Anda di halaman 1dari 41

BAB 2

Rekayasa dan Wirausaha Alat


Pengatur Gerak Sederhana

A. Mengenal Jenis-Jenis Gerak dan Alat Pengatur


Gerak Sederhana

1. Jenis-Jenis Gerak dan Arah Gerakan


Gerak dan gerakan adalah peristiwa yang mudah ditemui dalam keseharian

Rekayasa
kita. Jenis-jenis gerak dapat kita pelajari dari gerakan tubuh kita.
Mari kita berjalan beberapa langkah, rasakan gerakan apa saja yang terjadi
pada tubuh kita, ada berapa jenis gerak yang terjadi. Coba gerakan kepala
secara perlahan, rasakan gerakan apa saja yang mungkin terjadi. Gerakan
pergelangan dan jari-jari tangan, rasakan gerakan apa yang terjadi. Tuhan men-
ciptakan mekanik yang sempurna untuk gerakan manusia. Tuliskan gerakan-
gerakan yang dihasilkan oleh persendian tubuh kita.
Pergerakan pada tubuh manusia terjadi pada sendi-sendi. Menurut Fisiologi
yang merupakan cabang dari Biologi, jenis gerakan pada sendi terdiri atas 6
(enam) jenis gerak.

a. Sendi peluru (endartrosis)


Persendian yang memungkinkan pergerakan ke segala arah. Contohnya
hubungan tulang lengan atas dan tulang gelang pinggul.

Sumber: Dokumen Kemdikbud


Gambar 2.2 Sendi peluru

Prakarya dan Kewirausahaan 31

Di unduh dari : Bukupaket.com


b. Sendi engsel (gynglumus)
Persendian yang memungkinkan gerakan satu arah. Contohnya sendi pada
lutut dan siku.

Sumber: Dokumen Kemdikbud


Gambar 2.3 Sendi engsel

c. Sendi putar (trokoidea)


Persendian yang memungkinkan gerakan berputar (rotasi). Contohnya
Rekayasa

hubungan tulang tengkorak dan tulang belakang.

Sumber: Dokumen Kemdikbud


Gambar 2.4 Sendi putar

d. Sendi pelana (sellaris)


Kedua ujung tulang membentuk seperti pelana, dan memungkinkan gerak
dengan dua poros. Contohnya sendi pada tulang ibu jari dan telapak tangan.

Sumber: Dokumen Kemdikbud


Gambar 2.5 Sendi pelana

32 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


e. Sendi elips (ellipsoidea)
Mirip dengan sendi peluru, hanya saja sendi elips memiliki bonggol dan
ujung-ujung tulangnya tidak membulat, melainkan oval. Oleh karena itu,
gerakan yang dihasilkan lebih terbatas dibandingkan dengan gerakan yang
dihasilkan sendi peluru. Contohnya hubungan antara tulang pengumpil dan
tulang pergelangan tangan.

Rekayasa
Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 2.6 Sendi elips

f. Sendi geser
Berupa pergeseran pada tulang. Contohnya gerakan pada sendi-sendi di
antara tulang-tulang carpalia dan tarsalia pada telapak kaki.

Sumber: Dokumen Kemdikbud


Gambar 2.7 Sendi geser

Prakarya dan Kewirausahaan 33

Di unduh dari : Bukupaket.com


Ilmu lain yang mempelajari tentang gerak adalah Ilmu Fisika. Menurut Ilmu
Fisika, gerak adalah suatu kejadian dimana suatu benda mengalami perpindahan
dari suatu tempat ke tempat yang lain

Gerak dapat dibedakan menurut lintasannya yaitu seperti berikut.


t Gerak lurus adalah gerak yang lintasannya berbentuk garis lurus.
t Gerak melingkar adalah gerak yang lintasannya berbentuk lingkaran atau
bagian dari lingkaran itu, dengan pusat lingkaran tetap.
t Gerak parabola adalah gerak benda dengan lintasan berbentuk parabola
atau setengah parabola.
t Gerak tidak beraturan adalah gerak benda dengan lintasan yang tidak
beraturan.

2. Jenis-jenis Gerak, Fungsi Gerakan pada Produk Rekayasa


Sederhana dan Sumber Energi
Rekayasa

Tugas 1
Pengamatan Benda Bergerak di Sekitar Kita (Individual)

Setiap gerakan terjadi karena ada gaya dan energi yang menggerakkannya.
Mari kita amati benda-benda di sekitar kita; di rumah, di sekolah atau di
perjalanan dari rumah ke sekolah. Adakah benda yang bergerak lurus? Bagian
benda mana yang membuatnya bergerak? Apakah jenis gerakannya? Adakah
yang bergerak melingkar atau rotasi? Adakah yang lintasan gerakannya mem-
bentuk parabola dan bergerak naik turun? Adakah yang bergerak tidak bera-
turan? Silakan mengungkapkan pertanyaan lain yang muncul di pikiranmu

Tuliskan di dalam selembar kertas seperti contoh tabel di bawah ini. Pada
kolom nomor, tuliskan nomor urut. Pada kolom nama benda, tuliskan
nama-nama dari benda bergerak yang kamu temui. Kolom gerakan dapat diisi
oleh tulisan maupun gambar atau sketsa tentang gerakan dari benda terse-
but. Satu benda dapat memiliki beberapa gerakan. Pada kolom sendi, tuliskan
sendi apa yang serupa atau paling mirip dengan gerakan benda tersebut.
Pada kolom terakhir, sebutkan sumber energi yang menggerakkan benda
tersebut, misalnya tenaga manusia, baterai, accu, solar cell (energi matahari)
atau listrik AC PLN.

Simpan catatan ini baik-baik karena catatan ini akan digunakan sebagai bahan
diskusi kelompok untuk mengetahui Gerak dan Fungsi Gerakan serta diskusi
kelompok tentang Gerak dan Sumber Energi.

34 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


e. Sendi elips (ellipsoidea)
Mirip dengan sendi peluru, hanya saja sendi elips memiliki bonggol dan
Tabel 1A
ujung-ujung tulangnya tidak membulat, melainkan oval. Oleh karena itu,
Judul:
gerakan yang dihasilkanBenda
Catatan Pengamatan Bergerakdibandingkan dengan sendi peluru.
lebih terbatas
Contohnya
No. hubungan antara
Nama Benda tulang pengumpil
Gerakan Sendi dan tulang
Sumberpergelangan
energi
tangan.

Rekayasa
Tugas 2
Diskusi Kelompok Gerak dan Fungsi Gerak

Tujuan diskusi ini adalah untuk mengenali jenis-jenis gerakan dan fungsinya
dalam benda yang ditemui sehari-hari.

Bentuklah kelompok terdiri atas 5-6 orang. Perhatikan bersama-sama catatan


hasil pengamatan setiap anggota kelompok tentang benda bergerak
(Catatan Pengamatan Benda Bergerak). Dari catatan tersebut, kalian akan
menemukan benda-benda dengan gerakan yang sama dalam kelompok.
Diskusikan dalam kelompok, benda-benda apa saja yang memiliki gerakan sama
atau serupa. Diskusikan pula fungsi dari gerakan tersebut. Gerakan yang sama
dapat memiliki fungsi yang berbeda. Gerakan yang sama juga dapat dimiliki
oleh produk yang berbeda. Bagilah tugas dalam kelompok dengan adil dan
sesuai dengan kemampuan dan keunggulan individu anggota kelompok.
Bekerja dalam kelompok dapat meningkatkan kemampuan individu dan
melatih kerja sama dengan saling menghargai.

Tuliskan dan gambarkan dalam tabel seperti contoh berikut ini.

Prakarya dan Kewirausahaan 35

Di unduh dari : Bukupaket.com


Ilmu lain yang mempelajari tentang gerak adalah Ilmu Fisika. Menurut Ilmu
Tabel 1B
Judul: Gerak dan Fungsi Gerakan
(contoh)
No. Gerakan Fungsi gerakan Nama Benda
1. Berputar pada 1 poros Menggerakkan Kipas angin
udara
Rekayasa

Kalian dapat pula membuatnya dalam bentuk gambar atau bagan yang
menarik seperti contoh di bawah ini. Atau, menggambarkannya berdasarkan
ide salah satu anggota kelompok yang disepakati oleh semua anggota kelompok.

Kipas
angin
Menggerakkan
udara
Berputar
................
pada 1
poros ....................
................

Gambar 2.8 Contoh bagan menggambarkan gerak dan fungsi gerak

Presentasikan hasil diskusi kelompok kalian di depan kelas. Perhatikan hasil


diskusi kelompok lain. Apakah ada temuan serupa dengan kelompok kalian?
Adakah hal berbeda dari temuan kelompok kalian? Persamaan dan perbedaan
tersebut akan memperkaya pengetahuan kalian tentang gerak dan fungsi gerak,
serta produk-produk yang memanfaatkan produk rekayasa pengatur gerak.

36 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


3. Unsur Teknis, Estetika dan Ergonomis Produk Rekayasa
Bergerak Sederhana
Sebuah produk rekayasa memiliki fungsi membantu kerja atau memenuhi
kebutuhan manusia. Agar dapat berfungsi dengan baik, sebuah produk rekaya-
sa harus mengandung tiga (3) unsur dasar yaitu, unsur teknis, estetika, dan
ergonomi. Tiga unsur dasar tersebut perlu dimiliki oleh produk rekayasa
dengan gerak sederhana.

Unsur Teknis
Unsur teknis sebuah produk rekayasa dengan gerak sederhana meliputi apa
sumber energi yang digunakan, teknik atau mekanik apa yang digunakan
untuk mengubah energi menjadi gerak, gerak apa yang dihasilkan, bagaimana
cara memproduksi produk rekayasa tersebut.

Unsur Estetika
Estetika secara sederhana dapat dipahami sebagai keindahan. Estetika dihadir-

Rekayasa
kan melalui bentuk, warna, dan tekstur produk produk rekayasa, yang di-
pengaruhi oleh pemilihan material, proses pembentukan, pemilihan warna cat,
dan tekstur finishing/bahan pelapis. Unsur estetika tampak pada tampilan
keseluruhan dari bagian luar produk rekayasa yang dilihat oleh manusia. Estetika
penting untuk membuat pengguna merasa senang menggunakan produk
rekayasa tersebut.

Unsur Ergonomi
Ergonomi atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan ergonomics atau human
factors, adalah disiplin ilmu yang memperhatikan interaksi antara manusia dan
elemen lain dari sistem yang berada di sekitarnya. Unsur ergonomi memastikan
keamanan dan kenyamanan penggunaan produk rekayasa oleh manusia.
Produk yang memiliki unsur ergonomis, atau sering juga disebut dengan
produk yang ergonomis, adalah produk yang aman serta nyaman digunakan.
Aman digunakan artinya produk ini tidak akan membuat penggunanya terluka,
misalnya tidak membuat bentuk yang tajam pada bagian produk yang akan
dipegang oleh manusia. Selain faktor keamanan, ergonomi juga memperhati-
kan kenyamanan penggunaan. Kenyamanan misalnya dengan membuat
ukuran pegangan (handle) produk sesuai dengan genggaman tangan manusia.

Prakarya dan Kewirausahaan 37

Di unduh dari : Bukupaket.com


Ilmu lain yang mempelajari tentang gerak adalah Ilmu Fisika. Menurut Ilmu

Latihan 1
1. Mana produk di bawah ini yang memiliki nilai estetika lebih tinggi dan
tampak lebih bagus?
Rekayasa

2. Mana produk di bawah ini yang tampak lebih ergonomis pada bagian
pegangannya (handle)?

38 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


B. Material, Komponen, dan Sumber Arus

Alat Pengatur Gerak Sederhana terdiri dari sumber arus, sumber tenaga peng-
gerak, rangkaian mekanik, dan casing. Material yang digunakan untuk rangkaian
mekanik pada umumnya terbuat dari logam atau plastik. Material logam digu-
nakan karena kekuatan material logam terhadap gerak dan gesekan. Material
plastik digunakan biasanya untuk komponen yang akan bersentuhan dengan
pengguna. Plastik digunakan untuk mengurangi kemungkinan cidera yang dapat
dialami pengguna akibat gerak benda.

1. Sumber Arus AC sebagai Sumber Tenaga Penggerak


Produk Rekayasa Sederhana
Untuk mengenal arus AC, mari kita mengingat kembali materi yang telah
disampaikan di bab sebelumnya tentang sumber arus DC dan AC. Sumber Arus
DC adalah sumber listik yang arusnya mengalir searah dari kutub positif ke

Rekayasa
kutub negatif. Misalnya pada baterai atau accu, kita melihat ada tanda plus (+)
dan minus (-) yang menandai dua kutub yang memiliki dua potensial yang
berbeda. Pada baterai atau accu, arus mengalir dari kutub bertanda plus (+) ke
kutub bertanda minus (-). Bila pada baterai kita lihat bertuliskan 1,5 volt, artinya
baterai tersebut dapat digunakan untuk produk rekayasa yang membutuhkan
energi 1,5 volt. Sumber arus DC memiliki tegangan yang tetap dan akan
menurun bila kapasitas baterai atau accu mulai habis.

Sumber arus DC memiliki kutub yang tetap, sedangkan pada sumber arus AC
kutubnya berganti-ganti antara positif dan negatif sehingga arus yang bergerak
pun tidak searah melainkan berganti-ganti arah atau disebut dengan arus bolak
balik. Tegangan listrik PLN (Perusahaan Listrik Negara) di Indonesia besarnya
220 volt, disebut tegangan arus/tegangan efektif atau tegangan terukur oleh
alat voltmeter.

Prakarya dan Kewirausahaan 39

Di unduh dari : Bukupaket.com


Ilmu lain yang mempelajari tentang gerak adalah Ilmu Fisika. Menurut Ilmu
Tugas 3
Diskusi Kelompok Gerak dan Sumber Energi
Tujuan diskusi kelompok ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis gerak dan
sumber energi yang digunakan.

Bentuklah kelompok dengan anggota 5-6 orang. Perhatikan Catatan


Pengamatan Benda Bergerak dari setiap anggota kelompok. Dari
catatan-catatan tersebut, kalian akan menemukan benda-benda yang sama,
ataupun benda-benda yang berbeda, tetapi memiliki sumber energi yang
sama. Kelompokkan benda-benda dengan sumber energi yang sama, dan
buat catatannya seperti contoh berikut.

Tabel 1C
Judul: Gerak dan Sumber Energi
Sumber energi Benda Jenis Gerak
Rekayasa

Tenaga manusia

Tenaga motor bensin

PLN)
Tenaga listrik DC
(baterai, accu, adaptor,
solar cell)

Perhatikan catatan hasil diskusi kelompok.

Diskusikan dan jawab beberapa pertanyaan di bawah ini:


- Ada berapa jenis sumber tenaga atau sumber energi yang dapat
menghasilkan gerakan?
- Gerakan apa yang paling banyak dihasilkan dan dimanfaatkan oleh
benda-benda di sekitar kita?
- Benda atau produk rekayasa apa saja yang bergerak dan memanfaat-
kan tenaga listrik AC?

40 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


Bagaimana sumber arus listrik bisa berubah menjadi gerak?

Sumber arus listrik menjadi gerak melalui motor listrik. Motor listrik adalah perang-
kat elektromagnetik yang mengonversikan atau mengubah energi listrik menjadi
energi mekanik. Prinsip motor listrik pertama ditemukan oleh Michael Faraday di
Inggris dan Joseph Hendry di Amerika dalam kurun waktu yang bersamaan antara
tahun 1820-1830-an.

Rekayasa
Mari kita melakukan sebuah percobaan untuk memahami prinsip perubahan
energi listrik menjadi energi gerak oleh perangkat elektromagnetik.

Tugas 4
Percobaan prinsip motor listrik
Bahan:

1 buah magnet seloƟp

1 buah baterai

1 klip/
paku/ kawat

kabel
gunƟng

Sumber: Dokumen Kemdikbud


Gambar 2.9 Bahan dan alat percobaan motor listrik

Prakarya dan Kewirausahaan 41

Di unduh dari : Bukupaket.com


Ilmu lain yang mempelajari tentang gerak adalah Ilmu Fisika. Menurut Ilmu

Langkah kerja:

Buatlah kumparan kawat tembaga dengan memanfaatkan bagian dalam dari


kabel. Potong bagian luar kabel (isolator) yang terbuat dari karet dengan
Rekayasa

hati-hati, jangan sampai kawat bagian dalamnya terpotong. Dapat juga


menggunakan tang khusus yang dapat memotong bagian karet (isolator)
dari kabel tanpa memotong kawatnya. Setelah kawat didapat, linting kawat
tersebut agar menjadi kesatuan (tidak terurai), lalu potong sesuai kebutuhan,
sekitar 16 cm, boleh lebih panjang untuk membuat lilitan yang lebih banyak
dan lebih tebal.

Bentuk kawat tembaga menjadi lingkaran dengan dua bagian lurus di kiri dan
kanannya, seperti tampak pada gambar.

42 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


Bagaimana sumber arus listrik bisa berubah menjadi gerak?

Selanjutkan, kita akan membuat dudukan untuk kawat tembaga tersebut


dengan menggunakan klip kertas yang berukuran besar. Klip dapat diganti
dengan paku atau kawat yang dapat mengantarkan aliran listrik. Tempatkan
paku/klip/kawat pada kutub positif (+) dan kutub negatif (-) dari baterai. Kuat-
kan dengan selotip.

Tempatkan bagian lurus kawat tembaga pada pada ujung paku/klip/kawat Rekayasa
yang berbentuk lingkaran/lubang atau penyangga setengah lingkaran.
Dekatkan magnet pada kawat tembaga.
Perhatikan apa yang terjadi! Kumparan tembaga akan berputar!

Ingatkan selalu untuk membersihkan tempat kerja sehingga kembali bersih


dan rapi seperti sediakala.

Prakarya dan Kewirausahaan 43

Di unduh dari : Bukupaket.com


Ilmu lain yang mempelajari tentang gerak adalah Ilmu Fisika. Menurut Ilmu
Tugas 5
Mengenali Jenis-Jenis Motor Listrik
Di bawah ini adalah salah satu contoh dari motor listrik dan bagian-bagiannya
Rekayasa

Sumber: Dokumen Kemdikbud


Gambar 2.10 Bagian-bagian motor listrik

Rangkaian kumparan kawat tembaga, wadah, dan sumbu berputar. Ukuran


wadah harus tepat dengan rangkaian agar rangkaian kumparan tersebut tidak
bergeser.

Sumber: Dokumen Kemdikbud


Gambar 2.11 Sumbu dan kumparan

44 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


Bagaimana sumber arus listrik bisa berubah menjadi gerak?
Sumbu putar terletak di tengah rangkaian kumparan kawat tembaga

Rekayasa
Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 2.12 Salah satu bentuk motor listrik

Ada beberapa jenis motor listrik dengan besaran arus yang berbeda-beda.
Silakan kalian mencari sebanyak-banyaknya informasi dari berbagai sumber
untuk mengetahui lebih jauh tentang jenis-jenis motor listrik, persamaan,
perbedaan, dan kegunaannya. Berbagai sumber yang dapat dimanfaatkan
di antaranya seperti berikut.
- Mendatangi toko atau bengkel elektronik atau penyedia jasa reparasi
elektronik yang terdapat di daerahmu. Tanyakan tentang jenis-jenis motor
listrik, persamaan, perbedaan, dan kegunaannya. Ingatlah untuk mencatat
hasil wawancaramu dengan detail di lembar kerja. Catat pula nama orang
yang diwawancarai serta waktu dilakukannya wawancara (misalnya, tang-
gal 20 Oktober 2013, pk. 14.29-16.10 WIT)
- Datangi toko buku dan perpustakaan untuk mencari buku tentang
elektronika yang di dalamnya menjelaskan tentang motor listrik. Ingatlah
untuk mencatat judul buku, nama pengarang, penerbit, tahun terbit dan
pada halaman berapa kamu menemukan informasi tersebut.
- Mencari informasi dari internet dengan kata kunci (keywords): motor listrik
atau electromotor. Pada satu situs internet biasanya hanya menyediakan
informasi yang sangat terbatas, tidak menyeluruh atau kurang jelas. Buka
sebanyak-banyaknya situs untuk mendapatkan informasi yang lengkap
dan menyeluruh. Ingatlah untuk mencatat semua alamat situs yang dibuka
(misalnya: www.infoelektronika.com) dan catat juga waktu akses situs
dilakukan (misalnya, tanggal 20 Oktober 2013, pk. 14.29 WIT)

Prakarya dan Kewirausahaan 45

Di unduh dari : Bukupaket.com


Ilmu lain yang mempelajari tentang gerak adalah Ilmu Fisika. Menurut Ilmu
Lembar kerja
Tugas 2
Judul: Jenis-jenis motor listrik
Nama siswa:
Kelas:
Nomor Induk Siswa:

Motor listrik adalah .................................................................................................................


...........................................................................................................................................................
...................................................................................................................................

Motor listrik biasa digunakan untuk ..............................................................................


...........................................................................................................................................................
....................................................................................................................................

Motor listrik terdiri dari ....... jenis, yaitu


Rekayasa

1.
2.
3.
4.
dst

Terdapat beberapa perbedaan dan persamaan pada motor. Persamaannya


adalah ............................................................................................................................................
...........................................................................................................................................................
...........................................................................................................................................................
Perbedaan disebabkan oleh ...............................................................................................
...........................................................................................................................................................
...........................................................................................................................................................
(Informasi menarik lainnya tentang motor listrik) ..................................................
...........................................................................................................................................................
...........................................................................................................................................................
...........................................................................................................................................................

Sumber referensi:
- .........................................................................
- .........................................................................
- .........................................................................
- .........................................................................
- dst

46 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


2. Komponen dan Sistem Mekanik
Produk Rekayasa Bergerak Sederhana
Kita telah mengetahui berbagai jenis gerak, dengan mempelajari gerak tubuh
kita, mempelajari gerak sendi dalam Fisiologi, mempelajari gerak dalam ilmu
Fisika dan melalui pengamatan lingkungan sekitar. Kita juga sudah mempela-
jari sumber energi AC sebagai salah satu jenis sumber energi yang dapat digu-
nakan untuk energi penggerak produk rekayasa.

Sumber energi listrik AC diubah menjadi gerak putar oleh motor listrik. Rang-
kaian mekanik yang terdapat pada produk rekayasa bergerak akan memanfaat-
kan atau mengubah gerak putar yang dihasilkan motor listrik menjadi gerak
sederhana yang direncanakan.

Sumber Motor MEKANIK Gerak


energi Listrik
sederhana

Rekayasa
Dalam sebuah rangkaian mekanik terdapat objek mekanik. Rangkaian mekanik
saling berhubungan dengan memanfaatkan salah satu atau lebih dari 6 jenis
persambungan antarobjek.

Objek-objek mekanik dikelompokkan menjadi empat kelompok berikut.

- Kelompok Roda (roda gigi dan katrol)

(a) roda gigi

(b) katrol
Sumber: Internet
Gambar 2.13 Roda gigi dan katrol

Prakarya dan Kewirausahaan 47

Di unduh dari : Bukupaket.com


- Kelompok Batang (engkol dan batang bergigi)

Sumber: Internet
Gambar 2.14 Engkol dan batang bergigi

- Kelompok Tali (tali katrol dan tali bergigi)


Rekayasa

Sumber: Internet
Gambar 2.15 Tali, tali katrol dan tali bergigi

- Kelompok Beban (beban dan piston)

Sumber: Internet
Gambar 2.16 Piston

48 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


Jenis-jenis persambungan antarobjek

- Persambungan putar (Rotary-joint)


Contoh: persambungan as (sumbu/poros) dan roda atau persambungan
roda dan engkol

- Persambungan geser (Prismatic-joint)


Persambungan geser adalah bila objeknya saling bersinggungan.
Contoh: persambungan katrol dan tali atau persambungan pada sistem
roda gigi yang saling bersinggungan.

- Persambungan berbentuk silider (Cylinder-joint)

Sumber: Internet
Gambar 2.17 Persambungan silinder

Rekayasa
- Persambungan berbentuk bola (Spherical-joint)
Persambungan berbentuk bola serupa dengan sendi peluru pada lengan
atas manusia.

- Persambungan berbentuk sekrup (Screw-joint)

Sumber: Internet
Gambar 2.18 Persambungan sekrup

- Persambungan planar (Planar-joint)


Persambungan planar bekerja secara bergeser atau seperti sendi geser pada
manusia.

Sumber: Internet
Gambar 2.19 Persambungan planar

Prakarya dan Kewirausahaan 49

Di unduh dari : Bukupaket.com


Latihan 2
Sebutkan objek mekanik dan jenis sambungan yang digunakan pada rang-
kaian mekanik sepeda seperti di bawah ini
Rekayasa

Sumber: Internet
Gambar 2.20 Sepeda

Tugas
- Kelompok6
Beban (beban dan piston)
Percobaan Membuat Simulasi Rangkaian Mekanik 2 Dimensi
Metode: Trial and Error (mencoba dan salah)

Kita telah mengenali objek dan jenis sambungan yang dapat digunakan
dalam sistem mekanik. Saat ini kita akan bereksperimen membuat rangkaian
mekanik dengan memanfaatkan objek dan sambungan antarobjek yang
sudah kita ketahui. Percobaan ini dilakukan dalam kelompok beranggotakan
3-4 orang. Setiap kelompok dipersilakan membuat beberapa rangkaian
mekanik yang menghasilkan gerak sederhana, dengan cara coba-coba atau
trial and error. Jangan takut salah dan selalu mencoba lagi dan lagi. Catat
setiap kesalahan dan keberhasilan yang dilakukan.

50 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


- Persambungan putar (Rotary-joint)
Bahan:
Contoh: persambungan as (sumbu/poros) dengan roda atau persambungan
roda dengan engkol

Rekayasa
Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 2.21 Bahan percobaan gerak mekanik

- Papan karton 3 mm, busa lembaran atau styrofoam, untuk menambatkan


objek mekanik (tidak semua objek mekanik harus ditambatkan di papan)
- Paku dan jarum pentul untuk menempelkan objek mekanik ke papan
- Kancing atau tutup botol plastik atau karton tebal, berbagai ukuran
untuk Objek Mekanik Kelompok Roda
- Batang es krim atau karton tebal yang dipotong seperti batang pipih
untuk Objek Mekanik Kelompok Engkol
- Tali, benang tebal atau pita untuk Objek Mekanik Kelompok Tali

Alat:
- Gunting
- Palu

Prakarya dan Kewirausahaan 51

Di unduh dari : Bukupaket.com


Di bawah ini adalah salah satu contoh eksperimen rangkaian mekanik yang
sangat sederhana. Kalian mencoba dan mengembangkannya menjadi rang-
kaian yang lebih kompleks dan menarik.

Cara pengerjaan:
- Persiapkan bahan-bahan dan alat yang akan digunakan.
- Siapkan papan.
Rekayasa

- Ambil sebuah tutup botol, lubangi bagian tengahnya. Pastikan lubang


tersebut sedikit lebih besar daripada paku penambat agar tutup botol
dapat diputar dengan jari kita.
- Tutup botol tersebut sebagai simulasi dari roda penggerak yang dipasang-
kan pada ujung motor listrik yang berputar.

- Kelompok Beban (beban dan piston)

- Persiapkan bagian engkol dengan memasangkan paku pendek pada salah


satu.

52 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


- Persambungan putar (Rotary-joint)
Contoh: persambungan as (sumbu/poros) dengan roda atau persambungan
roda dengan engkol

- Pasang engkol pada satu titik di samping sumbu lingkaran. Tambatkan


tutup botol tersebut pada papan dengan menggunakan paku.
- Gerakkan tutup botol dengan tangan sehingga berputar, bayangkan
putaran tersebut disebabkan oleh motor listrik dengan sumber arus DC.
Arahkan engkol agar tetap bergerak pada sumbu yang sama. Kalian akan
melihat pergerakan seperti di bawah ini

Rekayasa

- Selanjutkan kalian bebas mencoba merangkaikan objek-objek mekanik


yang ada. Cobalah dengan rangkaian yang paling sederhana menggu-
nakan 1-2 objek mekanik. Selanjutnya, cobalah dengan lebih dari 3 objek,
dan seterusnya sehingga menghasilkan gerakan-gerakan yang menarik.

Prakarya dan Kewirausahaan 53

Di unduh dari : Bukupaket.com


Rangkaian mekanik yang dihasilkan oleh kelompok dipresentasikan kepada
teman-teman dan guru di kelas. Setiap kelompok boleh menghasilkan lebih
dari satu rangkaian mekanik. Mintalah teman-teman dan guru-guru memberi-
kan komentar, saran, dan kritik membangun terhadap hasil eksperimen
kelompok kalian. Komentar, saran, dan kritik dari teman dan guru dapat digu-
nakan menyempurnakan hasil eksperimen kalian.

C. Proses dan Alat Produksi


Pengatur Gerak Sederhana
Rekayasa

Proses produksi produk pengatur gerak sederhana dengan teknologi mekanik


terdiri atas dua (2) tahapan utama, yaitu pembuatan rangkaian mekanik dan
proses pembuatan casing, dan diakhiri dengan proses perakitan (assembling), yaitu
menggabungkan bagian dalam dan bagian casing-nya. Proses pembuatan rang-
kaian mekanik membutuhkan ketelitian dan presisi yang sangat tinggi. Satu
kesalahan pemasangan komponen mekanik akan menyebabkan produk rekayasa
ini tidak dapat berfungsi. Casing harus mempertimbangkan kenyamanan, keaman-
an dan estetika. Proses produksi dan alat untuk pembuatan casing bergantung
pada material yang akan digunakan karena setiap material memiliki cara pengolahan
yang berbeda.

Proses Produksi Proses Produksi


Rangkaian Mekanik Casing

Proses Perakitan

Produk
Mekanik

Sumber: Dokumen Kemdikbud


Bagan 2.1 Proses produksi produk mekanik

54 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


Proses produksi dapat dibedakan menjadi produksi secara manual atau dengan
mesin (machinal). Proses pembuatan rangkaian mekanik secara manual dapat
dilakukan dengan menggunakan peralatan mekanik seperti tang, kunci pas, kunci
inggris, obeng, dan lain-lain. Proses produksi manual memungkinkan pembuatan
alat elektronik oleh individu, bukan pabrik. Proses pembuatan rangkaian mekanik
dengan mesin atau robot dilakukan di pabrik. Penggunaan mesin pada
produksi mekanik akan mengurangi peluang terjadinya kesalahan produksi dan
memastikan setiap produk memiliki kualitas yang sama.

Sumber: http://www.justtoolkits.com/83000.html
Gambar 2.22 Perkakas untuk Mekanikal

Rekayasa
dan Elektrikal

Sumber: http://www.businessweek.com
(Foto: Akos Stiller/Bloomberg)
Gambar 2.23 Robot pada
Manufaktur Otomotif

Proses produksi casing juga dapat dilakukan secara manual maupun masinal.
Pembuatan casing secara masinal dilakukan di pabrik untuk produksi massal. Pada
produksi massal umumnya casing dibuat dari material plastik dengan teknik injec-
tion moulding atau vacum forming, atau logam dengan teknik pres. Pewarnaan
pada proses ini dilakukan dengan mencampur pewarna dengan bijih plastik. Mate-
rial yang dapat digunakan untuk pembuatan casing secara manual adalah material
alam seperi kayu, logam lembaran, atau plastik lembaran yang dapat melindungi
pengguna dari kemungkinan bahaya yang disebabkan oleh gerakan mekanik.

Prakarya dan Kewirausahaan 55

Di unduh dari : Bukupaket.com


Standar Prosedur Kerja, Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Industri Elektronik serta Standar Nasional Indonesia
a. Standard Operating Procedures (SOP) atau Protap (Prosedur Tatap)
Rancangan atau hasil desain produk rekayasa selanjutnya memasuki tahap
produksi sebelum akhirnya dipasarkan. Tahap produksi dilakukan dalam
sebuah industri. Dilihat dari kapasitas produksi, jumlah pekerja, maupun
hasil produksinya, industri dapat dibagi menjadi industri kecil, industri mene-
ngah ataupun industri besar. Dilihat dari proses produksinya, industri dapat
dibagi atas industri dengan sistem manual, semi manual atau fully machinal/
otomatis. Industri dengan sistem manual, sebagian besar proses produksinya
memanfaatkan tenaga dan keterampilan manusia dengan bantuan alat-alat
sederhana. Industri dengan sistem semi manual menggunakan mesin pada
sebagian prosesnya selain tenaga dan keterampilan manusia. Industri yang fully
machinal hampir seluruh kerjanya memanfaatkan mesin otomatis, dan manusia
hanya berfungsi sebagai pengawas dari kerja mesin-mesin tersebut.
Rekayasa

Pada sistem produksi terdapat aturan yang dikenal dengan sebutan


standard operating procedures atau SOP. Sebuah industri dapat memiliki sejum-
lah SOP bergantung pada banyaknya kerja yang dilakukan di dalam industi
tersebut. Pada industri yang menggunakan sistem manual, jumlah SOP akan
lebih banyak karena digunakan untuk mengatur langkah kerja tenaga manusia
yang bekerja dalam industri tersebut. Pada industri yang menggunakan sistem
otomatis, SOP tidak terlalu banyak dan hanya terbatas pada kerja-kerja yang
dilakukan oleh manusia karena mesin bekerja tanpa diatur oleh SOP.

Standard Operating Procedures adalah standar langkah-langkah kerja yang


harus dilakukan dalam setiap proses kerja yang terjadi di dalam industri. Stan-
dar ini berlaku bagi siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Tujuan adanya SOP
adalah untuk memastikan proses produksi berjalan aman, lancar, dan tepat
waktu sehingga menghasilkan produk yang memiliki kualitas/mutu yang baik
dan seragam. Sebuah prosedur meliputi daftar bahan dan komponen standar,
penjelasan spesifikasi dan identitas komponen, spesifikasi mesin atau alat,
urutan langkah-langkah kerja yang harus dilakukan termasuk waktu yang
diperlukan, alur kerja yang digambarkan dalam diagram, pembagian kerja dan
nama-nama penanggung jawab, dan indikator keberhasilan. Pada beberapa
pelaksanaan prosedur dalam industri juga termasuk pengisian formulir dan
laporan. SOP diperlukan khususnya untuk kerja yang rumit, membutuhkan
ketepatan hasil, membutuhkan tanggung jawab yang besar, memiliki risiko
kecelakaan atau kerusakan.

56 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


Latihan 3
Individual

Bayangkan jika kamu memiliki sebuah industri kecil yang membuat produk
rekayasa sederhana berupa mainan anak-anak dari kayu yang dapat bergerak
dengan arus DC. Pikirkan tahapan-tahapan kerja yang dilakukan dalam
industri tersebut. SOP apa sajakah yang diperlukan? Jelaskan beberapa SOP
dan fungsinya. Tuliskan dalam selembar kertas.

Diskusi dan berbagi


Diskusikan dengan teman sekelas hasil pemikiranmu tersebut. Berikan
masukan kepada teman untuk melengkapi hasil pemikirannya. Lengkapi pula
hasil pemikiranmu dengan masukan dari temanmu. Pilih SOP yang paling
serupa, lalu buatlah bersama-sama dengan temanmu sebuah SOP yang
detail.

Rekayasa
b. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) adalah bidang kajian yang terkait
dengan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan manusia yang bekerja di
sebuah organisasi, lembaga, industri termasuk lokasi proyek. K3 merupakan hal
yang penting diperhatikan oleh setiap organisasi, lembaga, dan industri. Oleh
karena itu, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI memiliki satu unit
khusus yang menangani hal ini, yaitu Pusat K3. Pusat K3 bertugas melak-
sanakan analisis, pengkajian, pelayanan teknis, pengembangan sumber daya
manusia, dan penyebaran informasi di bidang keselamatan kerja dan higiene
perusahaan, ergonomis, dan keselamatan kerja. Kegiatan K3 terdiri atas pence-
gahan, perawatan, dan penyembuhan maupun saksi untuk organisasi/
lembaga/industri yang tidak menjalankan K3. Bidang K3 terkait dengan ilmu
kesehatan kerja, teknik keselamatan, teknik industri, kimia, fisika kesehatan,
psikologi organisasi dan industri, ergonomi, dan psikologi kesehatan kerja.
K3 bertujuan untuk memastikan bahwa setiap orang yang terlibat di dalam
organisasi/lembaga/industri selalu dalam keadaan sehat dan aman. Bahaya
kerja terbagi dalam 3 golongan bahaya, yaitu bahaya kimia, bahaya fisik, dan
bahaya ergonomik. Bahaya kimia adalah ancaman kesehatan dan keamanan
yang berasal dari bahan kimia seperti menghirup asap, uap, gas, embun bera-
cun, kontak kulit dengan cairan kimia, dan lain-lain. Bahaya fisik adalah
ancaman kesehatan dan keamanan yang disebabkan oleh suhu lingkungan
yang ekstrim (sangat panas atau sangat dingin), radiasi, kebisingan, tekanan
udara yang tidak normal, dan lain-lain. Bahaya ergonomik adalah ancaman
kesehatan dan keamanan yang disebabkan oleh pencahayaan yang tidak tepat,
pekerjaan pengangkutan, penggunaan alat yang tidak tepat, dan lain-lain.

Prakarya dan Kewirausahaan 57

Di unduh dari : Bukupaket.com


Pencapaian K3 dalam lingkungan kerja yang terbaik adalah dengan melaku-
kan pencegahan terhadap terjadinya kondisi sakit maupun kecelakaan kerja.
Upaya pencapaian K3 di antaranya seperti berikut.
- Pelaksanaan SOP secara tepat, konsisten dan berkelanjutan.
- Melakukan pemeriksaan terhadap bahan dan alat kerja secara berkala.
- Menjaga kesehatan dan pemantauan kesehatan dengan pemeriksaan berkala.

Latihan 4
Individual

1. Pada industri elektronik, sumber bahaya apa saja yang dapat mengganggu
kesehatan? Jelaskan satu per satu.
2. Pada industri elektronik, sumber bahaya apa saja yang sekiranya dapat
menimbulkan kecelakaan kerja? Jelaskan satu per satu.
3. Buatlah satu SOP yang dapat mencegah kecelakaan itu terjadi.
Rekayasa

c. Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk Produk Elektronika


Kementerian Perindustrian melindungi pasar dalam negeri dari masuknya
produk impor dengan mengeluarkan ketentuan Standar Nasional Indonesia
(SNI) wajib bagi barang elektronik yang telah memiliki kompetensi tinggi di
Indonesia. Saat ini masih banyak barang impor yang belum memenuhi standar
SNI. SNI juga akan meningkatkan daya saing dan kualitas produk nasional
sehingga bisa lebih diminati masyarakat. Penggunaan bahan baku dari dalam
negeri juga akan diutamakan untuk meningkatkan daya saing produk nasional,
karya bangsa kita sendiri. Standar Nasional Indonesia (SNI) adalah satu-satunya
standar yang berlaku secara nasional di Indonesia. Kementerian Perindustrian
menyusun SNI untuk produk-produk elektronik. Pengujian barang elektronik
dilakukan oleh Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (BP4T) serta Balai Riset dan
Standardisasi (Baristan) Surabaya. SNI dirumuskan oleh Panitia Teknis dan
ditetapkan oleh Badan Sertifikasi Nasional.
Kegiatan Sertifikasi Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT SNI) untuk produk
peralatan listrik dan elektronik dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Produk
(LSPro). Pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan Pengakuan Serti-
fikat Produk dan Laporan Hasil Uji oleh LSPro dalam negeri serta penerapan SNI
atas produk peralatan listrik dan/atau elektronik dilaksanakan oleh Direktorat
Jenderal Pembina Industri, Kementerian Perindustrian. Pengawasan yang
dilakukan meliput: standar yang membahayakan kesehatan; keamanan dan
keselamatan; dan kualitas lingkungan hidup. SNI produk elektronik telah dite-
rapkan secara wajib kepada pompa air, setrika listrik, dan tabung televisi sejak
tahun 2013. SNI untuk 37 produk elektronik lainnya sedang dikembangkan
pada tahun yang sama.

58 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


D. Cara Merancang Alat
Pengatur Gerak Sederhana

1. Mencari Ide
Produk rekayasa alat pengatur gerak sederhana merupakan produk tepat guna
yang dibeli konsumen terutama karena fungsinya. Ide perancangan produk
rekayasa dengan gerak sederhana harus dimulai dengan pengamatan terhadap
kebutuhan yang ada pada kehidupan sehari-hari, baik untuk kebutuhan rumah
tangga maupun kebutuhan industri seperti industri pengolahan dan budidaya.
Contohnya apabila di daerah sekitarmu terdapat industri pengolahan keripik
buah yang membutuhkan pemanas, ide yang muncul adalah membuat mesin
pemanas yang dapat bergerak untuk membalik buah secara berkala sehingga
tidak terjadi pemanasan yang berlebih pada salah satu sisinya. Tentu saja
kemunculan ide tidak begitu saja, melainkan harus disertai dengan beberapa
riset.

Rekayasa
Pertanyaan menyangkut kebutuhan fungsi produk rekayasa antara lain seperti
berikut.
- Produk rekayasa bergerak apa yang dibutuhkan?
- Siapa yang akan menggunakan produk kerajinan tersebut?
- Di mana akan digunakan?

Pertanyaan untuk memahami proses yang sudah ada antara lain seperti berikut.
- Bagaimana prinsip kerja suatu proses yang sudah ada?
- Pengembangan fungsi apa yang dibutuhkan pada proses tersebut?

Pertanyaan untuk pengembangan desain produk rekayasa mekanik antara lain


seperti berikut.
- Bagaimana cara kerja mekanik dan rangkaian mekanik yang dibutuhkan?
- Bahan/material apa yang akan dipakai untuk bagian mekanik?
- Proses produksi dan alat apa yang dibutuhkan untuk memproduksi rang-
kaian mekanik tersebut?
- Bagaimana bentuk casing yang tepat untuk melindungi pengguna dari
bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh gerakan mekanik dan sumber arus
AC?
- Bahan/material apa yang akan dipakai untuk bagian casing?
- Proses produksi dan alat apa yang dibutuhkan untuk memproduksi casing
tersebut?

Prakarya dan Kewirausahaan 59

Di unduh dari : Bukupaket.com


2. Membuat Gambar/Sketsa
Susunlah beberapa rencana atau rancangan dari produk rekayasa yang akan
dibuat. Rancangan terbagi atas rancangan rangkaian mekanik dan rancangan
casing. Gambarkan idemu sebanyak-banyaknya dan detail untuk setiap bagian
dari produk rekayasa mekanik tersebut.

3. Pilih Ide Terbaik


Setelah kalian menghasilkan banyak ide-ide dan menggambarkannya dengan
sketsa, mulai pertimbangkan ide mana yang paling baik, menyenangkan, dan
memungkinkan untuk dibuat.

4. Perencanaan Produksi
Tahap selanjutnya adalah membuat perencanaan untuk proses produksi atau
proses pembuatan produk rekayasa mekanik tersebut. Tuliskan prosedur dan
langkah-langkah kerja secara jelas dan detail.

5. Pembuatan Produk Rekayasa


Rekayasa

Pembuatan produk mekanik terbagi atas produksi rangkaian mekanik dan


produksi casing. Kedua proses produksi tersebut dimulai dengan tahap per-
siapan tempat kerja, bahan, dan alat. Tahap selanjutnya adalah pengerjaan.
Kerjakan setiap tahap sesuai dengan perencanaan produksi yang sudah dibuat
sebelumnya. Pembuatan produk rekayasa mekanik diakhiri dengan evaluasi
terhadap produk yang telah dibuat, apakah produk tersebut dapat berfungsi
dengan baik? Apakah sudah sesuai dengan ide, bayangan, dan harapan kita?
Apabila belum, perbaikan apa yang harus kita lakukan agar produk rekayasa
yang dihasilkan lebih berkualitas?

E. Pengemasan dan Perawatan


Alat Pengatur Gerak Sederhana

Kemasan produk rekayasa pengatur gerak memiliki fungsi utama untuk melin-
dungi produk dari benturan. Benturan dapat menyebabkan sistem mekanik dan
elektronik di dalamnya terganggu dan dapat membuat produk tidak berfungsi.
Berbeda dengan produk konsumsi (consumer goods) yang dapat dibeli oleh
konsumen setiap saat, produk rekayasa pada umumnya dibeli saat pengguna
membutuhkannya dan hanya satu kali. Kemasan produk rekayasa harus memiliki
estetika lebih untuk meyakinkan calon pembeli bahwa produk tersebut memiliki
kualitas yang baik. Kesan tersebut dapat diperoleh dengan menginformasikan
keunggulan dari produk alat rekayasa tersebut.

60 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


Buatlah beberapa rencana

Rekayasa
Sumber: http://www.firebrand.co.uk/packaging-design-greenwood.asp
Gambar 2.24 Kemasan kipas angin yang memiliki keunggulan produk
tidak mengeluarkan suara (silent)

Sumber: http://www.gilesandposner.com/american-originals-ice-cream-maker.html
Gambar 2.25 Kemasan produk alat pembuat es krim yang
menggambarkan cita rasa es krim yang akan dihasilkan

Prakarya dan Kewirausahaan 61

Di unduh dari : Bukupaket.com


Sumber: http://brandient.com/en/client/27/domo
Gambar 2.26 Kemasan vacum cleaner yang dilengkapi dengan
keterangan fitur dan spesifikasi produk
Rekayasa

Sumber: http://www.boiseinc.com/tharco/products/protective-packaging.html
Gambar 2.27 Pengaman bagian dalam kemasan

Perawatan produk mekanik terutama dilakukan untuk memastikan setiap


persambungan dapat bekerja dengan baik. Bila terbuat dari logam, bagian logam
tersebut dapat diberi pelumas secara berkala. Persambungan juga harus dipasti-
kan bebas dari debu dan kotoran yang dapat mengganggu gerak yang akan
dihasilkan. Selain bagian mekanik, bagian elektronik dan sumber arus harus dipas-
tikan dalam kondisi baik, atau tidak menimbulkan potensi bahaya, misalnya ke-
munculan percikan api.

62 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


F. Wirausaha di Bidang Alat
Pengatur Gerak Sederhana

1. Motivasi Berwirausaha di Bidang Alat Pengatur Gerak Sederhana


Indonesia memiliki banyak potensi alam yang dapat diolah dengan bantuan
produk rekayasa. Perhatikan lingkungan sekitar tempat tinggalmu. Apabila
kamu tinggal di wilayah pantai, amati dan pikirkan aktivitas dan industri apa
yang membutuhkan produk rekayasa. Apabila kamu tinggal di pegunungan,
amati dan pikirkan juga hal tersebut. Apabila kamu tinggal di padang savana,
pikirkan produk rekayasa apa yang dibutuhkan di sana. Kekayaan alam Indone-
sia patut disyukuri dengan pemanfaatan yang tepat didukung oleh kreativitas
di bidang rekayasa. Produk rekayasa selalu dibutuhkan untuk mempermudah
dan memberikan kenyamanan pada kehidupan manusia. Produk rekayasa
dapat menjadi manfaat bukan hanya bagi individu (perorangan), tetapi juga

Rekayasa
dapat dimanfaatkan untuk orang banyak, misalnya produk rekayasa yang digu-
nakan dalam industri kecil.

2. Dasar Kewirausahaan
Wirausaha berasal dari kata wira dan usaha. Arti kata wira adalah pejuang,
utama, gagah, berani, teladan, dan jujur. Arti kata usaha adalah kegiatan yang
dilakukan. Pengertian wirausaha adalah orang yang pandai atau berbakat
mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun kegiatan
untuk mengadakan produk baru, mengatur permodalan serta memasarkannya.
Pelaku wirausaha disebut wirausahawan atau entrepreneur.

Kegiatan yang bersifat kewirausahaan misalnya


a) menghasilkan produk baru dengan cara baru pula,
b) menemukan peluang pasar baru dengan menghasilkan produk baru pula,
c) mengombinasikan faktor-faktor produksi dengan cara baru,
d) mendukung budaya yang mendorong eksperimen yang kreatif, dan
e) mendorong perilaku eksperimen dll.

Wirausahawan adalah seorang yang mandiri, orang yang memiliki perusahaan


sebagai sumber penghasilannya. Dengan perkataan lain, ia tidak menggan-
tungkan diri untuk penghasilannya kepada orang lain. Wirausaha adalah kegiatan
yang sangat mulia karena selain bisa menghidupi dirinya sendiri dan keluarganya,
juga banyak dampak positif lain dari aktivitasnya, di antaranya seperti berikut. a)
Menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
b) Memanfaatkan sumber-sumber bahan baku yang belum digunakan sehingga
menjadi bermanfaat bagi masyarakat.

Prakarya dan Kewirausahaan 63

Di unduh dari : Bukupaket.com


c) Sumber devisa bagi pemerintah.
d) Secara keseluruhan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan
masyarakat.

Kewirausahaan, seperti tercantum dalam lampiran Keputusan Menteri


Koperasi dan Pembinaan Pengusahan Kecil Nomor 961/KEP/M/XI/1995, adalah
semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha
atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan serta mene-
rapkan cara kerja, teknologi, dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi
dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh
keuntungan yang lebih besar. Entrepreneurship adalah sikap dan perilaku yang
melibatkan keberanian mengambil risiko, kemampuan berpikir kreatif dan
inovatif.

Kewirausahaan adalah kemampuan menciptakan sesuatu yang baru secara


kreatif dan inovatif untuk mewujudkan nilai tambah (Overton, 2002). Kreatif
berarti menghasilkan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya, misalnya
Rekayasa

membuat wirausaha pengolahan produk sabun dengan aroma, bentuk dan


kemasan yang belum pernah ada sebelumnya. Inovatif berarti memperbaiki,
memodifikasi, dan mengembangkan sesuatu yang sudah ada, seperti mem-
buat casing dan kemasan baru dari produk yang sudah ada. Nilai tambah berarti
memiliki nilai lebih dari sebelumnya. Nilai tambah suatu produk diperoleh dari
inovasi dan kreativitas dalam mengembangkan produk rekayasa dengan gerak
sederhana.

3. Karakter dan Sikap Kewirausahaan


Sikap yang harus ada dalam jiwa seorang wirausahawa adalah kreativitas,
inisiatif, dan percaya diri. Ciri-ciri seorang wirausahawan adalah seperti berikut.

a. Percaya diri (self confidence)


Kepercayaan diri adalah sikap yang harus dimiliki wirausahawan. Sikap
percaya diri dimiliki bila seseorang mengenali keunggulan maupun kele-
mahan dirinya. Pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai dapat menam-
bah kepercayaan diri seseorang. Seorang wirausahawan, agar memiliki
kepercayaan diri yang tinggi, harus mengenali dirinya serta memiliki penge-
tahuan dan keterampilan. Pengalaman dalam berusaha, mengalami keber-
hasilan dan mengatasi kegagalan juga dapat menambah kepercayaan diri
seseorang. Kepercayaan diri akan memengaruhi gagasan, karsa, inisiatif,
kreativitas, keberanian, ketekunan, semangat kerja, dan kegairahan berkarya.

64 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


b. Berorientasi tugas dan hasil
Seseorang yang berorientasi pada tugas dan hasil artinya selalu menguta-
makan tugas atau pekerjaan untuk memperoleh hasil yang baik. Kerja
dilakukan dengan tekun dan sungguh-sungguh serta dengan semangat
pantang menyerah sehingga hasil yang dicapai memiliki kualitas/mutu yang
baik.

c. Keberanian mengambil risiko


Usaha kreatif dan inovatif adalah membuat sesuatu yang belum ada sebe-
lumnya. Untuk itu kita membutuhkan keberanian untuk mengambil risiko.
Keberanian mengambil risiko harus dilengkapi dengan kemampuan mem-
pertimbangan dan membuat rencana-rencana untuk mengatasi setiap
risiko yang akan dihadapi.

d. Kepemimpinan
Seorang wirausahawan harus memiliki sifat kepemimpinan dan ketela-
danan. Wirausahawan harus mengatur pengadaan bahan baku, pengolah-

Rekayasa
an, pengemasan hingga pemasaran, distribusi, dan penjualan. Semua proses
tersebut dapat melibatkan orang lain sehingga seorang wirausahawan
harus mampu memimpin, mengatur, dan memberikan contoh keteladanan
untuk orang-orang yang bekerja bersamanya.

e. Berorientasi ke masa depan


Wirausahawan harus memiliki pandangan dan pemikiran ke masa depan.
Artinya, dia memiliki kemampuan untuk mengenali peluang serta kondisi
yang akan muncul di masa depan. Orienstasi ke depan akan menjadi dasar
munculnya ide kreatif dan inovatif, membuat sesuatu yang baru dan berbe-
da dari yang sudah ada sekarang.

f. Keorisinalitas: Kreativitas dan inovasi


Proses kreatif dan inovatif biasanya diawali dengan munculnya ide-ide dan
pemikiran baru untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Baik
ide, pemikiran, maupun tindakan kreatif tidak lain untuk menciptakan
sesuatu yang baru dan berbeda. Sesuatu yang baru dan berbeda merupakan
nilai tambah barang dan jasa yang menjadi sumber keunggulan untuk di-
jadikan peluang.

Prakarya dan Kewirausahaan 65

Di unduh dari : Bukupaket.com


Wirausahawan yang inovatif adalah orang yang memiliki ciri-ciri berikut.
1. Tidak pernah puas dengan cara-cara yang dilakukan saat ini, meskipun cara
tersebut cukup baik.
2. Selalu menuangkan imajinasi dalam pekerjaannya.
3. Selalu ingin tampil berbeda atau selalu memanfaatkan perbedaan.

Syarat untuk menjadi wirausahawan yang berhasil adalah seperti berikut.


1. Memiliki sikap mental yang positif
2. Memiliki keahlian di bidangnya
3. Mempunyai daya pikir yang kreatif
4. Rajin mencoba hal-hal yang baru (inovatif )
5. Memilliki semangat juang yang tinggi (motivasi) dan komitmen yang tinggi
6. Mampu mengantisipasi berbagai risiko dan persaingan

4. Faktor Penyebab Keberhasilan dan Kegagalan Wirausaha


di Bidang Alat Pengatur Gerak Sederhana
Keberhasilan suatu wirausaha ditentukan oleh berbagai faktor, baik dari
Rekayasa

keterampilan, kemampuan wirausahawan dalam menghadapi tantangan dan


memecahkan masalah, maupun faktor-faktor lain yang ada di luar dirinya.
Untuk memahami faktor-faktor penentu keberhasilan tersebut, kita akan belajar
dari pengalaman wirausahawan yang bergerak di bidang alat pengatur gerak
sederhana yang terdapat di daerah lingkungan sekitar rumah dan sekolah.

Tugas 7
Pengamatan Wirausaha di Bidang Alat Pengatur Gerak Sederhana
dengan Sumber Arus AC
Tugas ini dilakukan dalam kelompok

Langkah-langkah yang dilakukan:


1. Mengumpulkan Data
Setiap kelompok melakukan kegiatan penelitian dengan metode observasi
(pengamatan lapangan), dan wawancara tentang usaha/industri di bidang
alat pengatur gerak sederhana. Data tentang produk rekayasa yang dihasil-
kan meliputi; sejarah, bahan, alat, teknik, dan prosedur pembuatan produk.
Usaha/industri rekayasa meliputi: sejarah atau motivasi perusahaan/teknisi
membuat produk rekayasa, jumlah pekerja, sistem/pola kerja, pasar
sasaran dari produk rekayasa tersebut, keberhasilan dan kegagalan wira-
usaha di bidang alat pengatur gerak sederhana yang pernah dialami.

66 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


a. Percaya diri (self confidence)
Lembar Pengamatan dan Wawancara (contoh)
Nama Industri :
Jenis Produk :
Tanggal wawancara dan :
observasi
Sejarah industri :

Produk Rekayasa:
Bahan utama :

Bahan pendukung :

Alat :

Rekayasa
Teknik dan prosedur produksi :
secara umum

Teknik khusus :

Perusahaan/industri
Sejarah atau motivasi :
perusahaan

Jumlah pekerja :

Sistem/pola kerja :

Pasar sasaran :

Keberhasilan :

Kegagalan :

Catatan lain :

Prakarya dan Kewirausahaan 67

Di unduh dari : Bukupaket.com


2. Membuat laporan hasil pengamatan
Buatlah laporan hasil pengamatan dan wawancara yang telah dilakukan.
Laporan ditulis dengan rapi, boleh dilengkapi dengan skema dan gambar.
Pada bagian akhir tuliskan kesan dan pendapatmu tentang produk rekaya-
sa ataupun perusahaan/industri di bidang alat pengatur gerak sederhana.
Buatlah laporan seteliti dan semenarik mungkin.

G. Membuat Produk Rekayasa Bergerak


Sederhana dengan Sumber Arus AC
Rekayasa

Produk rekayasa membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi manusia


dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini kita sudah memahami prinsip sumber arus
listrik AC, prinsip rangkaian mekanik yang dapat menghasilkan gerak sederhana.
Sekarang mari kita pikirkan bersama, persoalan sehari-hari apa yang dapat disele-
saikan dengan memanfaatkan gerak sederhana dengan sumber energi listrik AC.
Mulailah dengan memikirkan kebutuhan yang ada di sekitar kita, di rumah, di seko-
lah, di rumah tetangga, di warung langganan, di pasar, dan di tempat lain di sekitar
kita. Jangan lupa, kali ini kita akan menggunakan sumber tenaga listrik AC sehingga
produk rekayasa yang akan dibuat harus memiliki akses ke sumber arus AC.

Kegiatan 1. Curah Ide atau Curah Pendapat


Untuk mendapatkan ide yang tepat kita akan menggunakan metode curah ide
atau curah pendapat, di dalam kelompok atau di dalam kelas dipimpin Bapak/Ibu
Guru.

Pertanyaan: produk apa yang dibutuhkan dengan memanfaatkan gerak sederhana


dengan sumber energi listrik AC?

Bahan dan alat:


- Kertas berukuran + 10 x 7 cm2 + selotip (atau dapat pula digantikan dengan
kertas berperekat)
- Alat tulis (lebih baik spidol yang agak tebal)
- Papan tulis atau dinding atau lantai (bidang luas)

68 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


Langkah 1
Setiap siswa menuliskan ide produk atau masalah yang ada pada selembar kertas.
Satu ide dituliskan dalam satu kertas. Setiap siswa boleh menuliskan sebanyak-
banyaknya ide.

Langkah 2
Setiap siswa akan menempatkan kertas yang berisi ide di papan tulis/dinding/lan-
tai. Untuk mengawalinya, pilih satu siswa untuk menempelkan setiap kertas idenya
secara berjarak. Siswa berikutnya akan menempatkan kertas yang berisi ide serupa
atau mirip secara berdekatan. Demikian seterusnya sehingga akan terbentuk
‘pulau-pulau ide’. Siswa dan guru dapat memindah-mindahkan kertas men-
dekati posisi kumpulan tema ide yang lebih sesuai.

Rekayasa
Sumber: http://liaisonlife.wordpress.com/2012/05/14/wfu_uncg/,
http://sketchingwithhardware.wordpress.com/category/brainstorming/
Gambar 2.28 Sesi brainstorming atau curah pendapat

Langkah 3
Diskusikan setiap ide yang muncul. Tentukan kriteria pemilihan ide yang akan
diwujudkan sebagai tugas kelas Prakarya Rekayasa, misalnya;
- Dapat menggunakan sumber tenaga listrik AC
- Memanfaatkan gerak sederhana
- Bahan dan alat tersedia di daerah setempat
- Memungkinkan untuk diwujudkan dalam waktu yang ada
- Memiliki potensi untuk menjadi unik dan menarik

Langkah 4
Pilih ide yang paling sesuai dengan kriteria dan disepakati oleh anggota kelas.

Prakarya dan Kewirausahaan 69

Di unduh dari : Bukupaket.com


Kegiatan 2. Perancangan Unsur Mekanik, Estetik, dan Ergonomi
Perancangan unsur mekanik, estetik, dan ergonomi dilakukan secara berkelompok.
Tugas perancangan akan dipisahkan antara perancangan unsur mekanik dengan
unsur estetika dan ergonomi. Pengelompokan tugas semacam ini merupakan
simulasi dari pembagian kerja antara ahli teknik (engineer) dan desainer (designer).

Sumber: Dokumen Kemdikbud


Engineer Designer Bagan 2.2 Kerja sama engineer dan designer
menghasilkan produk karya rekayasa

Produk Karya
Rekayasa
Rekayasa

Buatlah kelompok. Setiap kelompok terdiri dari +_ 10 orang, terbagi atas +


_ 5 orang
+_
Tim Mekanik dan 5 orang Tim Desainer. Tim Mekanik bertugas untuk membuat
rangkaian mekanik yang menghasilkan gerakan sederhana dengan menggunakan
sumber tenaga listrik AC. Tim Desainer bertugas membuat rancangan produk yang
estetis dan ergonomis. Kedua Tim harus bekerja sama dengan baik dalam meran-
cang produk rekayasa yang akan dibuat.

Tahap 1.
Bahan: Kertas dan Alat Tulis
Perancangan dimulai dengan proses sketsa ide bentuk dan fungsinya yang dilaku-
kan bersama-sama antara Tim Mekanik dan Tim Desainer. Jangan lupa memper-
timbangkan faktor-faktor yang berada di dalam produk dan faktor-faktor apa yang
terdapat di luar produk (ingat proses perancangan yang pernah dilakukan sebe-
lumnya, pada Bab 2 Semester 1). Sepakati bentuk dan ukuran secara umum dari
produk yang akan dibuat.

Tahap 2.
Tim Mekanik dan Tim Desainer akan bekerja secara terpisah.

Tim Mekanik:
- Mempersiapkan bahan dan alat yang akan digunakan
- Membuat rangkaian mekanik, sambungan dengan motor listrik, dan sambungan
dengan sumber listrik AC
- Bersama dengan Tim Desainer melakukan perakitan (memasangkan casing
pada rangkaian mekanik)

70 Kelas X SMA/SMK/MA/MAK Semester 2

Di unduh dari : Bukupaket.com


Tim Desainer:
- Merancang bentuk casing yang estetis dan ergonomis dengan mempertim-
bangkan rangkaian mekanik di dalamnya
- Memilih bahan casing yang tersedia di lingkungan sekitar
- Memilih warna dan jenis finishing yang sesuai dengan fungsi produk dan
konsep estetika
- Membuat casing
- Bersama dengan Tim Mekanik melakukan perakitan (memasangkan casing
pada rangkaian mekanik)
- Merancang dan membuat kemasan yang berfungsi untuk melindungi produk
dalam distribusi, memberikan informasi dan menarik calon pembeli

Tahap 3
Presentasi Karya
Semua anggota kelompok bekerja sama dalam mempersiapkan presentasi kelom-
pok. Setiap kelompok mempresentasikan 3 hal berikut.
- Tahapan-tahapan proses yang dilakukan, mulai dari ide, sketsa, hingga pem-

Rekayasa
buatan produk.
- Konsep dan fungsi produk
- Karya produk rekayasa yang dibuat oleh kelompok
Presentasi dibuat semenarik mungkin. Selain presentasi di depan kelas, dapat
juga dilakukan pameran hasil karya sehingga karya dapat dinikmati oleh siswa
lain dan juga guru serta karyawan sekolah.

Prakarya dan Kewirausahaan 71

Di unduh dari : Bukupaket.com

Beri Nilai