Anda di halaman 1dari 9

ALAT BERAT YANG DIGUNAKAN PADA PEMBUATAN

JALAN RAYA

PROSES PEMBUATAN JALAN RAYA

1. PEMBERSIHAN DAN PERATAAN LAHAN

Sebelum jalan raya dibangun, lahan dibersihkan dahulu dari sampah maupun pepohonan
kemudian diratakan.

untuk membersihkan lahan dan menggali maupun mengurug tanah

Excavator

setelah lahan dibersihkan kemudian dilakukan pekerjaan perataan tanah dengan menggunakan
alat buldozer

Buldozer

untuk memindahkan tanah bekas galian maka digunakan dump truk


2. PENGHAMPARAN MATERIAL PONDASI BAWAH

penghamparan material pondasi bawah berupa batu kali menggunakan alat transportasi dump
truk kemudian diratakan dan dipadatkan dengan menggunakan alat tandem roller

Tandem Roller

pekerjaan perataan dengan tandem roller di lakukan lagi pada saat penghamparan lapis
pondasi atas, dan lapir permukaan.

pada saat penghamparan material pondasi dilakukan pekerjaan pengukuran elevasi urugan
dengan alat teodolit dan perlengkapanya.

3. PENGHAMPARAN LAPIS ASPHALT

setelah lapisan pondasi bawah selesai dikerjakan, proses selanjutnya adalah penghamparan
asphalt yang sebelumya sudah dipanaskan terlebih dahulu sehingga mencair.

untuk menghamparkan asphalt digunakan alat asphalt finisher

Asphalt Finisher

setelah asphalt berhasil dihamparkan dengan elevasi jalan raya yang sudah diukur
menggunakan theodolit sesuai perencanaan pekerjaan selanjutnya adalah pemadatan dengan
buldozer hingga
memenuhi kepadatan dan elevasi yang direncanakan

Pekerjaan selanjutnya adalah finishing pemadatan dan perataanjalan raya dengan alat
peneumatic roller

Peneumatic Roller
JENIS –JENIS ALAT

Excavator

Alat penggali sering juga disebut Excavator

ada dua tipe Excavator yaitu:

1. Excavator yang berjalan menggunakan roda kelabang (Crawler Excavator) dan


2. Excavator yang menggunakan roda karet dipompa (Wheel Excavator).
Bentuk kedua jenis Excavator ini terdapat pada gambar
Bagian-bagian utama dari Excavator antara lain:
1. Bagian atas yang dapat berputar (Revolving unit
2. Bagian bawah untuk berpindah tempat (Travelling unit)
3. Bagian-bagian tambahan (attachment) yang dapat diganti sesuai dengan jenis
pekerjaan yang akan dikerjakan.

a. Wheel Excavator b. Crawler Excavator

Bagian bawah Excavator ada yang menggunakan roda rantai (Crawler truck) ada yang dipasang
di atas truck (mounted truck) seperti ditunjukkan pada gambar

a. Truck Crawler b. Truck Mounted


Buldozer

Buldoser dapat dibedakan menjadi 2 yakni menggunakan roda kelabang (Crawler Tractor Dozer)
dan Buldoser yang menggunakan roda karet (Wheel Tractor Dozer). Bentuk ke dua Buldoser
tersebut seperti pada gambar. Pada dasarnya Buldoser menggunakan traktor sebagai tempat
dudukan penggerak utama, tetapi lazimnya traktor tersebut dilengkapi dengan sudu sehingga
dapat berfungsi sebagai Buldoser yang bisa untuk menggusur tanah

a. Bulldozer Roda Kelabang b. Bulldozer Roda Karet


(CrawlerTractor Dozer) (Wheel Tractor Dozer)

Buldoser digunakan sebagai alat pendorong tanah lurus ke dapan maupun ke samping,
tergantung pada sumbu kendaraannya. Untuk pekerjaan di rawa digunakan jenis Buldoser
khusus yang disebut Swamp Bulldozer.

Swamp Buldozer
Perbandingan antara Crawler Tractor Dozer dan Wheel Tractor Dozer :

Crawler Tractor Dozer Wheel Tractor Dozer


1. Punya daya dorong besar, terutama pada 1. Daya dorongnya lebih kecil tapi
tanah lunak karena bidang geser besar kecepatannya lebih besar
2. Dapat digunakan pada tanah lumpur 2. Tak dapat digunakan pada tanah
maupun berbatu tajam lumpur, jika digunakan pada tanah
3. Untuk membawa ke lokasi harus berbatu usia ban menjadi lebih pendek
diangkut, karena jika berjalan di aspal 3. Dapat dibawa ke lokasi tanpa diangkut
dapat merusak aspal 4. Jarak angkutnya bisa jauh
4. Memiliki jarak angkut yang pendek 5. Enak dikendarai
(maksumum 30 feet) 6. Jalan proyek harus dipelihara
5. Operator cepat lelah
6. Jalan proyek tak perlu dipelihara

Alat Pemadat Tanah (Compactor)

Pekerjaan pembuatan landasan pesawat terbang, jalan raya, tanggul sungai dan sebagainya
tanah perlu dipadatkan semaksimal mungkin. Pekerjaan pemadatan tanah dalam skala kecil
pemadatan tanah dapat dilakukan dengan cara menggenangi dan membiarkan tanah
menyusust dengan sendirinya, namun cara ini perlu waktu lama dan hasilnya kurang sempurna;
agar tanah benar-benar mampat secara sempurna diperlukan cara-cara mekanis untuk
pemadatan tanah.

Pemadatan tanah secara mekanis umumnya dilakukan dengan menggunakan mesin penggilas
(Roller); klasifikasi Roller yang dikenal antara lain adalah:

1. Berdasarkan cara geraknya; ada yang bergerak sendiri, tapi ada juga yang harus ditarik
traktor
2. Berdasarkan bahan roda penggilasnya, ada yang terbuat dari baja (Steel Wheel) dan ada
yang terbuat dari karet (pneumatic).
3. Dilihat dari bentuk permukaan roda; ada yang punya permukaan halus (plain),
bersegmen, berbentuk grid, berbentuk kaki domba, dan sebagainya.
4. Dilihat dari susunan roda gilasnya; ada yang dengan roda tiga (Three Wheel), roda dua
(Tandem Roller), dan Three Axle Tandem Roller.
5. Alat pemadat yang menggunakan penggetar (viberator)
.

a. Wheel Riller
(Roler yang Ditarik Traktor)

Three Wheel Roller sering juga disebut Macadam Roller, untuk menambah bobot alat ini, roda
silinder baja yang kosong diisi dengan zat cair (minyak atau air), bahkan dalam kondisi tertentu
kadang-kadang diisi dengan pasir. Berat mesin penggilas ini berkisar antara enam sampai 12
ton.

Three Wheel Roller

Tandem Roller ada dua jenis, yaitu berporos dua dan berporos tiga, berat Tandem Roller
berkisar antara delapan sampai 14 ton..

Tandem Roller
Segment Roller merupakan mesin penggilas yang memiliki roda tersusun dari lempengan-
lempengan baja; walaupun masuknya roda beserta lempengannya ke dalam tanah tidak terlalu
dalam, alat ini mampu memberikan efek pemadatan tanah pada bagian bawah.. Selain itu alat
ini juga membantu menekan kelebihan air yang terkandung dalam lapisan tanah yang sedang
dipadatkan, sehingga tanah memiliki kepadatan yang maksimal.

Grid Roller mempunyai mesin penggilas yang berbentuk anyaman; alat ini memberikan efek
pemadatan pada bagian bawah permukaan, namun pemadatannya tak bisa rata, sebab rodanya
berbentuk anyaaman. Grid Roller sangat baik jika digunakan untuk menggilas lapisan material
berbutir kasar dan relatif tak lengket; Grid Roller merupakan alat pemadat tanah yang relatif
baru dan belum banyak digunakan secara luas.

Pneumatic Roller sering juga disebut Universal Compactor, roda-roda penggilasnya terdiri dari
ban karet yang dipompa (pneumatic). Roda-roda tersebut kecoali dapat bergerak maju dapat
pula digetarkan atau digerakkan naik turun untuk memberikan tumbukan yang kuat. Alat ini
beratnya 80 ton, dalam satu kali lintasan mampu memadatkan material timbunan sedalam 24
inci.

Pneumatic Roller

Vibvrator Roller adalah mesin pemadat dengan roda silinder baja dibagian depan yang dapat
digetarkan; efisiensi alat ini sangat tinggi dan dapat digunakan secara luas dalam setiap jenis
pemadatan tanah.

Vibrator Roller
TUGAS

PEMINDAHAN TANAH MEKANIS DAN ALAT BERAT

OLEH

NAMA : STANLY MARLISSA

NPM : 12110203090069

KELAS : B

UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA MALUKU

FAKULTAS TEKNIK - JURUSAN TEKNIK SIPIL

AMBON

2010