Anda di halaman 1dari 23

UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

PENGELOLAAN
DONOR DARAHREAKTIF

YUYUN SM SOEDARMONO

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 1


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

TUJUAN PEMBELAJARAN
• Menjelaskan pengelolaan donor darah reaktif
IMLTD
• Menjelaskan penetapan status donor darah
reaktif IMLTD

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 2


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

PENDAHULUAN
• Dasar penanganan donor darah reaktif:
PP No.7/2011 tentang Pelayanan Kesehatan:
– Uji saring IMLTD harus dilakukan pada setiap kantong darah.
– Donor dengan hasil uji saring IMLTD reaktif harus diberitahu.

• Tujuan pemberitahuan kepada donor :


– Bagian dari “donor care”  donor berhak mengetahui status
kesehatannya
– Donor berhak mendapatkan pengobatan yang tepat sesegera mungkin
– Mencegah penularan lebih lanjut kepada orang sekitarnya

• Pemberitahuan kepada donor atas hasil reaktif harus


melalui pemeriksaan ulang in-duplicate  untuk
menghindarkan hasil false positif
3

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 3


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

ALGORITMA UJI SARING(3)


Non Reaktif Lakukan uji saring Inisial Reaktif
(A -) Inisial A (A -)

Pilihan 1 Pilihan 2
Keluarkan darah Sistim Kualitas berjalan efektif
Sistim Kualitas belum ada/terbatas
dan komponen darah Musnahkan darah dan komponen Ulangi uji saring induplicate
Yang dihasilkan darah yang dihasilkan dengan sampel & assay yg sama

Negatif pada Positif pada salah satu atau kedua


pemeriksaan ulang induplicate pemeriksaan ulang induplicate
(A+, A-, A-) (A+, A+, A-) atau (A+, A+, A+)
Keluarkan darah dan komponen Musnahkan darah dan komponen
darah yang dihasilkan darah yang dihasilkan.
Rujuk Donor ke RS untuk diagnostik

(3) WHO Recommendation: Screening Donated Blood for Transfusion Transmissible Infections. Geneva. 2010

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 4


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

INTERPRETASI HASIL UJI SARING


• Hasil uji saring:
– Uji saring IMLTD dilakukan di UTD
– Inisial reaktif: reaktif pada pemeriksaan pertama di UTD
– Repeated reactive / reaktif ulang: reaktif pada
pemeriksaan ulang in duplicate dengan sampel dan reagen
yang sama di UTD  DONOR DIRUJUK KE RS untuk uji
diagnostik

• Mengapa uji saring harus diulang induplicate ?


– Reagen uji saring sangat sensitif  ada kemungkinan False
Reactive  untuk rujukan donor perlu diyakinkan bahwa
benar-benar reaktif

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 5


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

NOTIFIKASI DONOR REAKTIF


• Amanah PP No. 7 tentang Pelayanan Darah
• Dilakukan setelah salah satu atau kedua hasil
ulangan induplicate menunjukan hasil reaktif
• Dilakukan dengan cara:
– Mengirimkan surat panggilan
– Konseling
– Merujuk ke Rumah Sakit

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 6


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

Lampiran 3
Contoh surat pemberitahuan hasil uji saring dari UTD kepada donor

........................, tanggal ................

No :
Lamp :-
Hal : Pemanggilan Donor untuk Konsultasi

Kepada:
Yth. (Nama Donor)
Alamat ...............
Kota ............... Kode Pos .............

Pendonor yang terhormat,

Pertama-tama perkenankan kami mengucapkan terima kasih atas kesediaann Saudara untuk menyumbangkan
darahnya di UTD kami. Sebagaimana diketahui bahwa pada semua darah yang disumbangkan dilakukan uji
saring terhadap berbagai jenis infeksi yang dapat ditularkan melalui transfusi darah.
Ketika Saudara menyumbangkan darah, salah satu dari uji saring memberikan hasil yang perlu ditindak lanjuti.
Untuk itu mohon kesediaan Saudara datang ke UTD sesegera mungkin, pada jam pelayanan, guna membahas
tindak lanjut tersebut.

Atas perhatian dan kesediannya kami ucapkan terimakasih.

Hormat kami,
Dr. ..................................
Direktur UTD

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 7


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

KONSELING DONOR DARAH REAKTIF (1)


• Konseling harus dilakukan oleh tenaga kesehatan atau
konselor terlatih.
• Konseling ditujukan untuk memberikan akses kepada
perawatan dan atau pengobatan.
• Pemberitahuan hasil tes diagnostik reaktif adalah sangat
sensitif dan diperlukan konseling tentang tindakan selanjutnya
yang harus dilakukan.
• Memberitahukan donor hasil tes diagnostik reaktif non
spesifik adalah sangat bermasalah dan harus ditangani
dengan baik oleh karena reaktifitas ini seringkali bervariasi
dan biasanya tidak berdampak terhadap kesehatan donor saat
ini.

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 8


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

KONSELING DONOR DARAH REAKTIF (2)

• Donor dirujuk dengan surat pengantar dari UTD:


– Ke Bagian Penyakit Dalam (Bag. Hepatologi) di RS, untuk
donor hepatitis B dan atau hepatitis C repeated reactive
– Ke Bagian Kulit dan Kelamin di RS, untuk donor Sifilis
repeated reactive
– Ke Unit Layanan KTS di RS, untuk donor HIV repeated
reactive

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 9


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

RUJUKAN DONOR RR KE RS

• Tujuan:
– Untuk mengetahui kepastian status kesakitan,
pelayanan perawatan dan atau pengobatan
– Donor terinfeksi dapat lebih menjaga
kesehatannya dan dapat mencegah penularan
kepada orang disekelilingnya
– Status donasi selanjutnya dapat ditentukan
– Data epidemiologi donor dengan IMLTD

10

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 10


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

SURAT RUJUKAN DONOR KE RS


........................, tanggal ................
No : Bag. Peny Dalam
Lamp :-
Hal : Rujukan Donor Reaktif untuk Tes Diagnostik
Ditujukan ke dokter Hepatolog

Kepada:
Yth. (Nama Bagian Penyakit Dalam/Kulit Kelamin/Unit Layanan KTS RS .............)
Alamat .........................................
Kota ............... Kode Pos .............

Dengan Hormat,
Bersama ini kami rujuk donor darah dengan hasil uji saring darah reaktif untuk mendapatkan tindak lanjut,
guna konfirmasi diagnostik dari yang bersangkutan.
Nama Donor : .................................
No. Kantong Darah : .................................
Uji Saring Darah : HBsAg / Anti-HCV / Anti-HIV / TPHA / RPR Reaktif
(coret yang tidak penting)
Dengan nilai absorbance (jika metoda uji saring Chemiluminescen atau Elisa): ............... (tuliskan)
Metoda Uji Saring : Chemiluminescen / Elisa / Rapid /NAT
(coret yang tidak penting)
Setelah hasil tes diagnostik selesai, diharapkan kami mendapat pemberitahuan agar kami dapat menetapkan
status Penyumbangan Darah selanjutnya. Terlampir formulir umpan balik hasil tes diagnostik.
Demikian, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

Hormat kami,
Dr. ..................................
Direktur UTD

11

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 11


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

UMPAN BALIK DARI RS


• Hasil uji diagnostik dari RS akan diberikan ke
UTD melalui surat
– Menyebutkan parameter dengan hasil
pemeriksaan negatif
– Tidak menyebutkan parameter dengan hasil
pemeriksaan positif
• Menjadi dasar untuk menetapkan status
donasi donor ybs selanjutnya

12

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 12


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

CONTOH SURAT UMPAN BALIK NEGATIF

Kepada :
Yth. Direktur UTD ...............
Di
Tempat

Dengan Hormat,

Bersama ini kami sampaikan hasil tes diagnostik IMLTD atas:

Nama Donor : .................................


No. Kantong Darah : .................................
Tes Diagnostik : Hepatitis B / Hepatitis C/HIV/Sifilis NEGATIF
(coret yang tidak penting)

Demikian, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

Hormat kami,

Dr. ..................................
Jabatan (sebutkan)

13

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 13


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

CONTOH SURAT UMPAN BALIK POSITIF


Kepada :
Yth. Direktur UTD ...............
Di
Tempat

Dengan Hormat,

Bersama ini kami sampaikan hasil tes diagnostik IMLTD atas:

Nama Donor : .................................


No. Kantong Darah : .................................
Tes Diagnostik : POSITIF

Demikian, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

Hormat kami,

Dr. ..................................
Jabatan (sebutkan)

14

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 14


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

LAPORAN UMPAN BALIK HASIL DIAGNOSTIK


• Hasil tes diagnostik dengan kesimpulan negatif
dikirim ke UTD melalui lembar umpan balik
sebagaimana tertera dalam lampiran 4.
• Sedangkan untuk hasil tes diagnostik dengan
kesimpulan reaktif atau inconclusive, laporan umpan
balik kepada UTD tidak menyebutkan parameter
yang positif.
• Dan UTD memasukkan donor yang bersangkutan ke
dalam daftar donor yang ditolak permanen untuk
menyumbangkan darahnya.

15

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 15


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

PENOLAKAN DONOR
• Donor dengan hasil pemeriksaan diagnostik negatif untuk IMLTD
harus didorong untuk menyumbangkan darah kembali secara
teratur dan diarahkan untuk menjalani gaya hidup berisiko rendah

• Donor dengan hasil tes diagnostik reaktif


– Donor harus ditolak dari penyumbangan darah, diberitahu status
infeksinya, dikonseling dan dirujuk untuk pengelolaan klinis

• Donor dengan hasil uji saring ulang reaktif namun hasil tes
diagnostik negatif
– Bagian kritis dari program uji saring
– Pemilihan assay uji saring yang cocok dan penggunaan algoritma uji saring
yang tepat dapat meminimalkan kasus ini
– Donor diberitahu, diyakinkan ulang, dikonseling dan ditolak sementara
hingga non reaktif pada follow up menggunakan assay uji saring yang
sama atau assay yang berbeda. Jika negatif, mereka dapat diterima
kembali menjadi donor darah.

16

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 16


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

• Donor dengan hasil tes diagnostik tidak dapat


disimpulkan
– Merupakan tantangan bagi UTD karena pengelolaannya
lebih tidak jelas.
– Sangat penting untuk menentukan apakah mereka akan
dipertahankan sebagai donor atau ditolak.
– Disarankan untuk memberitahukan, konseling dan
menolak sementara donor, biasanya sampai enam bulan.
– Jika hasil uji saring non reaktif dan hasil tes diagnostik
negatif pada follow up, mereka dapat diterima sebagai
donor di masa yang akan datang.

17

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 17


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

PELAPORAN
• Pelaporan hasil uji saring
– Format laporan  lampiran 6
– Laporan hasil uji saring setiap bulan dikirimkan ke
UTD Pusat dan Dinas Kesehatan.
• Pelaporan hasil rujukan donor reaktif ke
Rumah Sakit
– Surat rujukan ke RS harus diarsipkan
– Hasil umpan balik dari RS harus diarsipkan

18

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 18


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

PENETAPAN STATUS DONOR


• Donor dengan hasil uji diagnostik positif:
– Ditolak donor secara permanen
• Donor dengan hasil uji diagnostik negatif:
– Diterima menjadi donor pada donasi berikutnya
• Donor dengan hasil uji diagnostik
indeterminate
– Ditolak sampai ada hasil uji diagnostik yang pasti

19

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 19


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

PENCATATAN DAN PELAPORAN


HASIL RUJUKAN
• Pencatatan hasil rujukan donor darah reaktif
dilakukan sesuai standar yang berlaku
• Pelaporan disampaikan kepada UTD PMI Pusat
dan Dinas Kesehatan

20

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 20


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

PELAPORAN HASIL UJI SARING


Lap. Triwulan

Laporan ke Laporan ke
Lap. Bulanan UTD Pusat SubDit KULPD

Laporan dari
Lap. Triwulan
UTD
Lap. Bulanan Laporan ke Laporan ke Laporan ke
Dinkes Kab/Kota Dinkes Prop DitJen BUK

Lap. Bulanan Lap. Triwulan

21

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 21


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

PENUTUP
• Donor darah reaktif memiliki hak untuk
mengetahui status kesehatannya dan
mendapatkan diagnosa serta pengobatan
yang memadai
• Diagnosa dan pengobatan dilakukan oleh RS
• Donor darah dengan hasil diagnosa positif
merupakan sumber penularan
• Pencatatan dan pelaporan sebagai bagian dari
pengelolaan kualitas

22

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 22


UTDP-ENT-L5-082 20/04/2015

HASIL PEMBELAJARAN
• Peserta pelatihan mampu:
– Memahami dan melaksanakan pengelolaan donor
darah reaktif IMLTD
– Memahami penetapan status donor darah reaktif
IMLTD

23

Pelaksanaan 20 April 2015 - Review 20 April 2017 23