Anda di halaman 1dari 6

ORDO ORTHOPTERA

Famili Blattidae : Periplaneta austalasiae Fbr (Belalang)

Klasifikasi

Kingdom: Animalia

Phylum: Arthropoda

Class: Insecta

Order: Blattodea

Family: Blattidae

Genus: Periplaneta

Species: P. australasiae

Binomial name

Periplaneta australasiae

Ciri umum Orthoptera adalah salah satu ordo dari kelas Insecta :
 Tubuh bersegmen /beruas/berbuku buku
 Tersusun atas segmen kepala ( Chepalo) , segmen dada ( Thorax) dan segmen
perut ( Abdomen) shingga ke tiga segmen itu terpisah
 Jumlah kaki 3 pasang , berada di bagian dada ( Thorax) maka disebut
Hexapoda
 Di bagian Thorax juga di lengkapi sayap
 Tripoblastik Selomata
 Simetri bilateral
 Eksoskeleton
 Bersegmen
 Sistem pencernaan : mulut, esophagus, lambung, usus, dan anus
 Sistem respirasi : insang / paru-paru / trakea
 Sistem ekskresi : saluran / tubula Malpighi
 Sistem saraf : tangga tali
 Sistem gerak : otot dan rangka eksokeleton
 Sistem reproduksi : Aseksual : parthenogenesis, Seksual : gamet (dioseus)
 Sistem sirkulasi : sistem peredaran terbuka (jantung, pembuluh pendek, sinus /
hemosol, hemolimfe) artinya darah beredar di luar pembuluh sehingga darah
bergerak bebas dari hempasan jantung keluar jantung ke sel seluruh tubuh dan
kembali ke jantung dengan tekanan otot tubuh
 Darah hanya membawa Sari makanan tanpa Oksigen karena O2 bisa langsung
akses ke sel tubuh karena dialirkan ke Tracheo hingga ke sel
 Darah tidak berwarna merah karena tidak mempunyai Hb karena memang
tidak diperlukan.

Ciri khas Ordo Orthoptera


 Termasuk Exopterygota
 Sebagian anggotanya dikenal sebagai pemakan tumbuhan, namun ada
beberapa di antaranya yang bertindak sebagai predator pada serangga lain dan
ada yang sebagai hama-hama pada tanaman budidaya
 Beberapa adalah pemangsa dan sedikit sebagai pemakan bahan organik yang
membusuk, dan beberapa lagi sebagai omnivora.
 Orthoptera ada yang bersayap dan ada yang tidak bersayap, yang bersayap
biasanya mempunyai empat buah sayap.
 Sayap depan Orthoptera ini khas biasanya memanjang lebih sempit , memilki
banyak rangka dan agak menebal, yang biasa disebut tegmina.
 Sayap belakang berselaput tipis (membranus) dan melebar dengan vena-vena
yang teratur dan banyak rangka-rangka sayap.
 Ketika istirahat biasanya sayap belakang dilipat seperti kipas dibawah sayap
depan.
 Tubuhnya memanjang, sersi bagus, antena relatif panjang dan memiliki
banyak ruas.
 Tungkai belakang saltatorial, yang digunakan untuk meloncat.
 Beberapa dari serangga ini dikenal dengan serangga penyanyi (belalang dan
jengkerik) Suara ini biasanya digunakan untuk memanggil betina dan sebagai
perilaku agresif yang menunjukan daerah kekuasaan
 Suara dihasilkan dari gesekan satu bagian tubuh kebagian lainnya. Nyanyian-
nyanyian belalang dan jengkerik mempengaruhi tingkah laku mereka.
 Betina dari Orthoptera mempunyai suara yang empuk, tetapi kebanyakan
nyanyian dilakukan oleh yang jantan.
 Orthoptera kebanyakan hanya bernyanyi pada malam hari.
 Ada mulutnya bertipe penggigit dan penguyah
 pada mulutnya memiliki bagian-bagian labrum, sepasang mandibula, sepasang
maxilla dengan masing-masing terdapat palpus maxillarisnya, dan labium
dengan palpus labialisnya.
 Metamorfosisnya tidak sempurna
 Alat-alat tambahan lain pada caput antara lain :
 dua buah (sepasang) mata facet,
 sepasang antene,
 tiga buah mata sederhana (occeli).
 Thorax terdapat Dua pasang sayap
 tiga pasang kaki (Hexapoda)
 Abdomen
 Pada segmen (ruas) pertama abdomen terdapat suatu membran alat pendengar
yang disebut tympanum.
 Spirakulum (Spirakel ) atau stigma yang merupakan alat pernafasan luar ,
berupa lobang masuknya oksigen yang terdapat pada tiap-tiap segmen
abdomen maupun thorax.
 Anus dan alat genetalia luar dijumpai pada ujung abdomen (segmen terakhir
abdomen).
Contoh:
Blatta orientalis (kecoak)
Manthis religiosa (belalang sembah)
Valanga nigricornis Drum. ( belalang kayu)
Gyrlius domestica (jangkrik)
Gyrllotalpa hirsute (anjing tanah)
Branchytrupes (gangsir)
 Kelompok ini memiliki kemampuan perubahan metamorfosis pada
perkembangan menuju dewasa secara tidak sempurna ( hemimetabola)
 Metamorfosis tidak smpurna ini sering disebut Metamorfose sederhana
(paurometabola) dengan perkembangan melalui tiga stadia yaitu telur - nimfa -
dewasa (imago).
 Bentuk nimfa dan dewasa terutama dibedakan pada bentuk dan ukuran sayap
serta ukuran tubuhnya.

Klasifikasi Orthoptera
1. Jangkrik
Kingdom : Animalia
Phylum : Arthropoda
Classis : Insecta
Ordo : Orthoptera
Familia : Grillidae
Genus : Gryllus
Species : Gryllus sp
Bahasa daerah : Jangkrik

2. Belalang Coklat
Kingdom : Animalia
Phylum : Arthropoda
Classis : Insecta
Ordo : Orthoptera
Familia : Mantidae
Genus : Polyspilota
Spesies : Polyspilota aeruginosa
Bahasa Daerah Walang kadung

3. Belalang Sembah
Kingdom : Animalia
Phylum : Arthropoda
Class : Insecta
Ordo : Orthoptera
Familia : Mantidae
Genus : Tenodera
Spesies : Tenodera sinensis
Bahasa daerah : Walang Ijo

Metamorfosis Jangkrik dan Belalang

Perkembangan serangga ini berubah secara bertahap dalam bentuk luarnya dari
telur sampai bentuk dewasa.
1. Bentuk pradewasa disebut nimfa, mempunyai kebiasaan serupa dengan yang
dewasa.
2. Kelompok serangga ini disebut juga Paurometabola.
3. contoh belalang (Orthoptera)

Jawaban Soal Praktikum

Gejala Klinis Ctenocephalides felis

1. Gejala yang sering nampak dari gigitan Ctenocephalides felis adalah rasa gatal
atau dalam dunia veteriner sering disebut dengan allergic fleabite dermatitis.

Peran Medis Ctenocephalides felis

2. Menjadi perantara cacing pita (Dipylidium canium), sehingga kucing yang


menjadi inangnya akan ikut terinfeksi oleh cacing pita.

Gejala Klinis Cimex Sp (Kutu busuk)

3. Kutu busuk dapat menularkan penyakit hepatitis B ketika mereka menggigit


penderita dan menghisap darah pada host yang sudah memiliki virus hepatitis
atau penderita penyakit hepatitis, kemudian kutu busuk tersebut berpindah lagi
pada objek lain dan langsung mengisap darah kembali. Pada saat menghisap
darah, mulut bekas menghisap darah penderita hepatitis B tadi akan masuk ke
dalam jaringan kulit manusia dan virus yang ada di dalamnya akan menyebar
dan bercampur dengan darah orang lain yang sehat.