Anda di halaman 1dari 3

 Blok 9 - LBM 2 - SGD 5 

Seorang laki laki berusia 53 tahun datang dengan keluhan nyeri hebat pada wajah
yang terjadi secara tiba tiba 1 hari yang lalu. Nyeri dirasakan seperti tersengat listrik
terutama di daerah pipi kanan. Nyeri terjadi terus menerus dan berkurang saat berbaring.

Pemeriksaan ekstraoral dan intraoral pada pasien tidak ditemukan adanya tanda
tanda infeksi dan inflamasi. Pasien pernah mengkonsumsi obat penghilang rasa nyeri tetapi
rasa nyeri hanya sedikit berkurang dan masih berulang.

Step 1

Ekstraoral : pemeriksaan yang dilakukan diluar mulut, contohnya palpasi apakah ada
pembengkakan.

Infeksi : suatu gejala yg disebabkan oleh bakteri di sekitar kita. Tertularnya dari suatu
penyakit.

Inflamasi : respon dari sisitem kekebalan tubuh dari infeksi dan iritasi. disebut juga
peradangan.

Step 2

1. Berdasarkan gamabaran kasus pada skenario termasuk jenis nyeri apakah yang
dimkasud ?
2. Apa saja gejala nyeri pada skenario di atas ?
3. Apa saja tanda tanda infeksi dan inflamasi ?
4. Mengapa harus dilakukan pemeriksaan intra oral dan ekstraoral dan bagaimana
pemeriksaaanya ?
5. Berasal dari mana nyeri tersebut jika tidak ditemukan adanya infeksi dan inflamasi ?
6. Kenapa nyeri yang dirasakan terjadi terutama pada pipi kanan ?
7. Kenapa pada saat berbaring nyerinya berkurang ?
8. Mengapa nyeri tetep timbul meski telah mengkonsusmsi obat penghilang nyeri ?
9. Bagaimana mekanisme nyeri pada skenario di atas ?
10. Apa perbedaan nyeri yang timbul adanya infeksi dan inflamasi dan nyeri yang tidak
terjadi infeksi dan inflamasi ?

1. Berdasarkan gamabaran kasus pada skenario termasuk jenis nyeri apakah yang
dimkasud ?
Merupakan nyeri neuropatik karena ciri- ciri tyang ditemukan pada kasus
tersebut seperti rasa nyeri seperti tersengat listrik, tidak ditemukan adanya
infeksi dan inflamasi, respon terhadap analgesik kurang, serangan mendadak.
Nyeri neuropatik merupakan adanya kerusakan pada sisntem saraf perifer
maupun saraf sentral sehingga sensasi kurang sesuai dengan stimulus karena
kurangnya fungsi dari penerjemahan stimulus. Bisa juga disebabakan karena
adanya tumor.
2. Apa saja gejala nyeri pada skenario di atas ? kenapa bisa terjadi
 Respon spontan seperti adanya rasa : tersengat listrik, terbakar,
kesemutan, seperti tertususk benda tajam
 Mati rasa
 Terus menerus juga bisa hilang timbul
 Respon stimulus : hiperalgesia (meningkatnya stimulus nyeri)
 Paraestesia : sensasi abnormal baik spontan maupun dibangkitkan
 Disestesia : sensasi abnormal baik spontan maupun dibangkitkan
 Hipesstesia : menurunya rangsang sensork
 Hiperstesia : meningkatnya hipersensitivitas terhadap rangsang sensorik
baik taktil (sentuhan) maupun termal
 Hipoalgesia : menurunya stimulus nyeri
 Hiperalgesia : meningkatnya stimulus nyeri
 Alodemia : muncul rangsang sensorik yg harusnya tdk timbu nyeri
3. Apa saja tanda tanda infeksi dan inflamasi ? dijlskan lagi alasanya
Inflamasi
 Rubor : kemerahan karena terjadi pelebaran arteri yg mensuplai
darah .
 Kalor : panas krn peningkatan aliran darah semakin cepat
 Tumor : bengkak krn masuknya cairan
 Dolor : sakit
 Fungsiolaesa ; penurunan fungsi

Infeksi

4. Mengapa harus dilakukan pemeriksaan intraoral dan ekstraoral dan bagaimana


pemeriksaaanya ?
5. Berasal dari mana nyeri tersebut jika tidak ditemukan adanya infeksi dan
inflamasi ?
6. Kenapa nyeri yang dirasakan terjadi terutama pada pipi kanan ?
7. Kenapa pada saat berbaring nyerinya berkurang ?
Saat berbaring tubuh lebih rileks dibanding posisi dududk maupun berdiri.
8. Mengapa nyeri tetep timbul meski telah mengkonsusmsi obat penghilang nyeri ?
9. Bagaimana mekanisme nyeri pada skenario di atas ? lebih rinci dan jelas
3 proses utama
Sensitivitas perifer kerusakan saraf terjadi perubahan trsanskripsi ?, produksi
subtansi kimia seperti natrium, kalium?? (pada kanal ion). Terjadi sensitisasi pada
sentral terjadi di badan sel di neuron aferen, impuls ??, terjadi reoerganisasi
spinal (pada saraf c terjadi kematin sehingga di gantikan oleh a delta sehingga
respon ringgan menjadi berlebih), cortikal, menghilanya conrol inhibisi,
10. Klasifikasi nyeri neuropatik ? lengkapi !!!
sentral: pd medula spinalis, btang otak, korteks cerebri, cth : terjadi pasca stroke,
pasca trauma
perifer : terletak di aferen pd ganglion radiks dorsalis , cth : neuritis
(terganggunya transmisi saraf), neurotriatrigeminal (terjad pd saraf trigeminal),
11. Apa perbedaan nyeri yang timbul adanya infeksi dan inflamasi dan nyeri yang
tidak terjadi infeksi dan inflamasi ?