Anda di halaman 1dari 5

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT

NOMOR :…../ /Dir-X/VI/2017

TENTANG

KEBIJAKAN PENETAPAN STAF NON MEDIS

DIREKTUR RUMAH SAKIT

Menimbang : a. Bahwa untuk mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang optimal pada
Rumah Sakit belum optimal perlu ditetapkan Kebijakan Pedoman Penetapan Staf
Non Klinis.

b. Bahwa untuk maksud tersebut perlu diatur dengan Surat Keputusan Direktur
Rumah Sakit.

Mengingat : 1. Undang – undang Republik Indonesia No. 44 tahun 2009

2. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 436 tahun 1993 tentang
berlakunya Standar Pelayanan Rumah Sakit dan Pelayanan Medis

3. Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 22 tahun 1994

4. Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 40 tahun 2001 tentang Pedoman


Kelembagaan dan Pengelolaan Rumah Sakit

5. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 81 tahun 2004 tentang


Pedoman Penyusunan Perencanaan Sumber Daya Manusia di Tingkat Propinsi, Kabupaten/Kota

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR TENTANG PEDOMAN PENETAPAN STAF KLINIS INI


DIGUNAKAN DALAM RANGKA UPAYA PEREKRUTAN STAFF NON KLINIS
Kesatu : Semua pihak yang terkait wajib menjalankan perannya dengan penuh dedikasi dan
tanggung jawab sesuai tugas dan fungsinya masing – masing. Sehingga tercipta kondisi yang diharapkan
yaitu pelayanan yang optimal oleh staf di Rumah Sakit

Kedua : Kebijakan ini dibuat untuk mengatur penetapan staf sesuai dengan perekrutan,
penugasan, orientasi dan penilaian sesuai kebutuhan di Unit yang terkait, juga mengatur alur
penerimaan staf sesuai prosedur yang diterapkan oleh Rumah Sakit

Ketiga : Keputusan ini berlaku terhitung mulai tanggal ditetapkan dan apabila di kemudian
hari terdapat kekeliruan maka akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya

Ditetapkan di : Kuningan

Pada tanggal ……………

DIREKTUR RS

Lampiran Keputusan Direktur

Nomor :…/ /Dir-X/VI/2017

Tanggal :……………………..

KEBIJAKAN UMUM

1. Seleksi tenaga karyawan di Rumah Sakit dilakukan secara sistematis

2. Perekrutan staf akan dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh Rumah Sakit

3. Proses recruitment, penugasan, orientasi dan penilaian/evaluasi kinerja staf di Rumah Sakit
tertuang pada kebijakan khusus yang tercantum dibawah ini

KEBIJAKAN KHUSUS
Proses Rekruitmen Staf

1. Peerekrutan staaf di Rumah Sakit , dilakukan apabila ada permintaan staf pada unit terkait untuk
satu kedudukan/posisi tertentu, berdasarkan kebutuhan tenaga menurut penempatan kerja

2. Rekrutment staf dimulai dengan proses seleksi dokumen berdasarkan kriteria yang diperlukan

3. Tahap selanjutnya adalah uji tulis, setelah uji tulis dilanjutkan dengan test wawancara dan test
kesehatan, kemudian baru ke tahap orientasi

4. Dalam pelaksanaannya rekrutment staf non klinis tidak dilaksanakan terlalu sistematis seperti
halnya staf klinis, namun ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan, yaitu efisiensi dan memenuhi
syarat keetentuan yang berlaku untuk masing- masing unut kerja.

Penugasan

Penugasan Staf Non Klinis

Penempatan Staf Non Klinis berdasarkan kebutuhan unit kerja, sesuai dengan rekruitmen yang
dilaksanakan, dan berdasarkan kompetensi yang dimiliki masing – masing staf. Penugasan Staf Non Klinis
terlampir pada uraian tugas masing – masing staf yang diatur dan diberikan oleh Kepala Tata Usaha

Orientasi

1. Program orientasi bertujuan agar calon karyawan memahami tugas, kewajiban, wewenang,
prosedur kerja, tujuan, falsafah dan peraturan – peraturan di lingkungan rumah sakit serta kebijakan
pimpinan rumah sakit yang akan disampaikan oleh bagian HRD Rumah Sakit

2. Calon karyawan juga diberikan pengetahuan tentang falsafah dan tujuan RS dan pelayanan
kekaryawanan, hak dan kewajiban tenaga kekaryawanan yang akan disampaikan oleh bagian HRD Rumah
Sakit

3. Sedangkan hal – hal yang menyangkut dengan pencegahan infeksi, sepetri hand hygine, five
moment hand hygine, survailance, dll, akan diedukasiakan oleh komite PPI Rumah Sakit

4. Program orientasi khusus meliputi praktik klinik lapangan sesuai dengan unit penempatannya dan
akan dibimbing oleh kepala ruangannya.
5. Tujuan setelah diadakannya orientasi karyawan baru diharapkan karyawan tersebut dapat :

- Memahami terhadap ketentuan – ketentuan yang berlaku di Rumah Sakit

- Melaksanakan tugas dan kewajiban yang di amanatkan sesuai dengan aturan Rumah Sakit

- Memahami dan melaksanakan Visi, Misi, Motto dan Tujuan Rumah Sakit

- Memahami terhadap struktur Organisasi Rumah Sakit

- Memahami dan melaksanakan peraturan kekaryawanan dengan baik dan benar

- Memahami dan melaksanakan kebijakan umum dan tata tertib karyawan Rumah Sakit

- Masa orientasi adalah selama 3 bulan

- Selama proses orientasi, seluruh calon staf akan diberi penjelasan tentang ganbaran umum Rumah
Sakit, tata cara dan aturan yang berlaku di Rumah Sakit

Penilaian / Evaluasi Kinerja

Penilaian Tahunan

Penilaian tahunan dilkakukan untuk seluruh staf, dan akan berlansung pada akhir taun.

· Attitude / perilaku

· Kemampuan bekerja tim

· Loyalitas

· Tanggung jawab dalam bekerja

· Disiplin, dll

Jika terdapat kesalahan yang dilakukan maka akan dikenakan sanksi/punishment sesuai dengan jenis dan
kesalahan yang dibuat, dimulai dari surat peringatan pertama (SP 1,2 dan 3), selanjutnya akan
diserahkan ke manajemen untuk proses selanjutnya.
Direktur Rumah Sakit

Anda mungkin juga menyukai