Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Kode/ Nama mata Kuliah : Akuntansi Keuangan Lanjutan I Revisi ke :

Satuan Kredit Semester : 3 SKS Tanggal revisi :

Jumlah Jam kuliah dalam seminggu : 14 X 150 Menit Tanggal mulai berlaku : 4 November 2013

Jumlah jam kegiatan laboratorium : Penyusun : Moch Imron. S.E., M. Si

Penanggungjawab Keilmuan : Moch Imron. S.E., M. Si

Deskripsi mata kuliah : Dengan mempelajari akuntansi keuangan lanjutan 1 mahasiswa dapat mendefinisikan, menerapkan masalah prinsip dasar akuntansi dan
pelaporan keuangan bentuk akuntansi khusus dalam organisasi. Prinsip akuntansi dasar dalam situasi khusus yang dihadapi organisasi biasanya
dalam hal: pembentukan persekutuan dan pembagian laba-rugi, pembubaran persekutuan (perubahan pemilik, likuidasi), penjualan angsuran,
konsinyasi serta akuntansi kantor pusat dan kantor cabang.

Standar kompetensi : Memberikan pemahaman kepada mahasiswa sehingga dapat : a) memahami dan menyelesaikan masalah tentang prosedur akuntansi laporan
keuangan persekutuan yang baru dibentuk serta mendistribusikan pembagian laba-ruginya. b) dan mampu mengidentifikasikan dan
mendeskripsikan perubahan kepimilikan firm, c) mampu emecahkan masalah yang berkaitan dengan perubahan kepemilikan persekutuan, d) dan
mampu menghitung dan membuat kertas kerja likuidasi serta menyelesaikan masalah jurnal yang berkaitan dengan penjualan angsuran,
konsinyasi, akuntansi kantor pusat dan cabang.

A. Unsur-unsur Silabus

Pertemuan Kompetensi dasar indikator Pokok bahasan / Aktivitas pembelajaran Rujukan


ke materi
1 Mahasiswa memahami rencana 1.1. Mahasiswa 1.1. Kontrak belajar Diskusi dan kessepakatan
dalam satu semester mengetahui materi 1.2. Bahan materi kuliah
yang akan dipelajari kuliah
dalam satu 1.3. Tatacara menilai
semester mid dan final test
1.2. Mahasiswa mampu
mempersiapkan
materi yang akan
dipelajari
1.3. Mahasiswa mampu
mengatur strategi
pembelajaran
2 Mahasiswa dapat 2.1. Mahasiswa 2.1.1. Memahami 1. Diskusi B, LS, AS, F, D
mengidentifikasikan, memahami pengertian fa 2. Tutorial
mengenalkan karakteristik dan karakteristik dan beserta 3. Quiz diawal
cara pendirian firma. penggolongan karakteristiknya pertemuan
Memecahkan masalah yang persekutuan; 2.1.2. Menjelaskan
berkaitan dengan pendirian akuntansi dan perbedaan antara
firma (fa) prosedur pendirian fa dan perseroan
firma (fa) 2.2.1. Menerangkan
2.2. Mencontohkan contoh kasus
perhitungan dan pendirian fa:
prosedur akuntansi metode bonus &
untuk pembagian goodwill
laba rugi fa 2.2.2. Menelaah fa
2.3. Memahami didirikan oleh
perlakuan metode anggota yang
bonus dan metode semuanya belum
goodwill punya usaha
2.2.3. Mencontohkan fa
didirikan oleh
anggota yang
sudah memiliki
usaha
sebelumnya dan
anggota yang
belum punya
usaha
2.2.4. Fa didirikan oleh
anggota-anggota
yang semuanya
sudah memiliki
usaha
sebelumnya
3 Pembagian laba rugi dalam 3.3. Mahasiswa dapat 3.1.1. Laba rugi dinagi 1. Diskusi B, LS, AS, F
persekutuan (fa) membedakan antara sama 2. Tutorial
akuntansi dan 3.1.2. Laba rugi 3. Quiz diawal
prosedur pendirian berdasarkan pertemuan
firma (fa), perbandingan
mencontohkan tertentu
perhitungan & 3.1.3. Laba rugi sesuai
pembagian laba rugi dengan
fa dan pertandinangan
memanipulasi modal awal dan
pembagiannya, akhir
serta pembagian 3.1.4. Laba rugi dengan
laba rugi memperhitungka
n gaji dan bonus
3.1.5. Perhitungan dan
jurnalnya
4 Mahasiswa memahami tentang 4.1. Mahasiswa dapat 4.1.1. Memberi 1. Diskusi SAK, B, AS, D
perubahan pemilikan fa 1 mendeskripsikan pengertian 2. Tutorial
perubahan perubahan dan 3. Quiz diawal
kepemilikan Fa pembubaran fa pertemuan
4.2. Mahasiswa dapat 4.1.2. Mencontohkan
mendeskripsikan masuknya sekutu
dan menjelaskan baru melalui
macam-macam pembelian hak
penyebab sekutu lama
perubahan
kepemilikan dalam
fa
5 Mahasiswa dapat memahami 5.1. Perubahan 5.1.1. Menjelaskan 1. Diskusi SAK, B, AS, D
perekayasaan tentang kepemilikan sekutu perubahan fa 2. Tutorial
perubahan kepemilikan fa 2 lama dengan 3. Quiz diawal
5.2. Perubahan pembelian hak pertemuan
kepemilikan sekutu sekutu lama
baru 5.2.1. Menjelaskan
perubahan fa
dengan
pembelian hak
sekutu baru
5.2.2. Membandingkan
dengan metode
bonus dan
goodwill
5.2.3. Mencontohkan
masuknya sekutu
baru dengan
menyetor modal
6 Mahasiswa mampu memahami Mahasiswa dapat 6.1.1. Menjelaskan 1. Diskusi SAK, B, AS, D
dan melakukan perekayasaan mendeskripsikan tentang pengertian dan 2. Tutorial
tentang pembubaran (likuidasi) perekayasaan tentang: prosedur likuidasi
fa 6.1. Likuidasi Fa secara 6.1.2. Menjelaskan dan
langgusng mencontohkan
6.2. Likuidasi fa secara likuidasi
bertahap sederhana
dengan kondisi
persekutuan
mampu atau
tidak mampu
6.1.3. Mencontohkan
penyusunan
laporan likuidasi
6.2.1. Menjelaskan
likuidasi bertahap
7 Mahasiswa mampu menganalisis 7.1. Prosedur likuidasi 7.1.1. Menjelaskan dan 1. Diskusi SAK, B, AS, D
pengaruh likuuidasi secara bertahap mencontohkan 2. Tutorial
bertahap 7.2. Pembagian kas bagaimana 3. Quiz diawal
degan perhitungan likuidasi bertahap pertemuan
pembagian kas dengan kondisi secara mendadak
7.3. Pembagian kas perusahaan
dengan program mampu atau
pembagian kas tidak mampu
7.3.1. Menjelaskan dan
mencontohkan
pembagian kas
dengan
perhitungan
pembagian kas
7.3.1. Menjelaskan dan
mencontohkan
pembagian kas
dengan program
pembagian kas
8 Mahasiswa mampu memahami 8.1. Mahasiswa mampu 8.1.1. Menjelaskan 1. Diskusi SAK, B, AS, D
dan menganalisis tentang membedakan antara pengertian 2. Tutorial
penjualan angsuran penjualan angsuran penjualan
dengan tukar angsuran
tambah dalam 8.1.2. Menjelaskan dan
penjualan angsuran mencontohkan
8.2. Mahasiswa mampu akuntansi untuk
menyajikan penjualan
perhitungan dan angsuran
perekayasaan 8.1.3. Menjelaskan dan
pengakuan laba mencontohkan
kotor penjualan pengakuan laba
angsuran, serta kotor penjualan
tukar tambah dalam angsuran
penjualan angsuran 8.1.4. Menjelaskan dan
8.3. Mahasiswa mampu mencontohkan
menilai dan akuntansi tukar
melaporkan tambah
penjualan angsuran penjualan
dalam laporan angsuran
keuangan
9-10 Mahasiswa mampu memahami 9.1. Pengertian dan 9.1.1. Menjelaskan 1. Diskusi LS, AS
dan merekayasa tentang Joint penggolongan joint pengertian, 2. Quiz diawal
Venture dan Penjualan venture penggolongan pertemuan
Konsinyasi 9.2. Prosedur akuntansi dalam joint secara mendadak
dan metode venture
pencatatan dalam 9.1.2. Mencontohkan
joint venture prosedur
10.1. Pengertian dan akuntansi dan
manfaat sistem metode
penjualan pencatatan dalam
konsinyasi joint venture
10.2. Akuntansi sistem 10.1.1. Menjelaskan
konsinyasi untuk pengertian dan
pihak pengamat manfaat sistem
10.3. Akuntansi sistem penjualan
konsinyasi untuk konsinyasi
komisioner 10.1.2. Menjelaskan dan
mencontohkan
akuntansi sistem
konsinyasi untuk
pihak pengamat
10.1.3. Menjelaskan dan
mencontohkan
akuntansi sistem
konsinyasi untuk
komisioner
11-12 Mahasiswa mampu memahami 11.1. Mahasiswa mampu 11.1.1. Menjelaskan 1. Diskusi LS, AS
sistem dan perekayasaan dalam menyebutkan pengertian dan 2. Tutorial
akuntansi kantor pusat, kantor perbedaan antara perbedaan antara 3. Quiz diawal
cabang dan agen penjualan kantor cabang pusat kantor pusat, pertemuan
dan agen penjualan cabang dan agen
11.2. Mahasiswa mampu penjualan
menganalisis, dan 11.1.2. Menjelaskan dan
merekayasa mencontohkan
perlakuan akuntansi akuntansi untuk
untuk agen agen penjualan
penjualan 12.1.1. Menjelaskan
12.1. Mahasiswa mampu hubungan kantor
menyebut, pusat dan kantor
menganalisis, dan cabang
membukukan 12.1.2. Menjelaskan dan
rekayasa antara mencontohkan
kantor pusat dan akuntansi untuk
kantor cabang kantor pusat dan
12.2. Memahami kantor cabang
perekayasaan 12.1.3. Menjelaskan dan
akuntansi untuk mencontohkan
kantor pusat dan laporan
kantor cabang konsolidasi
12.3. Membuat rekayasa antara kantor
laporan keuangan pusat dan cabang
konsolidasi kantor
pusat dan cabang
13 Transaksi keuangan dalam 13.1. Mahasiswa mampu 13.1.1. Menjelaskan 1. Diskusi LS, AS
Valuta Asing (Valas) memahami macam- pengertian dan 2. Tutorial
macam kurs valas cara menyatakan 3. Quiz diawal
13.2. Mahasiswa dalam transaksi pertemuan
memahami konsep valas
dan teori mengenai 13.1.2. Menjelaskan
penjabaran konsep dan teori
transaksi dalam mengenai
valas penjabaran
13.3. Mahasiswa transaksi dalam
memahami konsep valas
dan perlakuan 13.1.3. Menjelaskan dan
selisih penjabaran mencontohkan
transaksi dalam konsep perlakuan
valas terhadap selisih
13.4. Mahasiswa penjabaran
memahami standar transaksi valas
akuntansi untuk dan standar
transaksi valas akuntansi valas
yang tidak
termasuk
hedging
13.1.4. Menjelaskan dan
mencontohkan
sttandar
akuntansi untuk
tansaksi valas
yang digolongkan
sebagai hedging
dengan tujuan
spekulasi
14 Laporan keuangan Valuta Asing 14.1. Metode 14.1.1. Menjelaskan 1. Diskusi LS, AS
(valas) pembelajaran pentingnnya 2. Tutorial
laporan keuangan penjabaran 3. Quiz diawal
valas laporan keuangan pertemuan
14.2. Standar akuntansi yang dinyatakan
untuk penjabaran dalam valas
laporan keuangan 14.1.2. Menjelaskan dan
yang dinyatakan mencontohkan
dalam valas metode
penjabaran
laporan keuangan
dalam mata uang
asing dengan
metode current
dan non current
14.1.3. Menjelaskan dan
mencontohkan
metode
penjabaran
laporan keuangan
dalam mata uang
asing menurut
metode
monetery-non
monetery
14.1.4. Menjelaskan dan
mencontohkan
metode
penjabaran
laporan keuangan
dalam mata uang
asing

Daftar referensi

Wajib : Standar Akuntansi Keuangan (SAK) – Ikatan Akuntan Indonesia (2004)

Beams, Floyd Dan Amir Abadi Yusuf. 2000. Akuntansi Keuangan Lanjutan Di Indonesia, Buku Dua. Jakarta: Salemba Empat. B

L. Suparwoto. 2000. Akuntansi Keuangan Lanjutan Bagian 1. BPFE Yogyakarta. (LS)

Anjuran : Arifin Sabeni. 1999. Pokok-Pokok Akuntansi Lanjutan. Yogyakarta: Liberty (AS)

Drebin, Allen, R. 1990. Advanced Accounting. Jakarta: Erlangga (D)

Diktat / Fotokopi Ringkasan (F)

Level Taksonomi :
Pengetahuan %

Pemahaman %

Penerapan %

Analisis %

Sintesis %

Evaluasi %

Komposisi Penilaian :

Aspek Penilaian Prosentase

Ujian Akhir Semester 35 %

Ujian Tengah Semester 35 %

Tugas Mandiri 10 %

Keaktifan Mahasiswa 5%

Quiz 5%

Asistensi 5%

Total 100 %

Disusun oleh : Diperiksa oleh : Disahkan oleh :


Dosen Pengampu Penanggungjawab Keilmuan Ketua Program Studi Dekan

Moch Imron. S.E., M. Si Moch Imron. S.E., M. Si Dewi Amalia, SE, MSi Dra. Salamatun Asakdiyah, MSi