Anda di halaman 1dari 7

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK STIMULUS KOGNITIF DI WISMA BOEGENVILE BPSTW BUDHI LUHUR KASONGAN BANTUL

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK STIMULUS KOGNITIF DI WISMA BOEGENVILE BPSTW BUDHI LUHUR KASONGAN BANTUL DISUSUN OLEH :

DISUSUN OLEH :

  • 1. ACEP SUDIBYO

(A01502005)

  • 2. ADE WIJAYANTI

(A01502007)

  • 3. ADI NUR SABIT

(A01502008)

  • 4. AGUSTINA HANDAYANI

(A01502010)

  • 5. AJENG BUDI HARTINI

(A01502011)

  • 6. AKHMAD YULI

M

(A01502012)

  • 7. FEBRI DWI H

(A01502035)

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH GOMBONG

TAHUN 2017

TERAPI AKTIFITAS KELOMPOK STIMULUS KOGNITIF

  • 1. TOPIK “TAK Stimulus Kognitif : Intelektual”

  • 2. TUJUAN Tujuan Umum Agar daya ingat tidak menurun. Tujuan Khusus

    • 1. Mengisi waktu luang pada lansia.

    • 2. Meningkatkan daya ingat pada lansia.

    • 3. Meningkatkan kecerdasan pada lansia.

  • 3. LATAR BELAKANG Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) merupakan kegiatan yang diberikan kelompok klien dengan maksud memberi terapy bagi anggotanya. Dimana berkesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan respon sosial. Proses penuaan menyebabkan kemunduran kemampuan otak. Diantara kemampuan yang menurun secara linier atau seiring dengan proses penuaan adalah: Daya Ingat (memori), berupa penurunan kemampuan penamaan (naming) dan kecepatan mencari kembali informasi yang telah tersimpan dalam pusat memori (speed of information retrieval from memory). Intelegensia Dasar (fluid intelligence) yang berarti penurunan fungsi otak bagian kanan yang antara lain berupa kesulitan dalam komunikasi non verbal, pemecahan masalah, mengenal wajah orang, kesulitan dalam pemusatan perhatian dan konsentrasi. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dibutuhkan terapi untuk mencegah penurunan daya ingat.

  • 4.

    SELEKSI PASIEN

    A.

    Karakteristik Klien:

     

    1.

    Klien yang tidak mengalami gangguan fisik ( tidak buta, tidak tuli).

    2.

    Klien yang mudah mendengarkan dan mempraktekannya.

    3.

    Klien kooperatif.

    B.

    Proses Seleksi

     

    1.

    Seleksi dilakukan 1 hari sebelum TAK

    2.

    Menyeleksi berdasarkan karakteristik/persyaratan TAK

    • 5. JADWAL KEGIATAN

     

    A.

    Waktu

    1.

    Hari/tanggal

    : Selasa, 12 Desember 2017

    2.

    Waktu

    : 13.00 WIB

    3.

    Durasi

    : 15 menit

    4.

    Tempat

    : Ruang Boegenvil BPSTW Budhi Luhur Bantul

    B.

    Tim Terapi Jumlah dan Nama Klien :

    a.

    Ny.

    b.

    Ny.

    c.

    Ny.

    d.

    Ny.

    e.

    Ny.

    • 6. METODE

     

    Adapun metode yang digunakan dalam TAK ini adalah :

    a.

    Ceramah

     

    b.

    Tanya jawab

    c.

    Demostrasi

    7.

    MEDIA DAN ALAT

    • a. Handphone (musik)

    • b. Kertas

    c.Pulpen

    • d. Gelas Plastik

    • 8. PENGORGANISASIAN

      • A. Leader (Ajeng Budi Hartini)

    Tugas

    • 1. Harus bisa mempelajari anggota kelompok dalam waktu yang sama.

    • 2. Memonitor perkembangan kelompok untuk mencapai tujuan.

    • 3. Lebih waspada dalam kegiatan TAK.

    • 4. Memberikan kenyamanan setiap anggota dalam melaksanakan kegiatan TAK.

    • 5. Memiliki kemampuan untuk bersikap asertif, sehingga kelompok dapat mencapai tujuan yang disampaikan.

    • 6. Dapat mengorganisasi keputusan yang diambil dalam kelompok.

    • 7. Memperkenalkan diri dan anggota kelompok lainnya.

    • 8. Menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan.

    • 9. Menjelaskan peraturan TAK.

    • B. Co-Leader ( Akhmad Yuli Muliyanto) Tugas

      • 1. Membantu Leader dalam melakukan TAK

      • 2. Mengingatkan Leader bila masih ada yang tidak sesuai

      • 3. Memantau Jalannya proses TAK

      • 4. Mendampingi leader selama TAK berlangsung.

  • C. Fasilitator (Acep S,Ade W,Agustina H,Febri Dwi H) Tugas

    • 1. Mendemostrasikan jalanannya permainan TAK

    • 2. Mendampingi klien selama jalanya TAK

    • D. Observer (Adi Nursabit) Tugas

      • 1. Mengamati jalannya TAK, mencatat perilaku dan aktivitas klien baik verbal dan non verbal.

      • 2. Melakukan Evaluasi selama Jalanya proses TAK.

      • 3. Menilai kemampuan masing masing peserta TAK.

    • 9. SETTING TEMPAT DAN GAMBAR

      • 1. : Ruang Boegenvil BPSTW Budhi Luhur Bantul

    Tempat

    • 2. Bentuk Settingan : Setengah melingkar

    • 3. Bagan

    1. Mendemostrasikan jalanannya permainan TAK 2. Mendampingi klien selama jalanya TAK D. Observer (Adi Nursabit) Tugas

    Keterangan :

    Keterangan :

    : Leader

    : Co Leder

    : Co Leder

    : Klien

    : Klien

    : Fasilitator

    : Fasilitator

    : Observer

    : Observer

    • 10. PROGAM ANTISIPASI

      • a) Penanganan klien yang tidak efektif saat TAK, fasilitator memastikan agar klien berperan aktif dalam TAK.

      • b) Penanganan untuk klien yang meninggalkan permainan tanpa pamit:

      • c) Ingatkan klien akan aturan permainan bahwa barang siapa yang akan meninggalkan ruang TAK harus pamit terlebih dahulu pada perawat.

      • d) Jika klien tetap saja pergi jangan paksakan klien untuk mengikuti TAK tapi setelah TAK selesai temui klien dan tanyakan mengapa tadi ia meninggalkan TAK.

  • 11. LANGKAH KEGIATAN TAK

    • a) Persiapan

      • 1. Proposal siap 2 hari sebelum TAK

      • 2. Seleksi peserta 1 hari sebelum TAK

      • 3. Alat dan Bahan dipersiapkan 1 hari sebelum TAK

      • 4. Pasien diingatkan secara berkala

      • 5. Tempak sudah dikontak 1 hari sebelum TAK

    • b) Orientasi

    1)

    Salam

    a.

    Bina hubungan saling percaya dengan prinsip komunikasi terapeutik.

    b.

    Sapa klien dengan ramah baik verbal maupun non-verbal.

    c.

    Perkenalkan nama perawat.

    d.

    Menanyakan nama dan panggilan semua anggota.

    Evaluasi/validasi

    a.

    Menanyakan perasaan peserta TAK saat ini.

    b.

    Menanyakan masalah yang di rasakan.

    2)

    Penjelasan Tujuan TAK Meningkatkan daya ingat pada lansia.

    3)

    Penjelasan Aturan Main

     

    a.

    Jika ada klien yang ingin meninggalkan kelompok, harus meminta izin kepada perawat, lama kegiatan 15 menit.

    b.

    Klien dipersilahkan untuk ke kamar kecil sebelum kegiatan dimulai.

    c.

    Setiap klien harus mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir.

    d.

    Pemainan dimulai saat terdengar suara musik dan dihentikan saat saat musik distop. Pada saat terdengar musik kertas dioperkan dari satu pasien ke pasien satunya dan saat musik berhenti pasien yang memegang kertas mengambil gulungan

     

    kertas dan menjawab sesuai dengan pertanyaan yang ada.

    4)

    Kontrak Waktu Melakukan kontrak waktu dengan pasien dengan durasi 15 menit. Dan bersedia mengikuti sesuai dengan peraturan yang ada

    • d. Kerja

     
     

    1.

    Menjelaskan metode permainan yang akan dilakukan

    2.

    Menjelaskan pentingnya stimulasi pasien lansia dengan pertanyaan untuk mengukur stimulus kognitif

    3.

    Mendemontrasikan stimulasi pasien lansia dengan pertanyaan untuk mengukur stimulus kognitif

    4.

    Melaksanaan stimulasi sesuai dengan yang didemontrasikan

    5.

    Mengevalusi stimulasi yang telah dilakukan

    • e. Terminasi

     

    1)

    Leader melakukan evaluasi subjektif

    2)

    Leader melakukan evaluasi objektif

    3)

    Leader bersama pasien membuat RTL

     

    a.

    Menyepakati topik untuk pertemuan selanjutnya.

    b.

    Menyepakati waktu dan tempat pertemuan selanjutnya.

    4) Leader mempersilakan observer untuk menyampaikan hasil stimulasi yang telah dilakukan