Anda di halaman 1dari 3

Nama : Wanzani Sarsih Wulandari

NIM : 020319243

1.

"CEPATIBA"
Laporan Laba Rugi
Periode 31 Desember 2010
Pendapatan
 Pendapatan jasa angkutan Rp 47,500,000.00

 Beban
 Biaya reparasi kendaraan Rp 3,000,000.00
 Biaya depresiasi kendaraan Rp 4,500,000.00
 Biaya depresiasi perlengkapan kantor Rp 500,000.00
 Biaya iklan Rp 800,000.00
 Pemakaian bahan habis pakai Rp 1,750,000.00
 Gaji sopir Rp 22,000,000.00
Total beban Rp 32,550,000.00
Laba bersih Rp 14,950,000.00

"CEPATIBA"
Laporan Perubahan Modal
Periode 31 Desember 2010
Modal Zufar, 1 Desember 2010 Rp 98,000,000.00
Ditambah:
 Setoran oleh pemilik Rp 6,000,000.00
 Laba bersih Rp 14,950,000.00
Rp 20,950,000.00
Rp 118,950,000.00
Dikurangi:
 Prive Zufar Rp 500,000.00
Modal Zufar, 31 Desember 2010 Rp 118,450,000.00
"CEPATIBA"
Neraca
Periode 31 Desember 2010

Aktiva: Kewajiban:
Kas Rp 42,500,000.00 Hutang usaha Rp 22,150,000.00
Kendaraan Rp 80,000,000.00
Ekuitas
Piutang Usaha Rp 7,000,000.00 Pemilik:
Perlengkapan Kantor Rp 9,000,000.00 Modal Zufar Rp 118,450,000.00
Persediaan bahan habis
pakai Rp 2,100,000.00
Total
Total Aktiva Rp 140,600,000.00 kewajiban Rp 140,600,000.00

2. Metode Phisyik (Berkala/Periodik) yaitu metode apabila pada saat penjualan keluarnya barang dagangan
sebagai harga pokok tidak dihitung dan dicatat secara kontinu dan baru akan dicatat pada akhir episode
sebagai penyesuaian.
Pada saat terjadi pembelian tidak menambah persediaan, tetapi dianggap sebagai pengeluaran beban untuk
mendapatkan barang tersebut. Dalam metode fisik dicatat sebagai berikut :

Pembelian Rp. xxxx

Kas / Utang Dagang Rp. xxxx

(Kas = untuk pembelian tunai dan Utang Dagang = untuk pembelian secara kredit)

Pada saat terjadi penjualan, penjualan tersebut tidak mengurangi persediaan tetapi dianggap sebagai
penerimaan pendapatan dari hasil penjualan yang dicatat sebagai berikut :

Kas / Piutang Dagang Rp. xxxx

Penjualan Rp. xxxx

(Kas = untuk penjualan tunai, dan Piutang Dagang = untuk penjualan secara kredit)