Anda di halaman 1dari 18

Dinas Pendidikan

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN


TES SEMESTER GASAL
TAHUN PELAJARAN 2017/2018

LEMBAR SOAL

Mata Pelajaran : Frais Kompleks


Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Kejuruan
Kelompok : Teknologi dan Industri
Program Keahlian : Teknik Pemesinan
Tingkat/Semester : XII ( Dua Belas) / 6 (enam )
Hari/Tanggal :
Waktu : 90 Menit

PETUNJUK UMUM :

1. Tulislah terlebih dahulu nama dan nomor tes anda, pada kolom disudut kanan atas pada lembar jawab
yang telah disediakan
2. Kerjalan soal dengan menggunakan pulpen / ballpoin, yang bertinta hitam atau biru, jangan
mengerjakan soal dengan pensil atau spidol
3. Periksa dan bacalah soal dengan teliti sebelum mulai mengerjakan
4. Jawablah semua soal yang tercantum pada naskah soal
5. Laporkan kepada pengawas tes kalau terdapa tulisan yang kurang jelas, rusak atau jumlah soal kurang
6. Dahulukan menjawab soal-soal yang anda anggap mudah
7. Perbaikan dilakukan dengan cara mencoret jawaban dengan dua garis untuk soal pilihan ganda
Contoh : a b c d diperbaiki a b c d e

8. Perbaikan jawaban hanya boleh dilakukan sebanyak 2 ( dua ) kali


9. Periksalah pekerjaan anda sebelum diserahkan kepada pengawas tes
10. Tidak diijinkan menggunakan kalkulator, tabel matematika atau alat bantu lainya

SELAMAT BEKERJA
I. Jawablah dengan menyilang jawaban yang benar
1. Untuk meratakan permukaan balok persegi empat pada mesin Vertikal digunakan pisau frais...
a. Plain Milling cutter/ pisau mantel
b. Side milling cutter/ pisau samping
c. End milling cutter/ pisau ijung
d. Face milling cutter/ pisau muka
e. T. Slot milling cutter/ pisau alur T
2. Peralatan bantupada mesin frais untuk membuat segi banyak baraturan adalah...
a. Ragum
b. Collet
c. Hair line
d. Kepala pembagi
e. Squae line
3. Proses kerja mesin frais adalah...
a. Alat potong diam benda kerja berputar
b. Benda kerja diam alat potong bergerak lurus bolak balik
c. Alat potong berputar, benda kerja digerakkan perlahan
d. Benda kerja berputar, alat potong digerakkan perlahan
e. Alat potong dan benda kerja berputar
4. Untuk membuat alur rata (permukaan datar) pada mesin frais, pisau frais yang digunakan ...
a. Pisau frais mantel
b. Pisau frais jari
c. Pisau frais bentuk
d. Pisau frais alur T
e. Pisau frais modul
5. Pekerjaan yang dapat dikerjakan pada mesin frais adalah, Kecuali ...
a. Meratakan permukaan
b. Meratakan sisi
c. Membentuk bidang bersudut
d. Membentuk bidang
6. Sebuah roda gigi lurus akan dibuat dengan ukuran modul = 2 dan jumlah gigi = 36 besar
diameter luar roda gigi tersebut adalah ….
a.38 mm
b. 72 mm
c. 76 mm
d. 78 mm
e. 80 mm
7. Pengefrais gigi rack dengan menggunakan pisau modul = 2.25, maka penggeseran antara giginya
adalah ….
a. 7,06 mm
b. 7,08 mm
c. 7,10 mm
d. 7,12 mm
e. 7,14 mm
8. Akan mengerfrais roda gigi lurus dengan jumlah roda gigi Z=23 poros cacing kepala pembagi
I=40:1, maka setiap pengerjaan profil gigi engkel diputar ….
a. 1 putaran engkol ditambah 13 jarak lubang pada lingkaran 23
b. 1 putaran engkol ditambah 14 jarak lubang pada lngkaran 23
c. 1 putaran engkol ditambah 15 jarak lubang pada lingkaran 23
d. 1 putaran engkol ditambah 16 jarak lubang pada lingkaran 23
e. 1 putaran engkol ditambah 17 jarak lubang pada lingkaran 23
9. Beberapa aspek persyaratan kerja seorang siswa pada pekerjaan mesin frais sebagai
berikut, kecuali .....
a. Menyetel roda gigi
b. Memakai gambar kerja
c. Memahami urutan langkah pengerjaan
d. Menentukan peralatan kerja frais yang sesuai
e. Memasang menyetel peralatan kerja frais sesuai standar operasi
10. Peralatan pengamanan mesin frais kecuali.....
a. Penutup kotak roda gigi
b. Pengaman belt motor penggerak
c. Kacamata penahan percikan tatal
d. Pipa air pendingin/coolant
e. Penampung bram/tatal
11. Akan memfrais segi enam beraturan dari bahan baja ST 40. Jika keping pembagi dari kepala
pembagi terdapat 24 lubang, setiap pengerjaan pemfraisan kepala pembagi harus digeser
(dengan pembagian langsung)
a. 2 jarak lubang
b. 3 jarak lubang
c. 4 jarak lubang
d. 5 jarak lubang
e. 6 jarak lubang
12. Akan mengefrais roda gigi lurus dengan jumlah gigi z = 24, jika perbandingan roda gigi
cacing dan poros cacing pada kepala pembagi I=40: 1, maka setiap penggantian gigi
engkol kepala pembagi diputar ....
a. 1 putaran ditambah 14 bagian pada lubang 24
b. 1 putaran ditambah 15 bagian pada lubang 24
c. 1 putaran ditambah 16 bagian pada lubang 24
d. 1 putaran ditambah 17 bagian pada lubang 24
e. 1 putaran ditambah 18 bagian pada lubang 24
13. Sebuah roda gigi akan dibuat dengan urutan modul = 2 dan jumlah gigi = 38 besar diameter
luar (DL) roda gigi tersebut adalah
....
a. 38 mm
b. 72 mm
c. 76 mm
d. 78 mm
e. 80 mm
14. Pada pengefraisan gigi rack dengan menggunakan pisau modul = 2, maka penggeseran antara
giginya adalah ....
a. 6,20 mm
b. 6,28 mm
c. 6,36 mm
d. 6,44 mm
e. 6,52 mm
15. Sebelum memulai proses pemesinan operator terlebih dahulu menyiapkan ....
a. Mesin dan alat ukur
b. Gambar kerja dan urutan proses/langkah kerja
c. Alat potong dan setting mesin
d. Material dan alat cekam
e. Menyiapkan alat ukur yang akan digunakan
16. Sebelum memulai proses pemesinan hal penting yang harus diketahui adalah ....
a. Kondisi mesin
b. Kondisi material
c. Urutan proses pengerjaan
d. Pengkleman benda kerja
e. Fungsi produk yang akan dikerjakan
17. Salah satu syarat pendingin/coolant yang baik adalah ....
a. Mampu menyerap panas dengan baik
b. Menyerap panas, pembersih dan anti karat/korosi
c. Mempunyai tingkat kekentalan tinggi
d. Mengandung zat pewarna
e. Berwarna putih
18. Mengefrais bahan logam dengan pisau berdiameter 60 mm dan kecepatan potongnya
22 m/menit, maka jumlah putarannya sebesar ….
a. 82,16 d. 1.061,60 putaran/menit
putaran/menit e. 1.320,67 putaran/menit
b. 116,77
putaran/menit
c. 132,16
putaran/menit
19. Roda gigi dengan jumlah gigi 18 akan dibuat dengan sistim pembagian sederhana.
Apabila perbandingan transmisi antara roda gigi cacing dengan ulir cacing = 40 : 1 dan
tersedia piring pembagi berlubang 18, maka putaran engkol pembaginya adalah ….

a. 2 putaran + 16 lubang
b. 2 putaran + 10 lubang
c. 2 putaran + 8 lubang
d. 2 putaran + 6 lubang
e. 2 putaran + 4 lubang
20. Alur seperti pada gambar di samping, dibuat dengan mesin frais menggunakan cutter …
a. pisau sudut
b. pisau alur
c. pisau ekor burung
d. pisau alur T
e. pisau jari
21. Jika diketahui pisau frais jenis HSS Shell Endmill 40 mm dengan jumlah gigi 6 buah,
dipergunakan untuk menyayat besi St 36 pada kecepatan potong 25 m/menit, kecepatan
pergigi 0,2 mm. Kecepatan penyayatan mesin yang dipergunakan adalah ….
A. 200 mm/menit D. 300 mm/menit
B. 150 mm/menit E. 320 mm/menit
C. 240 mm/menit

22. Kepala pembagi sederhana (ficture chuck) dengan rasio (i) = 40, dipakai untuk pembagian
30 bagian. Putaran engkol pembagi (nk) yang dilakukan untuk membuat benda tersebut
sebanyak
…. jika menggunakan piring pembagi berlubang 24.
a. 3 putaran ditambah 16 lubang
b. 2 putaran ditambah 6 lubang
c. 1 putaran ditambah 18 lubang
d. 1 putaran ditambah 16 lubang
e. 1 putaran ditambah 8 lubang
23. Endmill 10 mm dengan jumlah gigi 4 buah, dipergunakan menyayat almunium pada
kecepatan potong 30 m/menit, kecepatan pergigi 0,2 mm. Kecepatan putaran yang
dipergunakan adalah ….
a. 500 d. 870 mm/menit
mm/me e. 960 mm/menit
nit
b. 550
mm/me
nit
c. 770
mm/me
nit

24. Kepala pembagi dengan rasio (i) = 40, dipakai untuk pembagian 50 bagian. Jumlah
putaran kepala engkol pembagi (nk) jika lubang piringan yang digunakan 20 adalah ….
a. 3 putaran ditambah 16 lubang
b. 2 putaran ditambah 6 lubang
c. 1 putaran ditambah 16 lubang
d. 1 putaran ditambah 8 lubang
e. 16 lubang
25. Apabila akan dilaksanakan pembuatan benda kerja poros eksentrik seperti pada
gambar, jarak pergeseran dari sumbu utama ke sumbu poros sebesar ….

a. 7,5 mm
b. 6,5 mm
c. 5,0 mm
d. 5,5 mm
e. 4,5 mm

26. Pisau frais untuk penyayatan tebal dan pengerjaan awal adalah pisau rata ….
A. helix kiri D. jumlah gigi banyak
B. helix kanan E. gigi lurus
C. jumlah gigi sedikit
27. Roda gigi heliks dengan z = 40 harus menggunakan kepala pembagi universal
dengan lingkaran plat pembagi 12 lubang. Putaran engkol plat pembagi adalah ....
1 D. 2 putaran
A. putaran
2 E. 3 putaran
B. 1 putaran
1
C. 1 putaran
2

28. Roda gigi dengan z = 80, modul – 1,25 tinggi kepala (ha) = 0,6 m, mempunyai
diameter roda gigi sebesar ....
A. 97,5 mm D. 101,2 mm
B. 98,5 mm E. 101,5 mm
C. 100 mm

29. Pada pembuatan roda gigi heliks, diketahui mn = 2, sudut helik  = 100, jumlah gigi z
= 30, dan hf = 1,25 ma. Diameter kakinya adalah sebesar ....
A. 55,85 mm D. d. 59,92 mm
B. 56,82 mm E. e. 60,12 mm
C. 58,72 mm
30. Bagian A pada gambar mesin frais berguna untuk ...
A. dudukan arbor D. dudukan lengan
B. dudukan pendukung E. memasang kepala
C. dudukan pisau frais pembagi

II. Jawablah dengan singkat dan jelas


1. Mengefrais dengan pisau frais diameter 45 mm, dan kecepatan potong bahan yang
difrais (Cs) = 24 m/menit. Tentukan jumlah putaran mesin tiap menit ( rpm)
2. Akan mengefrais roda gigi lurus dengan jumlah roda gigi Z = 23 poros cacing kepala
pembagi i = 40 : 1, maka setiap pengerjaan profil gigi engkol diputar ...
3. Sebuah roda gigi lurus akan dibuat dengan ukuran modul = 2 dan jumlah gigi = 34
besar diameter luar roda gigi tersebut adalah ...
4. Pengefraisan gigi rack dengan menggunakan pisau modul = 2.25, maka penggeseran
antara giginya adalah...
5. Akan mengefrais segi 6 beraturan . jika keping pembagi dari kepala pembagi terdapat
24 lubang, setiap pengerjaan pemfraisan kepala pembagi harus digeser ( dengan
pembagian langsung)...
KISI-KISI SOAL

Mata Pelajaran : .Teori Kejuruan/Frais Komplek Kelas/Semester : XII/ 6

Alokasi waktu : 90. menit Penyusun : Sutrisna, ST.

Jumlah Soal : 30 dan 5 Tahun Pelajaran : 2017/2018.

Bentuk
Nomor Standar Kompetensi / Kompetensi Soal Nomor
Materi Indikator Soal
Urut Dasar/indikator Soal
PG/U

1. Menerapkan teknik pemesinan Mesin Frais


frais kompleks
2. Memasang benda Kerja pada  Definisi mesin Fraist Siswa mampu menjelaskan definisi mesin Fais PG 1
mesin frais  Macam-macam Alat pencekaman
dan fungsinya Siswa mengetahui Macam-macam klem PG 2
 Pencekaman dengan macam-
macam ragum
 Pencekaman dengan kepala
pembagi Siswa mengetahui pencekaman dengan ragum PG 3
 Alat bantu mesin Frais
Siswa mampu menyebutkan fungsi Kepala pembagi PG 4

Siswa mampu menghitung putaran engkol kepala PG 5


 Macam-macam dan fungsi alat
potong mesin Frais pembagi menggunakan pembagian langsung /
3. Menggunakan alat potong mesin sederhana PG 6
frais untuk berbagai jenis
pekerjaan
Siswa dapat menentukan alat bantu frais PG 7,8
3.8.1 Menentukan jenis
bahan material Siswa dapat menentukan alat Potong/Pisau Frais PG 9,10
4. Menggunakan parameter
pemotongan mesin Frais untuk 3.8.2 Menentukan jenis Siswa dapat Menyebutkan fungsi pisau frais PG 11
berbagi jenis pekerjaan bahan alat potong
Siswa dapat menentukan Penyayatan PG 12
3.8.3 Menganalisis
5. Menggunakan teknik pemesinan Siswa dapat menghitung pembubutan tirus dengan PG 13
kecepatan potong
frais untuk berbagai jenis menggeser eretan atas
PG 14
pekerjaan 3.8.4 Menghitung kecepatan
Siswa dapat menggunakan eretan sesuai
putar mesin penggunaannya PG 15

Siswa dapat memeasang pahat sesuai SOP PG 16

3.9.1 Menentukan PG 16
Siswa dapat mengukur hasil pembubutan dengan alat
kecepatan potong ukur presisi
3.9.2 Menentukan Siswa dapat membubut rata dengan menggunakan PG 19
kecepatan putar eretan yang sesuai

3.9.3 Menentukan waktu Siswa dapat membubut benda yang tidak silindris
pemotongan PG 21
Siswa dapat mengetahui kecepatan pemotongan
PG 23

1 Menerangkan bentuk
standar rack gears miring
PG/U 18/1
3.13.2 Memilih peralatan Siswa dapat membaca ukuran penulisan ulir

yang dibutuhkan untuk Siswa dapat menggunakan alat penjepit benda yang
rack gears miring sudah halus PG 17
3.13.3 Menentukan urutan
proses pengefraisan rack gears
miring Siswa dapat menghitung kecepatan mesin frais/ speed PG/U 20/2

3.15.1 Menerangkan bentuk


standar roda gigi Siswa dapat menyebutkan cara Mengefrais PG/U 22/3
konis/payung

3.15.2 Menerangkan urutan


Siswa dapat menghitung diameter roda gigi PG 24
porses pembuatan roda gigi
Menerapkan prosedur teknik konis/payung Siswa dapat menghitung modul roda gigi PG/U 25,26/
pengefraisan benda kerja rack 4
Siswa dapat menghitung putaran engkol pembagi
gears miring
dengan perhitungan langsung 28/5
PG/U
Siswa dapat menentukan putaran engkol pembagi 29
dengan pembagian sederhana PG
30
Siswa dapat menentukan penggeseran antar gigi PG

Anda mungkin juga menyukai