Anda di halaman 1dari 3

DIABETES MELITUS

PENGERTIAN
Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik
hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya.

ANAMNESIS
 Keluhan khas DM : poliuria, polidipsia, polifagia, penurunan berat badan yang tidak dapat
dijelaskan sebabnya
 Keluhan tidak khas DM : lemah, kesemutan, gatal, mata kabur, disfungsi ereksi pada pria,
pruritus vulvae pada wanita

PEMERIKSAAN FISIK
 Tinggi badan, berat badan, tekanan darah, lingkar pinggang, IMT
 Fungsi : Jantung, ginjal, mata
 Keadaan kaki, kulit dan kuku, gangren/ulkus

KRITERIA DIAGNOSTIK
 Kadar glukosa darah sewaktu (plasma vena) ≥ 200 mg/dl, atau
 Kadar glukosa darah puasa (plasma vena) ≥ 126 mg/dl, atau
 Kadar glukosa plasma ≥ 200 mg/dl pada 2 jam sesudah beban glukosa 75 gram dengan TTGO
 HbA1C > 6,5

DIAGNOSIS BANDING
 Stress Hiperglikemia
 Toleransi Glukosa Terganggu
 Glukosa Darah Puasa Terganggu

PEMERIKSAAN PENUNJANG
 Pemeriksaan Laboratorium :
- Hb, Leukosit, laju endap darah
- Glukosa datrah puasa dan 2 jam sesudah makan
- Urinalisis rutin, proteinuria 24 jam, kreatinin
- SGPT, Albumin/Globulin
- Kolesterol total, kolesterol LDL, kolesterol HDL, trigliserida
- A1C
- Albuminuria mikro
 Pemeriksaan Penunujang lain :
- EKG
- Foto toraks
- Funduskopi
- ABI
TERAPI
 Perencanaan Makan
Standar yang dianjurkan adalah makanan dengan komposisi : Karbohidrat 60-70%, protein 10-
15% dan lemak 20-25%
Jumlah kalori basal per hari :
- Laki-laki : 30 kal/kgBB idaman
- Wanita : 25 kal/kgBB idaman
Penyesuaian terhadap kalori basal / hari berdasarkan status gizi, usia, stres metabolik,
aktivitas dan kehamilan

 Latihan Jasmani
Kegiatan jasmani sehari-hari dan latihan teratur (3-4 kali seminggu selama ± 30 menit)
Prinsip : Continuous, Rhytmical, Interval, Progressive, Endurance

 Intervensi farmakologis
- Obat Hipoglikemia Oral (OHO) :
Pemicu sekresi insulin (insulin secretagogue) : sulfonilurea, glinid
Penambah sensitivitas terhadap insulin : Metformin, tiazolidindion
Penghambat absorpsi glukosa : penghambat glukosidase alfa
Golongan Incretin : Penghambat Dipeptidyl Peptidase IV, GLP-1 mimetik dan analog
- Insulin
Indikasi :
1. Penurunan berat badan yang cepat
2. Hiperglikemia berat yang disertai ketosis
3. Ketoasidosis diabetik
4. Hiperglikemia hiperosmolar non ketotik
5. Hiperglikemia dengan asidosis laktat
6. Gagal dengan kombinasi OHO dosis hampir maksimal
7. Stres berat (infeksi sistemik, operasi besar, IMA, Stroke)
8. Kehamilan dengan DM ? diabetes melitus gestasional yang tidak terkendali dengan
perencanaan makan
9. Gangguan fungsi hati dan ginjal yang berat
10. Kontraindikasi dan atau alergi terhadap OHO

 Terapi Kombinasi
Pemberian OHO maupun insulin selalu dimulai dengan dosis rendah, untuk kemudian
dinaikkan secara bertahap sesuai dengan respon kadar gula darah. Kalau dengan OHO tunggal
sasaran kadar glukosa darah belum tercapai, perlu kombinasi dengan dua kelompok OHO yang
berbeda mekanisme kerjanya

EDUKASI
Meliputi pemahaman tentang penyakit DM, makna dan perlunya pengendalian dan pemantauan
DM, penyulit DM, intervensi farmakologis dan non-farmakologis, hipoglikemia, masalah khusus
yang dihadapi, cara mengembangkan sistem pendukung dan mengajarkan keterampilan, cara
mempergunakan fasilitas perawatan kesehatan

PROGNOSIS
Dubia

LAMA RAWATAN
Diabetes ringan (DM Tipe 2 tanpa komplikasi) : 4-5 hari
Diabetes sedang (DM Tipe 2 dengan 1-2 komplikasi) : 1 minggu
Diabetes berat(DM Tipe 2 dengan >2 komplikasi) : 2-3 minggu

KEPUSTAKAAN

------------------------