Anda di halaman 1dari 2

MEDICATION ERROR

Pengertian
Suatu kesalahan dalam proses pengobatan yang masih berada dalam pengawasan dan
tanggung jawab profesi kesehatan,pasein atau konsumen dan seharusnya dapat dicegah (cohen
1991,Basse & Mayers 1988)
Dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor 1027/MENKES/SK/IX/2004 disebutkan
bahwa pengertian medication error adalah kejadian yang merugikan pasein akibat pemakaian obat
selama dalam penanganan tenaga kesehatan yang sebetulnya dapat dicegah.
Kejadian Medication Error dibagi dalam 4 Fase :
-Fase prescribing
-Fase transcribing
-Fase dispensing
-Fase Administrasion

-Fase prescribing
Adalah error yang terjadi pada fase penulisan resep.Fase ini meliputi; obat yang diresepkan
tidak tepat indikasi,tidak tepat pasein atau kontra indikasi,tidak tepat obat,tidak tepat dosis.
-Fase transcribing
Adalah error terjadi pada saat pembacaan resep untuk proses dispencing.
-Fase dispensing
Terjadi pada saat penyiapan hingga penyerahan resep oleh petugas apotik.
-Fase Administrasion
Adalah errow yang terjadi pada proses penggunaan obat.Fase ini dapat melibatkan petugas
apotik dan pasein atau keluarga.

Contoh Kasus medication error di Rumah Sakit.


a.Kasus
Kasus anak sa di Rumah sakit M umur 3 tahun pada tanggal 14 Pebruari 2012,pasein dirawat
diruangan Melati Rs Padang dengan diagnosa Demam Kejang.Sesuai order dokter infus harus diganti
dengan didrip obat penition namun perawat tidak mengikuti operan jaga langsung mengganti infus
pasein tanpa melihat bahwa terapi pasein tersebut infusnya harus didrip obat penition.Beberapa
menit kemudian pasein mengalami kejang-kejang,untung keluarga pasein cepat melaporkan keja-
dian ini sehingga tidak menjadi tambah parah dan infusnya langsung diganti dan ditambah penition.
b.Analisis
Dalam kasus ini terlihat jelas bahwa kelalaian perawat dapat membahayakan keselamatan
pasein,seharusnya saat pergantian jam dinas semua perawat memiliki tanggung jawab untuk
mengikuti operan yang bertujuan untuk mengetahui keadaan pasein dan tindakan yang akan dilaku-
kan maupun dihentikan ,supaya tidak terjadi kesalahan pemberian tindakan sesuai dengan kondisi
pasein.
Pada kasus ini perawat juga tidak menjalankan prinsip 6 besar dalam pemberian
obat.Seharusnya perawat melihat terapi yang akan diberikan kepada pasein sesuai order,namun
dalam hal ini perawat tidak menjalankan prinsip benar obat.Disamping itu juga terkait dengan hal ini
perawat tidak mengaplisiasikan konsep pasein safety dengan benar,terbukti dari kesalahan akibat
tidak melakukan yang seharusnya dilakukan yang menyebabkan ancaman keselamatan pasein.
Sumber :
http:evasepterina2blogspot.co.id2014/06/makalah –kesalahan-pemberian-obat,html?m=1
Tgl.20 Oktober 2017
Disampaikan oleh Haji Norhanuddin Kelas A