Anda di halaman 1dari 7

TUGAS BAHASA INDONESIA

D
I
S
U
S
U
N
Oleh : Jesica Tanisiwa
Kelas : XI IPS 2
Pidato tentang HIV & AIDS
Salam sejahtera, Syalom

Yang terhormat Ibu guru Bahasa Indonesia dan teman-teman yang saya
cintai

Pertama, marilah kita panjatkan puji syukur kepada tuhan yg maha esa
karena atas limpahan rahmat-Nya, pada pagi hari yang cerah ini kita
semua dapat berkumpul untuk memperingati hari HIV & AIDS sedunia
yang jatuh pada tanggal 1 desember dengan keadaan sehat

HIV & AIDS, mendengar kata itu sungguh tidak asing lagi bukan
ditelinga kita. Hampir seluruh orang di dunia mengenal penyakit ini.
Saya berdiri di depan kalian akan membawakan pidato ini untuk
mengajak teman-teman sekalian mengenal lebih dekat tentang HIV &
AIDS. Agar kita semua tahu seperti apa itu penyakit HIV & AIDS,
Bagaimana penularannya, dan cara untuk mencegah penyakit tersebut
menyerang kita.

AIDS (aquired immunodeficiency syndrome) merupakan penyakit


hilangnya sistem kekebalan tubuh. Penyakit AIDS dilaporkan pertama
kali sampai di Amerika pada tahun 1981, sedangkan isolasi virus
dilakukan pada akhir tahun 1983. Penyakit ini disebabkan oleh virus HIV
(human immunodeficiency virus) yang menyerang sistem imun.
Penyakit AIDS termasuk salah satu penyakit yang paling berbahaya di
dunia yang belum ditemukan obatnya sampai saat ini.

Penularan virus HIV terjadi melalui hubungan seksual dengan penderita


AIDS, penggunaan jarum suntik bekas penderita AIDS, transfusi darah
yang tercemar virus HIV, dan ibu positif HIV yang menularkan kepada
bayi yang dikandungnya. AIDS tidak menular melalui sentuhan badan,
misalnya berjabat tangan, bersentuhan kulit, gigitan nyamuk, mencoba
pakaian di toko, penggunaan toilet bersama, memegang alat minum
atau ganggang telepon yang sama, berenang di kolam renang umum,
udara terbuka, dan makanan. Intinya AIDS hanya dapat ditularkan
melalui darah.

Untuk itu kita tidak perlu takut apalagi sampai menjauhi dan
mengintimidasi para ODA, yaitu sebutan bagi mereka yang terinveksi
penyakit HIV & AIDS. Mereka para ODA juga ingin hidup normal seperti
kita yaitu dapat hidup bersosialisasi dengan banyak orang. Jangan
biarkan rasa takut akan HIV & AIDS merubah kita menjadi orang jahat
dengan merampas hak bersosialisasi mereka.

Cara mencegah penyakit HIV & AIDS yaitu mendekatkan diri kepada
tuhan untuk tidak melakukan seks bebas, tidak memakai jarum suntik
bekas penderita HIV & AIDS, tidak memakai obat-obatan terlarang, dan
menjaga pergaulan.

Seluruh dunia sepakat untuk menjadikannya sebagai hari peringatan


peringatan penyakit HIV AIDS. Tujuan dari adanya hari peringatan ini
sendiri adalah untuk mengingatkan semua masyarakat dunia tentang
berbahayanya penyakit ini dan membuat masyarakat dunia menjadi
lebih sadar serta mempunyai pengertian yang benar tentang AIDS.

Kenapa HIV & AIDS identik dengan pita merah? Dikutip dari berbagai
sumber dipilihnya pita merah ini berawal di tahun 1991 saat
sekelompok seniman yang peduli dengan penyakit ini mencari simbol
untuk mempersatukan dunia agar peduli penyebaran AIDS. Mereka pun
terinspirasi dengan pita merah yang dipakai untuk memperingati
kematian Freddie Mercury karena AIDS.

Pita merah sendiri dipilih karena warna merah melambangkan darah


yang menjadi tempat berkembangnya virus HIV di dalam tubuh. Warna
merah juga melambangkan semangat atau gairah untuk melawan
penyakit mematikan ini, terutama bagi mereka yang sudah terinfeksi.

Terakhir, jika anda amati pita merah tersebut berbentuk seperti terbalik
atau menjadi simbol dari unvictory yang menjelaskan bahwa hingga
saat ini belum ada gerakan ‘kemenangan’ untuk melawan penyakit ini.

Itulah sederetan penjelasan dari saya. Semoga pidato ini dapat


bermanfaat bagi kita semua. Mohon maaf jika ada kata yang kurang
berkenan di hati dari saya. Terima kasih
Penjelasan mengenai HIV & AIDS

HIV adalah singkatan dari human immunodeficiency virus. Virus ini


menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan
tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit.

HIV belum bisa disembuhkan, tapi ada pengobatan yang bisa digunakan
untuk memperlambat perkembangan penyakit. Pengobatan ini juga
akan membuat penderitanya hidup lebih lama, sehingga bisa menjalani
hidup dengan normal.

Dengan diagnosis HIV dini dan penanganan yang efektif, pengidap HIV
tidak akan berubah menjadi AIDS. AIDS adalah stadium akhir dari
infeksi virus HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan
infeksi sudah hilang sepenuhnya

HIV/AIDS di Indonesia

Di Indonesia, sejak pertama kali ditemukannya infeksi HIV pada tahun


1987 HIV tersebar di 368 dari 497 kabupaten/kota di seluruh provinsi.
Pulau Bali adalah provinsi pertama tempat ditemukannya infeksi
HIV/AIDS di Indonesia.

menurut UNAIDS, di Indonesia ada sekitar 690 ribu orang pengidap HIV
sampai tahun 2015. Dari jumlah tersebut, setengah persennya berusia
antara 15 hingga 49 tahun. Wanita usia 15 tahun ke atas yang hidup
dengan kondisi HIV sekitar 250 ribu jiwa. Angka kematian akibat AIDS
mencapai 35 ribu orang. Dengan demikian terdapat anak-anak yatim
piatu akibat kematian orang tua karena AIDS berjumlah 110.000 anak.
Penyebaran HIV

HIV adalah jenis virus yang rapuh. Tidak bisa bertahan lama diluar
tubuh manusia. HIV bisa ditemukan di dalam cairan tubuh dari orang
yang terinfeksi. Cairan yang dimaksud adalah cairan sperma, cairan
vagina, cairan anus, darah, dan ASI. HIV tidak bisa menyebar melalui
keringat atau urine.

Di Indonesia faktor penyebab dan penyebaran virus HIV/AIDS terbagi


menjadi dua kelompok utama yaitu melalui hubungan seks yang tidak
aman dan bergantian jarum suntik saat menggunakan narkotika.

Tes infeksi HIV

layanan tes HIV dan Konseling ini disebut VCT (voluntary counseling and
testing) atau KTS (konseling dan tes HIV sukarela). Tes ini bersifat
sukarela dan rahasia. Sebelum melakukan tes, konseling diberikan
terlebih dahulu. Konseling bertujuan untuk mengetahui tingkat resiko
infeksi dan juga pola kehidupan keseharian. Setelah tahap ini,
dibahaslah cara menghadapi hasil tes HIV jika terbukti positif.

Tes HIV biasanya berupa tes darah untuk memastikan adanya antibodi
terhadap HIV di dalam sampel darah. Antibodi adalah protein yang
diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh untuk menyerang kuman atau
bakteri tertentu.

Cara pencegahan HIV

Cara terbaik untuk mencegah HIV adalah dengan tidak melakukan


pergaulan bebas dengan sembarangan, tidak memakai jarum dan
peralatan menyuntik apa pun. Karena lebih berisiko untuk terinfeksi
HIV