Anda di halaman 1dari 4

PEMERIKSAAN TANDA-TANDA VITAL

(PENGUKURAN TEKANAN DARAH)

No. Prosedur No. Revisi Halaman


PUSKESMAS
PUPUT ……………………… ………………. …………………
DINAS KESEHATAN
KABUPATEN BANGKA BARAT

Ditetapkan Oleh
Prosedur Tanggal Terbit Kepala Puskesmas Puput
Tetap Kabupaten Bangka Barat

RAWAT JALAN 01 Maret 2016

Sumono Winarno,SKM
NIP. 19770513 200501 1 008

Tekanan yang ditimbulkan pada dinding arteri.


Klasifikasi Hipertensi menurut Joint National Comitte 7
Sistol
Kategori Dan / Atau
(mmHg)
Pengertian
Normal <120 Dan
Pre hipertensi 120-139 Atau
Hipertensi tahap 1 140-159 Atau
Hipertensi tahap 2 ≥ 160 Atau
Tujuan Mendeteksi adanya ketidaknormalan tekanan darah.

Mengetahui tekanan darah pasien.


Kebijakan

1. PERSIAPAN ALAT
a. Stigmomanometer
b. Stetoskop

2. PELAKSANAAN
a. Atur posisi pasien dengan berbaring ditempat tidur.
b. Gulung lengan baju.

c. Palpasi arteri brakhialis, letakkan manset 2,5 cm di atas nadi brakhialis.

Letakkan stetoskop diatas arteri brakhialis dan earpiaces stetoskop


d.
pada telinga.
Prosedur e. Tutup katup balon sampai kencang.
Tangan kiri palpasi arteri radialis, gembungkan manset 30 mmhg diatas
f.
tekanan sistolik yang dipalpasi.
g. Dengarkan dan biarkan air raksa turun dengan pelan-pelan.
Dengarkan pada manometer saat bunyi jelas yanng pertama yang
h.
terdengar (sisitolik).
Lanjutkan pengempisan manset dengan cepat, denngarkan pada
i.
manometer saat bunyi tersebut hilang (diastolik).

j. Kempiskan manset dengan cepat, lepaskan manset dari lengan pasien.

k. Merapikan lengan baju pasien.

- IGD / PoliKlinik Umum


Unit Terkait
PEMERIKSAAN TANDA-TANDA VITAL
(PENGUKURAN TEKANAN DARAH)

Halaman

…………………

Ditetapkan Oleh
Kepala Puskesmas Puput
Kabupaten Bangka Barat

Sumono Winarno,SKM
NIP. 19770513 200501 1 008

Klasifikasi Hipertensi menurut Joint National Comitte 7


Diastole
(mmHg)

<80
80-90
90-99
≥100
deteksi adanya ketidaknormalan tekanan darah.

getahui tekanan darah pasien.

Atur posisi pasien dengan berbaring ditempat tidur.


Gulung lengan baju.

Palpasi arteri brakhialis, letakkan manset 2,5 cm di atas nadi brakhialis.

Letakkan stetoskop diatas arteri brakhialis dan earpiaces stetoskop


pada telinga.
Tutup katup balon sampai kencang.
Tangan kiri palpasi arteri radialis, gembungkan manset 30 mmhg diatas
tekanan sistolik yang dipalpasi.
Dengarkan dan biarkan air raksa turun dengan pelan-pelan.
Dengarkan pada manometer saat bunyi jelas yanng pertama yang
terdengar (sisitolik).
Lanjutkan pengempisan manset dengan cepat, denngarkan pada
manometer saat bunyi tersebut hilang (diastolik).

Kempiskan manset dengan cepat, lepaskan manset dari lengan pasien.

Merapikan lengan baju pasien.