Anda di halaman 1dari 10

Dibalik Lezatnya Es Krim

S
eperti juga coklat, maka es krim adalah dibiarkan dalam waktu yang lama, kemudian dilewatkan
makanan favorit tua muda. Lihat saja di dalam kamar yang suhunya cukup rendah untuk
mal atau supermarket, tua muda rela antri membekukan sebagian campuran. Pada saat yang sama
untuk membeli es krim. Apa istimewanya udara dimasukkan dengan cara dikocok. Tujuan dari
es krim sehingga disuka banyak orang? Tentu saja pembekuan dan aerasi ini adalah pembentukan buih yang
karena rasanya yang enak dan teksturnya yang sangat stabil melalui destabilisasi parsial dari emulsi.
lembut tidak seperti es pada umumnya. Pengocokan tanpa pendinginan tidak akan memberikan
buih yang stabil. Jika buih terlalu sedikit produknya akan
tampak basah, keras dan sangat dingin. Sedang jika
buihnya terlalu banyak maka produknya akan tampak
Ingin tahu kering. Sel-sel udara pada es krim harus berukuran
mengapa es krim beda sekitar 100 mikron. Jika sel udaranya terlalu besar, es
dengan es batu biasa??? krimnya akan meleleh dengan cepat. Sedang jika sel
udaranya terlalu kecil maka buihnya akan terlalu stabil
Es krim adalah dan akan meninggalkan suatu ‘head’ ketika meleleh.
buih setengah beku yang mengandung lemak teremulsi Es krim mempunyai struktur koloid yang
dan udara. Sel-sel udara yang ada berperanan untuk kompleks karena merupakan buih dan juga emulsi. Buih
memberikan texture lembut pada es krim tersebut. Tanpa padat terjadi karena adanya lemak teremulsi dan juga
adanya udara, emulsi beku tersebut akan menjadi terlalu karena adanya kerangka dari kristal-kristal es yang kecil
dingin dan terlalu berlemak. dan terdispersi didalam larutan makromolekular berair
Bahan utama dari es krim adalah lemak (susu), yang telah diberi gula. Peranan emulsifier (misalnya:
gula, padatan non-lemak dari susu (termasuk laktosa) gliserol monostearat komersial) adalah untuk membantu
dan air. Sebagai tambahan, pada produk komersil diberi stabilisasi terkontrol dari emulsi didalam freezer.
emulsifier, stabiliser, pewarna, dan perasa. Sebagai Perubahan-perubahan polimorfis lemak pada es krim
emulsifier biasanya digunakan lesitin, gliserol selama penyimpanan menyebabkan perubahan bentuk
monostearat atau yang lainnya. Emulsifier ini berguna pada globula awalnya, yang berkombinasi dengan film
untuk membangun distribusi struktur lemak dan udara protein yang agak lepas, menyebabkan terjadinya
yang menentukan dalam membentuk sifat rasa/tekstur penggumpalan di dalam freezer. Stabilisasi gelembung-
halus dan pelelehan yang baik. Untuk stabilisernya bisa gelembung udara pada es krim juga terjadi karena
digunakan polisakarida dan ini berfungsi sebagai adanya kristal-kristal es dan fasa cair yang sangat kental.
penambah viskositas. Sedangkan pewarna dan perasa Stabiliser polisakarida (misalnya: carrageenan)
bisanya bervariasi tergantung pada selera pasar. Jika menaikkan kekentalan fasa cair, seperti juga gula pada
ingin diberi rasa strawberry tentunya diberi perasa padatan non-lemak dari susu. Stabiliser-stabiliser ini
strawberry dan pewarna merah. Ingat, pewarna yang juga dikatakan dapat memperlambatan pertumbuhan
diberikan tentunya harus pewarna makanan bukan kristal-kristal es selama penyimpanan. Hal ini karena
pewarna tekstil lho. jika kristal-kristal esnya terlalu besar maka akan terasa
Bahan-bahan tersebut dicampur, keras di mulut.
dipasteurisasikan, dihomogenasikan, dan didinginkan Nah ternyata es krim itu seru kan, gak cuma
dengan cepat. Setelah emulsi minyak dalam air tersebut berisi air saja. Hayooo…. Siapa yang jadi ingin makan
es krim???
Mengapa Perlu Mengocok Putih Telur Dalam
Mangkok Gelas Atau Logam?
KOCOK PUTIH TELUR DALAM MANGKOK surfaktan atau stabiliser yang secara struktural
GELAS ATAU LOGAM ! akan berada pada permukaan gelembung gas
juga akan menambah kestabilan busanya.
a… begitulah kira-kira kata

Y seorang chef profesional di


televisi pada suatu acara masak
memasak. Mengapa harus mangkok gelas atau
logam? Kalau pakai mangkok plastik boleh
Tekanan uap yang rendah dari cairannya akan
menurunkan kemungkinan dari molekul-molekul
cairan yang mengelilingi gelembung untuk
menguap dengan mudah yang dapat
menyebabkan pecahnya busa.
tidak? Penjelasannya cukup sederhana dan tidak Albumin dari putih telur adalah larutan
jauh-jauh dari ilmu kimia juga. Lho…. Apa protein yang akan langsung berbusa jika
hubungan kimia dengan cara memasak roti??? . dikocok. Hasil penelitian menyebutkan bahwa
Pengocokan yang sangat kuat pada putih protein ovomusin, ovoglobulin, dan
telur akan menambahkan gelembung-gelembung konalbuminlah yang bertanggung jawab
udara sehingga terbentuk busa yang akan terhadap pembentukan busa. Protein akan berada
mempertahankan strukturnya ketika dipanggang. pada permukaan udara-air dari gelembung udara
Busa putih telur yang banyak akan dapat dan mengalami denaturasi (unfold) untuk
diperoleh jika tidak ada lemak dalam campuran mendukung struktur busa. Denaturasi lebih
itu. Kuning telur mengandung lemak atau lipida, lanjut terjadi ketika pemanasan (pemanggangan)
sehingga pemisahan putih telur dari kuningnya menyebabkan koagulasi protein sehingga
sangat penting. Mangkok atau alat lain dari menghasilkan struktur yang lebih stabil.
plastik memiliki permukaan berpori sehingga Penambahan gula ketika pengocokan
dimungkinkan mengandung lemak yang meningkatkan pembentukan busa karena sifat
menempel meskipun telah dicuci. Sedangkan higroskopik dari gula yang menyimpan air.
permukaan gelas atau logam bebas lemak Gugus hidroksil pada struktur gula akan
sehingga dapat menghasilkan busa yang cukup membentuk ikatan hidrogen dengan air. Akan
banyak. tetapi gula akan memperlambat denaturasi. Oleh
karenanya pengocokan harus lebih kuat agar
So what …. ??? diperoleh busa yang sama banyak, terutama jika
penambahan gula terlalu dini pada pengocokan.
Busa adalah Penambahan cream of tartar (asam tartar) akan
dispersi koloid dari menurunkan pH larutan protein sehingga
gelembung gas yang memfasilitasi denaturasi dan koagulasi protein.
terperangkap dalam Sedangkan lemak, jika ada, juga cenderung
cairan. Untuk berada pada permukaan udara-air dari
menghasilkan busa yang gelembung udara. Akan tetapi berbeda dari
stabil diperlukan protein, lemak tidak terdenaturasi tetapi akan
beberapa sifat tertentu mengalami koagulasi. Sehingga adanya lemak
dari cairannya. Sebagai dalam campuran akan menurunkan kemampuan
contoh cairan dengan protein untuk mengalami denaturasi dan
viskositas tinggi akan memfasilitasi menstabilkan busa.
terperangkapnya gelembung gas. Adanya
Sentrifugasi
ampuran heterogen terdiri dari

C senyawa-senyawa dengan berat


jenis berdekatan sulit dipisahkan.
Membiarkan senyawa tersebut
terendapkan karena adanya
grafitasi berjalan sangat lambat. Beberapa
campuran senyawa yang memiliki sifat seperti
ini adalah koloid, seperti emulsi.
Salah satu teknik yang dapat
dipergunakan untuk memisahkan campuran ini
adalah teknik sentrifugasi, yaitu metode yang
digunakan dalam untuk mempercepat proses Mari kita perhatikan proses pembuatan
pengendapan dengan memberikan gaya minyak kelapa, dimana teknik pemisahan
sentrifugasi pada partikel-partikelnya. sentrifugasi cukup berperan. Buah kelapa
dihancurkan, dan diperas sehingga didapat
Pemisahan sentrifugal menggunakan
bagian santan. Didalam santan terdapat
prinsip dimana objek diputar secara horizontal
campuran minyak dengan air. Dengan
pada jarak tertentu. Apabila objek berotasi di
melakukan sentrifugasi dengan kecepatan antara
dalam tabung atau silinder yang berisi campuran
3000-3500 rpm, maka terjadi pemisahan dan
cairan dan partikel, maka campuran tersebut
terdapat dua bagian yaitu fraksi kaya minyak
dapat bergerak menuju pusat rotasi, namun hal
(krim) dan fraksi miskin minyak (skim).
tersebut tidak terjadi karena adanya gaya yang
Selanjutnya krim diasamkan, kemudian diberi
berlawanan yang menuju kearah dinding luar
perlakuan sentrifugasi sekali lagi untuk
silinder atau tabung, gaya tersebut adalah gaya
memisahkan minyak dari bagian bukan minyak.
sentrifugasi. Gaya inilah yang menyebabkan
partikel-partikel menuju dinding tanbung dan Dalam pengolahan minyak kelapa,
terakumulasi membentuk endapan sering juga dilakukan modifikasi khususnya
dalam pemisahan krim untuk mendapatkan
bagian minyak. Modifikasi tersebut dilakukan
dengan cara pemanasan krim, dan akan
dihasilkan padatan dan minyak, selanjutnya
dengan penyaringan kita dapatkan minyak
kelapa yang bersih dan jernih.
Pembuatan Koloid

K
oloid dapat dibuat dengan dua cara Cara Dispersi yaitu dengan jalan mengubah
yaitu mengubah partikel-partikel partikel-partikel kasar menjadi partikel-partikel
larutan menjadi partikel koloid koloid, tiga teknik dapat dipergunakan seperti
kondensasi dan memperkecil partikel suspensi mekanik, peptipasi dan teknik busur Bredig.
menjadi partikel koloid atau disperse.
Teknik mekanik
Cara ini mengandalkan penghalusan partikel
kasar menjadi partikel koloid, selanjutnya
Cara Kondensasi, yaitu ditambahkan ke dalam medium pendispersinya.
dengan jalan mengubah Cara ini dipergunakan untuk membuat sol
partikel-partikel larutan belerang dengan medium pendispersi air.
sejati yang terdiri dari
Peptipasi
molekul-molekul atau Pemecahan partikel kasar menjadi partikel
ion-ion menjadi partikel- koloid, pemecahan dilakukan dengan
partikel koloid dengan penambahan molekul spesifik, seperti agar-agar
beberapa teknik. dengan air, nitroselulosa dengan aseton,
Al(OH)3 dengan Al(Cl)3 dan endapan NiS
ditambahkan dengan H2S.

Teknik busur Bredig


Teknik ini digunakan untuk membuat sel logam,
logam yang akan diubah ke dalam bentuk koloid
diletakan sebagai elektroda dalam medium
pendispersinya dan dialiri oleh arus listrik.
Atom-atom logam akan terpecah dan masuk ke
dalam medium pendispersinya.
Macam – Macam Koloid

S
istem koloid terdiri dari dua fase, yaitu 8. Jenis koloid yang terakhir adalah koloid
fasa dispersi dan medium pendispersi. yang memiliki fasa terdispersi dan
Kedua fasa tersebut, dapat berwujud zat medium pendispersinya zat padat, jenis
cair, zat padat atau berwujud gas. koloid ini disebut dengan sol padat.
Contoh sol padat adalah; batuan
Berdasarkan hubungan antar fase dispersi berwarna, gelas berwarna, tanah,
dan medium dispersi, maka koloid dapat kita perunggu, kuningan dan lain-lain.
kelompokan :
Berdasarkan ukuran partikel dari fasa
1. Koloid yang dibentuk oleh fasa terdispersi yang spesifik dan medium
terdispersinya gas dalam medium pendispersi yang beragam, maka koloid
pendispersinya cair adalah buih atau memiliki beberapa sifat utama yaitu :
busa. Contoh untuk koloid ini adalah
putih telur yang dikocok dengan 1. Sistem koloid menunjukan adanya gerak
kecepatan tinggi. Brown yaitu pergerakan yang tidak
2. Buih atau busa padat adalah jenis koloid teratur (zig-zag) dari partikel-partikel
yang fasa terdispersinya gas dan koloid, gerakan diamati oleh Robert
medium pendispersinya padat, jenis Brown. Gerakan ini terjadi secara terus
koloid ini dapat berupa batu apung dan menerus akibat dari tumbukan yang
karet busa. tidak seimbang antara medium koloid
3. Koloid dengan fasa terdispersi cair dan dengan partikel koloid. Gerak Brown
medium pendispersinya gas dikenal dapat menstabilkan sistem koloid atau
dengan aerosol cair. Contoh koloid ini mencegah terjadinya pengendapan.
adalah kabut, awan, pengeras rambut Gerakan ini hanya dapat dilihat dengan
(hair spray) dan parfum semprot. menggunakan mikroskop
4. Emulsi merupakan jenis koloid yang 2. Efek Tyndall merupakan penghamburan
dibentuk oleh fasa terdispersi cair di cahaya oleh partikel-partikel yang
dalam medium pendispersi cair. Emulsi terdapat dalam sistem koloid sehingga
dapat kita temukan seperti susu, santan, berkas cahaya dapat dilihat jelas
mayonaise dan minyak ikan. walaupun partikelnya tidak tampak dan
5. Koloid yang disusun oleh fasa efek ini diamati oleh John Tyndall.
terdispersi cair dalam medium Dalam kehidupan sehari-hari efek
pendispersi padat disebut dengan emulsi Tyndal dapat diamati pada langit yang
padat atau gel. Koloid ini sering kita berwarna biru di siang hari karena
jumpai dalam keju, mentega, jeli, semir adanya pantulan cahaya dari partikel
padat ataupun lem padat.
6. Aerosol padat merupakan yang disusun
oleh fasa terdispersi padat dengan
medium dispersinya berupa gas.
Contohnya asap dan debu di udara.
7. Sol merupakan koloid yang fasa
terdispersinya berwujud padat dengan
medium pendispersinya berwujud cair.
Sol paling banyak kita jumpai seperti, koloid diudara. Demikian pula pada saat
agar-agar panas, cat, kanji, putih telur, matahari terbenam pantulan partikel di
sol emas, sol belerang, lem dan lumpur. udara memberikan warna jingga,
anoda yaitu elektroda positif dan koloid
yang bermuatan positif bergerak menuju
3. Koagulasi koloid adalah pengumpulan katoda atau elektroda negatif
dan penggumpalan partikel-partikel
koloid. Peristiwa koagulasi terjadi pada Berdasarkan affinitas partikel-partikel fase
kehidupan sehari-hari seperti pada dispersi terhadap medium dispersi, maka
pembentukan delta. tanah liat atau terdapat dua macam sistem koloid:
lumpur terkoagulasi karena adanya
elektrolit air laut. Proses koagulasi dari  Koloid Liofil (suka cairan) : adalah
karet juga terjadi karena adanya koloid yang memiliki gaya tarik menarik
penambahan asam formiat kadalam antara partikel-partikel terdispersi
lateks. Demikian pula halnya dengan dengan medium pendispersi. Medium
lumpur koloid dapat dikoagulasikan pendispersi dalam liofil sering disebut
dengan tawas yang bermuatan. juga dengan hidrofil. Partikel koloid
4. Sistem koloid juga memiliki daya
adsorbsi yang kuat untuk menarik ion
atau muatan listrik dan molekul netral.
Hal ini disebabkan karena partikel
koloid memiliki permukaan yang sangat
luas.

Misalnya
proses juga dapat mengadsorbsi molekul cairan
sehingga terbentuk selubung disekeliling
partikel koloid. Keberaadan selubung
inilah yang menyebabkan koloid liofil
lebih stabil.
penyerapan air oleh kapur tulis, sol  Koloid Liofob (takut cairan): adalah
Fe(OH)3 dalam air mngandung ion koloid yang memiliki gaya tarik menarik
Fe3+ yang diadsorbsi. yang lemah antara partikel-partikel
Sedangkan untuk yang terdispersi dengan medium pendispersi.
bermuatan negatif Medium pendispersinya sering disebut
adalah molekul As2S3, dengan hidrofob. Pertikel-partikel koloid
ion S2- yang diadsorbsi. tidak dapat mengadsorbsi pelarutnya
Pemanfaatan sifat sehingga koloid ini kurang stabil dan
adsorbsi dari koloid dapat dengan mudah terkoagulasikan
anatara lain dalam dengan penambahan elektrolit.
penjernihan air,  Koloid pelindung adalah koloid yang
misalnya penggunaan tawas untuk dapat melindung koloid lain agar tidak
mengikat kotoran atau zat warna dari terkoagulasikan. Contoh menarik adalah
tanah penambahan koloid liofil ke dalam
liofob, dimana koloid liofob terbungkus
tidak mengumpul, seperti pembuatan es
krim agar tidak menggumpat
5. Sistem koloid yang bermuatan dapat ditambahkan gelatin. Demikian pula
ditarik oleh elektroda yang dialiri oleh halnya dengan cat dan tinta memiliki
arus listrik searah. Untuk koloid yang koloid pelindung agar tidak mengendap
bermuatan negatif bergerak menuju atau menggumpal.
Sabun dan Deterjen

L imbah domestik

Keduanya merupakan sumber


kerapkali
mengandung sabun dan diterjen.

potensial bagi bahan pencemar organik. Sabun


adalah senyawa garan dari asam-asam lemak
mempunyai kemampuan pencucian dengan
kualitas yang baik.
Begitu sabun masuk ke dalam buangan
air atau suatu sistem akuatik biasanya langsung
terendap sebagai garam-garam kalsium dan
tinggi, seperti natrium stearat, C17H35COO-Na+. magnesium, oleh karena itu beberapa pengaruh
Aksi pencucian dari sabun banyak dihasilkan dari sabun dalam larutan mungkin dapat
dari kekuatan pengemulsian dan kemampuan dihilangkan. Akhirnya dengan biodegridasi,
menurunkan tegangan permukaan dari air. sabun secara sempurna dapat dihilangkan dari
Konsep ini dapat dipahami dengan mengingat lingkungan. Oleh kerena itu i terlepas dari
kedua sifat dari ion sabun. Suatu gambaran dari pembentukan buih yang tidak enak dipandang,
stearat terdiri dari ion karboksil sebagai “kepala” sabun tidak menyebabkan pencemaran yang
dengan hidrokarbon yang panjang sebagai penting.
“ekor“. Deterjen sintentik mempunyai sifat-
Dengan adanya minyak, lemak dan sifat mencuci yang baik dan tidak membentuk
bahan organik tidak larut dalam air lainnya, garam-garam tidak larut dengan ion-ion kalsium
kecenderungan untuk ‘ekor” dari anion melarut dari magnesium yang biasa terdapat dalam air
dalam bahan organik, sedangkan bagian sadah. Deterjen sintetik mempunyai keuntungan
“kepala” tetap tinggal dalam larutan air. tambahan karena secara relatif bersifat asam
Oleh karena itu sabun mengemulsi atau kuat, oleh karena itu tidak menghasilkan
mengsuspensi bahan organik dalam air. Dalam endapan sebagai asam-asam yang mengendap
proses ini, anion-anion membentuk partikel- suatu karakteristik yang tidak nampak pada
partikel micelle. sabun.
Unsur kunci dari deterjen adalah bahan
surfaktan atau bahan aktif permukaan yang
bereaksi dalam menjadikan air menjadi basah
(wetter) dan sebagai bahan pencuci yang lebih
baik. Surfaktan terkonsentrasi pada batas
permukaan antara air dengan gas (udara),
padatan-padatan (debu) dan cairan-cairan yang
tidak dapat bercampur (minyak). Hal ini terjadi
karena struktur “Amphiphilic” yang berarti
Keuntungan yang utama dari sabun bagian yang satu dari molekul adalah suatu yang
sebagai bahan pencuci terjadi dari reaksi dengan bersifat polar atau gugus ionik (sebagai kepala)
kation-kation divalen membentuk garam-garam dengan afinitas yang kuat untuk air dan bagian
dari asam lemak yang tidak larut. lainnya suatu hidrokarbon (sebagai ekor) yang
2 C17H35COO-Na+ + Ca2+ –> Ca(C17H35CO2)2(s) + 2 Na+ tidak suka air.
Senyawa ini suatu surfaktan alkil sulfat,
Padatan-padatan tidak larut ini, biasanya suatu jenis yang banyak digunakan untuk
garam-garam dari mahnesium atau kalsium. berbagai keperluan seperti shampo, kosmetik,
Keduanya tidak seluruhnya efektif seperti pembersih, dan loundry. Sampai tahun 1960-an
bahanbahan pencuci. Bila sabun digunakan sufaktan yang paling umum digunakan adalah
dengan cukup, semua kation divalen dapat alkil benzen sulfonat. ABS suatu produk derivat
dihilangkan oleh reaksinya dengan sabun, dan alkil benzen. ABS sangat tidak menguntungkan
air yang mengandung sabun berlebih dapat karena ternyata sangat lambat terurai oleh
bakteri pengurai disebabkan oleh adanya rantai senyawa organik seperti pestisida (DDT,
bercabang pada strukturnya. Oleh kerena itu dikhloro difenol trikhlor metana), juga
ABS kemudian digantikan oleh surfaktan yang merupakan bahan pencemar air. Sisa-sisa
dapat dibiodegradasi yang dikenal dengan Linier penggunaan pestisida yang berlebihan akan
Alkil Sulfonat (LAS). Sejak LAS menggantikan terbawa aliran air pertanian dan akan masuk ke
ABS dalam deterjen masalah-masalah yang dalam rantai makanan dan masuk dalam jaringan
timbul seperti penutupan permukaan air oleh tubuh makhluk yang memakan makanan itu.
gumpalan busa dapat dihilangkan dan Bahan pencemar air yang paling
toksinitasnya terhadap ikan di air telah banyak berbahaya adalah air raksa. Senyawasenyawa air
dikurangi. raksa dapat berasal dari pabrik kertas, lampu
Sampah dan buangan-buangan kotoran merkuri. Karena pengaruh bakteri anaerob
dari rumah tangga, pertanian dan pabrik/industri garam anorganik Hg dengan adanya senyawa
dapat mengurangi kadar oksigen dalam air yang hidrokarbon akan bereaksi membentuk senyawa
dibutuhkan oleh kehidupan dalam air. Di bawah dimetil mekuri (CH3)2Hg yang larut dalam air
pengaruh bakteri anaerob senyawa organik akan tanah dan masuk dalam rantai makanan yang
terurai dan menghasilkan gas-gas NH3 dan H2S akhirnya dimakan manusia.
dengan bau busuknya. Penguraian senyawa- Energi panas juga dapat menjadi bahan
senyawa organik juga akan menghasilkan gas- pencemar air, misalnya penggunaan air sebagai
gas beracun dan bakteri-bakteri patogen yang pendingin dalam proses di suatu industri atau
akan mengganggu kesehatan air. yang digunakan pada reaktor atom,
Ditergen tidak dapat diuraikan oleh menyebabkan air menjadi panas. Air yang
organisme lain kecuali oleh ganggang hijau dan menjadi panas, selain mengurangi kelarutan
yang tidak sempat diuraikan ini akan oksigen dalam air juga dapat berpengaruh
menimbulkan pencemaran air. Senyawa- langsung kehidupan dalam air.

Pemisahan campuran dengan cahaya

I lmuwan di Inggris telah


menggunakan cahaya untuk
memisahkan campuran-campuran
kimia yang kompleks. Metode ini bisa
digunakan untuk merecovery produk-produk
dengan sinar UV, surfaktan menyebabkan fase
minyak dan fase air dalam emulsi berpisah.
Sebelumnya, para peneliti bergantung
pada panas, perubahan pH, atau penambahan
garam untuk memisahkan fase-fase dalam
bernilai tinggi dan nanopartikel-nanopartikel mikroemulsi. Metode yang baru ini tidak
katalitik dari campuran-campuran reaksi, klaim merubah komposisi kimia mikroemulsi atau
mereka. menggunakan energi yang sama banyaknya
dengan pemisahan yang menggunakan panas.
"Kami cukup kagum dengan peluang-
peluang yang ditawarkan oleh partikel-partikel
teraktivasi cahaya, koloid, dan interfase-
interfase. Ini akan lebih memperkaya bidang
teknik kimia" kata Eastoe. Yang lebih penting
lagi, tambah Eastoe, pemisahan-pemisahan ini
Julian Eastoe, di Universitas Bristol, dan bersifat reversibel. Setelah sebuah sampel yang
rekan-rekannya menambahkan surfaktan terdispersi dipisahkan, sampel tersebut bisa
sensitif-permukaan ke dalam mikroemulsi. didispersi lagi dan kemudian dipisahkan
Ketika mereka menyinari campuran tersebut kembali. "Penelitian ini menunjukkan
mungkinnya membuat koloiod yang dipicu oleh mentransformasi mikroemulsi konvensional
cahaya," kata dia. menjadi sebuah sistem fotoresponsif," kata Ted
Lee, seorang ahli di bidang sistem surfaktan
responsif di Universitas California Selatan, Los
Angeles, Amerika Serikat.
Metode baru ini bisa digunakan dalam
sistem pelepasan dan penyaluran teraktivasi-
cahaya untuk farmaseutik dan agrokimia, papar
Eastoe. Tetapi dia mengatakan tantangan
"Yang sangat menarik tentang penelitian selanjutnya adalah bagaimana membuat
ini adalah bahwa melalui penambahan sedikit surfaktan-surfaktan fotoresponsif yang murah,
surfaktan fotoresponsif, mereka telah aman dan ramah lingkungan.

Batu Apung (Pumice)

B atu apung (pumice) adalah jenis batuan


yang berwarna terang, mengandung buih
yang terbuat dari gelembung berdinding
gelas, dan biasanya disebut juga sebagai batuan
gelas volkanik silikat.
fisika dan asal terbentuknya sama dengan batu
apung adalah pumicit, volkanik cinter, dan
scoria.

Didasarkan pada cara pembentukan, distribusi


ukuran partikel (fragmen), dan material asalnya,
batu apung diklasifikasikan menjadi beberapa
Batuan ini jenis, yaitu: sub-areal, sub-aqueous, new
terbentuk dari ardante, dan hasil endapan ulang (redeposit).
magma asam oleh
aksi letusan Sifat kimia dan fisika batu apung antara lain,
gunungapi yang yaitu: mengandung oksida SiO2, Al2O3, Fe2O3,
mengeluarkan Na2O, K2O, MgO, CaO, TiO2, SO3, dan Cl,
materialnya ke hilang pijar (Loss of Ignition) 6%, pH 5, bobot
udara, kemudian isi ruah 480 – 960 kg/cm3, peresapan air (water
mengalami transportasi secara horizontal dan absorption) 16,67%, berat jenis 0,8 gr/cm3,
terakumulasi sebagai batuan piroklastik. Batu hantaran suara (sound transmission) rendah,
apung mempunyai sifat vesicular yang tinggi, rasio kuat tekan terhadap beban tinggi,
mengandung jumlah sel yang banyak konduktifitas panas (thermal conductivity)
(berstruktur selular) akibat ekspansi buih gas rendah, dan ketahanan terhadap api sampai
alam yang terkandung di dalamnya, dan pada dengan 6 jam.
umumnya terdapat sebagai bahan lepas atau
fragmen-fragmen dalam breksi gunungapi. Keterdapatan batu apung selalu berkaitan
Sedangkan mineral-mineral yang terdapat dalam dengan rangkaian gunungapi berumur Kuarter
batu apung adalah feldspar, kuarsa, obsidian, sampai Tersier. Penyebaran meliputi daerah
kristobalit, dan tridimit. Serang, Sukabumi, Pulau Lombok, dan Pulau
Ternate.
Jenis batuan lainnya yang memiliki struktur
Manfaat Santan Kelapa Bagi Kesehatan

S
antan kelapa adalah salah Kaya zat besi. Zat besi dalam santan
satu bahan pelengkap masakan kelapa mencegah terjadinya anemia atau
yang kerap digunakan untuk darah rendah. Anemia terjadi sebab tubuh
memasak terutama di wilayah Indonesia. tak memproduksi hemoglobin dengan
Santan berasal dari hasil perasan parutan jumlah yang cukup untuk aktifitas sehari-
daging kelapa yang ditambahkan dengan hari. Akibatnya Anda jadi sering lemas,
sedikit air. cepat letih, mudah ngantuk dan tak
produktif.
Rasanya  Kaya antioksidan. Santan kelapa
yang gurih ternyata juga kaya antioksidan yang
dan bermanfaat melawan radikal bebas (asap
berlemak, kendaraan bermotor maupun rokok) dan
membuat melindungi dari kerusakan sel.
cita rasa  Mencegah penuaan dini. Serat,
masakan lemak dan nutrisi serta antioksidan dalam
Indonesia santan kelapa mampu membantu mencegah
makin lezat dan disukai. terjadinya penuaan dini.
Namun tahukah Anda, apa saja manfaat  Menguatkan imunitas. Santan
santan kelapa untuk kesehatan? kelapa juga mengandung vitamin C yang
 Menguatkan tulang. Tulang yang mampu menguatkan sistem imunitas tubuh.
kuat tak hanya membutuhkan kandungan Banyak mengkonsumsi makanan yang
kalsium saja, namun juga zat fosfor yang mengandung santan kelapa, maka pilek dan
banyak terdapat pada santan kelapa. infeksi akan jarang terjadi.
Konsumsi santan kelapa turut membantu
menyehatkan dan menguatkan tulang Anda.