Anda di halaman 1dari 1

Pertolongan pertama untuk luka bakar bisa dilakukan dengan menyiram luka dengan air yang

mengalir selama sepuluh menit. Setelah itu, supaya tidak kotor, tutup luka dengan plastik atau
pembungkus lain yang bersih, misalnya handuk.

Menurut dokter yang akrab disapa dr Ana ini, intinya pertolongan pertama pada luka bakar cukup
dengan menyiramnya dengan air mengalir. Membungkus luka dengan plastik atau handuk hanya
bertujuan untuk melindungi luka dari bakteri.

"Kalau anak-anak yang memberi pertolongan atau justru dia yang mengalami luka bakar ini, selama
memberi pertolongan pertama pastinya dia sambil mencari pertolongan dari orang dewasa misalnya
orang tua atau kakak, itu penting," tegas dr Ana.

Menyiram luka dengan air mengalir selama sepuluh menit menurut dr Ana dilakukan karena pada
dasarnya saat seseorang mengalami luka bakar, maka terjadi pengumpulan aliran darah. Maka dari
itu terkadang secara kasat mata luka bakar bisa terlihat memerah.

"Dengan air mengalir secara fisiologis itu membantu darah mengalir ke tempat semestinya. Kenapa
minimal sepuluh menit? Itu berdasarkan penelitian, karena waktu lima menit kurang membantu," jelas
dokter yang berpraktik di Puskesmas Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini.

dr Ana menambahkan pertolongan pertama ini berlaku pada jenis luka bakar lainnya misalnya
terkena api atau cipratan minyak goreng.

"Seperti kita kena cipratan minyak goreng, salah ya akalu dioles pakai odel, itu tidak terbukti. Cukup
dibilas dengan air biasa saja, jangan air dingin tapi ya," kata dr Ana.

"Tapi perlu juga ke dokter kalau memang kondisinya makin parah karena kan luka bakar sendiri
terbagi dari beberapa tingkatan," ucapnya.