Anda di halaman 1dari 116

Welcome to 777E OHT Operator Training

May 2017
Document Confidentiality Level:
Introduction :

Nama : Juhandri

Perusahaan : PT. Trakindo Utama – Tanjung

Jabatan : Operator Trainer

Tempat Tgl Lahir : Belitung, 27 Februari 1978

Domisili : Murung Pudak, Tanjung Kal-Sel


777E OHT Operator Training
Tujuan pembelajaran

Setelah mengikuti training ini semua peserta mempunyai


kontribusi yang tinggi terhadap perusahaan dalam
pengoperasian mesin, sehingga produksi yang tinggi dapat
tercapai, dengan di dukung oleh peralatan berat Caterpillar.
Alasan pembelajaran

Sebagai seorang operator harus bisa mengoperasikan mesin


dengan baik dan benar sesuai dengan prosedur
pengoperasian Caterpillar.
Metode pembelajaran

• Presentasi topik
• Pertanyaan terbuka
• Praktek
• Post test minimum 80% untuk kelulusan
Hasil pembelajaran

• Dapat mengidentifikasi persyaratan keselamatan kerja bagi pribadi,


mesin & site
• Dapat melakukan pemeriksaan keliling pada mesin sesuai prosedur.
• Dapat mengidentifikasi dan menjelaskan lokasi komponen utama
pada engine & mesin.
• Dapat mengidentifikasi operator controls, gauges, indicators, and
monitoring system functions
• Dapat melakukan pre-operational start-up and shutdown procedures
• Dapat mengoperasikan Off-highway truck dengan benar.
Training Agenda

Day-1
• Opening
• Introduction
• Pre-test
• Materi & praktek

Day-2
• Materi & praktek

Day-3
• Praktek
• kesimpulan
• Post-test
• Closing
PRE-TEST
Pokok bahasan
 Safety/Keselamatan Kerja
 Dasar-dasar Mengenal Symbol
 Walkaround Inspection
 Operator Station
 Monitoring System
 Operation System
 Machine Operation
Topik 1

Safety/ keselamatan kerja


Tiga Masalah Pokok Penyebab
Kecelakaan

 The Machine

 The Conditions

 The HUMAN ELEMENT ( 80% )


I M SA F E
• I Illness
• M Medication
• S Stress
• A Alkohol
• F Fatigue
• E Eating
Personal Safety Overview

• Mengetahui features dan


perlengkapan safety pada
machine
• Mengetahui lokasi & fungsi
dari semua warning
indicators & systems
• Membaca dan mengikuti
OMM untuk setiap
pengoperasian machine
Personal Safety
Safety adalah tanggung jawab Anda!

Peringatan adalah bagian terbesar dalam safety

Setiap shortcut akan bertemu dengan Cidera/Kerugian

Selalu Waspada!
Fluid Penetration

 Jangan memegang hydraulic


hose yg sedang bocor

 Gunakan alat pelindung


papan / karton

 Jika terjadi semburan


tekanan oli segera bawa
kebagian medis terdekat
Safety
DANGER TAGS
 SELALU LAKUKAN PENGECEKAN
TANDA BAHAYA ATAU TANDA DANGER
OUT OF SERVICE

 TAK SEORANG PUN DIPERBOLEHKAN


UNTUK MELEPAS TANDA PERINGATAN
KECUALI ORANG YANG
MEMASANGNYA

 TEMPAT TANDA PERINGATAN SESUAI


DENGAN ATURAN YANG SUDAH
DITETAPKAN
Keselamatan Kerja
 Gunakan Alat Pelindung Diri
 Helmed, Shoes, Glasses, Vest
 Pengecekan Keliling

 Gunakan Seat Belt saat beroperasi

 Bunyikan klakson sesuai procedure

 Mengerti system control & monitor


 Mengerti dengan rambu-rambu di
tambang
 Pengoperasian sesuai dengan
procedure
Personal Safety > Proper Clothing
• Hard hat Hard Hat
Safety Glasses

• Safety shoes
• Eye protection Safety Vest

• Face protection
• Heavy gloves
Heavy Gloves
• Reflector vests
• Ear protection
• Respirators
 Proper Clothing (No Loose Fitting Clothes, Jewelry, Etc..)

Safety Shoes
Safety Features Discussion

Sebutkan semua nama


Safety Features
Pada Off-highway Truck?
OHT Safety Features
• FOPS or ROPS • Brakes
• Seat belts • Fire extinguishers
• Back-up alarm • Warning labels
• Lights • Indicator lights and gauges
• Horn • Non-slip surfaces
• Guarding • Hand rails
• Shields • O&M Manual (One safe source)
• Mirrors
Basic procedure emergency situation

1). Berhentikan truk dengan aman diarea yang aman. Gunakan


retarder dan service brake untuk berhenti, dan secondary brake
jika di perlukan. Anda bisa menurunkan satu gear untuk
mengizinkan engine menyerap energi dan membuat truk
perlahan.

Suatu saat anda menghentikan dan memindahkan ke Neutral,


memposisikan parking brake dan mematikan engine.
Basic procedure emergency situation

2). Memanggil bantuan. Menghubungi service technician dan


menjelaskan problem sebaik mungkin yang anda ketahui.

3). Pada umumnya anda harus menunggu di kabin sampai


bantuan datang, di benarkan terutama jika di sana ada potensi
bahaya di sekitar truk yang tak terlihat. Bagaimanapun, jika disana
ada ancaman bahaya untuk keamanan anda didalam kabin, anda
harus menemukan jalan keluar yang aman, dan segera keluar.
Safety
MOUNTING DISMOUNTING
 Gunakan anak tangga untuk naik
dan turun mesin.
 Selalu menghadap kearah mesin

 Gunakan cara tiga titik tumpuan

 Jangan gunakan alat kontrol untuk


berpegangan
 Jangan melompat dari atas mesin
Topik 2

Dasar-dasar mengenal simbol


ISO Symbols > Primary Symbols

Engine Hydraulic Transmission Brake

Steering Fuel Electrical Electrical


ISO Symbols > Secondary Symbols

Oil - setetes oli bisa: di dalam atau di atas / bawah simbol

Coolant / water - simbol bisa di dalam atau di atas / bawah simbol

Temperature - thermometer bisa di dalam atau di luar simbol

Pressure - tanda panah bisa di dalam, di luar, mungkin satu atau dua panah

Flow - panah panjang berarti aliran


ISO Symbols > Secondary Symbols

Air – secara umum berarti udara

Park – secara umum berarti rem parkir

Filter - setiap garis putus-putus di dalam, di bawah, atau melalui simbol


menunjukkan Filter

Level – biasanya di bawah simbol

Level – biasanya di samping simbol


ISO Symbols > Building Symbols
Tips: Selalu melihat ke simbol primer yang pertama, kemudian melihat ke simbol yang
kedua yang terpasang atau sudah terdapat di simbol primer.

Engine Engine Transmission

Oil
Temperature

Coolant
Pressure Filter
Oil
Engine Oil Pressure Engine Coolant Transmission
Temperature Oil Filter
ISO Symbols > Filter Symbols

Transmission Power Train Hydraulic Oil


Oil Filter Oil Filter Filter

Engine Air
Filter Restriction
ISO Symbols > Power Train Symbols

Transmission Check Brake Parking


System Engine System Brake

Steering Engine Fuel Level


System Overspeed
ISO Symbols > Electrical Symbols

Electrical Alternator OFF ON START


System Engine Start Switch

Rear Lights Battery Battery Disconnect OFF


and Side Lights Disconnect Switch
ISO Symbols > Engine Symbols

Starting Aid – Air Inlet Glow Panel


or
Ether Heater Plugs Test Switch

Digital Service Hour


Tachometer Meter
Symbol Review

Engine Oil Pressure

Engine Air Filter Restriction

Parking Brake

Hydraulic Oil Temperature

Check Engine

Coolant Flow
Topik 3

Walkaround Inspection
MODEL OHT CATERPILLAR

773E 775F 777E 785C

789B 793C 797


Sebagai dasar kerja “AMAN & EFFECTIVE”
Walk – Around Inspection sebelum
mengoperasikan mesin
WALK AROUND INSPECTION

• WAVS camera (1)


• Air to Air AfterCooler (ATAAC)
cooling cores (2)
• Ground level engine shutdown
switch (3)
• Optional WorkSight® PreView®
object detection sensor (4)
• Remote switch panel (5)
• The engine lockout lamp (6)
• The machine lockout lamp (7)
• VIMS service lamp (8)
WALK AROUND INSPECTION

• 80 Amp main circuit breaker (1)


• Stairway access light switch (2)
• Engine lockout switch (3)
• Machine lockout switch (4)
• Battery disconnect switch (5)
• Auxiliary start receptacle (6)
WALK AROUND INSPECTION

A coolant level sight gauge (1)


The engine coolant fill cap (2) is
accessible through a door (3)
The engine oil dipstick (4) and fill
tube (5) are located in the engine
bay but are
accessible through a door (6) on the
platform
WALK AROUND INSPECTION

The steering oil tank (1), a fill


tube (2) and oil level sight gauge (3).
The steering case drain oil filter (4)
The steering oil S•O•S tap (5)
The air filter housings (6).
The engine air precleaners (7) and
engine air filter service
indicators (8)
WALK AROUND INSPECTION

The cover (1)


Engine oil dipstick (2)
Engine oil fill tube (3)
Windshield washer reservoir (4)
The batteries (5) are located below
a cover (6)
WALK AROUND INSPECTION

• Right hoist cylinder (1)


• Fast fill service center (2) (if
equipped)
• Fuel tank (3)
• Fuel level sender (4)
• Fuel tank breather (5)
• Fuel tank fill cap (6)
• Transmission charge oil filter (7),
S•O•S tap located on base of filter
• Engine oil filters (8)
• Secondary and tertiary fuel filters (9)
• Primary fuel filter (10)
WALK AROUND INSPECTION

• Front suspension cylinder (1)


• Air dryer (2)
• Torque converter oil filter (3)
• Parking brake release oil filter (4)
• Hoist cylinder (5)
• Hoist/torque converter/brake oil
tank (6)
• Transmission oil tank (7)
• Service/retarder brake air tank (8)
WALK AROUND INSPECTION

• Engine oil filters (1)


• Engine oil S•O•S tap (2)
• Engine coolant S•O•S tap (3)
• Secondary fuel filter (4)
• Tertiary fuel filter (5)
777E – Service convenience
Auto Fuel Priming

Water separator /
Fuel priming
WALK AROUND INSPECTION

• Backup alarm (1)


• Backup lamp (2)
• WAVS camera (3)
• Optional WorkSight PreView object
detection sensor (4)
• Rear struts (5)
• Rear brake pressure taps (6)
WALK AROUND INSPECTION

The hoist/torque converter/brake oil level


sight gauge (1) and the cold and warm
transmission oil level sight gauges (2)
The tanks. The hoist/torque
converter/brake oil fill cap (3) and
transmission oil and
fill cap (4)
WALK AROUND INSPECTION

Grease Line

Torque Converter

Tie Rod
WALK AROUND INSPECTION
Nut
Final Drive

1
2
Transmission
A Frame
WALK AROUND INSPECTION

1. Rock Ejector
2. Suspension

1 3. Safety Pin
3
6 4. Grease Line
4
2 5. Differential
5 6. Stabilizer
Topik 4

Operator Station
OPERATOR’S STATION

4-point harness (1), updated


transmission shift lever (2)
Cab service ports (3)
Fuse box (4)
Console switches (5)
Messenger display (6)
Retarder lever (7)
Steering wheel (8)
An optional cab fan (9)
777E Fuel saving strategy

Economy Mode
– Allows operator to choose instantly through a switch placed on the dashboard
– Engine power reduction of 10%
OPERATOR’S STATION

The instrument panel (1)


A LCD screen (2)
The optional Advisor display (3)
The key start switch (4)
The retarder lever (5)
The retarder lever valve (6)
the multifunction switch (7)
A telescopic/tilt steering
column adjustment lever (8)
The cigar lighter/12 volt power
receptacle (9) and the
front brake switch (10)
The secondary brake pedal (11)
The service brake pedal (12)
The throttle pedal (13)
OPERATOR’S STATION

• Headlight/parking
lights/taillights switch (1)
• Hazard lights switch (2)
• Panel dimmer switch (3)
• Temperature control switch (4)
• Fan speed switch (5)
• Air conditioning switch (6)
• Throttle lock switch (7)
• Optional fog lamp switch (8)
• Secondary steering switch (9)
• Optional Automatic Retarder
Control (ARC) switch (10)
OPERATOR’S STATION

The optional auto dipper switch (1)


The Traction Control System (TCS) test
switch (2)
An optional radio (3)
The economy mode switch (4)
The access lamp switch (5)
The optional heated mirrors switch (6)
The product link switch (7)
777E – Operator Environment switches

4 5 6 7
3

8 9 10

17

11 12
13 14 15 16
OPERATOR’S STATION

The transmission shift lever (1)


The parking brake reset valve (2)
The drive gear UP switch (3)
The drive gear DOWN switch (4)
The transmission shift lever lock button (5)
777E – Transmission control

777E Shift Lever


 Operator can select any gear range by using shift lever
buttons. Operator can lock the gear ranger
 Engagement of parking brake by gear shift lever
 Shift pattern as follows: P R N D 2 1
 Gear shift switch is hall cell type
 Top gear limit can by locked by ET
OPERATOR’S STATION
Topik 5

Monitoring System
MONITORING SYSTEM
LCD digital display (1)
• Brake oil temperature (2)
• Coolant temperature (3)
• Engine speed (4)
• Fuel level (5)
• Brake system pressure (6)
• Transmission oil temperature (7)
• Primary steering system (8)
• Left turn signal (9)
• High beam (10)
• Right turn signal (11)
• Action light (12)
• Parking brake (13)
• Brake system (14)
• Engine throttle lock (15)
• Transmission reverse (16)
• Body up (17)
• Transmission (18)
• Charging system (19)
• Retarder (20)
• Check engine lamp (21)
• Traction control system (TCS) (22)
• Lockout mode (23)
• Fuel level low (24)
MONITORING SYSTEM

• Digital display area (1)


• Previous button (2)
• Scroll up/left button (3)
• Scroll down/right button (4)
• OK button (5)
MONITORING SYSTEM
Peringatan Tingkat Pertama
• Pada tingkatan ini hanya lampu indikator kewaspadaan saja yang menyala atau
jarum alat ukur menunjuk garis merah.
• Operator harus waspada bahwa salah satu sistim perlu perhatian.

Parking Transmission Engine Air


Fuel Level
Brake Oil Filter Filter Restriction
Peringatan Tingkat Kedua

• Pada tingkatan ini, sebuah indikator kewaspadaan akan menyala atau jarum
penunjuk salah satu alat ukur menunjuk garis merah dan lampu tindakan akan menyala.
• Operator harus melakukan perubahan cara pengoperasian untuk mengurangi kelebihan
panas pada sistim atau mungkin diperlukan perbaikan pada komponen yang kritis.

Check
Engine
Peringatan Tingkat Ketiga

• Pada tingkatan ini, indikator kewaspadaan menyala atau jarum pengukur berada di
garis merah, lampu tindakan akan menyala dan alarm akan berbunyi.
• Kendaraan harus segera dihentikan dan engine dimatikan untuk menghindari
kecelakaan atau kerusakan komponen yang parah.
Topik 6

Operation System
AIR INTAKE AND EXHAUST SYSTEM

The turbochargers (1)


The exhaust manifolds (2).
The exhaust piping (3)
The muffler (4).
The air filters (5)
The turbocharger inlet hoses (6).
The ATAAC cores (7)
The intake manifolds (8)
REAR BRAKE / ARC
FRONT BRAKE

Rem Roda Depan / Front Brake


Rem roda depan akan bekerja jika Switch / saklar rem roda depan berada pada posisi ON/Aktif.
Rem Roda Depan akan berfungsi ketika pedal rem Servise di injak.
Pengujian System Rem
Rem Service/ service brake

1.Gunakan sabuk pengaman sebelum anda menguji rem service.


2.Periksa disekitar alat. Pastikan tidak ada orang lain didekat alat dan barang penghalang.
3.Uji rem ditempat yang kering dan rata.
4.Hidupkan engine. Biarkan system tekanan udara rem naik sampai tekanan normal.
5.Tekan pedal rem service.
6.Tekan parking brake reset valve (jika dilengkapi).
7.Lepas rem parkir.
8.Dorong tuas transmisi keposisi D.
9.Secara perlahan-lahan naikkan kecepatan engine sampai 1200 rpm. Alat seharusnya
tidak bergerak.
10.Kurangi kecepatan engine ke low idle. Dorong tuas transmisi keposisi NETRAL. Dan
aktifkan rem parkir. Matikan engine.
PERINGATAN:
Kecelakaan dapat terjadi jika alat bergerak pada saat pengetesan dilakukan.
Jika alat mulai bergerak pada saat ditest. Segera kurangi kecepatan engine dan aktifkan
rem parkir.
Pengujian System Rem
Rem Cadangan/ secondary service brake

1.Gunakan sabuk pengaman sebelum anda menguji rem service.


2.Periksa disekitar alat. Pastikan tidak ada orang lain didekat alat dan barang penghalang.
3.Uji rem ditempat yang kering dan rata..
4.Hidupkan engine. Biarkan system tekanan udara rem naik sampai tekanan normal
5.Tekan pedal rem cadangan.
6.Tekan parking brake reset valve (jika dilengkapi).
7.Lepas rem parkir.
8.Dorong tuas transmisi keposisi D.
9.Secara perlahan-lahan naikkan kecepatan engine sampai 1200 rpm.
10.Alat seharusnya tidak bergerak.
11.Kurangi kecepatan engine ke low idle. Dorong tuas transmisi keposisi NETRAL. Dan
aktifkan rem parkir. Matikan engine.
Pengujian System Rem
Rem Parkir/ parking brake

1.Gunakan sabuk pengaman sebelum anda menguji rem service.


2.Periksa disekitar alat. Pastikan tidak ada orang lain didekat alat dan barang penghalang.
3.Uji rem ditempat yang kering dan rata..
4.Hidupkan engine. Biarkan system tekanan udara rem naik sampai tekanan normal
5.Tekan parking brake reset valve (jika dilengkapi).
6.Pasang rem parkir.
7.Dorong tuas transmisi keposisi D bersamaan tekan tombol 26A & 26B.
8.Secara perlahan-lahan naikkan kecepatan engine sampai 1200 rpm.
9.Alat seharusnya tidak bergerak.
10.Kurangi kecepatan engine ke low idle. Dorong tuas transmisi keposisi NETRAL. Dan
aktifkan rem parkir. Matikan engine.

PERHATIAN
Jika alat bergerak pada saat diuji, hubungi dealer Caterpillar anda.
Jika delar sudah pengecekan dan jika diperlukan, perbaiki rem parkir sebelum
mengoperasikan alat kembali
Pengujian System Rem
Manual Retarder

1.Gunakan sabuk pengaman sebelum anda menguji rem service.


2.Periksa disekitar alat. Pastikan tidak ada orang lain didekat alat dan barang penghalang.
3.Uji rem ditempat yang kering dan rata.
4.Hidupkan engine. Biarkan system tekanan udara rem naik sampai tekanan normal.
5.Tarik Tuas Manual Retarder.
6.Tekan pedal rem service.
7.Tekan parking brake reset valve (jika dilengkapi).
8.Lepas rem parkir.
9.Dorong tuas transmisi keposisi D.
10.Secara perlahan-lahan naikkan kecepatan engine sampai 1200 rpm. Alat seharusnya
tidak bergerak.
11.Kurangi kecepatan engine ke low idle. Dorong tuas transmisi keposisi NETRAL. Dan
aktifkan rem parkir. Matikan engine.
PERINGATAN:
Kecelakaan dapat terjadi jika alat bergerak pada saat pengetesan dilakukan.
Jika alat mulai bergerak pada saat ditest. Segera kurangi kecepatan engine dan aktifkan
rem parkir.
777E Brake control
Integrated Brake control (IBC)
– Traction Control System (TCS)
– Automatic Retarder Control (ARC)
TRACTION CONTROL SYSTEM ( TCS )

TEST TCS
PROSEDUR JALAN MAJU ,FIRST GEAR TRANSMISI FORWAD, FULL STERING KIRI / KANAN
TANPA DI GAS BILA TCS BEKERJA AKAN TERASA TERSENTAK DAN NORMAL
777E Brake control
Integrated Brake control (IBC)
– Traction Control System (TCS)
– Automatic Retarder Control (ARC)

Keep safe your transmission Applied TCS & ARC


TCS : Berfungsi untuk menyamakan putaran roda belakang ketika terjadi spinning / slip, biasanya
terjadi slip pada roda ketika truck beroperasi pada jalan yang licin.
• TCS berfungsi secara Automatis pada saat roda belakang terjadi slip, putaran roda yang slip akan
disamakan dengan putaran roda yang tidak terjadi slip dengan mengunakan system rem.
Tehnik Operasi di Jalan Turunan
 Jaga jarak dengan alat yang lain
 Sebelum truck bergerak turun pilih
gigi transmisi rendah
 Aktifkan Auto Retarder Control sebelum truck
melewati jalan turunan

 Selalu jaga agar tidak terjadi Over Speed


pada engine

 Jika engine akan memasuki range overspeed


maka bantu dgn Retarder Manual untuk
pencegahan

 Perhatikan panel2 indikator jika ada kelainan

Jika terjadi Mati Engine secara tiba – tiba maka operator jangan panik tetapi tetap tenang dan
lakukan tidakan yang dapat menghentikan Truck dari meluncur yaitu Aktifkan Pedal Rem Darurat
sampai Truck berhenti dan pasang Rem Parkir kemudian segera laporkan pada atasan, jangan
operasikan Truck sebelum diperbaiki
Topik 7

Machine Operation
POSISI LOADING
 MANUVER SEARAH JARUM JAM

 BERHENTI DNG SERVICE BRAKE

 TRANSMISI PADA POSISI NETRAL


 PASANG PARKING BRAKE

 TPMS SWITCH PADA POSISI ON

 LAMPU TPMS POSISI HIJAU

 USAHAKAN KONDISI RATA

 LAMPU MERAH BERKEDIP


 LAMPU TPMS MENYALA MERAH
 LAKUKAN PROSEDUR JALAN MAJU
777E

Production Management
TPMS Led lamps (Red & Green)

• TPMS Scoreboard
– Payload indication through scoreboard in place of lamps
– Displays actual payload
– Scoreboard display on both sides of the truck

CAB Side Platform Side


Pengisian MATERIAL
CORECT , INCORECT LOAD CONDITION
Keep safe your speed Retarding when down hill
Kondisi Jalan seperti ini akan
berakibat
kerusakan pada Ban-Ban
Truk, Suspensi dan Transmisi
Jangan berputar
di persimpangan.
Kondisi Jalan seperti ini dapat merusak Ban-Ban
Haul Truck yang Melewatinya…singkirkan
batuan-batuan yang dapat menghambat
produksi…..!!!
Apa yang terjadi, bila seperti ini ???
KONDISI DUMPING
 MANUVER SEARAH JARUM JAM
 PERIKSA KONDISI DUMPING AREA
 JAGA JARAK DG MESIN LAIN

 TAK ADA SEORANGPUN DIAREA DUMP

 BERHENTI DENGAN REM SERVICE

 TRANSMISIS POSISI NETRAL

 PASANG REM PARKIR


 NAIKAN HOIST DUMP DNG RPM TINGGI

 MESIN MAJU 1X PUTARAN RODA

 TURUNKAN HOIST DUMP POSISI FLOAT

 LAKUKAN PROSEDUR JALAN MAJU


LOKASI DUMPING

Pada saat Dumping diharapkan Operator memperhatikan kedua ban belakang pas
berada di tanggul sehingga Dumpingan material langsung jatuh ke tebing, tidak
tercecer di area dumpingan
LOKASI DUMPING

• Kesesuaian antara tinggi tanggul dengan Posisi pen-Dumpingan sangat


mempengaruhi tingkat keamanan
• Terutama pada posisi Dropping di Ketinggian yang kritis, dengan
kemungkinan terangkatnya Roda belakang akibat tinggi tanggul yang
kurang sesuai
TEKNIK LOADING
Tips Loading

 Gunakan jarak yang sedikit saat berbelok atau


berputar
 Buat anda terlihat oleh loader
 Berada pada posisi disisi pengemudi loader
 Kembali kebelakang :
◦ bucket hinge pins (wheel loaders)
◦ boom-to-stick hinge pin (excavator)
 Berhenti jika loader membunyikan klakson
TEKNIK LOADING
Dampak Salah Tindakan
 Dampak yang akan terjadi jika tidak melakukan Pemanasan Engine pada awal shift :

1. Engine Low power


2. Kerusakan pada cylinder liner
3. Blow by tinggi
4. Oli engine akan terkontaminasi
5. Kerusakan pada Turbocharger

 Dampak yang akan terjadi jika tidak melakukan pendinginan engine (engine low idle)
selama 3 – 5 menit sebelum di matikan :

1. Problem akan terjadi pada bearing turbhocharger karena tidak dapat


pelumasan dengan baik
2. Seal oli pada turbhocharger cepat aus.
3. Oli masuk ke Exhaust
4. Kerusakan pada komponen yang lemah pada engine karena engine
terjadi panas.
Dampak Salah Tindakan

 Dampak yang akan terjadi jika Tekanan Udara Rem Rendah / Udara Habis :
1. Rem Parkir tidak akan release ( Awal shift Truck belum bergerak )
2. Pedal Rem Service tidak akan berfungsi ( Jika Truck sedang bergerak )

 Dampak yang akan terjadi jika Menggunakan rem secara berlebihan / terlalu sering :

1. Oli rem menjadi Panas


2. Udara rem akan berkurang

 Dampak yang akan terjadi jika terjadi Over Heating pada Rem :
1. Merusak Seal Oli
2. Terjadi Bocor
3. Kerusakan pada rem
4. Brake Disc / Lining cepat aus
Dampak dari salah Operasi

• Engine Over Speed : Terjadi karena kelebihan putaran pada engine, yang berakibat :
1. Komponen Engine akan rusak terutama pada mekanisme Valve sehingga akan meluas pada
komponen yang lain seperti :
2. Piston, Valve, Cylinder Head
3. Conecting Rod
4. Bahkan Crankshaft dan Cylinder Block

 Dampak yang akan terjadi jika terjadi Transmission Abuse, Coating in neutral, Transmisi
Hunting, Quick Shifting :

1. Gear transmisi cepat rusak


2. Bearing – Bearing cepat rusak
3. Disc dan Plate Cepat Aus / habis
Dampak Salah Operasi

 Engine Coolant Over Heating :


1. Keausan komponen dalam engine semakin tinggi.
2. Merusak Seal pada saluran air sehingga terjadi bocor.
3. Cylinder head dan Cylinder block bisa retak / pecah.

 Transmission Oil Over Heating :


1. Keausan komponen pada transmisi semakin tinggi terutama Disc & Plate

 Tekanan Oli Engine Rendah :


1. Keausan komponen dalam engine menjadi tinggi karena kurang pelumasan
2. Keausan pada Conecting rod dan crank shaft bearing
3. Engine menjadi retak / pecah
4. Kerusakan pada turbocharger karena tidak ada pelumasan
Dampak Salah Operasi

 Dampak yang akan terjadi jika sering Selip pada roda :


1. Keausan ban lebih cepat
2. Keausan pada komponen final drive tidak merata
3. Bisa menyebabkan kerusakan pada deferential
4. Bisa menyebabkan Axle Shaft terjadi Patah

 Transmission Over Speed terjadi jika menggunakan transmisi terlalu tinggi


di turunan, akan berdampak :

1. Kecepatan alat sulit di kontrol


2. Jika berhenti mendadak akan merusak komponen Power Train.

 Dampak yang akan terjadi jika terjadi Over Payload pada Machine :

1. Kerusakan pada Suspensi


2. Frame / Chassis bisa Retak / Patah
3. Hoist Dump berat untuk naik
4. Bila di jalan turunan, gaya dorong akan lebih besar sehingga memungkinkan penggunaan Rem menjadi sering
Parkir dan mematikan mesin
 Parkir alat ditempat yang rata dan aman, beri ganjal
rodanya.
 Gerakkan tuas transmisi ke posisi netral.

 Engine low idle selama lima menit.

 Putar kunci start mesin ke posisi OFF untuk mematikan engine

 Putar kunci pemutus baterai ke posisi OFF.

Perhatian :
Mematikan engine dengan tiba-tiba setelah bekerja,
dapat menimbulkan panas berlebihan dan mempercepat
terjadinya keausan pada komponen mesin !!!!!!!
POST-TEST
TERIMAKASIH