Anda di halaman 1dari 2

HIPOGLIKEMI

: 440/0162/SOP-
No. Dokumen UKP/PKM-
SDJ/2016
SOP No. Revisi : 00
Tanggal :
10 Agustus 2016
Terbit
Halaman : 1/2
PUSKESMAS dr. Radianti Bulan M Tobing
SINDANG JAYA NIP. 19780325 200604 2 007

Hipoglikemia adalah keadaan dimana kadar glukosa darah <60


1. Pengertian
mg/dL, atau dengan gejala klinis dan kadar glukosa darah <80 mg/dL.
Hipoglikemia merupakan komplikasi akut dari penyandang diabetes
melitus dan geriatri.
2. Tujuan Acuan petugas dalam mendiagnosa pasien.

3. Kebijakan Keputusan kepala Puskesmas Sindang Jaya Nomor: 440/062/PKM-


SDJ-2016 tentang layanan klinis.

4. Referensi Panduan praktik klinis bagi dokter di fasilitas pelayanan kesehatan


primer Edisi 1 Tahun 2013.
A. Anamnesis
5. Prosedur
a. Rasa gemetar
b. Perasaan lapar
c. Pusing
d. Keringat dingin
e. Jantung berdebar
f. Gelisah
g. Terjadi penurunan kesadaran bahkan sampai koma
dengan atau tanpa kejang
B. Pemeriksaan Fisik
a. Pucat
b. Diaphoresis/keringat dingin
c. Tekanan darah menurun
d. Frekuensi denyut jantung meningkat
e. Penurunan kesadaran
f. Defisit neurologik fokal (refleks patologis positif pada
satu sisi tubuh) sesaat.
C. Penatalaksanaan
a. Berikan gula murni 30 gram (2 sendok makan) atau
sirop/permen atau gula murni (bukan pemanis
pengganti gula atau gula diet/ gula diabetes) dan
makanan yang mengandung karbohidrat.
b. Hentikan obat hipoglikemik sementara. Pantau glukosa
darah sewaktu tiap 1-2 jam.
c. Pertahankan GD sekitar 200 mg/dL (bila sebelumnya
tidak sadar).

1/2
D. Bagan Alir
Anamnesis
Rasa gemetar, perasaan lapar, pusing, keringat dingin,
jantung berdebar, gelisah, terjadi penurunan kesadaran
bahkan sampai koma dengan atau tanpa kejang

Pemeriksaan Fisik
Pucat, diaphoresis/keringat dingin, tekanan darah menurun,
frekuensi denyut jantung meningkat, penurunan kesadaran,
defisit neurologik fokal (refleks patologis positif pada satu
sisi tubuh) sesaat.

Penatalaksanaan
Berikan gula murni 30 gram (2 sendok makan) atau
sirop/permen atau gula murni (bukan pemanis pengganti
gula atau gula diet/ gula diabetes) dan makanan yang
mengandung karbohidrat.
Hentikan obat hipoglikemik sementara. Pantau glukosa
darah sewaktu tiap 1-2 jam. Pertahankan GD sekitar 200
mg/dL (bila sebelumnya tidak sadar).

Konseling dan edukasi


E. Hal – hal yang
1. Seseorang yang sering mengalami hipoglikemia (terutama
perlu penderita diabetes), hendaknya selalu membawa tablet
glukosa karena efeknya cepat timbul dan memberikan
diperhatikan
sejumlah gula yang konsisten.
F. Unit Terkait Poli umum, poli anak, poli remaja, poli santun lansia.

G. Dokumen Terkait Rekam Medis dan SOP Hipoglikemi

H. Rekaman
Tanggal Mulai
Historis No Yang Berubah Isi Perubahan
Diberlakukan
Perubahan

2/2