Anda di halaman 1dari 22

D4 TEKNIK SIPIL

FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN


INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

KARYA TULIS
INFRASTRUKTUR BANGUNAN TEKNIK SIPIL

“SHANGHAI TOWER”

Disusun oleh :
1. Meika Victoria (3116041001)
2. Vidia Dwi Kristanti (3116041028)

Dosen Pembimbing :
Ir. Munarus Suluch, MS

PROGRAM D-IV TEKNIK INFRASTRUKTUR SIPIL


FAKULTAS VOKASI
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
2017/2018

1
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

KATA PENGANTAR

Puji syukur dipanjatkan kehadirat allah SWT, atas berkah dan rahmat serta ridho dan
karunia-Nya makalah Infrastruktur Bangunan Teknik Sipil ini dapat diselesaikan. Makalah ini
disusun agar mahasiswa memperoleh wawasan yang komprehensif dalam bidang teknik sipil
mengenai Konstruksi dan Metode Pelaksanaan Bangunan Shanghai Tower yang kami
dapatkan dari berbagai sumber. Dalam kesempatan ini penyusun menyampaikan rasa
terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak - pihak yang bersangkutan yang telah
membantu dalam pembuatan makalah ini. Dalam penyusunan makalah ini kami menyadari
bahwa masih banyak kekurangan, sehingga masih jauh dari kata sempurna, untuk itu kritik
dan saran yang membangun dari semua pihak sangat diharapkan. Akhirnya semoga makalah
ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Surabaya, 7 September 2017

Penulis

2
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

DAFTAR ISI

Halaman Judul.......................................................................................................1
KATA PENGANTAR.............................................................................................2
DAFTAR ISI...........................................................................................................3
BAB I.......................................................................................................................4
PENDAHULUAN..................................................................................................4
1.1 Latar Belakang.............................................................................................4
1.2 Rumusan Masalah........................................................................................4
1.3 Tujuan Karya Tulis.......................................................................................5
1.4 Manfaat Karya Tulis.....................................................................................5
BAB II.....................................................................................................................6
PEMBAHASAN.....................................................................................................6
2.1 Definisi Bangunan........................................................................................6
2.2 Lokasi Bangunan........................................................................................10
2.3 Struktur Bangunan.....................................................................................10
2.4 Estetika Bangunan......................................................................................13
2.5 Metode Pelaksanaan Konstruksi Bangunan...............................................16
BAB III..................................................................................................................20
PENUTUP.............................................................................................................20
3.1 Kesimpulan................................................................................................20
3.2 Saran...........................................................................................................20
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................... 21
INFORMASI........................................................................................................ 21

3
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Gedung merupakan bangunan yang berfungsi sebagai tempat melakukan kegiatan
seperti perkantoran, pertemuan, pertunjukan, dan juga sebagai tempat tinggal. Suatu
gedung harus di perhitungkan dengan baik supaya orang-orang yang melakukan kegiatan
dalam gedung tersebut merasa nyaman. Maka sebagai seorang engineer harus
menghitung dimensi kolom dan mendesain kolom, menghitung dan mendesain
pembalokan, serta analisis struktur gedung tersebut sesuai dengan beban yang diterima
gedung tersebut. Baik beban dari luar (beban angin, beban gempa) maupun beban gedung
tersebut (beban hidup:manusia, beban mati: balok, atap, dll).

Disamping perhitungan - perhitungan tersebut, seorang engineer juga harus


memikirkan aspek keindahan pada gedung tersebut untuk mengikat perhatian pengunjung
sebagai contoh kolom gedung dibuat semenarik mungkin (tidak berbentuk kotak atau
lingkaran pada umumnya). Namun permasalahan yang timbul adalah seringkali aspek
keindahan tersebut tidak sesuai dengan perhitungan awal seorang engineer dan akan
merugikan gedung tersebut.

Untuk menyiasati masalah - masalah yang timbul diluar perhitungan, seorang


engineer biasanya menganalogikan bentuk bangunan dengan keadaan alam sekitar.
Contohnya adalah pada gedung Shanghai Tower yang terletak di Lujiazui Financial
Center, Pudong New Area kota Shanghai, China. Gedung Shanghai Tower memiliki
keistimewaan yaitu terdiri dari 9 bagian yang diletakkan satu di atas lainnya yang bentuk
bangunannya tidak beraturan dan seperti dipelintir dimaksudkan untuk mengurangi beban
angin sebesar 24%.

1.2 Rumusan Masalah


Berdasarkan latar belakang masalah yang ada, maka masalah yang di teliti dalam
proposal ini adalah :
1. Bagaimana struktur bangunan Shanghai Tower?
2. Bagaimana estetika bangunan Shanghai Tower?
3. Bagaimana metode pelaksanaan konstruksi bangunan Shanghai Tower?

4
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

1.3 Tujuan Karya Tulis

Tujuan daripada makalah ini adalah sebagai berikut:

1. Mengetahui struktur yang digunakan bangunan Shanghai Tower.


2. Mengetahui estetika bangunan Shanghai Tower.
3. Mengetahui metode pelaksanaan konstruksi bangunan Shanghai Tower.

1.4 Manfaat Karya Tulis

Manfaat dalam pembuatan makalah ini adalah:

1. Agar mahasiswa mengerti struktur yang digunakan pada bangunan Shanghai


Tower.
2. Agar mahasiswa mengerti estetika bangunan Shanghai Tower.
3. Agar mahasiswa mengerti metode pelaksanaan konstruksi bangunan Shanghai
Tower.

5
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Definisi Bangunan

Gambar 1. Gedung Shanghai Tower

Shanghai Tower adalah gedung yang dibangun oleh arsitektur bernama Gensler
dari Amerika dan Jun Xia dari China sebagai pemimpin tim desain yang bekerja sama
dengan insinyur bernama Thornton Tomasetti beserta Shanghai Construction sebagai
main kontraktor. Gedung ini mulai dibangun pada tanggal 29 November 2008 dan
selesai dibangun pada tahun 2014.

Shanghai Tower merupakan gedung tertinggi kedua di dunia setelah Burj


Khalifa di Dubai, yang tingginya mencapai 632 m / 2073 kaki dengan total terdapat
sebanyak 128 lantai dengan luas lantai 380.000 m 2 (4.090.300 sq ft) di atas kelas dan
170.000 m 2 (1.829.900 sq ft) di bawah kelas. Namun, hanya 121 lantai yang akan
difungsikan untuk perkantoran, pertokoan, dan hunian. Berikut adalah penjelasan fungsi
dari setiap lantai dalam Shanghai Tower.

Floor purposes
6
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

128 Mechanical layer

Concert hall
125–127 Exhibition Hall
Tuned mass damper

122–124 Mechanical

121 Observation deck

120 Restaurants

118–119 Observation deck

116–117 Mechanical layer

111–115 Boutique floor

110 VIP Business Center

105–109 J Hotel Presidential Suite, Super Deluxe Room

104 Restaurant, Spicy Hall, VIP Room

Theme Restaurants, Luxury Boutique Wine Cellar,


103
Banquet Hall

102 Cafeteria

101 J Hotel Sky Lobby / Lounge, Sky Bar

99–100 Mechanical layer

86–98 J Standard Hotel Rooms, Deluxe Rooms

85 Spa, fitness center

7
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

84 Swimming pool, Sky Lounge, Bar, Sky Gardens

82–83 Mechanical layer

70–81 Office

68–69 Sky lobby

66–67 Mechanical layer

54–65 Office

52–53 Sky lobby

50–51 Mechanical layer

39–49 Office

37–38 Sky lobby

35–36 Mechanical layer

24–34 Office

22–23 Sky lobby

20–21 Mechanical layer

8–19 Office

6–7 Mechanical layer

5 Conference Center

3–4 Shops and restaurants

Shanghai Centre Grand Ballroom, Boutique Office


2
Lobby, shops and restaurants

8
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

1 Office lobby, hotel lobbies, shops and restaurants

B1 Sightseeing Floor entrance, shops and restaurants

B2 Subway station entrance, shops and Restaurants

Parking, cargo handling areas, hotels logistics,


B3–B5
mechanical layer

Tabel 1. Fungsi Tiap Lantai Shanghai Tower

Shanghai Tower merupakan gedung yang mempunyai sistem men-daur-ulang air


hujan dan serangkaian turbin tenaga angin. Gedung ini mempunyai banyak fungsi salah
satunya adalah sebagai hotel dengan fasilitas sebanyak 320 kamar hotel. Selain itu
Shanghai juga dapat dijadikan sebagai gedung perkantoran. Gedung ini mampu
menampung sebanyak 16.000 orang dan menyediakan parkir untuk 1.100 kendaraan
setiap hari.

Untuk pembangunan, Shanghai Tower membutuhkan dana sekitar US$ 2.4


milyar, yang diperoleh dari pemegang saham, pinjaman bank, dan pemerintah kota
Shanghai

9
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

2.2 Lokasi Bangunan

Gambar 1. Peta lokasi Shanghai Tower


Sumber: google earth

Shanghai Tower letaknya di Lujiazui Financial Center, Pudong New Area kota
Shanghai, China. Dengan luas area sebesar 3.370 m2

2.3 Struktur Bangunan

Shanghai Tower menggunakan sistem struktur core, mega kolom, dan rangka
ruang dari baja. Core berada ditengah tower dan menerus sampai ke atas. Kolom nya
membentuk lingkaran yang nanti akan memberi bentuk pada bangunan. Dasar yang
digunakan untuk menopang beban Shanghai Tower ini adalah tanah liat. Alhasil,
sebanyak 831 tiang pancang bor beton harus segera ditancapkan dalam kurun waktu
kurang lebih selama 60 jam. Dengan kondisi geografis China yang sering dilanda
bencana angin topan, maka struktur gedung ini harus dirancang sedemikian rupa agar
kuat menghadapi terpaan angin kencang.

10
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

Gambar 3. Struktur Bangunan Shanghai Tower

Dibagian atas bangunan terdapat Tuned-mass damper yang bertujuan untuk


meminimalkan gerakan bangunan. Sedangkan bagian bawah bangunan juga berfungsi
secara struktur. Seperti pada bangunan lainnya tower ini mempunyai podium sebagai
kaki, tower sebagai badan dari top floor sebagai kepala bangunan. Bisa dilihat dari
bentuk bangunan yang semakin ke atas semakin kecil.

Gambar 4. Struktur Bangunan Shanghai Tower

11
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

Shanghai Tower memiliki lift tercepat di dunia yang dibangun oleh Mitsubishi
Electric. Mitsubishi Electric akan menyediakan semua dari 106 menara lift, termasuk
tiga berkecepatan tinggi model mampu melakukan perjalanan pada 1.080 meter (3.540
kaki) per menit atau setara dengan 40,5 mil (65,2 km) per jam. Itu akan mengantarkan
tamu-tamu hotel yang terletak di lantai 84–110 dalam sekejap mata.

Gambar 5. Transportasi Vertikal Shanghai Tower

12
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

2.4 Estetika Bangunan

Estetika bangunan ini bentuknya yang memutar seperti dipelintir. Sekilas mirip
dengan struktur DNA

Gambar 6. Shanghai Tower seperti struktur DNA

Gedung Shanghai Tower juga memiliki keistimewaan yaitu terdiri dari 9 bagian
yang diletakkan satu di atas lainnya yang bentuk bangunannya tidak beraturan dan
seperti dipelintir dimaksudkan untuk mengurangi beban angin sebesar 24%. Putaran
Shanghai Tower itu mencapai 120 derajat.

Gambar 7. 9 zona pada Shanghai Tower

13
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

Gambar 8. Shanghai Tower yang dipelintir 120 derajat

Estetika lainnya tercipta dari bentuk bangunan yang semakin ke atas semakin
mengecil. Secara logika, bentuk yang seperti ini menciptakan struktur yang lebih stabil
karena bentuk bawah bangunan lebih besar daripada bagian atas bangunan.

Gambar 9. Shanghai Tower

14
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

Desain yang inovatif menggabungkan tirai dan kulit luar dinding / selubung
yang melingkar. Ruang diantara mereka berbentuk atrium yang digunakan sebagai
taman umum yang indah secara berkala di seluruh bangunan. Kebun langit ini juga kan
meningkatkan kualitas udara. Selain itu Shanghai Tower juga memiliki desain unik
yaitu berupa dua lapisan fasad menutup bagian luar bangunan. Lapisan pertama yaitu
lapisan kaca yang berfungsi untuk mengurangi penyerapan panas dan lapisan keua
adalah lapisan fasad transparan.

Gambar. Desain Shanghai Tower

Shanghai Tower Construction and Development Co selaku pengembang


menyatakan bahwa putaran di gedung tersebut merupakan simbol masa depan
Tiongkok. Bentuk spiral Shanghai Tower menyesuaikan dengan sifat dinamis kota dan
peranan nya sebagai pusat keuangan China. Akan tetapi tetap cocok harmonis dengan
tetangga – tetangga nya, karena lingkungan sekitar Shanghai Tower ini merupakan
highrise building juga.

15
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

2.5 Metode Pelaksanaan Konstruksi Bangunan

Peletakan batu pertama Shanghai Tower diadakan pada tanggal 29 November


2008, setelah menara telah melewati penelitian dampak lingkungan. Pembangunan
menara akan menggunakan teknik yang berkelanjutan untuk membuat bangunan ramah
lingkungan dan mengurangi penggunaan energi.

Pada akhir April 2011, tulangan baja menara telah naik ke lantai 18, sedangkan
inti beton yang telah mencapai lantai 15, dan framing lantai sudah selesai sampai ke
lantai 4. Pada bulan September 2011, Jepang perusahaan Mitsubishi Electric Corp
mengumumkan bahwa mereka telah memenangkan tender untuk membangun sistem lift
Menara Shanghai. Mitsubishi Electric akan menyediakan semua dari 106 menara lift,
termasuk tiga berkecepatan tinggi model mampu melakukan perjalanan pada 1.080
meter (3.540 kaki) per menit atau setara dengan 40,5 mil (65,2 km) per jam. Pada akhir
Desember 2011, dasar - dasar menara telah selesai, dan konstruksi baja yang telah
bangkit di atas lantai 30. Pada awal Februari 2012, menara beton inti telah meningkat
hingga ketinggian 230 meter (750 kaki), dengan sekitar 50 lantai selesai.

Pada bulan pertama 2012, retak mulai muncul di jalan-jalan di dekat situs
konstruksi menara. Ini telah disalahkan pada tanah subsidence, yang kemungkinan
disebabkan oleh ekstraksi air yang berlebihan di daerah Shanghai, bukan oleh berat
Shanghai Tower.

Mei 2012, menara inti berdiri 250 meter (820 kaki) tinggi, sementara lantai telah
dibingkai ketinggian 200 meter (660 ft). Pada awal September 2012, inti telah mencapai
tinggi 338 meter (1.109 ft). Pada tanggal 11 April 2013, menara telah mencapai lantai
108, berdiri lebih dari 500 meter (1.600 kaki) dan melebihi ketinggian dua menara
pencakar langit disekitarnya, yaitu Menara Jin Mao dan Shanghai World Financial
Center. Peletakan struktural akhir menara dilakukan pada 3 Agustus 2013.

Menara Shanghai selesai pada tahun 2014, tetapi sudah dibuka untuk umum
pada tahun 2012.

16
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

17
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

18
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

Gambar Proses Pelaksanaan Konstruksi Shanghai Tower

19
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Shanghai Tower merupakan gedung tertinggi kedua di dunia setelah Burj
Khalifa, Dubai. Gedung ini memiliki ketinggian 632 m / 2073 kaki sedangkan Burj
Khalifa memiliki ketinggian mencapai 828m. Shanghai Tower mempunyai struktur
bangunan dan desain bangunan yang sangat unik, putaran di gedung tersebut
merupakan simbol masa depan Tiongkok. Bentuk spiral Shanghai Tower menyesuaikan
dengan sifat dinamis kota dan peranan nya sebagai pusat keuangan China. Akan tetapi
tetap cocok harmonis dengan tetangga – tetangga nya, karena lingkungan sekitar
Shanghai Tower ini merupakan highrise building juga. Sehingga hal tersebut
menjadikan Shanghai Tower sebagai salah satu gedung yang terkenal di kota Shanghai
Tower.

3.2 Saran
Sebaiknya dilakukan penelitian dan pencarian data lebih lanjut, supaya data
yang didapatkan lebih detail dan akurat. Dalam pembuatan karya tulis ini juga
dibutuhkan kerja sama antar anggota kelompok, sehingga dapat menghasilkan hasil
yang baik dan bermanfaat untuk pembaca.

DAFTAR PUSTAKA

20
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

Wikipedia.(28 Mei 2016). Shanghai Tower. Diperoleh 3 September 2017, dari


https://en.wikipedia.org/wiki/Shanghai_Tower

Jendela Tanpa Kawan. (12 Desember 2013). Arsitektur Shanghai Tower. Diperoleh 9
September 2017, dari http://charismanda23.blogspot.co.id/2013/12/arsitektur-shanghai-
tower.html

Alo Feat Prima. (21 September 2012). Shanghai Tower, China. Diperoleh 3 September 2017,
dari http://prima-mangiri.blogspot.co.id/2012/09/shanghai-tower-china.html

Cahiya. (2013). Shanghai Tower, Gedung Tertinggi Kedua di Dunia Hemat Hingga Rp600
Milyar. Diperoleh 3 September 2017, dari http://cahiya.com/shanghai-tower-gedung-
tertinggi-kedua-di-dunia-hemat-hingga-rp600-milyar/

INFORMASI

21
D4 TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

Karya tulis ini disusun oleh :

1. Nama : Meika Victoria


NRP : 3116041001
IP yang sudah dicapai : 3,40

2. Nama : Vidia Dwi Kristanti


NRP : 3116041028
IP yang sudah dicapai : 3,61

22