Anda di halaman 1dari 2

HEPATITIS B

: 440/0162/SOP-
No. Dokumen UKP/PKM-
SDJ/2016
SOP No. Revisi : 00
Tanggal :
9 Agustus 2016
Terbit
Halaman : 1/3
PUSKESMAS dr. Radianti Bulan M Tobing
SINDANG JAYA NIP. 19780325 200604 2 007

Hepatitis B adalah virus yang menyerang hati, masuk melalui darah


1. Pengertian
ataupun cairan tubuh dari seseorang yang terinfeksi seperti halnya
virus HIV. Infeksi hepatitis B dapat berupa keadaan yang akut dengan
gejala yang berlangsung kurang dari 6 bulan. Apabila perjalanan
penyakit berlangsung lebih dari 6 bulan maka kita sebut sebagai
hepatitis kronik.
2. Tujuan Acuan petugas dalam mendiagnosa pasien.

3. Kebijakan Keputusan kepala Puskesmas Sindang Jaya Nomor: 440/062/PKM-


SDJ-2016 tentang layanan klinis.

4. Referensi Panduan praktik klinis bagi dokter di fasilitas pelayanan kesehatan


primer Edisi 1 Tahun 2013.
A. Anamnesis
5. Prosedur
a. Umumnya tidak menimbulkan gejala terutama pada
anak-anak.
b. Gejala baru timbul apabila seseorang telah terinfeksi
selama 6 minggu, antara lain:
i. Gangguan gastrointestinal, seperti : malaise,
anoreksia, mual dan muntah.
ii. Gejala flu : batuk, fotofobia, sakit kepala, mialgia.
iii. Gejala prodromal seperti diatas akan menghilang
pada saat timbul kuning, tetapi keluhan
anoreksia, malaise, dan kelemahan dapat
menetap.
B. Pemeriksaan Fisik
a. Konjungtiva ikterus
b. Pembesaran dan sedikit nyeri tekan pada hati,
c. Splenomegali dan limfadenopati pada 15-20% pasien.
C. Penatalaksanaan
a. Asupan kalori dan cairan yang adekuat
b. Tirah baring
c. Tata laksana Farmakologi sesuai dengan gejala yang
dirasakan oleh pasien:
i. Antipiretik bila demam; paracetamol
3x500mg/hari. Apabila ada keluhan
gastrointestinal, seperti:
1. Mual : Antiemetik seperti Metoklopropamid
3x10 mg/hari atau Domperidon
3x10mg/hari.
2. Perut perih dan kembung : H2 Bloker
(Simetidin 3x200 mg/hari atau Ranitidin 2x

1/3
150mg/hari) atau Proton Pump Inhibitor
(Omeprazol 1 x 20 mg/hari).

D. Bagan Alir
Anamnesis
Gangguan gastrointestinal, seperti : malaise, anoreksia,
mual dan muntah. Gejala flu : batuk, fotofobia, sakit kepala,
mialgia.

Pemeriksaan Fisik
Konjungtiva ikterus Pembesaran dan sedikit nyeri tekan
pada hati, splenomegali dan limfadenopati pada 15-20%
pasien.
,

Penatalaksanaan
Asupan kalori dan cairan yang adekuat, tirah baring, tata
laksana Farmakologi sesuai dengan gejala yang dirasakan
oleh pasien:
Antipiretik bila demam; paracetamol 3x500mg/hari.

1. Konseling dan Edukasi


a. Pada hepatitis B kronis karena pengobatan cukup lama,
keluarga ikut mendukung pasien agar teratur minum
E. Hal – hal yang obat.
b. Pada fase akut, keluarga ikut menjaga
perlu
asupankaloridancairan yang adekuat, dan membatasi
diperhatikan aktivitasfisik pasien.
c. Pencegahan penularan pada anggota keluarga dengan
modifikasi pola hidup untuk pencegahan transmisi, dan
imunisasi.
F. Unit Terkait Poli umum, poli anak, poli remaja, poli santun lansia.

G. Dokumen Terkait Rekam Medis dan SOP Hepatitis B

H. Rekaman
Tanggal Mulai
Historis No Yang Berubah Isi Perubahan
Diberlakukan
Perubahan

2/3