Anda di halaman 1dari 8

STRUKTUR LIPAT

Struktur lipat ialah bentuk yang terjadi pada lipatan bidang-bidang datar dimana kekakuan dan kekuatannya terletak pada keseluruhan bentuk itu sendiri. Bentuk lipatan ini mempunyai kekakuan yang lebih dibandingkan dengan bentuk-bentuk yang datar dengan luas yang sama dan dari bahan yang sama pula

datar dengan luas yang sama dan dari bahan yang sama pula Dengan terbentuknya lipatan ini, gaya-gaya
datar dengan luas yang sama dan dari bahan yang sama pula Dengan terbentuknya lipatan ini, gaya-gaya

Dengan terbentuknya lipatan ini, gaya-gaya akibat berat sendiri dan gaya-gaya luar dapat ditahan oleh bentuk itu sendiri. Dengan bekal yang dimiliki manusia tersebut, maka konstruksi lipatan dikembangkan pula, baik dalam bentuknya maupun bahan yang dipergunakannya. Bentuk lipatan ini sekarang banyak dipergunakan untuk dinding atap, lantai, bangunan dengan berbagai bentuk dan bahan.

Transfer beban dalam struktur lipat terjadi melalui kondisi struktural dari pelat (beban tegak lurus terhadap bidang tengah) atau melalui kondisi struktural dari paralel (slab load ke pesawat).

Pada awalnya, kekuatan eksternal akan ditransfer karena kondisi struktural pelat ke pinggir lebih pendek dari satu elemen lipat. Di sana, reaksi sebagai kekuatan aksial dibagi antara elemen yang berdekatan yang menghasilkan strain kondisi struktural dari lembaran. Ini mengarah pada pengiriman pasukan untuk bantalan.

Ini mengarah pada pengiriman pasukan untuk bantalan. MATERIAL Struktur pelat lipat dapat dibuat dari hampir semua

MATERIAL

Struktur pelat lipat dapat dibuat dari hampir semua jenis material. Salah satu material

digunakan untuk plat lipat adalah beton bertulang. Material ini paling baik digunakan karena dapat

dengan mudah dibuat. Material lain yang sering digunakan adalah baja, plastik, dan kayu.

yang banyak

JENIS FOLDED PLATE

1. Folded plate dua segmen

yang banyak JENIS FOLDED PLATE 1. Folded plate dua segmen 2. Folded plate tiga segmen Komponen

2. Folded plate tiga segmen

PLATE 1. Folded plate dua segmen 2. Folded plate tiga segmen Komponen dasar dari struktur folded

Komponen dasar dari struktur folded plate terdiri dari: plat miring, plat tepi yang digunakan untuk menguatkan plat yang lebar, pengaku untuk membawa beban ke penyangga dan menyatukan plat, serta kolom untuk menyangga struktur.

Pengaku terakhirnya berupa rangka yang lebih kaku daripada balok penopang bagian dalam. Kekuatan dari reaksi plat di atas rangka kaku tersebut akan cukup besar dan di kolom luar tidak akan diseimbangkan oleh daya tolak dari plat yang berdekatan. Ukuran rangka dapat dikurangi dengan menggunakan tali baja antara ujung kolom.

3. Bentuk Z

3. Bentuk Z Masing-masing unit di atas mempunyai satu plat miring yang lebar dan dua plat

Masing-masing unit di atas mempunyai satu plat miring yang lebar dan dua plat tepi yang diatur dengan jarak antara unit untuk jendela. Bentuk ini disebut Z shell dan sama dengan louver yang digunakan untuk ventilasi jendela. Bentuk Z ini adalah bentuk struktur yang kurang efisien karena tidak menerus dan kedalaman efektifnya lebih kecil daripada kedalaman vertikalnya

4. Dinding yang menerus dengan plat

kedalaman vertikalnya 4. Dinding yang menerus dengan plat Pada struktur ini , dinding merupakan konstruksi beton

Pada struktur ini , dinding merupakan konstruksi beton yang miring. Dinding didesain menerus dengan plat atap. Kolom tidak dibutuhkan di pertemuan tiap-tiap panel dinding karena dinding ditahan di ujung atas.

5. Kanopi

dinding karena dinding ditahan di ujung atas. 5. Kanopi Bentuk ini digunakan untuk kanopi kecil di

Bentuk ini digunakan untuk kanopi kecil di entrance bangunan. Struktur ini mempunyai empat segmen. Pengaku struktur disembunyikan di permukaan atas sehingga tidak terlihat dan plat (shell) akan muncul untuk menutup dari kolom vertikal. Di dinding bangunan harus ada juga pengaku struktur tersembunyi di konstruksi dinding.

6. Folded plate yang meruncing ke ujung (Tapered Folded plate)

Folded plate yang meruncing ke ujung (Tapered Folded plate) Struktur ini dibentuk oleh elemen-elemen runcing. Berat

Struktur ini dibentuk oleh elemen-elemen runcing. Berat plat di tengah bentang merupakan dimensi kritis untuk kekuatan tekukan. Struktur ini tidak efisien dan tidak cocok untuk bentang lebar karena kelebihan beban untuk bentang lebar.

7. Folded plate penyangga tepi (edge supported folded plate)

7. Folded plate penyangga tepi (edge supported folded plate) 8. Folded plate truss Pada struktur ini,

8. Folded plate truss

tepi (edge supported folded plate) 8. Folded plate truss Pada struktur ini, plat tepi dapat dikurangi

Pada struktur ini, plat tepi dapat dikurangi dan struktur atap dapat dibuat terlihat sangat tipis jika plat tepi ditopang oleh rangkaian kolom. Struktur ini cocok digunakan untuk bangunan dengan estetika tinggi dengan desain atap yang tipis.

Terdapat ikatan horizontal melintang di sisi lebar hanya di tepi bangunan. Hal ini memungkinkan folded plate digunakan pada bentang lebar dengan pertimbangan struktural yang matang.

9. Rangka kaku folded plate

9. Rangka kaku folded plate KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN Sebuah lengkung dengan segmen lurus biasanya disebut rangka

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN

Sebuah lengkung dengan segmen lurus biasanya disebut rangka kaku. Struktur ini tidak efisien untuk bentuk kurva lengkung karena momen tekuk lebih besar.

Keuntungan dan kerugian dari bentuk konstruksi lipatan adalah sebagai berikut:

segi konstruksinya adalah sebagai bidang vertikal, yang dapat menggantikankolom-kolomdan sekaligus menjadi bearing wall. Sebagai bidang horisontal dapatmenggantikan balok-balok. Batangan dapat dicapai lebih besar (denganperbandingan tertentu antara bentangan dan tinggi lipatan).

Segi bentuknya: ditinjau dari bentuknya, maka bentuk konstruksi lipatan sangat sesuai untuk bentuk-bentuk atap di daerah-daerah yang banyak turun hujan. Bentuk ini baik pula untuk digunakan mengatur akustik dan cahaya.

Semantara ini yang banyak dipakai sebagai bahan untuk konstruksi lipatan ialahbeton dan aluminium. Hanya kesulitannya di Indonesia mengenaipelaksanaannya, berhubungan kekurangan alat yang modern dan tenaga yang terlatih

STRUKTUR CANGKANG

PENGERTIAN

Struktur Cangkang/Shell Structure menurut R.Sutrisno (1983), adalah plat yang melengkung ke satu arah atau lebihyang tebalnya jauh lebih kecil daripada bentangannya. Gaya- gaya yang harus didukung dalam struktur cangkangdisalurkan merata melalui permukaan bidang

sebagai gaya-gaya membran yang diserap oleh bentuk strukturnya.Dengan demikian tidak

terdapat gaya lintang dan momen lentur.

SYARAT-SYARAT STRUKTUR CANGKANG

Suatu Struktur Shell harus mempunyai tiga syarat yaitu :

1. Harus mempunyai bentuk lengkung, tunggal maupun ganda (single or double).

2. Harus tipis terhadap permukaan ataupun bentangannya

3. Harus dibuat dari bahan keras, kuat, ulet dan tahan terhadap tarikan dan tekanan.

Untuk menentukan struktur yang tepat yang akan digunakan pada suatu bangunan, langkah bijak pertama yang

harus dilakukan adalah dengan mengetahui struktur yang ada besertasifat dan penggunaannya

KLASIFIKASI BENTUK SHELL

1. Rotational surfaces Adalah bidang yang diperoleh bilamana suatu garis lengkung yang datar diputar

terhadapsuatu sumbu. Shell dengan permukaan ra

yaitu, Spherical Surface,Ellip

Shell dengan permukaan ra yaitu, Spherical Surface,Ellip sional dapat dibagi cal Surface, Parabolic Surface ga 2.

sional dapat dibagi

ra yaitu, Spherical Surface,Ellip sional dapat dibagi cal Surface, Parabolic Surface ga 2. Transitional Surfaces

cal Surface, Parabolic Surface

ga
ga

2. Transitional Surfaces Adalah bidang yang diperoleh bilamana ujung ujung suatu garis lurus digeser

pada duabidang sejajar. Shell dengan permukaan transi Cylindrical Surface danElliptical Surface.

permukaan transi Cylindrical Surface danElliptical Surface. onal dibagi dua yaitu 3. Translational Surfaces Adalah

onal dibagi dua yaitu

Surface danElliptical Surface. onal dibagi dua yaitu 3. Translational Surfaces Adalah bidang yang diperoleh

3. Translational Surfaces

Surface. onal dibagi dua yaitu 3. Translational Surfaces Adalah bidang yang diperoleh dengan garis lengkung yang

Adalah bidang yang diperoleh dengan garis lengkung yang datar digeser sejajar diri sendiriterhadap garis lengkung yang datar lainnya. Shell dengan transla onal dibagi menjadiHyperbolic Paraboloid dan Conoid.

garis lengkung yang datar lainnya. Shell dengan transla onal dibagi menjadiHyperbolic Paraboloid dan Conoid.

PENGGOLONGAN STRUKTUR CANGKANG

1. Secara geometri

PENGGOLONGAN STRUKTUR CANGKANG 1. Secara geometri 2. Berdasarkan proses pembentukan 3. Berdasarkan penggolongan kedudukan

2. Berdasarkan proses pembentukan

STRUKTUR CANGKANG 1. Secara geometri 2. Berdasarkan proses pembentukan 3. Berdasarkan penggolongan kedudukan kurva

3. Berdasarkan penggolongan kedudukan kurva

STRUKTUR CANGKANG 1. Secara geometri 2. Berdasarkan proses pembentukan 3. Berdasarkan penggolongan kedudukan kurva

Bentuk Struktur yang baik dan menyisakan banyak ruang didalamnya sehingga tidak memerlukan tiang penyangga pada bagian interior bangunan, struktur Shell banyakdigunakan sebagai struktur pada bangunan public

Contoh bangunan yang menggunakan struktur cangkang :

Centre of new industries and technologies

Center of New Industries and Technologies yang lebih dikenal sebagai CNIT ini terletak diPuteaux , Perancis , merupakan salah satu bangunan pertama yang dibangun di La Défense diParis , Perancis. Memiliki bentuk seperti cangkang keong, bangunan ini memiliki bentang danluasan yang lebar didalamnya

ini memiliki bentang danluasan yang lebar didalamnya Jadi, struktur cangkang sangat cocok untuk bangunan seperti
ini memiliki bentang danluasan yang lebar didalamnya Jadi, struktur cangkang sangat cocok untuk bangunan seperti

Jadi, struktur cangkang sangat cocok untuk bangunan seperti hall, amphitheater, dan bangunan yang lain yang memerlukan space yang besar didalamnya. Selain fungsi tersebut, dari segi artistic pun sangat menarik untuk dilihat dan bias menjadi sebuah bangunan iconic suatu tempat.

TANGGAPAN UMUM

Struktur advance merupakan struktur yang sering digunakan pada bangunan besar dan umumnya berbentang lebar. Struktur ini tidak hanya ditemui di bangunan modern, namun telah dipakai jauh sebelum saat ini. Struktur ini bukanlah struktur yang baru ditemui. Penggunaan struktur ini biasanya bertujuan untuk mencari ruang lapang di dalam/luar Gedung tanpa adanya sekat-sekat pembatas, seperti hall, theater, amphitheater, dll. Struktur ini juga memiliki kesan artistic sehingga penggunaannya akan menambah kesan menarik bangunan tersebut. Kesan artistic tersebut bahkan dapat menjadikan bangunan tersebut menjadi bangunan iconic.

Selain kesan artistic, penggunaan struktur ini juga mempunyai nilai lebih dalam segi ekonomis karna penghilangan struktur-struktur biasa dan mengganti menjadi struktur advance yang cenderung lebih efisien. Struktur ini memilki kualitas yang tidak jauh berbeda dari struktur biasa bahkan memiliki nilai lebih jika digunakan. Namun, dalam penggunaannya karena merupakan struktur yangtidak biasa, harus diiringi perhitungan dan kolaborasi struktur secara tepat agar hasil dari penggunaan struktur ini dapat optimal.