Anda di halaman 1dari 2

PENETAPAN KADAR PROTEIN

Metode : Kjedahl
Bahan : Susu, Kecap
Prinsip :
- Gugus amino dari asam amino pembentuk protein diuraikan oleh H 2SO4 pekat dengan katalisator
CuSO4. Karbon dan hydrogen dioksidasi menjadi CO 2 dan H2O. Sebagian H2SO4 tereduksi menjadi
SO2, dan senyawa terakhir inilah yang mereduksi gugus amino menjadi amoniak, yang dengan H 2SO4
berlebihan membentuk NH4HSO4.
- Dengan penambahan NaOH pekat berlebihan terbentuk amoniak dan ditangkap dalam HCl 0,1 N
berlebihan.
- Kelebihan HCl 0,1 N dititrasi kembali dengan NaOH 0,1 N.Miligram protein dihitung sebagai
banyaknya mg Nitrogen dikalikan faktor protein.
Reaksi :
- Pada saat Destruksi
H
| H2SO4
R -C- COOH → CO2 + H2O + NH2 + SO2
| Cu++
NH2
NH2 → NH3
NH4 + H2SO4 → NH4HSO4
- Pada saat Desilasi
NH4HSO4 + 2 NaOH →Na2SO4 + NH3 + 2 H2O
- Pada saat Titrasi
NaOH + HCl →NaCl + H2O

Reagensia :
- H2SO4 pekat
- Campuran Na2SO4, CuSO4, dan selen
- NaOH 50%
- HCl 0,1 N
- Indikator campuran MB : MR ( 1 : 1 )
- Indikator PP 0,1 %
- H3BO3 4 %

Prosedur :
- Ditimbang seksama 1,0 gr sampel dimasukkan dalam labu kjedahl jangan sampai menempel leher
labu.
- Ditambah 5,0 gram campuran katalisator + batu didih + 15 ml H2SO4 pekat.
- Labu kjedahl diletakkan dalam kedudukan miring 45° diatas pemanas, ditutup dengan corong
panaskan hati-hati dalam almari asam hingga buih habis, kemudian panaskan kuat-kuat
- Hasil destruksi ditambah dengan 50 ml aquadest, kemudian pindahkan kedalam labu destilasi + 150
ml aquadest dingin + 3 tetes indicator PP 0,1%
- Ditambah 50 ml NaOH 50% melalui dinding labu destilasi sampai merubah lakmus merah menjadi
biru
- Hasil destilasi ditampung dalam erlenmayer yang sudah dimasukkan H 3BO3 4% 50,0ml + 2 tetes
indicator campuran
- Destilasi sampai hasil destilasi ± 2 kali dari volume H 3BO3 4% (pH netral)
- Destilasi dihentikan dan hasil destilasi yang semula berwarna hijau dititrasi dengan HCl 0,1N
sampai warna biru kembali.

Perhitungan : ml titrasi x N HCl x 0,014 x faktor protein x 100 %


gram sampel
=………..%
PENETAPAN KADAR LEMAK

Metode : Gravimetri dengan Soxhlet

Bahan : Susu

Prinsip : Lemak dalam makanan dipecah oleh HCl untuk membebaskan lemak dari selulose
kemudian diekstraksi dengan dietyl eter.Kadar lemak ditetapkan secara gravimetri

Reaksi :-

Reagensia :

- HCl 4 N
- Dietyl eter

Prosedur :
- Ditimbang 1,0 gr sampel masukkan kedalam erlenmayer
- Ditambah 25 ml HCl 4 N, ditutup kondensor, dipanaskan selama 15 menit sampai mendidih
sambil diaduk
- Disaring dengan kertas saring bebas lemak /whatman (refluksi)
- Dicuci dengan air panas sampai hasil saringan menjadi netral ± pH 7
- Kertas saring + lemak dikeringkan, lalu dilipat dan dibungkus dengan kertas saring bebas
lemak yang baru dan diikat dengan benang kasur.
- Dimasukkan dalam soxhlet + eter sampai volume 1½ kali
- Diekstraksi selama 2-3 jam (6x putaran)
- Lemak + eter sedikit mungkin lalu tuang dalam erlenmayer konstan
- Diamkan sampai bau eter hilang
- Dipanaskan dalam oven suhu 105°C selama 1 jam.
- Dinginkan dalam eksikator selama 15 menit,lalu ditimbang
- Ulangi pemanasan sampai diperoleh bobot konstan

Perhitungan : Berat sari lemak x 100%


Berat sampel
= ………%

http://kloworzberly.blogspot.co.id/2013/04/pemeriksaan-k