Anda di halaman 1dari 13

ANALISIS TINGKAT LITERASI KEUANGAN MAHASISWA

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA


TAHUN ANGKATAN 2012-2014

Titik Ulfatun1), Umi Syafa’atul Udhma2), dan Rina Sari Dewi3)

1)
Mahasiswa Pendidikan Akuntansi FE Universitas Negeri Yogyakarta
email: titikulfatun@gmail.com
2)
Mahasiswa Pendidikan Akuntansi FE Universitas Negeri Yogyakarta
3)
Mahasiswa Akuntansi FE Universitas Negeri Yogyakarta

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat literasi keuangan
mahasiswa Fakultas Ekonomi UNY tahun angkatan 2012-2014. Aspek literasi
keuangan yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu meliputi aspek pengetahuan
dasar keuangan pribadi, tabungan dan simpanan, asuransi, dan investasi. Penelitian
ini merupakan penelitian deskriptif yang didasarkan atas survei terhadap subjek
penelitian. Subjek dari penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi UNY tahun
angkatan 2012-2014. Objek dari penelitian ini yaitu literasi keuangan mahasiswa
S1 Fakultas Ekonomi UNY tahun angkatan 2012–2014. Populasi dalam penelitian
ini adalah mahasiswa S1 Fakultas Ekonomi UNY tahun angkatan 2012-2014 yang
berjumlah 1.569 orang. Sampel penelitian dilakukan dengan teknik proporsional
random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu kuesioner. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan mahasiswa Fakultas
Ekonomi UNY tahun angkatan 2012-2014 sebesar 57%. Jika persentase tersebut
diinterpretasikan ke dalam kriteria tingkat literasi keuangan menurut Chen dan Volpe
maka 57% berada dalam kategori rendah (<60%).

Kata kunci: literasi keuangan, ekonomi

1
2 Universitas Negeri Yogyakarta

ANALYSIS ON FINANCIAL LITERACY LEVEL


OF THE STUDENTS OF 2012-2014 CLASSES OF ECONOMICS FACULTY
OF YOGYAKARTA STATE UNIVERSITY

Abstract
This study aims to describe the financial literacy level of students of 2012-classes of
Faculty of Economics, Yogyakarta State University. The aspects of financial literacy in this
research are basic knowledge of personal finance, savings and deposits, insurance, and
investment.This research was a descriptive study based on a survey of research subjects.
The subject of this research was the students of 2012 classes of Faculty of Economics,
Yogyakarta State University especially the undergraduate students registered as active
students. The object of this research was the undergraduate students of 2012-classes
of Faculty of Economics, Yogyakarta State University. The population was 1,569
undergraduate students of 2012–2014 class of the Faculty of Economics, Yogyakarta
State University. The sample was be taken by using proportional random sampling.
The number of samples was determined by using the Sample Size Determination Table
developed by Isaac and Michael. According to the table, if a population consisted of 1,600
and an error level of 5%, the sample size was 286. The data were collected by using
questionnaires. The data analysis technique used descriptive analysis to describe the
characteristics of the data analysis.The results showed that the level of financial literacy
of the students of 2012-classes of Faculty of Economics, Yogyakarta State University
was 57%. When the percentage was interpreted in Chen and Volpe’s financial literacy
level criteria, 57% was in the low category (<60%).

Keywords: financial literacy, economy

PENDAHULUAN pendek atau pun jangka panjang secara


Pengetahuan tentang keuangan tidak langsung.
semakin berkembang seiring Literasi keuangan merupakan suatu
bertambahnya kebutuhan manusia yang hal yang seharusnya menjadi kebutuhan
semakin kompleks. Kemampuan yang dasar tiap-tiap individu atau masyarakat
dimiliki ini berkaitan dengan kecerdasan dalam mengelola keuangan. Hal ini
pribadi untuk bersikap efektif demi dikarenakan apabila terjadi kesalahan
terwujudnya kesejahteraan masyarakat dalam pengelolaan keuangan akan
yang berkaitan dengan globalisasi yang menimbulkan masalah dalam keuangan,
tidak dapat kita hindari misalnya dalam contoh yang paling konkret adalah
hal menentukan keputusan masa depan terjadinya kesulitan ekonomi. Kesulitan
yang berkaitan dengan keputusan jangka ekonomi tidak hanya disebabkan

PELITA, Volume XI, Nomor 2, Agustus 2016


Universitas Negeri Yogyakarta 3

oleh pengaruh pendapatan namun dalam produk-produk keuangan, jasa, dan


juga bisa disebabkan oleh kesalahan pasar, tetapi mereka juga lebih cenderung
dalam pengelolaan keuangan (miss- harus menanggung risiko keuangan di
management). Oleh karena itu, literasi masa depan yang lebih dari orangtua
keuangan penting bagi masyarakat mereka (Lusardi, dkk, 2010). Hasil
agar terhindar dari kesulitan ekonomi, penelitian oleh Ayu Krishna, dkk (2010),
termasuk bagi mahasiswa. mahasiswa di Universitas Pendidikan
Literasi keuangan merupakan Indonesia mayoritas memiliki tingkat
serangkaian proses atau aktivitas guna literasi finansial sedang (63%), dan hanya
meningkatkan pengetahuan, keyakinan, 7% saja yang memiliki tingkat literasi
dan keterampilan konsumen serta finansial yang tinggi, sedangkan sisanya
masyarakat luas sehingga mereka (30%) masuk kelompok yang memiliki
mampu mengelola keuangan dengan tingkat literasi finansial yang rendah. Hal
lebih baik (OJK, 2014). Literasi keuangan ini cukup menunjukkan bahwa literasi
juga diartikan sebagai pengetahuan keuangan di lingkungan mahasiswa
keuangan dengan tujuan untuk mencapai cenderung masih rendah. Pengetahuan
kesejahteraan (Lusardi & Mitchell, 2007). di bidang pengelolaan keuangan individu
Literasi keuangan yang seharusnya seharusnya dimiliki oleh mahasiswa
menjadi kebutuhan mendasar dalam sejak dini. Chen dan Volpe (1998) dalam
mengelola keuangan tidak diimbangi penelitiannya menemukan bahwa
dengan pemanfaatan lembaga keuangan mahasiswa yang memiliki tingkat literasi
oleh masyarakat di Indonesia. Baru yang rendah cenderung berpendapat
sekitar 21,8% masyarakat yang benar- negatif tentang keuangan dan membuat
benar paham mengenai Lembaga Jasa keputusan yang salah. Mahasiswa yang
Keuangan (LJK). Rendahnya tingkat memiliki literasi keuangan cenderung
literasi keuangan tersebut berdampak mampu membuat keputusan untuk
pada tingkat penggunaan jasa keuangan kehidupan dan menerima tanggung jawab
di Indonesia oleh masyarakat. Adapun atas tindakan yang mereka lakukan.
jika dibandingkan dengan negara-negara Kondisi literasi keuangan mahasiswa
tetangga, maka tingkat literasi keuangan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri
Indonesia jauh lebih rendah dari negara Yogyakarta (UNY) dalam bidang
tetangga seperti Philipina 27%, Malaysia perbankan khususnya dalam kepemilikan
66%, Thailand 73%, dan Singapura 98% rekening tabungan pribadi di bank
(Fakra Rauf, 2014). berdasarkan survey yang peneliti lakukan
Mahasiswa sebagai generasi pada program studi Akuntansi angkatan
muda tidak hanya akan menghadapi 2014 kelas A menunjukkan bahwa 30
kompleksitas yang semakin meningkat dari 36 mahasiswa memiliki rekening

Analisis Tingkat Literasi Keuangan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta Tahun
Angkatan 2012-2014
4 Universitas Negeri Yogyakarta

tabungan pribadi di bank, hal ini resources effectively for lifetime financial
menunjukkan literasi keuangan yang security. Literasi keuangan terjadi
cukup baik, namun hasil survey ini manakala seorang individu memiliki
belum cukup untuk menggambarkan sekumpulan keahlian dan kemampuan
kondisi literasi keuangan di Fakultas yang membuat orang tersebut mampu
Ekonomi UNY secara keseluruhan. memanfaatkan sumber daya yang ada
Belum ada penelitian mengenai literasi untuk mencapai tujuan. Lebih lanjut lagi,
keuangan mahasiswa Universitas Negeri Huston (2010) mendefinisikan literasi
Yogyakarta khususnya di Fakultas keuangan sebagai proses mengukur
Ekonomi. Oleh karena itu, penulis tertarik seberapa baik individu dapat memahami
untuk mengadakan penelitian dengan dan menggunakan informasi keuangan
judul “Analisis Tingkat Literasi Keuangan pribadi. Seperti literasi pada umumnya,
Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Huston mengkonseptualisasikan literasi
Negeri Yogyakarta Tahun Angkatan 2012- keuangan sebagai dua dimensi, yaitu
2014”. dimensi pemahaman (pengetahuan
mengenai keuangan pribadi) dan dimensi
TINJAUAN PUSTAKA penggunaan (penerapan konsep dan
produk keuangan pribadi).
Literasi Keuangan
Berdasarkan beberapa pendapat di
Menurut Otoritas Jasa Keuangan
atas, maka dapat disimpulkan bahwa
(2014), literasi keuangan adalah
literasi keuangan merupakan suatu
rangkaian proses atau aktivitas
proses yang mengukur seberapa baik
untuk meningkatkan pengetahuan
kemampuan individu dalam memahami
(knowledge), keyakinan (competence),
konsep keuangan dan menerapkan
dan keterampilan (skill) konsumen
konsep tersebut sehingga dapat terwujud
dan masyarakat luas sehingga mereka
pengelolaan keuangan yang lebih
mampu mengelola keuangan dengan
baik. Dalam penelitian ini khusus akan
lebih baik. Sedangkan menurut Mason
membahas mengenai literasi keuangan
& Wilson (Ayu Krishna, 2010), literasi
pada mahasiswa Fakultas Ekonomi UNY.
keuangan adalah kemampuan seseorang
untuk mendapatkan, memahami, dan Pada survei yang dilakukan oleh Chen
mengevaluasi informasi yang relevan dan Volpe (1998), literasi keuangan dibagi
untuk mengambil keputusan dengan dalam 4 bagian (aspek). Pertama general
memahami konsekuensi finansial yang personal finance knowledge (pengetahuan
ditimbulkannya. tentang keuangan pribadi secara umum)
meliputi pemahaman beberapa hal yang
Menurut JumpStar Coalition (Huston,
berkaitan dengan pengetahuan dasar
2010), financial literacy is the ability to use
tentang keuangan pribadi. Kedua savings
knowledge and skills to manage financial

PELITA, Volume XI, Nomor 2, Agustus 2016


Universitas Negeri Yogyakarta 5

and borrowing (tabungan dan pinjaman), penduduk yang berusia produkti, dan
bagian ini meliputi pengetahuan yang pemanfaatan teknologi informasi. Dalam
berkaitan dengan tabungan dan pinjaman penelitian ini, peneliti melihat dari faktor
seperti penggunaan kartu kredit. Ketiga tingkat pendidikan masyarakat, yaitu
insurance (asuransi), bagian ini meliputi masyarakat yang menempuh pendidikan
pengetahuan dasar asuransi, dan produk- di Perguruan Tinggi khususnya di
produk asuransi seperti asuransi jiwa dan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri
asuransi kendaraan bermotor. Keempat, Yogyakarta.
investment (investasi), bagian ini meliputi
pengetahuan tentang suku bunga pasar, Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNY
reksadana, dan risiko investasi. Aspek Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNY
yang akan diteliti untuk mengetahui adalah seseorang yang tercatat sebagai
tingkat literasi keuangan mahasiswa FE mahasiswa aktif di Fakultas Ekonomi
UNY yaitu meliputi aspek pengetahuan UNY yang dibuktikan dengan pengisian
umum keuangan, tabungan dan pinjaman, Kartu Rencana Studi (KRS) pada semester
asuransi, dan investasi. yang bersangkutan. Berdasarkan data
Terdapat banyak faktor yang yang kami peroleh, berikut adalah jumlah
mempengaruhi literasi keuangan, seperti mahasiswa aktif S1 FE UNY pada semester
pertumbuhan ekonomi, pendapatan genap (2014/2015).
per kapita, distribusi pendapatan,
tingkat kemiskinan masyarakat, tingkat
pendidikan masyarakat, komposisi

Tabel 1. Jumlah Mahasiswa S1 FE UNY Tahun Angkatan 2012-2014

PROGRAM STUDI 2012 2013 2014


Pend. Akuntansi – S1 150 112 104
Pend. Ekonomi – S1 103 81 76
Manajemen – S1 197 87 90
Pend. Administrasi Perkantoran – S1 100 92 83
Akuntansi – S1 105 86 103
JUMLAH: 655 458 456
Sumber: Subag Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi UNY

Analisis Tingkat Literasi Keuangan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta Tahun
Angkatan 2012-2014
6 Universitas Negeri Yogyakarta

METODE PENELITIAN UNY Tahun Angkatan 2012-2014 yang


Penelitian ini merupakan penelitian berjumlah 1.569 orang (sumber data dari
deskriptif yang didasarkan atas survei Sub Bagian Kemahasiswaan FE UNY).
terhadap subjek penelitian dimana hasil Sampel penelitian dilakukan dengan
penelitian dapat memberikan gambaran teknik proporsional random sampling.
yang akurat mengenai tingkat literasi Penentuan jumlah sampel menggunakan
keuangan pada mahasiswa Fakultas Tabel Penentuan Jumlah Sampel yang
Ekonomi UNY. Penelitian ini dilakukan dikembangkan oleh Isaac dan Michael
di lingkungan kampus Fakultas Ekonomi (Sugiyono, 2010: 71). Dalam tabel tersebut
UNY yang beralamat di Karangmalang, jika jumlah populasi 1.600 dan taraf
Desa Caturtunggal, Depok, Sleman, kesalahan 5% maka jumlah sampelnya
Yogyakarta. Penelitian dilakukan selama 286. Oleh karena itu untuk populasi 1.569
jangka waktu tiga bulan yaitu bulan Juni mahasiswa, maka peneliti mengambil
sampai dengan Agustus 2015. sampel 286 mahasiswa angkatan 2012-
2014. Jumlah sampel tersebut setara
Subjek dari penelitian ini adalah
dengan 18,23% dari jumlah populasi.
mahasiswa Fakultas Ekonomi UNY Tahun
Tabel 2: Distribusi Sampel Penelitian untuk Masing-Masing Program Studi

Jumlah Jumlah
Program Studi 2012 2013 2014 Populasi Sampel
Pend. Akuntansi – S1 150 112 104 366 67
Pend. Ekonomi – S1 103 81 76 260 47
Manajemen – S1 197 87 90 374 68
Pend. Adm. Perkantoran – S1 100 92 83 275 50
Akuntansi – S1 105 86 103 294 54
Jumlah : 655 458 456 1569 286

Angkatan 2012-2014 khususnya program Teknik pengumpulan data yang


S1 yang tercatat sebagai mahasiswa digunakan dalam penelitian ini yaitu
aktif. Sedangkan objek dari penelitian kuesioner. Menurut Sugiyono (2010:
ini yaitu literasi keuangan mahasiswa S1 199), kuesioner merupakan teknik
Fakultas Ekonomi UNY Tahun Angkatan pengumpulan data yang dilakukan dengan
2012-2014. Populasi dalam penelitian ini cara memberi seperangkat pertanyaan
adalah mahasiswa S1 Fakultas Ekonomi atau pernyataan tertulis kepada
responden untuk dijawabnya. Kuesioner

PELITA, Volume XI, Nomor 2, Agustus 2016


Universitas Negeri Yogyakarta 7

akan dibagikan kepada mahasiswa untuk umum, tabungan dan pinjaman, asuransi,
mengukur tingkat literasi keuangan dan investasi. Pertanyaan tersebut
mereka. diadopsi dari penelitian Chen dan Volpe
Instrumen yang digunakan dalam tahun 1998.
penelitian ini yaitu kuesioner. Kuesioner
yang dibagikan berisi tentang pertanyaan
mengenai pengetahuan keuangan secara

Tabel 3. Kisi-Kisi Instrumen Penelitian Tingkat Literasi Keuangan Mahasiswa Aspek


Pengetahuan Dasar Keuangan Pribadi, Tabungan dan Pinjaman, Asuransi, dan
Investasi

No. Butir
Aspek Pertanyaan Soal
Pengetahuan Umum 1. Likuiditas suatu aset 1
Keuangan Pribadi 2. Manfaat pengetahuan keuangan pribadi 2
3. Pengetahuan tentang aset bersih 3
4. Pengetahuan tentang pengeluaran dan 4
pemasukan
5. Pengetahuan tentang perencanaan keuangan 5
pribadi
Tabungan dan 6. Karakteristik deposito 6
Pinjaman 7. Pengetahuan tentang bunga kartu kredit 7
8. Perhitungan mengenai bunga majemuk 8
9. Pengetahuan tentang manfaat menabung 9
10. Pengetahuan tentang jenis pinjaman 10
Asuransi 11. Pengetahuan umum tentang asuransi 11
12. Pengetahuan tentang premi asuransi 12
13. Kelompok masyarakat yang memiliki risiko 13
yang paling besar
14. Pengetahuan tentang jenis asuransi 14
15. Pengetahuan tentang risiko asuransi 15
Investasi 16. Pengetahuan tentang jenis saham 16
17. Pengetahuan tentang investasi jangka 17
panjang
18. Pengetahuan tentang risiko investasi 18
19. Pengetahuan tentang reksa dana 19
20. Pengaruh harga terhadap investasi 20
Sumber: Chen dan Volpe (Anastasia Sri M dan Suramaya Suci Kewal, 2012)

Analisis Tingkat Literasi Keuangan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta Tahun
Angkatan 2012-2014
8 Universitas Negeri Yogyakarta

Teknik analisis data yang digunakan HASIL DAN PEMBAHASAN


dalam penelitian ini adalah analisis
deskriptif yaitu teknik analisis yang Hasil Penelitian
menggambarkan karakteristik dari data. Pada dasarnya penelitian ini bertujuan
Untuk tingkat literasi keuangan data untuk mengetahui gambaran tingkat
didapatkan dari jawaban responden literasi keuangan mahasiswa Fakultas
terhadap 20 pertanyaan yang diadopsi Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta
dari Chen dan Volpe (1998) kemudian Tahun Angkatan 2012-2014. Tingkat
jawaban yang benar dihitung dan dibagi literasi keuangan mahasiswa akan
dengan seluruh pertanyaan kemudian tergambar dari hasil pengisian kuesioner
dikali dengan 100 persen. Setiap satu yang telah disebar di Fakultas Ekonomi
pertanyaan yang dijawab benar akan UNY dengan teknik proporsional random
mendapatkan skor 1 dan jika dijawab sampling. Dari total 286 kuesioner yang
salah akan mendapatkan nilai 0. dibagikan oleh peneliti, kuesioner yang
diterima kembali oleh peneliti sebanyak
184, hanya 149 kuesioner yang layak
Jumlah Jawaban Benar / Jumlah
digunakan untuk pengolahan data lebih
Pertanyaan x 100 %
lanjut, sedangkan 35 kuesioner dianggap
tidak layak karena tidak lengkapnya data
Hasil perhitungan tersebut kemudian yang diberikan oleh responden pada saat
akan dibandingkan dengan kriteria mengisi kuesioner.
tingkat literasi keuangan menurut
Chen dan Volpe yaitu literasi keuangan Pembahasan
dikatakan tinggi jika skor benar melebihi Hasil penelitian tingkat literasi
80%, menengah jika skor benar antara keuangan pada mahasiswa Fakultas
60-80%, dan rendah jika skor benar Ekonomi UNY tahun angkatan 2012-
kurang dari 60%. 2014 dapat dilihat pada Tabel 5. Cara
penghitungan tingkat literasi keuangan
adalah dengan cara membagi jumlah

Tabel 4. Kategori Tingkat Literasi Keuangan

Jumlah Skor Benar Kategori Tingkat Literasi Keuangan


>80% Tinggi
60%-80% Menengah
<60% Rendah

PELITA, Volume XI, Nomor 2, Agustus 2016


Universitas Negeri Yogyakarta 9

jawaban responden yang benar literasi keuangan yang rendah yakni


dengan seluruh pertanyaan kemudian hanya mampu menjawab dengan benar di
mengalikannya dengan 100%. Nilai bawah 60% dan hanya 45,64% responden
terendah yaitu responden yang hanya yang memiliki kategori menengah yakni
mampu menjawab 6 pertanyaan yang yang mampu menjawab dengan benar
benar dari 20 pertanyaan yang diberikan antara 60%-80% serta tidak ada satupun
pertanyaan (30%) dan nilai tertinggi responden yang mampu menjawab
adalah responden yang mampu menjawab dengan benar di atas 80% (kategori
16 pertanyaan yang benar dari 20 tinggi).
pertanyaan yang diberikan (80%). Rata- Pada Tabel 7 menunjukkan persentase
rata (mean) responden dapat menjawab responden yang menjawab setiap butir
pertanyaan dengan benar yaitu sebesar pertanyaan dengan benar serta rata-
57% yang menunjukkan bahwa tingkat rata jawaban benar untuk setiap aspek
literasi keuangan mahasiswa Fakultas pertanyaan tentang literasi keuangan.
Ekonomi UNY tahun angkatan 2012-2014 Dalam aspek pengetahuan umum
berada pada tingkat yang rendah (<60%). keuangan pribadi dapat diketahui rata-
Pada Tabel 6 menunjukkan sebesar rata jawaban responden yang benar
54,36% responden memiliki tingkat yaitu 60,81%. Rata-rata responden

Tabel 5. Persentase Tingkat Literasi Keuangan Secara Keseluruhan

Tingkat Literasi
Statistik Deskriptif Kategori
Keuangan
Minimum 30 % Rendah
Maximum 80 % Menengah
Mean 57 % Rendah

Tabel 6. Tingkat Literasi Keuangan Mahasiswa

Kategori Jumlah Persentase


Rendah 104 54,36%
Menengah 45 45,64%
Tinggi 0 0%
Total 149 100%

Analisis Tingkat Literasi Keuangan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta Tahun
Angkatan 2012-2014
10 Universitas Negeri Yogyakarta

yang menjawab pertanyaan mengenai UNY tahun angkatan 2012-2014 dapat


tabungan dan pinjaman dengan benar dilihat per program studi yang ada di
adalah 64,96%. %. Rata-rata responden fakultas tersebut. Berikut adalah hasil
yang menjawab pertanyaan mengenai penelitian menurut lima program studi
asuransi dengan benar adalah 39,46%. yang ada di Fakultas Ekonomi UNY.
Rata-rata responden yang menjawab Hasil penelitian mengenai tingkat
pertanyaan mengenai investasi dengan literasi keuangan di Program Studi
benar adalah 60,94%. Tabel 7 menyajikan Akuntansi tahun angkatan 2012-2014
persentase responden yang menjawab sebesar 59% atau dapat dikatakan
pertanyaan dengan benar. masih rendah, Program Studi Pendidikan
Berdasarkan Tabel 7 dapat diketahui Akuntansi tahun angkatan 2012-2014
tingkat literasi keuangan mahasiswa sebesar 56% atau dapat dikatakan
Fakultas Ekonomi UNY tahun angkatan masih rendah, Program Studi Pendidikan
2012-2014 yang paling rendah adalah Ekonomi tahun angkatan 2012-2014
pada aspek asuransi yaitu sebesar sebesar 60% atau dapat dikatakan
39,46% dan yang paling tinggi adalah menengah, Program Studi Pendidikan
pada aspek tabungan dan pinjaman Administrasi Perkantoran tahun angkatan
yaitu sebesar 64,96%. Selain itu, hasil 2012-2014 sebesar 51% atau dapat
penelitian mengenai tingkat literasi dikatakan masih rendah, dan Program
keuangan mahasiswa Fakultas Ekonomi Studi Manajemen 2012-2014 sebesar

Gambar 1. Diagram Tingkat Literasi Keuangan Program Studi


di FE UNY

PELITA, Volume XI, Nomor 2, Agustus 2016


Universitas Negeri Yogyakarta 11

Tabel 7. Persentase Responden yang Menjawab Pertanyaan dengan Benar

Tingkat Literasi Keuangan


Aspek Pertanyaan Rendah Menengah Tinggi
<60% 60-80% >80%
Pengetahuan Rata-rata 60,81%
Umum
Keuangan 1. Likuiditas suatu aset 70,47%
Pribadi 2. Manfaat pengetahuan keuangan 16,11%
pribadi
3. Pengetahuan tentang aset bersih 78,52%
4. Pengetahuan tentang pengeluaran 51,68%
dan pemasukan
5. Pengetahuan tentang perencanaan 87,25%
keuangan pribadi
Tabungan dan Rata-rata 64,96%
Pinjaman
6. Karakteristik deposito 74,50%
7. Pengetahuan tentang bunga kartu 61,07%
kredit
8. Perhitungan mengenai bunga 79,19%
majemuk
9. Pengetahuan tentang manfaat 73,15%
menabung
10. Pengetahuan tentang jenis 36,91%
pinjaman
Asuransi Rata-rata 39,46%
11. Pengetahuan umum tentang 22,82%
asuransi
12. Pengetahuan tentang premi 35,35%
asuransi
13. Kelompok masyarakat yang 37,58%
memiliki risiko paling besar
14. Pengetahuan tentang jenis 60,40%
asuransi
15. Pengetahuan tentang risiko 40,94%
asuransi
Investasi Rata-rata 60,94%
16. Pengetahuan tentang jenis saham 26,85%
17. Pengetahuan tentang investasi 69,13%
jangka panjang
18. Pengetahuan tentang risiko 87,25%
investasi
19. Pengetahuan tentang reksa dana 84,56%
20. Pengaruh harga thd. investasi 36,91%

Analisis Tingkat Literasi Keuangan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta Tahun
Angkatan 2012-2014
12 Universitas Negeri Yogyakarta

55% atau dikatakan masih rendah. Dari PENUTUP


hasil yang telah disampaikan maka Dari hasil penelitian yang telah
dapat disimpulkan bahwa tingkat literasi dilakukan mengenai analisis tingkat
keuangan tertinggi di Fakultas Ekonomi literasi keuangan mahasiswa Fakultas
UNY yaitu Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta
Ekonomi tahun angkatan 2012-2014 tahun angkatan 2012-2014, dapat
sebesar 60% atau dikategorikan diketahui bahwa tingkat literasi
menengah dan tingkat literasi keuangan keuangan responden sebesar 57%
terendah di Fakulas Ekonomi UNY yaitu atau dapat dikatakan bahwa tingkat
program studi Pendidikan Administrasi literasi keuangan masih rendah. Tingkat
Perkantoran sebesar 51%. literasi keuangan mahasiswa di FE
Terdapat beberapa keterbatasan UNY yang diukur dari tiap program
dalam penelitian ini. Penelitian ini memiliki studi menunjukkan bahwa tingkat
keterbatasan responden dikarenakan literasi keuangan tertinggi terdapat di
pada bulan-bulan dilaksanakannya Program Studi Pendidikan Ekonomi
penelitian ini banyak mahasiswa dari yakni sebesar 60% atau dapat dikatakan
angkatan 2012 yang tidak berada di bahwa tingkat literasi keuangan yang
Fakultas Ekonomi Universitas Negeri menengah dan tingkat literasi keuangan
Yogyakarta dikarenakan KKN dan PPL. terendah di Fakultas Ekonomi UNY yaitu
Selain itu, keterbatasan dalam mencari program studi Pendidikan Administrasi
angket yang sesuai dengan instrumen Perkantoran sebesar 51%.
penelitian Volpe dan Chen, menjadikan Berdasarkan hasil penelitian di
proses pelaksanaannya menjadi tertunda atas, maka terdapat saran yang perlu
dari rencana kegiatan. Penelitian ini juga diperhatikan yaitu Fakultas Ekonomi
belum memperhatikan faktor usia, jenis UNY sebaiknya lebih memberikan
kelamin, nilai indeks prestasi, dan latar pendidikan tentang literasi keuangan
belakang demografi responden. Sehingga, kepada mahasiswanya. Hal ini agar
diharapkan bahwa penelitian yang lain mahasiswa sejak dini dapat memiliki
diharapkan untuk lebih memperhatikan pengetahuan tentang keuangan sehingga
faktor-faktor tersebut agar diperoleh data mereka dapat menjadi mahasiswa yang
yang lebih baik. cerdas keuangan.

PELITA, Volume XI, Nomor 2, Agustus 2016


Universitas Negeri Yogyakarta 13

DAFTAR PUSTAKA Mempengaruhinya-Survey pada


Anastasia Sri Mendari dan Suramaya Mahasiswa Universitas Pendikan
Suci Kewal. 2012. Tingkat Indonesia. Diakses melalui
Literasi Keuangan di Kalangan http:www.file.upi.edu/Direktori
Mahasiswa STIE Musi. Jurnal L-FPEB Prodi manajemen.html
Economia 9(2): 131-140. pada tanggal 20 April 2015.

Ayu Krishna, dkk. 2010. Analisis Literasi Lusardi, A & Mitchell, O. S. 2007. Baby
Keuangan di Kalangan Mahasiswa Boomer retirement security:
dan Faktor-Faktor yang The roles of planning, financial
Mempengaruhinya. Proceeding of literacy, and housing wealth.
The 4th International Conference Journal of Monetary Economics
on Teacher Education; Join 54 (2007): 205–224.
Conference UPI & UPSI: 552-560.
Lusardi et al. 2010. Financial Literacy
Benaya Chrisma Adiputra Pesudo. 2013. Among The Young. Journal of
Apakah Mahasiswa Sudah Melek Consumer Affairs 44 (2).
Keuangan? (Studi pda Mahasiswa
Fakra Rauf. 2014. OJK: Literasi
Universitas Kristen Stya Wacana
Keuangan Masyarakat Masih
Salatiga). Jurnal library UKSW:
21,8%. Diakses melalui http://
11-24.
www.upeks.co.id/index.php/
Chen, H. & Volpe, R. P. 1998. An Analysis component/k2/item/16342-ojk-
of Personal Financial Literacy literasi-keuangan-masyarakat-
Among College Students. masih-218 pada tanggal 14 April
Financial Services Review 7(2): 2015.
107-128.
Huston, S.J. 2010. Measuring Financial
Farah Margaretha dan Reza Arief Literacy. The Journal of Consumer
Pambudhi. 2015. Tingkat Literasi Affairs 44(2): 296-312.
Keuangan pada Mahasiswa
Otoritas Jasa Keuangan. 2014. Strategi
S-1 Fakultas Ekonomi. Jurnal
Nasional Literasi Keuangan.
Manajemen dan Kewirausahaan
Jakarta: direktorat literasi dan
17(1): 76-85.
Edukasi.
Krishna, A., Sari, M. & Rofaida, R.
Sugiyono. 2010. Statistika untuk
2010. Analisis Tingkat Literasi
Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Keuangan di Kalangan Mahasiswa
dan Faktor-Faktor yang

Analisis Tingkat Literasi Keuangan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta Tahun
Angkatan 2012-2014