Anda di halaman 1dari 7

NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL DITINJAU DARI BODY MEKANIK

DAN PARITAS DI DESA KETANEN KECAMATAN PANCENG


KABUPATEN GRESIK

Faizatul Ummah

…………......……….…… …… . .….ABSTRAK …… … ......………. …… …… . .….


Nyeri punggung merupakan masalah umum yang sering terjadi pada ibu hamil. Nyeri punggung
merupakan nyeri yang dirasakan pada area vertebra, terutama timbul akibat peregangan berlebihan
atau kelelahan serta membungkuk, mengangkat atau berjalan berlebihan. Nyeri bisa bersifat ringan
sampai berat hingga mengganggu aktivitas ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
hubungan pola aktivitas dan paritas dengan kejadian nyeri punggung pada ibu hamil di Desa
Ketanen Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik.
Desain penelitian ini analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian
adalah ibu hamil di dusun Sono desa Ketanen Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik pada tahun
2012 berjumlah 32 orang, sampel diambil dengan tehnik simple random sampling berjumlah 30
orang. Variabel independent yaitu body menkanik dan paritas, sedangkan variabel dependent yaitu
nyeri punggung. Instrument pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis
menggunakan model Regresi Linier Ganda dengan tingkat kemaknaan 0.05 .
Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan dan secara statistik signifikan antara body mekanik
dengan nyeri punggung. Setiap peningkatan satu skor body mekanik akan menurunkan kejadian
nyeri punggung pada ibu hamil sebesar 0.02 (b= -0.02;CI 95%: -0.037 hingga -0.003; p=0.021) dan
ada hubungan antara paritas dengan kejadian nyeri punggung pada ibu hamil, meskipun secara
statistik tidak signifikan. Setiap peningkatan 1 skor paritas (jumlah kehamilan) akan meningkatkan
kejadian nyeri punggung sebesar 0.03 (b= -0.03;CI 95%: -0.168 hingga 0.224; p=0.770). Kedua
variabel ( body mekanik dan paritas) secara bersama-sama atau simultan berhubungan secara
signifikan terhadap kejadian nyeri punggung pada kehamilan (p=0.004)
Oleh karena itu petugas kesehatan terutama bidan agar memberikan edukasi tentang body mekanik
yang baik terutama bagi ibu multigravida agar dapat menjalani kehamilannya dengan nyaman.

Keywords: Pola Aktivitas, Paritas, Nyeri Punggung

PENDAHULUAN. …… . … … punggung yang signifikan (Diane M Fraser.


2009).
Selama kehamilan, wanita akan Hasil survei awal yang dilakukan di
mengalami perubahan baik secara anatomi, Dusun Sono Desa Ketanen Kecamatan
fisiologi maupun psikologi sehingga Panceng Kabupaten Gresik pada bulan
menyebabkan ketidaknyamanan selama Oktober 2011 didapatkan 10 dari ibu hamil
kehamilan. Salah satu ketidaknyamanan yang baik primigravida maupun multigravida, 8
sering dialami ibu hamil adalah nyeri ibu hamil (80%) mengalami nyeri punggung
punggung ( Varney,dkk. 2006). dan sebagian kecil 2 (20%) ibu hamil tidak
Nyeri punggung dan nyeri pelvis mengalami nyeri punggung.
merupakan masalah yang sering terjadi Perubahan yang terjadi pada rahim
selama kehamilan. Mantle et al (1977) dan wanita hamil adalah pertambahan berat dan
Ostgaard (1997) mengemukana bahwa 50% pembesaran rahim yang terjadi karena
ibu hamil yang disurvey di Inggris dan adanya kombinasi antara hipertrofi atau
Skandinavia dilaporkan menderita nyeri peningkatan ukuran sel dan pengaruh

SURYA 32 Vol.03, No. XIII, Desember 2012


Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Ditinjau dari Body Mekanik dan Paritas
Di Desa Ketanen Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik

mekanis tekanan interior terhadap dinding berdiri tetapi dilakukan dengan berdiri dalam
rahim seiring perkembangan janin didalam waktu yang lama, termasuk jika ibu hamil
kandungan. Sejalan dengan bertambahnya harus mengangkat objek berat maka terjadi
berat badan secara bertahap selama tegangan pada otot panggul, semua gerakan
kehamilan dan semakin membesarnya ukuran berputar sambil mengangkat merupakan
rahim menyebabkan postur tubuh dan cara gerakan yang berbahaya dan tidak boleh
berjalan wanita berubah secara menyolok. dilakukan ( Diane M Fraser. 2009 ).
Jika ibu hamil tidak memberi perhatian Masalah memburuk jika ternyata
penuh terhadap postur tubuhnya maka ia otot-otot wanita tersebut lemah sehingga
akan berjalan dengan ayunan tubuh gagal menopang uterus atau rahim yang
kebelakang akibat peningkatan lordosis. membesar. Tanpa sokongan, uterus akan
Lengkung ini kemudian akan meregangkan mengendur, kondisi yang membuat lengkung
otot punggung dan menimbulkan rasa nyeri. punggung semakin memanjang. Kelemahan
Sedang perubahan pada payudara yaitu otot abdoment lebih umum terjadi pada
terjadi peningkatan ukuran payudara, akan wanita grand multipara yang tidak
menyebabkan payudara menjadi berat dan melakukan latihan. Para wanita primigravida
mengakibatkan nyeri punggung bagian atas biasanya memiliki otot abdoment yang
(Varney. 2006). Orvieto dkk melaporkan sangat baik karena otot tersebut belum
bahwa nyeri punggung meningkat seiring pernah mengalami peregangan sebelumnya.
usia kehamilan. ( Cunningham. 2005 ). Dengan demikian, keparahan nyeri punggung
Secara umum, nyeri punggung yang bagian bawah biasanya meningkat seiring
terjadi pada ibu hamil dipengaruhi oleh paritas (Varney.2007). Selain faktor diatas,
beberapa faktor yaitu perubahan postur tubuh risiko nyeri punggung pada kehamilan
selama kehamilan, hal ini sejalan dengan meningkat pada wanita yang sebelumnya
bertambahnya berat badan secara bertahap mengalami nyeri punggung dan kegemukan.
selama kehamilan dan redistribusi Terdapat beberapa langkah
pemusatan, pengaruh hormonal pada struktur sederhana yang dapat dianjurkan oleh bidan
ligamen, pusat gravitasi tubuh bergeser kepada ibu untuk mengurangi nyeri
kedepan dan jika dikombinasikan dengan punggung, seperti mempertahankan postur
peregangan otot abdoment yang lemah, hal yang baik, dengan memperhatikan
ini sering mengakibatkan lekukan pada mekanisme tubuh yang baik terutama saat
tulang lumbal yang disertai pembulatan pada mengangkat benda, melakukan latihan
bahu serta dagu yang menggantung, ada tranversus serta latihan menengadakan pelvis
kecenderungan bagi otot punggung untuk dalam posisi berdiri, duduk dan berbaring,
memendek jika otot abdoment meregang tidak berdiri terlalu lama. (Diane M Fraser.
sehingga dapat menyebabkan 2009), menggunakan BH yang pas dan
ketidakseimbangan otot disekitar pelvis, dan menopang, menghindari pekerjaan yang
tegangan tambahan dapat dirasakan diatas tingginya tidak mengenakkan dan
ligament tersebut. Akibatnya adalah nyeri menggunakan bantal pada waktu tidur untuk
punggung yang biasanya berasal dari meluruskan punggung (DepKes RI. 2003).
sakroiliaka atau lumbal, dan dapat menjadi
gangguan punggung jangka panjang jika METODE PENELITIAN.… … .…
keseimbangan otot dan stabilitas pelvis tidak Desain penelitian ini menggunakan analitik
dipulihkan setelah melahirkan, aktivitas observasional dengan pendekatan cross
selama kehamilan juga menjadi faktor sectional. Populasi penelitian adalah ibu
terjadinya nyeri punggung selama kehamilan, hamil di dusun Sono desa Ketanen
banyak tugas rumah tangga seperti Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik pada
menyetrika atau menyiapkan makanan yang tahun 2012 berjumlah 32 orang, sampel
dapat dilakukan dalam posisi duduk, bukan diambil dengan tehnik simple random
SURYA 33 Vol.03, No. XIII, Desember 2012
Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Ditinjau dari Body Mekanik dan Paritas
Di Desa Ketanen Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik

sampling berjumlah 30 orang. Variabel 3) Karakteristik Subyek Penelitian


independent yaitu body mekanik dan paritas, Berdasarkan Pekerjaan
sedangkan variabel dependent yaitu nyeri Tabel 3. Distribusi Frekuensi Karakteristik
punggung. Instrument pengumpulan data Subyek Penelitian Berdasarkan
menggunakan kuesioner. Data dianalisis Pekerjaan di desa Ketanen
menggunakan model Regresi Linier Ganda Kecamatan Panceng Kabupaten
dengan tingkat kemaknaan 0.05 . Gresik Tahun 2012
No. Pekerjaan Frekuensi Persentase
HASIL .PENELITIAN … 1. Tdk kerja 21 70.0
1. Karakteristik Subyek Penelitian 2. Petani 2 6.7
1) Karakteristik Subyek Penelitian 3. Wiraswasta 1 3.3
Berdasarkan Umur 4. PNS 0 0.0
Tabel 1. Distribusi Frekuensi Karakteristik 5 Swasta 6 20.0
Subyek Penelitian Berdasarkan Jumlah 40 100
Umur di desa Ketanen Kecamatan Dari tabel 3 dapat disimpulkan
Panceng Kabupaten Gresik Tahun bahwa sebagian besar subyek penelitian ini
2012 tidak bekerja atau sebagai ibu rumah tangga
No. Umur Frekuensi Persentase yaitu 21 orang atau 70.0%.
1. < 20 thn 5 16.7
2. 20 – 35 thn 24 80.0 2. Deskripsi Data
3. >35 thn 1 3.3 1) Kejadian Nyeri Punggung
Jumlah 30 100 Tabel 4 Kejadian Nyeri Punggung Ibu
Dari tabel 1 dapat dilihat bahwa Hamil di desa Ketanen Kecamatan
hampir seluruh subyek yang diteliti berusia Panceng Kabupaten Gresik Tahun
antara 20-35 thn sejumlah 24 orang atau 80%. 2012
No. Nyeri Frekuensi Persen
2) Karakteristik Subyek Penelitian Punggung tase
Berdasarkan Pendidikan 1. Nyeri 15 50
Tabel 2. Distribusi Frekuensi Karakteristik 2. Tidak Nyeri 15 50
Subyek Penelitian Berdasarkan Jumlah 30 100
Pendidikan di desa Ketanen
Kecamatan Panceng Kabupaten Dari tabel 4 dapat dilihat bahwa
Gresik Tahun 2012 separoh dari ibu hamil mengalami nyeri
No. Pendidikan Frekuensi Persentase punggung, yaitu 15 orang atau 50%.
1. SD/sederajat 0 0.0
2. SMP/sederajat 6 20.0 2) Body Mekanik
3. SMA/sederajat 21 70.0 Secara deskrptif, variabel body
4. PT 3 10.0 mekanik dikategorikan menjadi baik dan
Jumlah 40 100 tidak baik berdasarkan nilai rata-rata (mean),
Dari tabel 2 dapat disimpulkan bahwa dikategorikan baik jika jumlah skor > mean.
sebagian besar subyek penelitian adalah Namun, dalam analisis menggunakan data
berpendidikan SMA yaitu 21 orang atau 70% kontinu atau numerik.

SURYA 34 Vol.03, No. XIII, Desember 2012


Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Ditinjau dari Body Mekanik dan Paritas
Di Desa Ketanen Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik

Tabel 5 Body Mekanik atau mekanika Tabel 7 Hasil Analisis Regresi Linier
tubuh Ibu Hamil di desa Ketanen tentang Hubungan Body Mekanik
Kecamatan Panceng Kabupaten dan Paritas dengan Nyeri Punggung
Gresik Tahun 2012 pada Ibu Hamil di desa Ketanen
No Body Frekuensi Persen Kecamatan Panceng Kabupaten
Mekanik tase Gresik Tahun 2012.
1. Baik 18 60 Var.inde Koef. CI95%
2. Tidak Baik 12 40 Penden Reg B Upper Lower p
Jumlah 30 100 Konstan 1.461 2.469 .510 .004
Dari tabel 5 dapat dilihat bahwa Body -.020 -.003 -.037 .021
sebagian besar ibu hamil memiliki body mek
mekanik yang baik. Paritas .028 .224 -.168 .770
N Observasi = 30
3) Paritas Adjusted R² = 14.1%
Secara deskrIptif, variabel paritas P =0.004
dikategorikan menjadi primi, multi, dan F= 3.379 ( Sig= 0.049)
grandemultigravida. Namun, data dianalisis
menggunakan data kontinu atau numerik. Dari tabel 7 diatas dapat dijelaskan
bahwa:
Tabel 6 Paritas ibu hamil berdasarkan 1. Setiap peningkatan 1 skor body mekanik
jumlah kehamilan di desa Ketanen akan meurunkan kejadian nyeri punggung
Kecamatan Panceng Kabupaten sebesar 0.02 dan hubungan tersebut secara
Gresik Tahun 2012 statistik signifikan (b= -0.02;CI 95%:-
No Hamil ke Frekuen Persen 0.037 hingga -0.003; p= 0.021).
si tase 2. Setiap peningkatan 1 skor jumlah
1. 1 (primi) 4 13.3 kehamilan (paritas) akan meningkatkan
2. 2-3(multi) 23 76.7 risiko kejadian nyeri punggung sebesar
3. > 4(grande) 3 10.0 0.03 dan hubungan tersebut secara
Jumlah 30 100 statistik tidak signifikan (b= -0.03;CI 95%:
Berdasarkan tabel 6 didapatkan -0.168 hingga 0.224; p= 0.770).
bahwa sebagian ibu hamil yang kedua dan 3. Adjusted R² = 14.1% mengandung arti
ketiga (multigravida), yaitu 23 orang atau bahwa variabel body mekanik dan paritas
76.7% mampu menjelaskan variasi nyeri
punggung pada ibu hamil sebesar 14.1%,
3.Hasil Analisis Data dan hasil uji p menunjukkan kedua
Hasil analisis regresi linier dengan variabel tersebut berhubungan secara
bantuan perangkat lunak computer program signifikan (p= 0.049).
Statistical Product and Service Solution
( SPSS ) 17.0 for window dengan nilai PEMBAHASAN .… .…
kemaknaan 0.05 didapatkan seperti pada 1. Hubungan Body Mekanik dengan
tabel berikut: Kejadian Nyeri Punggung pada
Ibu Hamil.
Hasil analisis dengan model regresi
linier menunjukkan ada hubungan yang
secara statistik signifikan antara body
mekanik dengan kejadian nyeri punggung
pada ibu hamil. Semakin baik body mekanik
ibu hamil, kejadian nyeri punggung akan
semakin turun.
SURYA 35 Vol.03, No. XIII, Desember 2012
Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Ditinjau dari Body Mekanik dan Paritas
Di Desa Ketanen Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik

Mekanika tubuh merupakan suatu usaha abdoment meregang sehingga dapat


mengkoordinasikan sistem muskuloskeletal menyebabkan ketidakseimbangan otot
dan sistem saraf dalam mempertahankan disekitar pelvis, dan tegangan tambahan
keseimbangan, postur, dan kesejajaran tubuh dapat dirasakan diatas ligament tersebut.
selama mengangkat, membungkuk, bergerak, Akibatnya adalah nyeri punggung yang
dan melakukan aktivitas sehari-hari (Potter, biasanya berasal dari sakroiliaka atau lumbal,
Patricia A.2006). Penggunaan mekanika dan dapat menjadi gangguan punggung
tubuh yang tepat akan memfasilitasi jangka panjang jika keseimbangan otot dan
pergerakan tubuh, yang memungkinkan stabilitas pelvis tidak dipulihkan setelah
mobilisasi fisik tanpa terjadi ketegangan otot melahirkan. Untuk itu pengaturan body
dan penggunaan energi otot yang berlebihan. mekanik untuk mempertahankan postur
Oleh karena itu, penggunaan mekanika tubuh tubuh yang tepat ketika mengangkat benda,
yang tepat dapat mengurangi cedera membungkuk, bergerak dan melakukan
muskuluskeletal , sebaliknya penggunaan aktivitas selama kehamilan menjadi faktor
mekanika tubuh yang tidak tepat akan penting untuk mencegah dan mengatasi
meningkatkan risiko cedera muskuloskeletal terjadinya nyeri punggung selama kehamilan.
termasuk daerah vertebra yang akan Banyak tugas rumah tangga seperti
menyebabkan nyeri punggung atau nyeri menyetrika atau menyiapkan makanan yang
tulang belakang. dapat dilakukan dalam posisi duduk, bukan
Pada masa kehamilan, rahim wanita berdiri tetapi dilakukan dengan berdiri dalam
akan mengalami pertambahan berat dan waktu yang lama, termasuk jika ibu hamil
pembesaran karena adanya hipertrofi atau harus mengangkat objek berat maka terjadi
peningkatan ukuran sel dan pengaruh tegangan pada otot panggul, semua gerakan
mekanis tekanan interior terhadap dinding berputar sambil mengangkat merupakan
rahim seiring perkembangan janin didalam gerakan yang berbahaya dan tidak boleh
kandungan. Sejalan dengan bertambahnya dilakukan ( Diane, M Fraser. 2009 ).
berat badan secara bertahap selama
kehamilan dan semakin membesarnya ukuran 2. Hubungan Paritas dengan Kejadian
rahim menyebabkan postur tubuh dan cara Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil.
berjalan wanita berubah secara menyolok. Hasil analisis dengan model regresi
Jika ibu hamil tidak memberi perhatian linier menunjukkan ada hubungan antara
penuh terhadap postur tubuhnya maka ia paritas dengan kejadian nyeri punggung pada
akan berjalan dengan ayunan tubuh ibu hamil, meskipun secara statistik tidak
kebelakang akibat peningkatan lordosis. signifikan. Semakin tinggi paritas (jumlah
Lengkung ini kemudian akan meregangkan kehamilan), risiko kejadian nyeri punggung
otot punggung dan menimbulkan rasa nyeri. akan semakin meningkat .
Peningkatan ukuran payudara, yang akan Perubahan secara anatomis dan
menyebabkan payudara menjadi berat dan fisiologis yang terjadi selama kehamilan,
mengakibatkan nyeri punggung bagian atas tidak sepenuhnya bisa dipulihkan setelah
(Varney. 2006). masa kehamilan dan persalinan ini selesai.
Dengan adanya perubahan postur Bahkan beberapa perubahan yang terjadi
tubuh selama kehamilan dan redistribusi akan menetap, seperti munculnya striae
pemusatan gravitasi yang bergeser ke depan, gravidarum. Demikian halnya dengan
serta pengaruh hormonal pada struktur perubahan pada muskuluskeletal, tonus otot
ligamen, hal ini sering mengakibatkan yang mengalami peregangan pada kehamilan
lekukan pada tulang lumbal yang disertai sebelumnya tidak bisa pulih seperti sebelum
pembulatan pada bahu serta dagu yang kehamilan, terutama jika setelah masa
menggantung, ada kecenderungan bagi otot melahirkan tidak melakukan latihan fisik
punggung untuk memendek jika otot
SURYA 36 Vol.03, No. XIII, Desember 2012
Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Ditinjau dari Body Mekanik dan Paritas
Di Desa Ketanen Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik

yang tepat. Akibatnya otot-otot uterus dan multigravida karena adanya kelemahan otot-
abdomen akan mengendur. otot abdomen sehingga gagal menopang
Otot-otot abdomen wanita yang uterus. Hal ini akan menyebabkan uterus
lemah sehingga gagal menopang uterus yang mengendur dan lengkung pungung semakin
membesar menyebabkan uterus akan memanjang.
mengendur, yang membuat lengkung Dengan demikian, apabila kedua
punggung semakin memanjang variabel ini bergabung yakni body mekanik
(Varney.2007). Hal ini akan meningkatkan yang tidak baik dan paritas yang tinggi maka
risiko nyeri punggung. Kelemahan otot kejadian nyeri punggung akan semakin
oabdomen lebih umum terjadi pada wanita meningkat. Sebaliknya jika ibu hamil ini baru
yang terlalu sering hamil (grand multipara) pertama kali hamil (primigravida) dan
yang tidak melakukan latihan untuk menggunakan body mekanik yang tepat,
mengembalikan tonus otot abdomennya tiap maka risiko nyeri punggung semakin rendah.
kali selesai melahirkan. Dengan demikian, Oleh karena itu penggunaan body
keparahan nyeri punggung bagian bawah mekanik yang tepat selama kehamilan
biasanya meningkat seiring paritas. maupun diluar kehamilan sangatlah penting
untuk menjamin fungsi dan anatomis
3. Hubungan Body Mekanik dan Paritas muskuloskeletal yang baik sehingga kejadian
dengan Kejadian Nyeri Punggung Pada nyeri punggung dapat dicegah. Selain itu
Ibu Hamil. latihan fisik yang tepat selama kehamilan dan
Hasil analisis dengan uji F pasca melahirkan sangat penting untuk
menunjukkan bahwa kedua variabel (body mempertahankan tonut otot .
mekanik dan paritas) secara bersama-sama
berhubungan secara signifikan terhadap KESIMPULAN DAN SARAN. …
kejadian nyeri punggung pada ibu hamil Kesimpulan dari hasil penelitian ini
(p=0.049). adalah:
Terdapat beberapa faktor yang 1. Ada hubungan yang signifikan antara
mempengaruhi terjadinya nyeri punggung body mekanik dengan kejadian nyeri
pada ibu hamil, yaitu penggunaan body pungggung pada kehamilan ( p= 0.021).
mekanik, paritas, pertambahan berat badan Body mekanik yang baik akan
dan kegemukan, serta riwayat nyeri menurunkan kejadian nyeri punggung.
punggung sebelumnya. 2. Ada hubungan antara paritas dengan
Secara fisiologis, perubahan yang kejadian nyeri punggung pada kehamilan
mencolok terjadi pada ibu hamil adalah dan secara statistik tidak signifikan. (p=
pembesaran dan bertambahnya berat rahin 0.770). Paritas yang tinggi akan
yang menyebabkan pusat gravitasi tubuh meningkatkan risiko kejadian nyeri
bergeser ke depan sehingga postur tubuh punggung.
menjadi lordosis dan tulang belakang akan 3. Kedua variabel (body mekanik dan paritas)
mendapatkan beban yang berat. Adanya secara bersama-sama atau simultan
perubahan ini, tubuh harus mempertahankan berhubungan secara signifikan dengan
keseimbangan dengan penggunaan body kejadian nyeri punggung pada kehamilan
mekanik yang tepat. Apabila wanita hamil (p= 0.049) dan kedua variabel tersebut
tidak menggunakan body mekanik yang tepat mampu menjelaskan variasi kejadian
maka cedera muskuloskeletal pada daerah nyeri punggung sebesar 14.1%.
vertebra atau tulang belakang akan Dengan melihat kesimpulan hasil
meningkat, yang akan meningkatkan nyeri penelitian diatas, maka disarankan setiap
punggung. Nyeri punggung ini terutama akan petugas kesehatan untuk meningkatkan
meningkat pada ibu yang sudah pernah hamil pendidikan kesehatan kepada ibu hamil
(multigravida) terlebih pada grande tentang penggunaan body mekanik dan
SURYA 37 Vol.03, No. XIII, Desember 2012
Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Ditinjau dari Body Mekanik dan Paritas
Di Desa Ketanen Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik

latihan fisik yang tepat untuk perawatan Nursalam. 2008. Konsep dan penerapan
punggung agar kejadian nyeri punggung Metode Penelitian Ilmu Keperawatan,
dapat dicegah atau diminimalisasikan. Jakarta: Salemba medika.
. Nyeri punggung bagian bawah (2005).
. . .DAFTAR PUSTAKA . . . http://www.medika iwaliaka.go.id.
26 oktober 2011. Jam 09:26 WIB.
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur
Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Potter, Patricia A. 2006. Buku Ajar
Jakarta: Rineka Cipta. Fundamental Keperawatan; Vol 1,
Ed 4. Jakarta: EGC.
Bobak. 2004. Buku Ajar Keperawatan
Maternitas; Edisi.4. Jakarta: EGC. Saifuddin, Abdul Bari. 2007. Buku Acuan
Nasional Pelayanan Kesehatan
Depkes RI. 2003. Buku 2 Asuhan Antenatal. Maternal dan Neonatal; Ed.1, Cet.4.
Jakarta : JHPIEGO Jakarta: Yayasan Bina Pustaka
Diane M, Fraser. 2009. Buku Ajar Bidan Sarwono Prawirohardjo.
Myles. Jakarta : EGC Saminem, Hajjah. 2006. Kehamilan Normal.
Farrer, Helen. 2001. Perawatan Maternitas EGC.
Ed. 2. Jakarta: EGC. Smelzer,suzanne C.2001. Keperawatan
F. Gary cunningham .2005. Obstetri Williams; Medikel Bedah.Jakarta : EGC
Vol 1 Ed. 21. Jakarta: EGC Sugiyono. 2006. Statistik Untuk Penelitian.
Helen, Varney. 2006. Buku Ajar Asuhan Bandung: Al Fabeta
Kebidanan; Volume 1. Jakarta: EGC. Sulistyawati. 2009. Asuhan Kebidanan Pada
Henderson,2006.. Asuhan Keperawatan Pada Masa Kehamilan. Jakarta: Salemba
Klien Dengan Gangguan Pemenuhan Medika.
Kebutuhan Rasa Nyeri. Walsh, Linda V. 2007. Buku Ajar Kebidanan
Hidayat, A. Alimul Azis. 2010. Metode Komunitas. Jakarta: EGC.
Penelitian Kebidanan dan Teknik Wiknjosastro, Hanifa. 2006. Ilmu Kebidanan.
Analisis Data. Jakarta: Salemba Jakarta: Yayasan Bina Pustaka
Medika. Sarwono Prawiroharjo
Jimenez, sherry LM. 2000. Kehamilan yang
menyenangkan. Jakarta : Arcan.
Kusmiyati, Y.2009. Perawatan Ibu Hamil.
Yogyakarta: Fitramaya.
Manuaba, Ida Bagus Gde. 2007. Pengantar
Kuliah Obstetri. Jakarta: EGC.
Notoatmodjo, Soekidjo. 2003. Pendidikan
dan Perilaku Kesehatan. Jakarta:
Rineka Cipta.
Notoadmojo, Soekidjo. 2005. Metode
Penelitian kesehatan. Jakarta: PT
Rineka Cipta.

SURYA 38 Vol.03, No. XIII, Desember 2012