Anda di halaman 1dari 2

2.

1 Definisi dan Pengertian

2.1.1 Definisi Radiasi

Radiasi adalah pancaran energi melalui suatu materi atau ruang dalam bentuk panas, partikel atau
gelombang elektromagnetik/cahaya (foton) dari sumber radiasi.

Ditinjau dari massanya, radiasi dapat dibagi menjadi radiasi elektromagnetik dan radiasi partikel. Radiasi
elektromagnetik adalah radiasi yang tidak memiliki massa. Radiasi ini terdiri dari gelombang radio,
gelombang mikro, inframerah, cahaya tampak, sinar-X, sinar gamma dan sinar kosmik. Radiasi partikel
adalah radiasi berupa partikel yang memiliki massa, misalnya partikel beta, alfa dan neutron.

Jika ditinjau dari "muatan listrik"nya, radiasi dapat dibagi menjadi radiasi pengion dan radiasi non-
pengion. Radiasi pengion adalah radiasi yang apabila menumbuk atau menabrak sesuatu, akan muncul
partikel bermuatan listrik yang disebut ion. Peristiwa terjadinya ion ini disebut ionisasi. Ion ini kemudian
akan menimbulkan efek atau pengaruh pada bahan, termasuk benda hidup. Radiasi pengion disebut
juga radiasi atom atau radiasi nuklir. Termasuk ke dalam radiasi pengion adalah sinar-X, sinar gamma,
sinar kosmik, serta partikel beta, alfa dan neutron. Partikel beta, alfa dan neutron dapat menimbulkan
ionisasi secara langsung. Meskipun tidak memiliki massa dan muatan listrik, sinar-X, sinar gamma dan
sinar kosmik juga termasuk ke dalam radiasi pengion karena dapat menimbulkan ionisasi secara tidak
langsung. Radiasi non-pengion adalah radiasi yang tidak dapat menimbulkan ionisasi. Termasuk ke
dalam radiasi non-pengion adalah gelombang radio, gelombang mikro, inframerah, cahaya tampak dan
ultraviolet. (http://www.batan.go.id/pusdiklat/elearning/proteksiradiasi/pengenalan_radiasi/1-1.htm)
2.1.2 Ionisasi

ionisasi merupakan proses fisik mengubah atom atau molekul menjadi ion dengan menambahkan atau
mengurangi partikel yang bermuatan seperti elektron atau yang lainnya. Proses ionisasi muatan positif
ke negatif sebenarnya sedikit berbeda. Ion bermuatan positif di dapat ketika elektron yang terikat pada
atom atau molekul menyerap energi yang cukup agar dapat lepas dari potensial listrik yang
mengikatnya. Energi yang dibutuhkan tersebut dinamakan sebagai potesial ionisasi. Sedangkan ion yang
bermuatan negatif di dapat ketika elektron bebas bertabrakan dengan atom dan terperangkap di dalam
kulit atom dengan potensial listrik tertentu. Ionisasi sendiri terdiri dari dua tipe, yaitu ionisasi sekuensial
dan ionisasi non sekuensial.