Anda di halaman 1dari 2

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Bpk,Ibu guru yang saya Hormati, dan para siswa yang kami banggakan,

Alhamdulillah, puji dan syukur, marilah kita panjatkan ke hadirat Allah Yang Maha Penyayang, sehingga pada sore
hari ini, kita masih diberikan beragam nikmat; nikmat kesehatan, nikmat semangat, nikmat menghirup udara yang
segar, dan banyaknya nikmat lain yang tidak dapat kita sebutkan satu persatu.

Hari ini, kita melaksanakan upacara penurunan bendera dalam rangka memperingati HUT ke 72 PGRI yang jatuh
pada tgl 25 November. Seluruh guru Indonesia memiliki satu perasaan yang sama, tujuan yang sama, yaitu
perjuangan mencerdaskan bangsa. Perasaan suka cita karena hari nasional para guru Indonesia, hari di mana para
guru dikenang oleh segenap anak bangsa dari seluruh penjuru tanah air karena jasa-jasanya, semoga para guru
diberikan kemudahan hidup, agar senantiasa bersinar cemerlang, membagi pengetahuan dan kebaikan untuk
mencerdaskan pelajar Indonesia dalam sistem pendidikan yang berkualitas sesuai dengan yang diamanatkan oleh
UUD 1945.

Jabatan guru dapat dikatakan sebuah profesi karena menjadi seorang guru dituntut suatu keahlian tertentu
(mengajar, mengelola kelas, merancang pengajaran) dan dari pekerjaan ini seseorang dapat memperoleh nafkah
bagi kehidupan selanjutnya. Hal ini berlaku sama pada pekerjaan lain. Namun dalam perjalanan selanjutnya,
mengapa profesi guru menjadi berbeda dari pekerjaan lain.

Di lain pihak profesi guru juga disebut sebagai profesi yang luhur. Dalam hal ini, perlu disadari bahwa seorang guru
dalam melaksanakan profesinya dituntut adanya budi luhur dan akhlak yang tinggi. Atau dengan kata lain hakikat
profesi luhur adalah pengabdian kemanusiaan.

Setiap guru seharusnya mengetahui peranan dan tugas mereka secara terperinci jika mereka ingin berusaha
melakukan dan menghasilkan pengajaran yang berkesan. Di antara tugas seorang guru ialah :

1. Menyampaikan ilmu pengetahuan


2. Memberi keahlian
3. Memupuk nilai-nilai luhur.
4. Sebagai pembimbing, pendidik, pembaharu, teladan, pemberi petunjuk dan sebagainya.

Jelas menunjukkan bahwa menjadi seorang guru merupakan satu tugas dan peranan yang agak berat.
Sebenarnya, jika di anggap tugas itu berat, maka beratlah. Jika diterima sebagai satu tugas dan tanggungjawab
dengan cara yang positif, maka mudahlah.

Bapak, Ibu guru yang dimuliakan oleh Allah,

Menjadi seorang guru, kita patut digugu dan ditiru, karena hakekat para guru luar biasa mulianya. Ucapan seorang
guru adalah ucapan yang harus dapat dipercaya, karena benar, faktual, dapat dipertanggungjawabkan, baik di
hadapan sang Khalik dan manusia. Ucapan dan perbuatannya dilakukan menjadi contoh bagi peserta didik dan
masyarakat. Seorang guru hendaknya lebih mawas diri dalam berfikir dan bertindak. Guru yang berilmu padi,
makin berilmu, makin merunduk, tunduk pada aturan yang berlaku, tunduk pada Kemahaluasan Pengetahuan
Semesta, Rabb Yang Maha Hebat, Yang Maha Kuasa, Yang Maha menurunkan rahmat kebaikan untuk kita semua.
Untuk itu kita para guru, sebagai manusia biasa yang tidak sempurna, marilah setiap hari kita melakukan evaluasi
diri, perbaikan diri, dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab, menyempurnakan kepribadian kita,
memantapkan langkah kita, agar menjadi guru yang lebih baik.

Para siswa yang kami banggakan,

Sebagai siswa sepatutnya kita berterima kasih kepada bapak/ibu guru yang tulus, dan ikhlas, yang telah
mengantarkan kita menuju jalan kebaikan hidup, dengan senantiasa mengajar, mendidik, membimbing,
mengarahkan, melatih sampai dengan menilai dan mengevaluasi, sesuai dengan tugas guru yang diemban. Kita
ingin menjadi bangsa yang maju dan bermartabat, unggul dan berdaya saing. Kita ingin hidup lebih baik, dan kita
juga ingin menyumbangkan sesuatu yang terbaik kelak untuk masyarakat. Bila kita ingin negara yang maju, bangsa
yang bermartabat, bangsa yang cerdas dan memiliki peradaban, bangsa yang memiliki sopan santun, bangsa yang
menang dalam globalisasi, maka jawabannya adalah mari tingkatkan pendidikan dengan belajar sungguh-sungguh
dan dengan memuliakan para guru kita.
Demikianlah amanat pada sore hari ini, dalam rangka mempertingati HUT ke-72 PGRI th 2017. Semoga kita semua
menjadi anak-anak bangsa yang pandai bersyukur dan memuliakan guru, sehingga hidup kita akan lebih berarti
dan mulia di hadapan Allah Yang Maha Mulia.

Terima kasih, dan mohon maaf atas segala kekurangan, semoga Allah senantiasa menuntun kita dalam kebaikan,
memajukan pendidikan Indonesia, yang kita awali dengan membangun pendidikan yang bermutu, yang
berkualitas di SMK Abdi Negara 2 Cibaruasah yang kita cintai ini, sehinga kita mampu berbicara di tingkat
kabupaten, Provinsi, bahkan mungkin di tingkat nasional, Amin, amin, ya Rabbal Alamin.

Selamat merayakan hari guru, selamat dan sukses untuk kita semua para guru, staf tata usaha, dan siswa SMK
Abdi Negara 2 Cibaruasah. Mudah-mudahan Allah SWT,Tuhan Yang Maha Rahman dan Rahim selalu menyertai
dan meridhoi pengabdian kita.

Sekian dan teriama kasih atas perhatiannya, dan mohon maaf atas segala kekurangannya. Usikum Wanafsih
BitaQwallah

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.