Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN TETAP UTILITAS

PENGENALAN ALAT SAMBUNG, STOP COCK


DAN GATE VALVE

D
I
S
U
S
U
N

Oleh :
1. Aliyah Montessa (061440421742)
2. Andi Fitra Safitri (061440421744)
3. M. Ardiansyah D.S. (061440421749)
4. Rando Suhendra (0614404217 )
5. Tiara Pracetia (0614404217 )
Kelas : 6.KIB
Dosen Pembimbing : Ibnu Hajar S.T.,M.T.

TEKNIK KIMIA POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA


TAHUN AJARAN 2017
PENGENALAN ALAT SAMBUNG, STOP COCK
DAN GATE VALVE

1. Tujuan Percobaan

Setelah melakukan percobaan mahasiswa diharapkan dapat :

a. Mahasiswa dapat mengetahui bentuk dan fungsi alat sambung.


b. Mahasiswa dapat mengetahui bentuk dan fungsi gate valve, check valve,
dan stop cock.
c. Mahasiswa dapat menggambar instalasi pemipaan beserta alat sambung
dan valve yang ada di laboratorium Teknik Kimia Politeknik Negeri
Sriwijaya.

2. Alat dan Bahan yang Digunakan

Macam-macam alat sambung, gate valve, check valve, stop cock di


Laboratorium Pilot Plant.

3. Dasar Teori

a. Alat Sambung
Alat sambung (fitting berguna untuk pemasangan instalasi pipa
karena dapat diketahui pemasangan instalasi pipa karena dapat diketahui
pemasangan instalasi pipa yang panjang melebihi panjang pipa yang ada
dipasaran.
Jenis-jenis alat sambung yang dapat digunakan adalah :
 Elbow digunakan untuk membelokkan arah aliran.
 Reducing elbow digunakan untuk memperkecil arah aliran
yang dibelokkan.
 Side outlet digunakan untuk membagi arah aliran pada
belokkan.
 Band digunakan untuk membelokkan arah aliran yang beradius
besar.
 Tee digunakan untuk membagi aliran menjadi dua bagian.
 Cross digunakan untuk membagi aliran menjadi tiga bagian.
 Side outlet tee digunakan untuk membagi aliran menjadi empat
bagian.
 Socklet digunakan untuk penyambung pipa lurus.
 Cap/cop digunakan untuk menutup arah aliran.
 Barrel Union digunakan untuk bagian pipa mati.
 Plain nipple, barrel nipple, hexagonal nipple, flange, locnot,
bishis, dan
long screw.
Macam-macam alat sambung solder dan ftting flering joint untuk
keperluan penyambungan pipa tembaga. Jika kita menggunakan pipa
sambung sambung berulir, bagian ujung pipa dibuat bergulir dengan alat
pembuat ulir-ulir dibuat tirus dan beberapa ulir yang dibuat jauh tidak
sempurna, sehingga menghasilkan sambungan yang rapat bila pipa itu
disekrup ke sambungan. Untuk menjamin rapatnya sambungan pada ujung
berulir pipa tersebut dibalut terlebih dahulu dengan pita politetraflouretilena.

b. Katup (valve)
Dalam setiap pabrik pengolahan banyak sekali terdapat katup
(valve) dengan ukuran maupun bentuk yang beragam. Katup mempunyai
tujuan memperlambat atau menghentikan aliran fluida. Beberapa jenis katup
sangat cocok terbuka penuh atau tertutup sama sekali. Jenis katup ada yang
dirancang untuk mengurangi tekanan dan laju alir fluida, mengatur agar
aliran berlangsung ke satu arah tertentu saja, atau pada kondisi suhu dan
tekanan tertentu.
 Katup Gerbang dan katup Bola
Dua jenis katup yang umum digunakan adalah katup gerbang (gate
valve) dan katup bola (globe valve). Pada katup gerbang diameter bukan
tempat lewat fluida hampir sama besar dengan pipa, dan aliran pun tidak
mengalami perubahan. Akibatnya, katup gerbang terbuka lebar hanya
menyebabkan penurunan tekan yang kecil.

 Katup Sumbat san Katup Sumbat Bola


Untuk suhu dibawah 250oC, katup sumbat (plug cock) yang
terbuat dari logam banyak digunakan dalam system pipa pengolahan
kimia. Sebagaimana dalam katup stop (stop cock) yang banyak digunakan
di laboratorium, katup itu dapt diubah dari posisi terbuka penuh keposisi
tertutup mati dengan memutar batang seperempat putaran.
 Katup Searah
Katup searah (check valve) menyebabkan aliran hanya
berlangsung satu arah saja.katup yang dibuka oleh tekanan fluida pada
arah yang dikehendaki, bila aliran berhenti atau hendak berbalik, katup itu
menutup secara otomatis karena gravitasi atau bantuan pegas yang
menekannya kepiringan.

4. Langkah Kerja

a. Melakukan pendataan terhadap alat sambung, gate valve, check valve,


dan stop cock di laboratorium Pilot Plant.
b. Menggambarkan masing-masing alat sambung, gate valve, dan stop
chock di
Laboratorium Pilot Plant.
5. Data Pengamatan

Pilot Jenis dan Jumlah Sambungan dan Katup di Laboratorium Pilot Plant
Plant Alat Sambung
Elb Ga An Bar T Soc Hexag Redu Bus Lock Po
ow te gel rel ee ket onal cing hies nut mpa
Tee Uni nipel Tee
on
Coolin 4 1 1 1 - - - - - - -
g
Tower
Unit
Distilat 22 - - - 8 4 2 3 1 1 1
ion
Unit
Leachi 4 2 - - - 4 - 2 - - -
ng
Evapor 22 2 1 - 1 5 - 6 - 6 -
ating
Film
Stirred 13 2 - - 2 - - - - -
Tank
Reactor
Gambar 1. Sistem Pemipaan Air Pendingin di Pilot Plant Lab. Tekkim Polsri
6. Analisis Percobaan

7. Kesimpulan

8. Daftar Pustaka

Jobsheet. 2014. Penuntun Praktikum Utilitas. POLSRI. Palembang