Anda di halaman 1dari 2

KETUBAN PECAH DINI

No Dokumen : ...../....-SOP/PKM/V/2017
No Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit : 06 Mei 2017
Halaman : 1/2

Pemerintah
UPTD Puskesmas
Kabupaten
Langkaplancar
Pangandaran YANA TARYANA
NIP. 197206241993031003

1. Pengertian Ketuban pecah dini adalah keadaan pecahnya selaput ketuban


sebelum persalinan.
2. Tujuan Sebagai pedoman bagi petugas bidan di puskesmas Langkaplancar

3. Kebijakan SK Kepala UPTD Puskemas Langkaplancar Nomor : 440/131-


SK/PKM/I/2017 Tentang Pelayanan Klinis.

4. Referensi Permenkes No. 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktik Klinis Bagi
Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer

5. Prosedur a. Pemeriksan Fisik


1. Menentukan pecahnya selaput dengan adanya cairan ketuban
di vagina.Pastikan bahwa cairan tersebut adalah cairan amnion
dengan memperhatikan bau cairan ketuban yang khas.
2. Jika tidak ada cairan amnion,dapat dicoba dengan
menggerakan sedikit bagian terbawah janin atau meminta
pasien batuk atau mengejan
3. Tidak ada tanda inpartu
4. Pemeriksaan fisik dilakukan untuk menilai adanya tanda-tanda
infeksi pada ibu dengan mengukur suhu tubuh (suhu > 38).
b. Pemeriksaan Penunjang
1. Pemeriksaan pH vagina (cairan ketuban) dengan kertas lakmus
(Nitrazin test) dari merah menjadi biru.
2. Pemeriksaan mikroskopis tampak gambaran pakis yang
mengering pada sekret serviko vaginal.
3. Pemeriksaan darag rutin,leukosit > 15.000 / mm
c. Penatalaksanaan
1. Pembatasan aktivitas pasien
2. Apabila belum inpartu berikan eritromisin 4 x 250 mg selama 10
hari

1
3. Apabila sudan inpartu segera dirujuk ke fasilitas pelayanan
kesehatan sekunder yang memiliki dokter spesialis obstetri dan
ginekologi.

6. Unit 1. Unit KIA-KB


Terkait 2. Unit Kefarmasian

7. Rekaman Historis Perubahan

Tanggal mulai
No Yang dirubah Isi Perubahan
diberlakukan
1
2