Anda di halaman 1dari 16

USAHA KERAJINAN

TANGAN

DI SUSUN OLEH :
EDOARDO ERLANGGA SAPUTRA
CICI WULANDARI
TINI

SMK NEGERI 1 SUNGAI RAYA


KABUPATEN KUBU RAYA
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kehandirat Allah SWT yang senantiasa kita panjatkan
, atas limpahan rahmat dan kasih-Nya serta anugerah-Nya dan berkat petunjuk-Nya sehingga
kami dapat menyelesaikan penyusunan proposal usaha kerajinan tangan pembuatan bross
SMK Negeri 1 Sungai Raya tahun 2013.
Didalam proposal ini kami selaku penyusun hanya sebatas ilmu yang bisa kami
sajikan dengan topic “Usaha Kerajinan Tangan”. Dimana didalam topic tersebut ada beberapa
hal yang bisa kita pelajari khususnya untuk menambah kreatifitas bagi siswa-siswi.
Penyusunan proposal ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran bagi pihak-pihak
yang terkait dan juga untuk kepentingan dalam pengembangan SMK Negeri 1 Sungai Raya
dalam unit produksi. Disadari bahwa kami tidak akan pernah bisa menyusun proposal ini ,
tanpa ada kerjasama yang baik dari berbagai pihak terkait.

Sungai Raya, Juli 2013

Penyusun

Page iii
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL i
HALAMAN PERSETUJUAN ii
KATA PENGANTAR iii
DAFTAR ISI iv
BAB I. PENDAHULUAN 1
A. LATAR BELAKANG 1
B. PRESPEKTIF MASA DEPAN USAHA 2
C. HAMBATAN YANG AKAN DIHADAPI 2
D. PEMECAHAN MASALAH 2
BAB II. PELAKSANAAN 3
A. TUJUAN KEGIATAN 3
B. STRATEGI PEMASARAN 3
C. BENTUK 3
D. JENIS 3
E. KEGUNAAN 4
F. RASIONAL KEGIATAN 4
G. BAHAN BAKU 4
H. PROSES PRODUKSI 4
I. RENCANA ANGGARAN BIAYA 5
BAB III. PENUTUP 6

Page iv
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG

Dalam kehidupan didapati banyak tantangan hidup yang harus diatasi, dihadapi bahkan
diselesaikan. Meliputi tantangan bersaing dalam keadaan fisik maupun mental. Hal tersebut
merupakan suatu hal pemenuhan dalam kebutuhan baik rohani maupun jasmani. Didasari
oleh zaman yang semakin maju, modern dan persaingan memenuhi kebutuhan yang semakin
pesat.
Dikatakan usaha hanyalah sebagian kecil dari niat yang nantinya akan berwujud sesuai
keinginan atau hanyalah hayalan belaka. Untuk itu utama dalam menjadikan usaha yang
berhasil dan memuaskan inilah dibutuhkan suatu konsep yang berbentuk proposal ini,
didalam proposal ini tercantum segala rincian yang dibutuhkan agar usaha yang nantinya
dijalankan akan berhasil sesuai keinginan.
Merupakan sebagai pacuan atas kelayakan usaha yang nantinya akan dijalani. Pembuatan
proposal ini termasuk sebuah usaha agar terciptanya usaha kecil yang mampu bertahan atas
segala ujian pada zaman globalisasi saat ini. Sehingga untuk suatu usaha dapat berpotensial
bertahan, berkembang, maju dan dapat menghasilkan yang diharapkan.
Proposal usaha ini dimaksudkan untuk menjadikan dokumen tertulis mengenai usaha-
usaha baru yang sedang direncanakan dan dalam proses.
Diharapkan pula proposal usaha ini merupakan media komunikasi yang dapat diandalkan
untuk pengembangan usaha dan kejasama dengan seluruh pihak yang terkait. Segala hal yang
dibuat oleh tangan manusia tiadalah sempurnanya, untuk itu tak ada gading pula yang tak
retak. Saran dan kritikan atas proposal usaha yang Kami buat ini sangatlah menjadi hal yang
akan selalu membangun dan memajukan.
Usaha yang akan Kami mulai adalah usaha kecil, yaitu pembuatan produk kerajinan
tangan.
Dengan factor produksi yang relative murah dan terjangkau serta mudah didapat.
Kami yakin usaha perdana yang Kami lakukan ini memiliki berbagai aspek yang dapat
menguntungkan, bagi pribadi maupun orang lain. Usaha yang bergerak dalm bidang
kerajinan tangan yang lebih bermanfaat dan pastinya dapat digunakan sebagai aksesoris dan
kepeluan lainnya. Usaha yang akan Kami jalani ini adalah jenis usaha yang kreatif, karena
menggunakan keterampilan, keahlian dan ketelitian.
Usaha ini mungkin banyak diminati orang banyak terutama bagi kaum wanita, namun
oleh karena itu Kami berusaha untuk mengembankan usaha ini agar dapat lebih maju lagi.
Oleh karena itu sangat besar harapan Kami dapat menjalankan, mengembangkan usha ini
dengan semaksimal mungkin.
Page 1
B. PRESPEKTIF MASA DEPAN USAHA

Dalam usaha untuk memulai gagasan usaha ini, Kami memiliki pemikiran tentang
prospektif masa depan usaha. Kami memikirkan tentang kekuatan
(potensi) dan peluang bagi bisnis Kami.
Potensi yang Kami miliki dapat berguna untuk membuat produk Kami memiliki
keunggulan kompetetif dan keunggulan komperatif terhadap pesaing.
Yang diantaranya merupakan :
1) Pengetahuan tentang design-design yang unik dan menarik, sehingga dapat menghasilkan
pembuatan produk yang bervariasi.
2) Bahan-bahan murah sehingga harga dapat bersaing.
3) Para pesaing (pelaku bisnis) belum begitu serius mengolah usaha dengan produk sejenis.
Kami memiliki keyakinan bahwa produk ini dapat diterima oleh masyarakat. Peluan ini
Kami pelajari karena masyarakat dewasa ini menghargai hasil kerajinan tangan dan mulai
bosan dengan produk yang berasal dari bahan plastic.
Hal ini menunjukan peluan yang Kami miliki adalah :
1) Masyarakat membutuhkan produk yang ramah lingkungan.
2) Dengan produk yang bervariasi diharapkan masayrakat tidak jenuh.
3) Bahan baku mudah diperoleh dan murah.

C. HAMBATAN YANG AKAN DIHADAPI

Kami menyadari usaha ini tergolong usaha kecil. Keterbatasan kemapuan belum
memungkinkan untuk menanggung risiko usaha besar. Selain potensi tersebut Kami memiliki
kelemahan yang akan menjadi hambatan usaha kami, Seperti :
1) Merupakan suatu produk yang terkesan hanya untuk wanita
2) Variasi design yang tidak berkembang
3) Kapasitas produksi yang terbatas
4) Dukungan financial yang terbatas

D. PEMECAHAN MASALAH

Untuk mengatasi kelemahan dan ancaman usaha, kami berusaha untuk :


1) Mengadakan devisi penelitian,
Model dan pengembangan di ikuti sesuai dengan perkembangan zaman
2) Menjalin kerjasama dengan pihak lain yang dapat membantu mengatasi masalah tersebut.

Page 2
BAB II
PELAKSANAAN
A. TUJUAN KEGIATAN

Tujuan dari didirikannya Usaha Aneka Kreasi Kain Flannel ini adalah :
1. Untuk memperoleh penghasilan yang dapat kami gunakan untuk menunjang kebutuhan hidup
sehari-hari.
2. Untuk menerapkan ilmu pengetahuan dalam bidang berwirausaha yang dipadukan dengan
desain.
3. Bisa memanfaatkan waktu luang, untuk sesuatu yang berguna.

B. STRATEGI PEMASARAN

Produk yang Kami tawarkan memiliki nilai tambah dan berkualitas. Untuk menaikan
nilai tambah Kami mencoba untuk menghasilkan produk yang unik dan menarik serta
berkualitas baik.
Pemasaran ke sekolah-sekolah karena di mungkinkan banyak peminat dari siswi
sekolah yang menggunakannya untuk aksesoris tambahan.

C. BENTUK

Pada tahapan awal produk yang akan dihasilkan adalah :


 Souvenir berupa Bross

D. JENIS

Usaha ini bergerak dalam pembuatan barang (industry kecil) yang bahan bakunya
adalah kain flannel, manic-manik, dsb.
Produk yang dihasilkan antara lain perlengkapan penampilan yang di gunakan oleh wanita.

Page 3
E. KEGUNAAN

Usaha ini berguna dalam penciptaan produk yang nantinya hanya akan di gunakan
bagi kaum hawa. Juga berupaya menambah kreatifitas, terutama untuk pelajar dalam
mengeluarkan ide-ide kreatif.

F. RASIONAL KEGIATAN

Usaha Kerajinan Aneka Kreasi Kain Flannel yang akan kami dirikan adalah jenis usaha
industri rumahan berskala kecil yang khusus hanya memproduksi aksesoris berbahan baku
kain flannel. Alasan kami dalam memilih Usaha Aneka Kreasi Kain Flanel kami dasarkan
atas pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut :
1. Kain flannel memiliki banyak warna sehingga perpaduan warna dari kain flannel
menghasilkan sesuatu yang sangat menarik, selain itu kain flannel Juga mudah dibentuk
sehingga hasil kreasi dari kain flannel diminati oleh sebagian besar orang disemua kalangan
usia.
2. Kain flannel merupakan bahan yang murah. Namun, kreasi yang dihasilkan memiliki nilai
jual yang cukup tinggi tergantung dari tingkat kerumitan dan kreativitas pembuat.
3. Kami memiliki pengalaman dalam mendesain yang pernah kami dapatkan dari berbagai
sumber baik buku maupun via internet.

G. BAHAN BAKU

Bahan baku utama Aneka Kreasi Kain Flannel adalah kain flannel, selain bahannya
murah kain flannel juga mudah ditemukan, dan memiliki banyak pilihan warna yang jika
dikombinasikan dapat mengkasilkan sesuatu yang menarik. Selain kain flannel ada pula
bahan serta alat pendukung lainnya seperti : Jarum, Benang Sulam, Gunting, Lem Tembak,
Glue Gun, Kertas Karton, Pensil/Pulpen Gel atau Kapur Jahit dan lain sebagainnya.

H. PROSES PRODUKSI

Proses produksi Aneka Kreasi kerajinan tangan :


1. Persiapkanlah bahan dan alat yang digunakan seperti: kain flanel aneka warna, benang
sulam, jarum, gunting, kertas karton, lem tembak, pensil/pulpen gel atau kapur jahit.
2. Buatlah pola kreasi yang diinginkan pada kertas karton, gunting lalu pindahkanlah pola
tersebut pada kain flanel dengan menggunakan pensil/pulpen gel (untuk kain flanel berwarna
cerah) atau kapur jahit (untuk kain flanel berwarna gelap).
3. Gunakanlah kain flanel yang bersih dan tidak memiliki bekas lipatan. Untuk merapikan kain
flanel yang memiliki bekas lipatan, seterikalah dengan hati-hati dan suhu seterika jangan
terlalu panas. Page 4
4. Gunakanlah benang sulam untuk menjahit kain flanel, warnanya disesuaikan dengan warna
kain flanel.
5. Ada beberapa jenis teknik tusuk jahit dan tusuk hias, diantaranya tusuk feston, tikam jejak,
jeruji dan tusuk pipih. Yang paling sering digunakan adalah tusuk feston karena selain
memperindah bentuk kreasi yang dihasilkan, tusuk feston ini berguna untuk merapikan
pinggiran kain flanel.
6. Setelah kreasi selesai, rapikanlah serat-serat flanel pada pinggir jahitan dengan menggunakan
gunting.

I. RENCANA ANGGARAN BIAYA

NO NAMA BARANG BANYAKNYA BARANG YANG DI HARGA BARANG


BUTUHKAN

1 KAIN FLANEL 6 Rp. 30.000,00


ANEKA WARNA
2 BENANG SULAM 4 Rp. 4.500,00
3 PULPEN 1 Rp. 3.500,00
4 LEM 1 Rp. 5.000,00
5 KERTAS KARTON 1 Rp. 2.500,00
6 JARUM 1 Rp. 500,00
7 MANIC-MANIC 1 Rp. 6.000,00
8 GUNTING 1 Rp. 3.000,00
9 PENITI 20 Rp. 20.000,00
JUMLAH Rp. 75.000,00

Page 5
BAB III
PENUTUP
Demikianlah proposal usaha kerajinan tangan pembuatan bross kami susun, dengan
harapan pembuatan usaha berjalan dengan lancar. Pembuatan proposal ini bertujuan untuk
meningkatkan kreatifitas dan menambah ilmu tentang kegiatan yang di lakukan.
Kami menyadari bahwa tiada yang sempurna di dunia ini kecuali yang Maha Kuasa.
Dalam pembuatan proposal usaha kerajinan tangan pembuatan Bross ini tentunya masih
banyak kekurangan, untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun
guna lebih baiknya penyusunan proposal yang selanjutnya.
Akhir dari penulisan proposal ini kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak
yang telah ikut serta berpartisipasi dalam penyusunan proposal usaha kerajinan tangan
pembuatan Bross dan kami berharap agar pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan dengan
baik dan lancar seperti harapan kami.
Bab 1
I. RINGKASAN

Miniatur adalah suatu bentuk kerajinan tangan yang memilik masing-masing ciri khas
tersendiri, seperti miniatur yang kami buat ini memiliki ciri khas yaitu terbuat dari bahan dasar
bambu yang di buat oleh para ahli. Disini kenapa kami memiliki keinginan untuk membuat
miniatur/menjual produk miniatur hasil karya kami dengan menggunakan bahan dasar bambu
dikarnakan sesuai dengan kebutuhan pasar sekarang khususnya di provinsi Lampung, naiknya
kebutuhan pasar akan produksi miniatur dari Indonesia sangat tinggi itulah kenapa kami berani
membuat produk miniatur.

Produk miniature kami antara lain seperti perahu ,kapal pesiar,pesawat terbang,rumah adat
dll,kami mencoba terlebih dahulu memasarkan produk kami di kawasan Bandar Lampung dan
sekitarnya,tujuan pasar kami di kalangan perkantoran,rumah tangga,dan umum disini juga
kami mengenalkan produk kami ke kalangan anak-anak tujuannya agar mereka tahu bahwa
miniature itu ada dan seperti ini,karna anak Indonesia saat ini lebih focus ke permainan yang
berbau teknologi sehingga mereka melupakan yang tradisional.

1.1 Tujuan
Kami telah menyusun tujuan untuk dua tahun kedepan program pengembangan perusahaan
sebagai berikut :
 Meraih pangsa pasar yang lebih luas dari mulai penjualan secara retail dan pemesanan.
 Meningkatkan availability produk dengan menjaga tingkat persediaan barang jadi.

1.2 Misi
Misi dari kami dalam dua tahun kedepan :
 Peningkatan kapasitas produksi.
 Pengembangan produk.
 Peningkatan efisiensi dan efektivitas produksi.
 Peningkatan kegiatan pemasaran produksi.

1.3 Kunci Kesuksesan


Kunci kesuksesan dari perusahaan kami adalah :
 Penyediaan produk yang berkualitas baik dan menarik melalui pengemasan.
 Bentuk yang unik pada produk kami itu sendiri.
 Ketepatan waktu dan jumlah produksi.
 Produk yang berorientasi kepada konsumen dan pengembangan produk yang
bersifat kontinyu.
 Variasi produk yang cukup tinggi.

1.4 Resiko yang Dihadapi


Resiko- resiko yang mungkin dihadapi oleh perusahaan kami :
 Bertambahnya pesaing masuk dalam pasar kami yang meiliki produk yang sama.
 Biaya produksi yang meningkat melebihi kemampuan membayar konsumen.
 Daya beli konsumen yang menurun.
 Cuaca yang tidak mendukung produktivitas.

Bab 2
2. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

2.1.Gambaran Umum Perusahaan


Nama perusahaan : Family Group
: Jl. Imam bonjol , gang jaya singa hadimulyo barat kota metro
Telepon : 087813632012
E-mail : Ditto.capek@yahoo.com
Bentuk Usaha : Firma
Jumlah Karyawan : 4 Orang
Fasilitas Perusahaan : - Kompresor
- Golok
- Kuas
- Pisau
Aspek Legal : - KTP
Penghargaan : -
Bidang / Sektor Usaha : Home industri / Industri miniatur bambu
Produk : - Perahu
- Kapal pesiar
- Rumah adat
- Pesawat terbang
Pasar : Dalam Negeri

2.2.Informasi Pemilik Perusahaan


Nama : Ditto pudji firmansyah
Jenis Kelamin : Laki-laki
: Jl. Imam bonjol , gang jaya singa hadimulyo barat kota metro
Telepon : 087813632012
Pendidikan terakhir : SMA WIRATAMA KOTA GAJAH
Pendidikan Kewirausahaan :-

Bab 3
3. RINGKASAN PRODUK
Family Group memproduksi macam produk olahan dari bahan bambu . Adapun produk
kami yang diproduksi secara rutin adalah :

NO NAMA PRODUK UKURAN KODE PRODUK HARGA


1 PERAHU KECIL A1 Rp.60.000
BESAR B1 Rp.100.000
2 KAPAL PESIAR KECIL A2 Rp.60.000
BESAR B2 Rp.100.000
3 RUMAH ADAT KECIL A3 Rp.60.000
BESAR B3 Rp.100.000
4 PESAWAT TERBANG KECIL A4 Rp.60.000
BESAR B4 Rp.100.000

Selain barang produksi regular kami juga berusaha menerima pesanan barang yang
didasarkan keinginan pelanggan lainnya.

3.1 Perbandingan Kompetitif


Produk kami memiliki keunggulan dalam hal kualitas produk, yang merupakan hasil
murni olahan tangan dan dengan bahan dasar seperti bambu yang merupakan ciri khas dari
produk kami, yang tidak dimiliki oleh perusahaan lainnya.
Selain itu dengan penggunaan bahan baku bambu yang sangat terjangkau dan jumlahnya
yang tidak terbatas menjadikan produk ini lebih terjangkau untuk semua kalangan, oleh karena itu
produk kami dijamin memiliki prospek yang cerah dan memiliki keunggulan kompetitif di pasaran.

Bab 4
4.ASPEK PEMASARAN

4.1 Permintaan Pasar


Permintaan pasar akan produk miniatur ini belum terdeskripsikan, hal ini disebabkan,
produk kami merupakan produk perintis di propinsi Lampung. Dari hasil pemantauan kami
terhadap produk yang sejenis yang tidak berbahan dasar sama memiliki kecenderungan
permintaan yang terus meningkat. Hal ini disebabkan oleh semakin meningkatnya pengunjung
dari kota lain di luar propinsi Lampung yang menginginkan membawa cindera mata yang unik
berupa miniatur yang terbuat dari bambu. Melihat peluang dari permintaan yang semakin
meningkat, maka kami berinisiatif untuk mencoba memasuki pasar tersebut dengan
memproduksi miniatur berbasis bambu berupa perahu, kapal pesiar,rumah adat,pesawat
terbang.

4.2 Penawaran pasar


Sebagaimana telah diungkapkan di atas, saat ini kami belum memproduksi,
diakibatkan belum adanya sumber modal yang memadai. Sehingga jika permodalan belum
diperoleh, maka proses produksi tidak dapat berjalan.

4.3 Peluang Pasar


Dari gambaran peluang permintaan yang didapatkan, terdapat penawaran produk
sebesar 100 % dari total permintaan pasar yang ada, maka dapat ditarik kesimpulan adanya
peluang yang kami miliki untuk jenis produk ini adalah 100 % .

Produk Permintaan Penawaran Peluang

Perahu 100 % 100 % 100 %

Kapal pesiar 100 % 100 % 100 %


Rumah Adat 100 % 100 % 100 %
Pesawat Terbang 100% 100% 100%

4.4 Strategi Penjualan


Family Group memiliki tiga strategi utama dalam kegiatannya :
 Pertama ialah menyalurkan produk-produk kami pada orang di sekitar kita contoh:
Dosen,keluarga,teman.
 kedua ialah untuk menarik konsumen baru, dengan melakukan penetrasi pasar berupa promosi
produk dan penambahan tenaga pemasaran dan mengikuti berbagai pameran. Selain itu kami
akan berusaha bekerjasama dengan pihak penjual perantara seperti koperasi koperasi yang
dapat menyalurkan produk kami.
 Ketiga ialah memperthankan pelanggan pelanggan yang lama dengan memberikan informasi
tentang produk diversifikasi kami yang baru secara berkala.

Berikut ini adalah proporsi rencana penjualan :


Produk Lokasi Pesanan Perbulan Pesanan Pertahun

Perahu Perorangan & eceran 50 unit / bulan 600 unit / tahun

Kapal pesiar Perorangan & eceran 50 unit / bulan 600 unit / tahun

Distributor,Perorangan
Rumah adat 50 unit / bulan 600 unit / tahun
& eceran

Pesawat terbang Perorangan & eceran 50 unit / bulan 600 unit / tahun

4.5 Strategi Pemasaran


Target pasar kami yang utama ialah untuk memenuhi permintaan dari distributor
- distributor besar dan eceran yang berlokasi di Lampung dan sekitarnya, dan juga pemenuhan
pesanan yang datang langsung kepada kami untuk produk produk dari perusahaan kami
tersebut.
Kami membagi segmen pasar menjadi beberapa 2 kelompok yaitu :
 Kalangan rumah tangga yang membutuhkan untuk membutuhkan untuk hiasan rumah .
 Kalangan umum lainnya yang membutuhkan untuk sovenir atau cindera mata.
4.6 Strategi Segmentasi Pasar
Sasaran utama dari segmen rumah tangga ialah kalangan ibu rumah tangga yang
biasanya menghias rumah dengan aksesoris lainnya, strategi utama ialah dengan memasarkan
produk kami melelui distributor di Lampung. Selain itu kami juga memberikan service lebih
dengan memberikan layanan delivery service untuk tempat-tempat yang terjangkau.
Untuk segmen umum kami biasanya memasok produk-produk kami ke tempat-tempat
yang mudah di jangkau oleh konsumen tersebut. Selain itu kami juga memasarkan produk kami
ketempat yang bersedia menjual produk kami seperti toko-toko di daerah Lampung juga tempat
penjualan lainnya.

4.7 Strategi Penetapan Harga


Dalam penetapan harga dari produk kami sangat tergantung pada harga bahan baku,
yang memiliki pengaruh yang significant terhadap harga jual produk kami. Untuk penetapan
harga retail, standar harga yang kami berlakukan ditambah proporsi keuntungan dari retailer
yang dalam hal komisi penjualan terif yang biasanya di berlakukan ialah 20 % dari total
penjualan.
Untuk produk yang di jual kepada konsumen rumah tangga langsung, kami menetapkan
harga sesuai dengan pasar yang ada. Khusus untuk pembelian/pemesanan dalam jumlah besar,
perusahaan menetapkan harga yang lebih fleksibel rata-rata dengan discount 10 %.

4.8 Distribusi
Proses pendistribusian yang dilakukan, ialah melalui distribusi langsung dari
perusahaan kami ke tempat-tempat tujuan pemasaran. Dan juga proses antar langsung kerumah
pesanan atau delivery services untuk pemesanan Khusus Kota Metro dan Bandar Lampung .

4.9 Strategi Promosi


Kami telah melakukan strategi Promosi, dikarenakan promosi merupakan hal yang
sangat penting dalam usaha ini, oleh karena itu kami telah menganggarkan Rp. 500.000 / bulan
untuk biaya promosi, yang berupa :
 Biaya Promosi iklan koran Rp 390.000,00
 Biaya pamphlet perusahaan Rp. 110.000,00
Selain itu juga kamipun mengikuti kegiatan berupa pameran-pameran seperti yang
dilakukan sebelumnya melalui kerjasama dengan pihak yang tertarik. Untuk kedepan kami
akan mencoba untuk mempromosikan produk kami melalui website, yang sedang dalam proses
pembuatan.

4.10 Tenaga Kerja Langsung


Seiring berkembangnya pemasaran, maka kami berusaha melakukan perekrutan
terhadapa orang-orang yang ahli dalam bidang pemasaran produk ini sendiri, setelah itu
karyawan tersebut akan dilatih dan dibimbing oleh pemilik perusahaan yang selama ini
menangani penjualan. Tenaga penjualan ini sendiri akan mendapatkan insentif gaji sebesar Rp.
300.000/bulan di luar bonus yang diberikan pimpinan perusahaan.
Kami juga berusaha akan merekrut pegawai kembali di bagian produksi sebanya 1
orang dengan insentif gaji sebesar Rp. 300.000/bulan. Selain itu kami juga akan melakukan
kemitraan dengan pengusaha ataupun lembaga lain yang bersifat mendukung dalam proses
pengembangan pasarnya sendiri.

Bab 5
5. RINGKASAN SUMBER DAYA MANUSIA

Family Group berada di bawah kepemimpinan dari Ditto, perusahaan yang berbentuk
perusahaan perorangan ini masih tergolong kecil jadi memerlukan struktur organisasi
sederhana, dimana segala keputusan dibawah Ditto.

5.1 Rencana Karyawan


Dalam kegiatan Produksi perusahaan kami akan meningkatkan karyawan di bagian
produksi ketika perusahaan berkembang sebanyak 1 orang dengan insentif sebesar Rp.
300.000,00 per bulan. hal ini dilakukan untuk mengimbangi pesanan produksi yang kian
berkembang.
Pada bagian penjualan, perusahaan ini akan melakukan penambahan karyawan
sebanyak 1 orang, dengan insentif sebesar Rp. 300.000 per bulan.

Bab 6
6.ASPEK PRODUKSI

Aspek produksi merupakan faktor yang sangat penting dalam keberhasilan kami, yaitu
bagaimana perusahaan dapat memproduksi dengan waktu yang tepat dalam memenuhi
keinginan pemesanan, peningkatan kualitas dan juga efisiensi produksi yang akan menentukan
biaya pokok dari Miniatur bambu.
Berdasarkan perencanaan penjualan yang telah dilakukan maka produksi akan dimulai
dengan kapasitas produksi sebesar 50 unit perbulan untuk produk perahu, 50 unit perbulan
untuk kapal pesiar, 50 unit perbulan untuk produk rumah adat dan 50 unit untuk pesawat
terbang, jumlah tersebut adalah jumlah maksimal yang dapat diproduksi oleh perusahaan saat
ini.
Guna mendukung dari rencana pengembangan produksi maka ada beberapa hal yang
harus dipersiapkan, yaitu : (1) Persiapan Tata Letak (Lay Out) dengan tambahan mesin baru,
penambahan tingkat persediaan bahan baku, dan barang jadi.(2) tata cara pemenuhan bahan
baku, (2) penanganan hasil produksi. Dalam uraian berikut akan dijelaskan perincian dari
persiapan yang harus dilakukan.

6.1 Persiapan Tata Letak (Layout)


Lahan Produksi untuk Proses produksi tidak begitu luas, tapi memungkinkan untuk
penambahan peralatan. Dengan luas 25 M² cukup memungkinkan penambahan peralatan
berupa Mesin kompresor,Golok,Pisau,gunting. Begitu juga untuk penyimpanan bahan baku
produksi dapat dilakukan dengan penyimpanan di ruangan lain, dikarenakan perusahaan ini
masih melakukan produksinya langsung di dalam rumah salah satu staf kami sendiri.

6.2 Pemenuhan Bahan Baku


Bahan baku yang diperlukan cukup memadai, hal ini dikarenakan bahan baku yang
dipakai untuk proses produksi dapat dijumpai dimanapun. Namun untuk pemenuhan bahan
baku sendiri, kami telah mensurvey apa yang kami butuhkan.
Untuk bahan baku proses produksi itu sendiri, sebagai produksi pokok perusahaan ini
diperlukan bahan-bahan seperti :bambu,lem kayu,cat pelitur dan lain-lain.
Dalam Tabel Berikut akan diuraikan kebutuhan bahan baku per produk. Dengan asumsi harga
bahan baku tetap dan produksi tetap. yaitu :
 bambu Rp. 10000 /batang
 pelitur Rp. 2.2000
 lem kayu Rp. 10000
 Dll
Kebutuhan Bahan Baku Perbulan
Bahan Baku Kebutuhan Harga Total
bambu 40batang Rp 10000 Rp 400.000
pelitur 10kaleng Rp 2.2000 Rp 220.000
Lem kayu 14kaleng Rp 10.000 Rp 140.000
dan lain-lain - - Rp 200.000
total Rp 960.000

Bab 7
7. ASPEK KEUANGAN

Asumsi Biaya Proyek :


Tujuan kami untuk mengajukan proposal dana adalah untuk dialokasikan sebagai
berikut :

Biaya Investasi untuk penambahan asset Perusahaan berupa :


Kompresor : Rp. 3.000.000,00
lain-lain : Rp. 1.000.000,00
Total Rp. 4.000.000,00

Biaya di atas diasumsikan dari fluktuasi harga yang terjadi dipasaran saat ini.
Total pembiayaan proyek ialah sebesar Rp 6.560.000,00 Modal tersebut akan
diproyeksikan untuk biaya penamahan asset sebesar Rp 4.000.000,00 dan biaya produksi
sebesar Rp 2.560.000,00.

Asumsi biaya-biaya bahan baku dan biaya gaji tidak mengalami kenaikkan.

BIAYA PROYEK

Keterangan Total

Investasi Harta Tetap


Peralatan Produksi :
Kompresor Rp. 3.000.000,00
Lain-lain Rp. 1.000.000,00
Total investasi Rp. 4.000.000,00
Modal Kerja
A. Biaya Pokok Produksi:
Bahan baku Rp. 960.000,00
B. Biaya tenaga kerja Rp. 1.600.000,00
Total Biaya Pokok Produksi Rp. 6.560.000,00
B. Biaya Usaha
Biaya Promosi Rp. 500.000,00
Biaya Transportasi Rp. 350.000,00
Biaya gaji pegawai Penjualan Rp. 600.000,00
Biaya Admisnistrasi Rp. 192.500,00
Total Biaya Usaha Rp. 1.642.500,00
Total Biaya Operasi Perbulan Rp. 8.202.500,00
Total Biaya Proyek Rp. 8.202.500,00
Persen 100 %

PROYEKSI LABA – RUGI


A. Asumsi Rencana Produksi
Dalam penyusunan rencana produksi diasumsikan kegagalan hanya terjadi dalam proses
produksi sehingga untuk barang jadi sesuai kebutuhan.
B. Asumsi Rencana Penjualan
(1) Seluruh Produk terjual habis.
(2) Harga jual tetap pada harga stabil pada harga yang berlaku.
(3) Sistem pembayaran secara tunai.
C. Asumsi Biaya pokok produksi
Harga bahan baku tetap.
D. Asumsi Upah Tenaga Kerja Langsung
Asumsi untuk upah tenaga kerja diharapkan tetap yaitu Rp. 400.000,00/bulan untuk pegawai
produksi dan Rp. 600.000,00 untuk pegawai pemasaran.