Anda di halaman 1dari 3

TARI TRADISIONAL INDONESIA

DISUSUN UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA PELAJARAN


SENI BUDAYA DAN KETERAMPILAN

OLEH :

KELOMPOK 3
NAMA KELOMPOK

1. Anindya Ambar Wati (06)


2. Aurelina Seftiaqullah NF. (07)
3. Azzahroh Firlauly R. (09)
4. Nabil Qodri Pasya R. (17)
5. Rino Alifiansyah (24)
6. Sulastri (25)
7. M. Alfian Nugie F. (31)
8. Andre Yusuf S. (05)

SEKOLAH DASAR NEGERI PABIAN IV


TAHUN PELAJARAN 2017 - 2018
6. MACAM – MACAM TARIAN JAWA BARAT

1. Tari Merak

tari merak
Tari merak berasal tanah Pasundan, tarian ini dibuat oleh Raden Tjetje
Somantri yang terinspirasi dari burung merak, karena sejak zaman dulu Merak
menandakan sebuah mahkota.
Tidak banyak sejarah dari tari merak, penari hanya menari dan melenggak
lenggok sembari mengibaskan sayapnya bak seekor burung merak. Walau
begitu tarian ini mengutamakan keindahan dan kecantikan. Tidak heran bila
semua orang yang melihat terkagum-kagum dengan tarian ini.
Untuk membedakan tarian ini sangat gampang, ciri khasnya seorang
penari menggunakan mahkota, dan berpakaian seperti kamben namun
coraknya seperti burung merak. Di zaman yang sudah canggih ini, kamu bisa
gampang memesan atau langsung membeli 1 set pakaian tari merak dengan
harga 2-4 juta.
Jumlah penari biasanya 3 orang, namun terkadang hanya beranggotakan 2
orang saja, bisa ditarikan dengan berpasangan. Musik pengiringnya adalah
gamelan.
Bagusnya, tarian ini termasuk tarian yang sangat terkenal di luar negeri, kita
patut membudidayakan kesenian tanah air kita salah satunya tarian tradisional
masing-masing daerah.

2. Tari Wayang

tari wayang
Setelah ada kesenian wayang golek, ternyata ada tariannya juga yang disebut
Tari Wayang karena latar belakang tarian ini seperti cerita wayang. Biasanya
karakter penari diambil dari salah satu karakter wayang golek, dengan gerakan
tariannya mengikuti alur cerita.
Gerakan tarian terkadang seperti sedang berkelahi atau perang, tergantung
temanya. Jumlah penari pun dibebaskan, uniknya tarian ini lebih banyak
ditarikan oleh laki-laki.
Sekarang tari wayang pun telah terbagi menjadi 3 kelompok yaitu Tari Tunggal,
Tari Berpasangan, dan Tari Massal. Pakaiannya pun disesuaikan dengan
karakakter wayangnya sendiri, biasanya laki-laki menjadi Arjuna atau
Abimanyu. Dan wanita menjadi Subadra atau Arimbi.
Musik pengiring tari wayang adalah gamelan asal Jawa Barat.

3. Tari Ketuk Tilu

tari ketuk tilu


Tari Ketuk Tilu berasal dari Sunda, Jawa Barat. Kata tilu kalau diartikan ke
bahasa Indonesia artinya tiga. Menurut sejarahnya ada kemungkinan nama
ketuk tilu diambil karena iringan musik untuk tari ini mengeluarkan 3 suara.
Dahulunya, tarian ini dipentaskan sebagai penyambutan datangnya masa
panen dengan tujuan ungkapan rasa syukur pada Dewi Sri. Namun seiring
dengan zaman, tarian ini bersifat hanya hiburan saja.
Biasanya penarinya berpasangan namun terkadang juga solo dancer,
dalam gerakan tari Jaipoing selalu menggunakan gerakan goyang, muncid,
geol, gitak, dan pencak.
Kostum yang digunakan untuk pria adalah baju kampret, celana pengsi dengan
atribut golok. Sedangkan untuk wanita, menggunakan kebaya dan sinjang
dilengkapi selendang dan beberapa atribut seperti gelung, sabuk, dan kalung.