Anda di halaman 1dari 2

INFEKSI UMBILIKUS

: 440/0162/SOP-
No. Dokumen UKP/PKM-
SDJ/2016
SOP No. Revisi : 00
Tanggal :
10 Agustus 2016
Terbit
Halaman : 1/2
PUSKESMAS dr. Radianti Bulan M Tobing
SINDANG JAYA NIP. 19780325 200604 2 007

Tali pusat biasanya lepas pada hari ke-7 setelah lahir dan luka baru
1. Pengertian
sembuh pada hari ke-15. Infeksi pada tali pusat atau jaringan kulit di
sekitar perlu dikenali secara dini dalam rangka mencegah sepsis.
2. Tujuan Acuan petugas dalam mendiagnosa pasien.

3. Kebijakan Keputusan kepala Puskesmas Sindang Jaya Nomor: 440/062/PKM-


SDJ-2016 tentang layanan klinis.

4. Referensi Panduan praktik klinis bagi dokter di fasilitas pelayanan kesehatan


primer Edisi 1 Tahun 2013.
A. Anamnesis
5. Prosedur
1. Panas
2. Rewel
3. Tidak mau menyusu.
B. Pemeriksaan Fisik
1. Ada tanda tanda infeksi di sekitar tali pusat seperti
kemerahan, panas, bengkak, nyeri dan mengeluarkan
pus yang berbau busuk.
2. Infeksi tali pusat lokal atau terbatas: bila kemerahan dan
bengkak terbatas pada daerah kurang dari 1cm di
sekitar pangkal tali pusat.
3. Infeksi tali pusat berat atau meluas: bila kemerahan
atau bengkak pada tali pusat meluas melebihi area 1 cm
atau kulit di sekitar tali pusat bayi mengeras dan
memerah serta bayi mengalami pembengkakan perut.
4. Tanda sistemik: demam, takikardia, hipotensi, letargi,
somnolen, ikterus
C. Penatalaksanaan
1. Pembersihan tali pusat dengan menggunakan larutan
antiseptik (Klorheksidin atau iodium povidon 2,5%)
dengan kain kasa yang bersih delapan kali sehari
sampai tidak ada nanah lagi pada tali pusat.
2. Setelah dibersihkan, tali pusat dioleskan dengan salep
antibiotik 3-4 kali sehari.

1/2
D. Bagan Alir
Anamnesis
Panas, rewel, tidak mau menyusu.

Pemeriksaan Fisik
Di sekitar tali pusat seperti kemerahan, panas, bengkak,
nyeri dan mengeluarkan pus yang berbau busuk. Infeksi tali
pusat lokal atau terbatas. Tanda sistemik: demam,
takikardia, hipotensi, letargi, somnolen, ikterus

Penatalaksanaan
Pembersihan tali pusat dengan menggunakan larutan
antiseptik (Klorheksidin atau iodium povidon 2,5%) dengan
kain kasa yang bersih delapan kali sehari sampai tidak ada
nanah lagi pada tali pusat. Setelah dibersihkan, tali pusat
dioleskan dengan salep antibiotik 3-4 kali sehari.

1. Perawatan sistemik: Bila tanpa gejala sistemik, pasien


diberikan antibiotik seperti kloksasilin oral selama lima hari Bila
E. Hal – hal yang
anak tampak sakit, harus dicek dahulu ada tidaknya tanda-
perlu tanda sepsis. Anak dapat diberikan antibiotik kombinasi
dengan aminoglikosida. Bila tidak ada perbaikan,
diperhatikan
pertimbangkan kemungkinan Meticillin Resistance
Staphylococcus aureus (MRSA).
F. Unit Terkait Poli anak.

G. Dokumen Terkait Rekam Medis dan SOP Infeksi umbilikus

H. Rekaman
Tanggal Mulai
Historis No Yang Berubah Isi Perubahan
Diberlakukan
Perubahan

2/2