Teknik tanah dan air
4. Bangunan Pertanian
5. Alat dan mesin pengolahan hasil pertanian (Tek. Pasca panen)
6. Alat dan mesin pengolahan pangan

2. Tujuan dan keuntungan mekanisasi


Jawab:
Tiga tujuan utama mekanisasi:
1. Menaikkan produktivitas pekerja tani. Pengenalan mesin-mesin untuk
menggantikan pekerja tani (“Labor-saving”) adalah gejala umum berpasangan
dengan melepaskan pekerja untuk pekerjaan di sektor ekonomi lain atau
memfasilitasi budidaya pertanian lebih luas dengan tenaga kerja sama.
2. To increase land productivity. To produce more from the existing land.
3. To decrease cost of production.
Peranan Mekanisasi :
1. Meningkatkan efesiensi tenaga manusia
2. Meningkatkan derajat dan taraf hidup petani
3. Menjamin peningkatan kualitas, kuantitas dan kapasitas produksi pertanian
4. Pertumbuhan usaha tani
5. Membentuk ekonomi indonesia dari agraris menjadi industri pertanian

3. Traktor dan jenis-jenisnya


Jawab:
Berasal dari bahasa Latin Trahere = menarik “suatu mesin atau kendaraan yang
menarik gerbong atau bajak”. Traktor adalah kendaraan yang di desain secara spesifik
untuk keperluan traksi tinggi pada kecepatan rendah, atau untuk menarik trailer atau
instrumen yang digunakan dalam pertanian atau konstruksi.
Menurut Bambang (2010), berdasarkan klasifikasi traktor yang digunakan terutama
dalam bidang pertanian dapat didasarkan pada:
1. Menurut besar tenaganya: Traktor besar (diatas 15 HP) dan Traktor kecil (lebih
kecil atau sama dengan 15 HP)
2. Menurut bahan bakar: Traktor diesel dan Traktor kerosene
3. Menurut bentuk dan jumlah roda dan sistem traksinya serta putaran roda: Traktor
roda ban, Traktor roda rantai, dan Traktor beroda kombinasi roda ban dan rantai.
4. Berdasarkan besarnya daya motor, traktor ini dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:
1. Traktor tangan berukuran kecil dengan tenaga penggerak kurang dari 5 hp.
2. Traktor tangan berukuran sedang dengan tenaga penggerak antara 5 – 7 hp.
3. Traktor tangan berukuran besar dengan tenaga penggerak antara 7–12 hp.

4. Pengolahan tanah dan peralatannya


Jawab:
Pengolahan Tanah adalah bentuk dari manipulasi mekanik terhadap tanah untuk
menciptakan keadaan tanah yang baik bagi pertumbuhan tanaman. Tujuan utamanya
Menciptakan kondisi tanah yang paling sesuai untuk pertumbuhan tanaman dengan usaha
yang seminimum mungkin.

Pengolahan Tanah Primer (pembajakan), Kegunaan : memotong, memecah dan


membalik tanah. Alat yang digunakan Bajak singkal, Bajak piringan, Bajak putar/rotary,
Bajak chisel, Bajak sub soil /tanah bawah, dan Bajak raksasa.
Pengolahan tanah sekunder. Tujuan : tanah menjadi gembur dan rata, tata air diperbaiki,
sisa-sisa tanaman dan tumbuhan pengganggu dihancurkan dan dicampur dengan lapisan
tanah atas, terkadang diberi kepadatan tertentu, gundukan atau alur untuk pertanaman.
Peralatannya Alat yang menggunakan daya traktor : Garu sisir (harrow), Garu piring,
Garu paku, Garu pegas, Garu Rotari, Garu Khusus,

5. Jenis alat tanam dan prinsipnya


Jawab:
Jenis-jenis, yaitu Transplanter alat tanam bibit dan Seeder alat tanam benih
Bagian-bagian alat tanam Hopper, seed matering device (SDM), Furrow opener, feed
tube, dan covering device.
Prinsip kerja mesin tanam bibit (bijian) adalah perputaran mesin (motor) yang akan
memutarkan SMD sehingga terjadi sirkulasi perputaran benih yang menyebabkan benih
masuk ke dalam SMD dengan jumlah tertentu sesuai dengan setting-an (pengaturan)
yang kemudian disalurkan pada feed tube yang selanjutnya ditanam pada alur yang telah
dibuat oleh furrow opener dan kemudian ditutup oleh covering device sehingga tertutup
dan terhindar dari koservasi legas.

6. Jenis alat pupuk dan prinsipnya


Jawab:
Jenisnya knapsack sprayer, bom sprayer, high clearance sprayer, manure spreader,
broadcast spreader.
Pupuk kandang ditebarkan dengan manure spreader sebelum pengolahan tanah.
Pencampurannya dengan tanah dilakukan sekaligus pada pengolahan tanah menggunakan
disk plow atau disk harrow

7. Jenis alat pemberntas hama dan prinsipnya


Jawab:
Metoda aplikasi
a. Pre-planting: pupuk dan herbisida untuk mengendalikan gulma. Diberikan pada
permukaan (broadcast) atau di bawah tanah (injektor, chisel)
b. During planting: pupuk dan herbisida. Diberikan pada lubang tanam, disebelah
alur, dsb.
c. Post-planting: pupuk dan berbagai pestisida,zat perangsang dan hormon. Diberikan
pada tanah, daun, buah.

8. Alsin panen dan prinsipnya


Jawab:
Panen umbi. Yaitu IAM JAPAN, Root crops, Peanut digger, Cassava digger. Prinsip
kerjanya: Mesin panen kentang ini dilengkapi dengan kemampuan untuk menggali umbi,
mangambil dan memisahkan daun dengan batang, mensortasi manual (oleh pekerja) dan
memasukkan umbi kedalam wadah penyimpan. Mesin ini bisa dipergunakan untuk
kentang, ketela rambat, wortel dan taro. Mesin ini mempunyai kapasitas lapang 7 are/jam
untuk pemanenan kentang, 10 are/jam untuk pemanenan ketela rambat, 5 are/jam untuk
pemanenan taro, dan 6 are per jam untuk pemanenan wortel

Panen sayur, yaitu pemanen mentimun (Pik Rite Series 3000), pemanen cabe (The Pik
Rite Pepper Harvester), pemanen kubis (Cabbage harvester), pemanen lobak (Radish
Harvester), Pemanen Akar Gobo.
Prinsip kerja panen akar gobo, yaitu Mesin ini bekerja dengan cara menggemburkan
tanah sampai kedalaman 1-1.2 m menggunakan oscilatting digger, pangkal akar gobo
kemudian dijepit menggunakan belt sambil ditarik keatas.
Prinsip kerja cabbage harvester, yaitu Mesin pemanen kubis ini bekerja dengan cara
manarik kubis dari tanaman menggunakan kontra twin auger, yang kemudian dipotong
sebatas daun terluar, dan kemudian dialirkan ke kontainer menggunakan ban berjalan.
Sistem pemindahan container dilakukan menggunakan fork-lift. Mesin ini dapan
memanen 1 kubis setiap 2 detik. Kapasitas kontainernya 150 kubis, mempunyai
kapasitas lapang 3 are per jam, atau sekitar 33 jam perhektar

Panen buah mango picker, Rambutan picker, Pemanen Olive, panen pisang, panen
anggur, Penggetar Pohon (Tree Shaker), Strawberry harvester.
Ada dua jenis pemanen buah dalam rumah kaca yaitu, jenis 3 roda dengan satu penggerak
dan jenis 4 roda dengan dua roda penggerak.
Mesin ini dilengkapi dengan kemudi otomatis (otomatic steering) yang dikendalikan
melalui mikro-komputer. Jenis roda 3 mempunyai kecepatan maju maksimum 5
cm/detik. Pada saat memanen, pekerja duduk sambil memanen. Pada pengoperasian
untuk pemetikan strawberi alat ini dilengkapi dengan kontainer dengan kapasitas sampai
60 kg

9. Jenis sumber energi