Anda di halaman 1dari 8

RISET AKUNTANSI

a. SEJARAH AKUNTANSI

1916 : a. Para akuntan pendidik mendirikan Americans


Associations of University Instructors in
Accounting;’
b. Awalnya berfungsi sebagai sarana untuk
memfasilitasi komunikasi antar akuntan
pendidik, mengadakan diskusi serta untuk
peningkatan kurikulum

1926 : a. Berdiri The Accounting of Review dengan editor


William Paton;
b. The Accounting of Review ini memberikan
pendekatan pada bidang ilmu akuntansi,
hukum dan ekonomi;
c. Karena keterbatasan kemampuan badan
legislatif pada waktu itu, maka Accounting of
Review banyak memberikan saran berbagai
kemungkinan untuk solusi permasalahan
akuntansi.

1928-1943 : Erick Kohler menjadi editor review dan membuat


kolom editorial dan pada tahun 1936
menerbitkan a tentative statement of accounting
principles underlying corporate finantial
statements

Sebelum : a. Literatur akuntansi berdasarkan opini dan


pertengahan logic internal
1950-an b. Banyak perhatian diberikan pada penilaian
akuntansi, pemrosesan data elektronik dan
serta pernyataan dan teori yang ilmiah. Kasus
dan data empiris mulai muncul dalam literatur
c. Pada fase ini mulai diperkenalkan pendekatan
keilmuan dalam penelitian.

Awal 1960-an : Pendekatan interdisipliner

1963 : University of chicago menerbitkan journal of


accounting research yang meberikan penekanan
pada penelitian empiris

1970-an : a. Penelitian masih menggunakan teknik-teknik


riset dari disiplin ilmu lain, seperti psikologi,
statistik,sosiologi
1
b. Jurnal-jurnal yang diterbitkan oleh accounting
review dan journal of accounting research juga
lebih akademis, sehingga susah dipahami oleh
orang awam

Setelah 1970-an : a. Peneliti biasanya berasal dari program doktor


dalam administrasi bisnis, dengan melakukan
pendekatan interdisipliner untuk pemecahan
masalah;
b. Periset biasanya melakukan pendekatan
kuantitatif, ilmu perilaku, ekonometri dan
masalah sosial;
Misalnya penelitian dilakukan bersama antara
akuntan dengan sosiolog, ekonom ahli
matematika dll.

b. STATE OF THE ART


Yaitu pencapaian tertinggi dari sebuah pengembangan yang dapat
berbentuk perangkat/produk, teknik/cara, atau sains yang dicapai pada
waktu tertentu. SOTA juga dapat berarti ukuran tingkat pengembangan
(dalam bentuk sebuah perangkat/produk, prosedur, proses, teknik/cara,
atau sains) yang dicapai pada waktu tertentu sebagai sebuah hasil dari
penerapan metodologi-metodologi yang ada.

Metodologi adalah proses pengambilan keputusan yang digunakan untuk


memilih diantara alternatif yang ada dalam suatu proses
penelitian.

Pendekatan untuk pengembangan ilmu dibagi 2, yaitu:


1. Induktif
Penelitian yang dilakukan untuk menghasilkan teori atau hipotesa
2. Deduktif
Penelitian yang dilakukan untuk menguji suatu teori atau hipotesa

Buckley mengklasifikasikan Metodologi penelitian kontemporer kedalam 4


kategori:
1. Pendekatan analitik (analitic), menggunakan
a. logika internal
menggunakan persamaan matematika, teori ekonomi dan logika untuk
menganalisis fenomena akuntansi (mendasarkan pada logika)

b. simulasi
 meniru proses riil yang disebut sistem dengan sebuah model untuk
memahami bagaimana suatu sistem tersebut bekerja
 jika kerumitan biaya dan penggunaan komputer telah diatasi maka
pendekatan inimenjadi alat bantu riset,
2
2. Pendekatan kearsipan (archival)
yaitu penelitian yang menggunakan data yang telah dipersiapkan oleh
peneliti atau menggunakan data dari sumber lain yang dikumpulkan oleh
peneliti
a. penelitian kearsipan primer
menggunanakan data yang direkam dari database hasil penelitian untuk
pengujian hipotesis

b. penelitian kearsipan sekunder


merangkum penelitian sebelumnya untuk dijadikan dasar penelitian

3. Pendekatan empiris
Yaitu penelitian yang berfokus meneliti suatu fenomena atau keadaan dari
obyek penelitian secara detail dengan menghimpunkenyataan yang terjadi
serta mengembangkan konsep yang ada (aminudding dan zainal asikin;2004).
Penelitian ini menggunakan domain seperti di bawah ini:

Macam-macam Keberadaan rabcangan Keberadaan kendali


penelitian empiris penelitian penelitian
Studi kasus Tidak ada Tidak ada
Studi lapangan Ada Tidak ada
Studi laboratorium Ada Ada

4. Pendekatan opini
Bila peneliti mencari pandangan atau persepsi orang-orang terhadap suatu
permasalahan, maka ia melakukan penelitian opini. Orang-orang tersebut
dapat merupakan kelompok atau perorangan (jadi domain-nya dapat berupa
kelompok atau individual).
a. Penekitian opini Perseorangan; pendapat individu pada dasarnya adalah
pendapat dari seorang ahli yang mengungkapkan pendapatnya mengenai
prosedur atau teori akuntansi tertentu dan menyajikan beberapa
dukungan yang logis untuk opini ini

b. Penelitian opini Kelompok; studi ini menggunakan pendapat suatu


kelompok, misalnya pendapat akuntan bersertifikat dalam lokasi tertentu

III. TEKNIK PENELITIAN DAN KONSEP


a. Model adalah representasi simbolis atau fisik dari suatu fenomena atau
sistem tertentu

b. Simulasi ; memerlukan penggunaan model untuk menguji kondisi atau


hipotesis tertentu, dapat berupa perilaku atau berbasis konputer. Simulasi
berbasis komputer ini berupa pengolahan data elektronik untuk
mempresentasikan fenomena dan pengujiannya dalam kondisi yang berbeda.

c. Pengukuran statistik
3
Banyak teknik statistik yang digunakan untuk penelitian empiris, namun
secara garis besar dibagi menjadi 2 bagian, yaitu:
 Statistik parametrik yaitu prosedur pengujian dilakukan berlandaskan
distribusi, dan melibatkan asumsi-asumsi tertentu
Contoh analisa regresi, analisa korelasi, analisa varian
 Statistik nonparametrik yaitu pengukuran statistik yang tidak
melibatkan parameter serta tidak melibatkan distribusi
Contoh uji acak, uji kecocokan

Data dibedakan menurut skala yang dugunakan pada saat melakukan


pengukuran. Dengan pengukuran dimaksud sebagai uoaya mmberikan
angka numerik terhadap obyek menurut aturan-aturan tertentu. Turan yang
berbeda akan menghasilkan skala yang berlainan sehingga akan memberikan
jenis pengukuran yang berbeda. Terdapat 4 macam skala pengukuran yang
ada, yaitu:

1. Skala nominal
Skala nominal merupakan skala pengukuran yang paling rendah
tingkatannya diantara kempat pengukuran lainnya. Skala ini
membedakan satu obyek dengan obyek lainnya berdasarkan lambang
yang diberikan. Bilangan yang diberikan tidak mempunyai arti angka
numerik maksudnya kepada angka-angka tersebut tidak dapat dilakukan
operasi aritmatika, tidak boleh dijumlahkan, dikurangu, dikali, dan
dibagi. Bilangan hanyalah sebagai lambangyang dimaksudkan untuk
membedakan antara satu data dengan data lainnya
Statistik yang ccok adalah statistik non parametrik
Contoh data barang cacat dan tidak cacat. Barang cacat diberi angka 0
dan tidak cacat angka 1.

2. Skala interval
Adalah skala yang mempunyai semua sifat yang dipunyai oleh skala
pengukuran nominal, dan ordinal ditambah dengan satu sifat tambahan.
Dalam skala interval, selain datra dapat dibedakan antara yang satu
dengan yang lainnya dan dapat dirangking, perbedaan jarak
(interval/jarak) antara data yang satu dengan data yang lainnya dapat
diukur.
Contoh: data suhu empat buah benda a,b,c dan d, yaitu masing-masing
20, 30, 40, 50 derjat celcius.Data tersebut adalah skala oengukuran
interval selain dapat dirangking juga dapat dibedakan antara yang satu
dengan yang lainnya. Namundalam skala interval tidak dapat
diperbandingkan, misalnya b 2 kali lebih panas dari a.
Statistik yang cocok adalah statistik parametrik dan non parametrik
3. Skala ordinal
Dalam skala ini terdapat sifat skala nominal, yaitu membedakan data
dalam berbagai kelompok menurut lambang, ditambah dengan sifat
lainnya yaitu satu kelompok yang terbentuk memiliki pengertian lebih

4
(lebih tinggi, lebih besar) dari kelompok lainnya. Oleh karenanya
memungkinka data untuk diurut dan dirangking.
Contoh kepangkatan dalan militer dapat dirangking dari prajurit sampai
sersan berdasarkan jasa, lama pengabdian, maka eneliti memberikan
angka 1, 2, 3…
Statistik yang sesuai dengan skala ordinal adalah statistik non
parametric

4. Skala rasio
Skala yang mempunyai semua sifat yang dipunyai oleh ketiga skala
pengukuran lainnya. dalam skala rasio, antar satu data mempunyai
makna
Contoh; data berat 80 kg adalah 10 kg lebih berat dari 70 kg, tetapi juga
dapat dikatakan 80 kg adalah 2 dikali 40 kg.
Statistik yang sesuai adalah statistik non parametrik dan parametrik.

d. Uji hipotesis peneltian


Merupakan pernyataan berbasis teori tentang fenomena tertentu. Ini diuji
dalam bentuk nol. Jika hipotesis nol, amaka hipotesis harus ditolak. Uji
statistik ini juga memberikan hasil yang signifikan pada tingkat tertentu.
Contoh: Tingkat signifikansi 5% atau 0,05 artinya kita mengambil resiko
salah dalam mengambil keputusan untuk menolak hipotesis yang benar
ebanyak-banyaknya 5% dan benar dalam mengambil keputusan
sedikitnya95% (tingkat kepercayaan)

e. Uji statistik yang paling umum digunakan dalam penelitian akuntansi adalah:
1. Statistik deskriptif
Uji statistik ini melibatkan menggambarkan parameter populasi, sub
populasi. Biasanya melibatkan perhitungan tabulasi silang, uji chi-kuadrat
Biasanya digunakan untuk skala nominal, studi survei dan studi di bidang
SDM dan akuntansi sosial

2. Analisa regresi
Melihat perilaku satu variabel (variabel bebas) berdasarkan variabel lain
yang disebut variabel terikat

3. Analisa varian
Merupakan sebuah pendekatan cara berfikir untuk menguji hipotesis dan
analisis data. Total varian dibagi menjadi varian antar kelompok dan
varian dalam kelompok. Uji F dilakukan untuk pengambilan keputusan
dan uji t dilakukan untuk menguji nilai tengah (mean)

4. Analisa faktor
Analisis faktor adalah sebuah teknik yang digunakan untuk mencari
faktor-faktor yang mampu menjelaskan hubungan atau korelasi antara
berbagai indikator independen yang diobservasi.

5
5. Pendekatan pemrograman matematik
Pendekatan matematik dilakukan dengan menggunakan teori seperti
pemprograman linier, kaedah keputusan inear, model koefisien
manajemen, metode transportasi.
Pemprograman linear merupakan teknik pengamblan keputusan untuk
memecahkan masalah mengalokasikan sumber daya yang terbatas
diantara berbagai kepentingan seoptimal mungkin

f. Medtode Pengumpulan Data


1. Dua metode pengumpulan data: Metode subyek menonjol, yaitu bahwa
subyek metode menonjol mengetahui bahwa mereka adalah obyek
penelitian. Metode subyek tidak menonjol adalah sebaliknya.

2. Metode untuk memperoleh informasi terdiri dari


1). Wawancara, dilakukan scara lisan, tatap muka, atau telpon.
Wawancara mungkin fleksibel dalam pertanyaan survei, namun bisa
bias karena melalui ekspresi, nada suara, raut wajah, suara dll.
2) kuesioner, dapat dikirim melalui pos atau langsung.
Kekurangan kuesioner adalah teknik lain mungkin lebih tepat untuk
digunakan, responden mungkin tidak diberi tes pendahuluan,
responden menyelesaikan jawaban terlalu lama, responden mungkin
diberikan foemat dan presentasi yang buruk, dan peneliti mungkin
gagal memeriksa bias responden.
3) panel; panel kelompok atau panel orang dapat digunakan sebagai
perwakilan populasi yang lebih besar. Beberapa panel terdiri dari para
ahli yang mengetahui dengan lebih baik dari pada polulasi yang besar.
Metode panel yang terkenal adalah delphi yaitu para ahli
memperkitakan kejadian-kejadian atau menjelaskan fenomena melalui
serangkaian interaksi terkendali yang kompleks yang dipantau dan
dimoderatori oleh peneliti.
3) observasi terkontrol
Metode survei ini pengamatan dilakukan dengan pengendian secara
cermat yang menempatkannya dalam setting yang sebenarnya untuk
melakukan suatu proses pengamatan tertentu.

III. TEORI AKUNTANSI


a. AAA menguji konsep dan standar klaporan keuangan eksterrnal dalam
studi “statement on accounting theory and theory acceptance dengan
kesimpulan tidak ada dasar teori akunansi yang diterima secara universal
saat ini.

6
b. Komite mengidentifkasi 3 pendekatan untuk membangun teori akuntansi;
classical models, decision-usefulness dan informations economics.
1. Classical models terbagi 2 aliran, yaitu
- Aliran the true-income, yaitu menginginkan adanya reformasi
(paton, sweeney, dan edward dan bell);
- Aliran inductive, yaitu berupay untuk merasionalisasi dan
membenakan unsur-unsur utama praktek akuntasi saat itu dengan
menggunakan penalaran yang deduktif (umum ke khusus) (hatfield,
gilman, litileton, ijiri).
2. Decision-usefulness; fokus pada model dan pengambilan keputusan.
Penganut ini membayangkan model keputusan dan kemudian
mempertimbangkan struktur akuntansi alternatif untuk
menerapkannya. (sanders, hatfield, moore, mei staubus, chambres,
sterling, dan revsine).
3. Informations economics ;Pendekatan ini menawarkan analisis
pertanyaan-pertanyaan kebijakan akuntansi eksplisit yang rasional
dan eksplisit yang mendorong dilakukannya pengujian terhadap
keinginan untuk intervensi peraturan dengan mengisolasi hubungan
yang lazim dengan dampak dari alternatif sebuah skenario

IV. AKUNTANSI INFLASI


 Vasarhelyi dan pearson telah mensurvei 500 artikel dan literatur;
 Para peneliti mambagi dalam 3fase/ bagian, yaitu
1. Permasalahan
2. Upaya normatif untuk mengatasi maalah
3. Mencari kesesuaian / kesepakatan antara metode , industri dan Negara

(Vasarhelyi dan pearson memprediksi bagian keempat adalah metodologi


penelitian yang menerapkan model matematika, simulasi dan studi kasus
masalah akuntansi inflasi)

V. PENELITIAN AKUNTANSI PERILAKU


 Telah berkembang menjadi penelitian human information processing, yang
diklasifikasikan oleh libby dan lewis menjadi 3 pendekatan:
1. Model lensa
digunakan untuk menganalisis situasi di mana individu membuat
keputusan tentang kejadian nyata berdasarkan pada informasi yang tidak
sempurna
alat analisa adalah persamaan regresi, korelasi dan ANOVA
2. Penilaian probalistik

7
setiap isyarat informasi dipertimbangkan dalam model keputusan, dan
probabilitasnya direvisi atas hasil kejadian.Model penilaian probabilistik
nampaknya menunjukkan bahwa manusia bukan pembuat keputusan
yang benar-benar rasional
3. Gaya kognitif
Studi ini dapat berfungsi untuk mengidentifikasi, menjelaskan, dan
menggambarkan heuristik orang sebagai pengambilan keputusan dan
bias.

 scanning pada dasarnya membaca sepintas lalu dengan tujuan yang lebih
terfokus: membaca sepintas lalu untuk menemukan fakta atau gambar
tertentu, atau untuk melihat apakah teks ini menyebutkan subjek yang Anda
teliti. scanning sangat penting dalam penulisan makalah penelitian, bila Anda
mungkin perlu melihat banyak artikel dan buku untuk menemukan materi
yang Anda butuhkan. Jaga serangkaian tujuan tertentu saat Anda menscan
sebuah teks, dan hindari terganggu oleh materi lain. Anda dapat mencatat
apa yang ingin Anda kembali nanti bila Anda punya waktu untuk membaca
lebih jauh, dan menggunakan pemindaian untuk bergerak maju dalam
proyek penelitian Anda.