Anda di halaman 1dari 8

PROPOSAL KEGIATAN

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK)


STIMULUS PERSEPSI

Nama Kelompok :

- Aulia Azizah S.Kep


- Franciskha Anda Tri Yani S.Kep
- Maulidah S.Kep
- Noorizati Khairina S.Kep
- Rinny Hardianti S.Kep
- Rusidaliyani S.Kep

PENDIDIKAN PROFESI NERS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SARI MULIA BANJARMASIN
2014
LAPORAN PERSETUJUAN

Laporan proposal TAK dengan topic “Stimulus Persepsi” ini sudah disetujui oleh preseptor klinik
dan preceptor akademik keperawatan Sari Mulia Banjarmasin.

Menyetujui,

Preceptor Klinik Preceptor Akademik

( ) ( )

Koordinator PKK

( )
PROPOSAL KEGIATAN

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK) :

STIMULUS PERSEPSI

Terapi aktivitas kelompok (TAK) : stimulus persepsi adalah terapi yang menggunakan
aktivitas sebagai stimulus yang terkait dengan pengalaman atau kehidupan untuk didiskusikan
dalam kelompok. Hasil diskusi kelompok dapat berupa kesepakatan persepsi atau alternative
penyelesaian masalah.

Tujuan :

1. klien dapat menyebutkan nama sendiri


2. klien dapat menyebut nama klien lain.
3. Klien dapat menyebutkan gerakan yang diperagakan klien lain.
4. Klien dapat memberikan tanggapan terhadap klien lain.
5. klien mampu bekerjasama dalam permainan sosilalisasi kelompok.

A. LANDASAN TEORI

Setiap individu mempunyai potensi untuk terlibat dalam hubungan sosial pada berbagai
tingkat hubungan intim sehungga dapat saling ketergantungan. Individu tidak akan mampu
memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa adanya hubungan lingkungan sosial. Kesimpulan dari
berhubungan dengan orang lain adalah komunikasi. Kepuasan berhubungan dapat dicapai jika
individu dapat terlibat secara aktif dalam proses berhubungan.peran serta yang tinggi dalam
berhubungan disertai respon lingkungan yang positif akan meningkatkan rasa memiliki, kerja
sama, hubungan timbal balik yang sinkron (Stuart dan Sundeen : 1995).

Pada dasarnya kemampuan kemampuan hubungan social berkembang sesuai dengan


proses tumbuh kembang individu mulai dari bayi sampai dengan dewasa lanjut. Untuk
mengembangkan hubungan social yang positif, setiap tugas berkembang sepanjang daur
kehidupan diharapkan dilalui dengan sukses.

Pemutusan proses berhubungan erat dengan ketidakpuasan individu terhadap proses


hubungan yang disebabkan oleh kurangnya peran serta, respon ini dapat mengambangkan
rasa kerusakan komunikasi dan keinginan itu dapa menghindar dari orang lain.
B. KLIEN
1. Karakteristik/ Kriteria
a. Klien dengan masalah utama menarik diri : isolasi sosial
b. Klien yang mampu berkomunikasi verbal
c. Klien mampu berbahasa Indonesia dan Banjar.
d. Klien dengan kondisi fisik yang dalam keadaan sehat ( tidak sedang mengidap
penyakit tertentu seperti diare, typoid dll)
e. Klien yang bersedia mengikuti kegiatan TAK.
2. Proses Seleksi
a. Berdasarkan catatan perkembangan perawat di mana klien dapat kooperatif
selama dalam proses pengobatan dan perawatan diri.
b. Mengkaji kemampuan komunikasi verbal klien dan kemampuan berbahasa yang
digunakan klien.
c. Melakukan pengkajian yang berkaitan dengan kondisi fisik klien.
d. Mengkaji minat dan kesediaan klien dalam mengikuti kegiatan TAK.

C. PENGORGANISASIAN
1. Waktu
Hari/ Tanggal :
Tempat :
Waktu : 45 menit
Lama Kegiatan :
- Perkenalan dan pengarahan ( 5 menit)
- Role Play ( 10 menit)
- Permainan dan diskusi ( 20 menit)
- Evaluasi ( 5 menit)
- Penutup ( 5 menit)
2. Tim Terapis
a. Leader
- Membacakan tujuan dan peraturan kegiatan TAK sebelum kegiatan dimulai.
- Mampu memotivasi anggota untuk aktif dalam kelompok dan
memperkenalkan diri.
- Mampu memimpin TAK dengan baik dan tertib.
- Menetralisir jika terjadi masalah yang timbul dalam kelompok.
- Menjelaskan permainan.
b. Co-Leader
- Menyampaikan informasi dari fasilitator ke leader tentang aktivitas klien.
- Mengingatkn leader jika kegiata menyimpang.
c. Fasilitator
- Memfasilitasi klien yang kurang aktif.
- Berperan sebagai role play bagi klien selama kegiatan.
- Mengantisipasi dan menangani klien yang ingin keluar dari permainan.
- Semua peserta dipersilahkan duduk pada kursi atau tempat yang telah
disediakan.
d. Observer
- Mengobservasi jalannya proses kegiatan.
- Mencatat perilaku verbal dan non verbal klien selama berlangsung.
3. Setting
a. Terapis dank lien duduk bersama dlam lingkungan
b. Ruangan nyaman dan tenang
4. Alat
a.
b.
c.
d.
D. PROSES PELAKSANAAN
1. Persiapan
a. Membuat kontrak dengan klien tentang TAK
b. Mempersiapkan alat dan tempat bersama.
2. Orientasi
a. Salam terapeutik
Salam dari terapis kepada klien.
b. Evaluasi atau validasi
1) Menanyakan perasaan klien saat ini
2) Menanyakan masalah yang dirasakan.
3) Menanyakan penerapan TAK yang lalu.
c. Kontrak
1) Menjelaskan tujuan kegiatan, yaitu
2) Menjelaskan aturan main sebagai berikut :
- Jika ada klien yang ingin meninggalkan kelompok, harus meminta izin
kepada terapis
- Lama kegiatan 45 menit
- Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai.
3. Tahap Kerja
a. Jelaskan kegiatan, beberapa klien akan memperagakan dank lien lainnya dank
lien lainnya menebak kegiatan tersebut.
b. Tunjukkan peragaan pada klien
c. Tanyakan pendapan salah satu dari klien mengenai peragaan yang dilihat.
d. Tanyakan pendapat klien terhadap terhadap pendapat klien sebelumnya.
e. Berikan pujian/penghargaan atas kemampuan klien memberi pendapat.
f. Ulangi c,d dan e sampai semua klien mendapat kesempatan.
g. Beri kesimpulan tiap peragaan yang dipaparkan.
4. Tahap Terminasi
a. Evaluasi
1) Terapis menanyakan perasaan klien setelah mengikuti mengikuti TAK
2) Terapis memberikan pujian atas keberhasilan kelompok
b. Rencana Tindak Lanjut
1) Menganjurkan klien menebak peragaan.
2) Membuat jadwal peragaan yang dilihat.
c. Kontrak yang Akan Datang
1) Menyepakati kegiatan TAK yang akan datang.
2) Menyepakati waktu dan tempat.
E. EVALUASI DAN DOKUMENTASI
1. Evaluasi
Evaluasi dilakukan pada saat proses TAK berlangsung, khususnya pada tahap kerja.
Aspek yang dievaluasi adalah kemampuan klien sesuai dengan tujuan TAK stimulus
persepsi umum sesi 1, kemampuan yang diharapkan adalah memberi pendapat
tentang peragaan, memberi tanggapan terhadap pendapat klien lain dan mengikuti
kegiatan lain sampai selesai. Formulir evaluasi berikut.
TAK
STIMULUS PERSEPSI UMUM
Kemampuan persepsi : Melihat Gambar

No. Aspek yang dinilai Nama klien

1. Memberi pendapat tentang peragaan


2. Memberi tanggapan terhadap pendapat
klien lain
3. Mengikuti kegiatan dari awal sampai
akhir