Anda di halaman 1dari 3

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN

PASIEN SELAMA PROSES


RUJUKAN
No. : 440/ /SOP-
Dokumen UKP/X/2017
No. Revisi :
SOP Tanggal
: 05 Oktober 2016
Terbit
Halaman : 1/3
Puskesmas Baharuddin, S.KM
Pengarayan NIP.19760612 199603 1003

Identifikasi kebutuhan pasien selama proses rujukan adalah proses


1. Pengertian
menilai dan menentukan kebutuhan pasien selama dirujuk.
Terlaksananya prosedur identifikasi atau monitoring pasien selama
2. Tujuan proses rujukan dengan benar, untuk keamanan dan keselamatan
pasien pada waktu dirujuk.
Keputusan pimpinan puskesmas pengarayan tentang pelayanan
3. Kebijakan
klinis.
4. Referensi Permenkes nomor 75 tahun 2009 tentang puskesmas
5. Alat dan Alat kesehatan (stetoskop, tensi meter dll)
Bahan
1. Petugas mengidentifikasi pasien yang akan dirujuk ke rumah sakit,
Rujukan berupa :
a. Rujukan klinis (kasus gawat darurat non gawat darurat)
b. Rujukan diagnostic
c. Rujukan konsultatif.
2. Petugas unit layanan memberikan penjelasan alasn pasien dirujuk
(rujukan klinis, rujukan diagnostik, rujukan konsultatif)
3. Petugas meminta persetujuan kepada pasien dan keluarga untuk
dirujuk dan menandatangani inform concent
4. Petugas unit layanan menghubungi rumah sakit yang dituju (untuk
pasien emergensi)
6. Prosedur 5. Petugas menayakan jaminan kesehatan yang digunakan (BPJS,
Jamsoskes, Umum), Form rujukan terlampir.
6. Petugas melengkapi administrasi rujukan, mengisi data-data pasien
dalam form rujukan terlampir.
7. Petugas mendokumentasi kebuku register rujukan.
8. Form rujukan klinis diberikan kepetugas unit layanan, untuk rujukan
diagnostic dan konsultatif diberikan kepasien atau keluarga.
9. Petugas unit layanan membawa form rujukan klinis dan memonitoring
pasien selama dirujuk (untuk pasien emergensi).
10. Petugas mendampingi pasien saat dirujuk :
a. Perawat bila pasien umum (untuk pasien emergensi)
b. Petugas mengantar pasien kerumah sakit yang dituju (untuk
pasien emergensi).
Petugas mengidentifikasi pasien yang akan dirujuk ke rumah sakit,
Rujukan berupa :
a. Rujukan klinis (kasus gawat darurat non gawat darurat)
b. Rujukan diagnostic
c. Rujukan konsultatif.

Petugas unit layanan memberikan penjelasan alasn pasien


dirujuk (rujukan klinis, rujukan diagnostik, rujukan konsultatif)

Petugas meminta persetujuan kepada pasien dan keluarga


untuk dirujuk dan menandatangani inform concent

Petugas unit layanan menghubungi rumah sakit yang dituju


(untuk pasien emergensi)

Petugas menayakan jaminan kesehatan yang digunakan


(BPJS, Jamsoskes, Umum), Form rujukan terlampir.

7. Diagram Alir
Petugas melengkapi administrasi rujukan, mengisi data-data
pasien dalam form rujukan terlampir.

Petugas mendokumentasi kebuku register rujukan

Form rujukan klinis diberikan kepetugas unit layanan, untuk rujukan


diagnostic dan konsultatif diberikan kepasien atau keluarga

Petugas unit layanan membawa form rujukan klinis dan


memonitorng pasien selama dirujuk (untuk pasien emergensi).

Petugas mendampingi pasien saat dirujuk :


a. Perawat bila pasien umum (untuk pasien emergensi)
b. Petugas mengantar pasien kerumah sakit yang dituju (untuk
pasien emergensi).
8. Hal-hal yang
 Riwayat penyakit pasien
perlu di
 Identifikasi atau monitoring selama proses rujukan dengan benar
perhatikan
 Ambulance
9. Unit Terkait  Dokter umum
 Perawat
 Rekam medis
10. Dokumen  Surat rujukan
Terkait  Register rawat jalan
 Buku register UGD
No Yang diubah Perubahan Diberlakukan Tgl.

11.Rekaman
Historis